Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Aula/Tempat Pertemuan Sman 1 Wonomulyo

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 7603263
Date: 23 May 2023
Year: 2023
KLPD: Provinsi Sulawesi Barat
Work Unit: Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 154,875,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 154,871,501
Winner (Pemenang): CV Makkulau Engineering
NPWP: 717060222814000
RUP Code: 39720458
Work Location: SMAN 1 Wonomulyo - Polewali Mandar (Kab.)
Participants: 25
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0717060222814000Rp 111,000,00085.1288.1-
0761521350801000Rp 144,300,0007877.78-
0767015704813000Rp 147,871,00062.1164.7-
0832647655814000Rp 153,871,00085.2282.6-
0845313600805000---Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi. Dan kami sampaikan pula permohonan maaf, karena surat saudara perihal permohonan penambahan waktu pembuktian kualifikasi tidak dapat kami penuhi mengingat keterbatasan waktu karena adanya libur bersama mulai tanggal 28 Juni 2023.
CV Visual Art Design
06*4**8****14**0---Tidak memenuhi ambang batas minimal nilai Kualifikasi
0026430330804000---Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi
0026431015805000---Tidak memiliki klasifikasi KBLI 71102 Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI), baik yang tertulis dalam isian kualifikasi elektonik maupun dokumen yang terlampir dalam Persyaratan Kualifikasi Lainnya
0809589914805000---Tidak memiliki klasifikasi SBU RE102 Jasa Desain Rekayasa Untuk Kontruksi Pondasi Serta Struktur Bangunan atau SBU RK001 Jasa Rekayasa Kontruksi Bangunan Gedung hunian dan Hunian, baik yang tertulis dalam isian kualifikasi elektronik maupun dokumen yang terlampir dalam Persyaratan Kualifikasi Lainnya
0747284404814000---Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi
0669839284804000----
0028852887801000----
CV Sharfina_consultant
08*2**0****14**0----
0032651275814000----
CV Taqy Konsultan
06*3**5****14**0----
0011254851804000----
0840481832822000----
0031950884801000----
CV Buana Telaga Consultant
08*9**8****14**0----
0813596806814000----
0751395872805000----
0028101541803000----
0764087441814000----
0764144135814000----
0411059942307000----
Attachment
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN          
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
1.1. TINJAUAN UMUM PEKERJAAN                                             
                                                                         
       Sekolah adalah bangunan atau lembaga untuk belajar mengajar serta 
                                                                         
    tempat menerima dan  memberi pelajaran ataupun usaha menuntut        
                                                                         
    kepandaian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 2010. Sekolah  
                                                                         
                                                                         
    pada dasarnya merupakan lembaga pendidikan yang membantu membentuk   
                                                                         
    karakter anak didik dengan melibatkan semua komponen pada sekolah, yaitu
                                                                         
    isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan, 
                                                                         
                                                                         
    penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah,     
                                                                         
    pelaksanaan aktivitas, pemberdayaan sarana prasarana, serta dengan   
                                                                         
    berinteraksi antara seluruh warga dan lingkungan sekolah (Widiastuti 2013).
                                                                         
                                                                         
       Sekolah masa ini banyak terletak di kawasan perkotaan, dimana     
                                                                         
    lingkungan dipadati oleh perumahan dan perkantoran sehingga siswa menjadi
                                                                         
    jarang berinteraksi dengan alam terbuka. Kurangnya interaksi dengan  
                                                                         
                                                                         
    lingkungan hijau berdampak pada tekanan psikologis yang dialami oleh siswa-
                                                                         
    siswa tersebut. Interaksi dengan lingkungan alami juga diperlukan oleh anak
                                                                         
    untuk dapat berkembang di samping kegiatan akademis. Anak-anak yang  
                                                                         
                                                                         
    dapat melihat dan menjalin kontak dengan alam mempunyai skor yang lebih
                                                                         
    tinggi dalam tes konsentrasi dan disiplin diri. Semakin hijau lingkungannya,
                                                                         
    semakin baik pula skornya (Faber Taylor et al. 2002).                
                                                                         
       Pada  hakikatnya, meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dapat  
                                                                         
                                                                         
    memberi pengaruh baik terhadap semangat belajar siswa. Lanskap alami 
                                                                         
    mampu membantu  siswa pulih dari stres yang diakibatkan tekanan dari 
                                                                         
    proses belajar (Venkatesha 2014). Matsuoka (2008) menyatakan dalam   
                                                                         
                                                                         
    penelitiannya yang melibatkan 101 sekolah menengah atas di Michigan, 
                                                                         
    pengaruh lanskap alami di lingkungan sekolah yang dapat dilihat siswa
                                                                         
    melalui jendela kelas mampu memberikan pengaruh baik terhadap        
    peningkatan performa akademi siswa. Sekolah Islam Terpadu Sholahuddin
                                                                         
    merupakan sekolah yang terletak di kawasan perkotaan padat penduduk. 
                                                                         
                                                                         
    Pembangunan kawasan sekolah di kawasan sibuk kurang berpengaruh baik 
                                                                         
    pada sekolah. Kondisi ini dikhawatirkan menyebabkan kurang kondusifnya
                                                                         
    lingkungan pembelajaran Sekolah Islam Terpadu Sholahuddin, sehingga  
                                                                         
                                                                         
    dibutuhkan suatu lingkungan yang dapat mendukung kegiatan belajar    
                                                                         
    mengajar di sekolah untuk dapat meningkatkan performa akademi dengan 
                                                                         
    meningkatkan pemanfaatan terhadap kualitas visual dan fungsionalnya  
                                                                         
                                                                         
    sehingga tujuan dari kegiatan pembelajaran dapat dicapai             
                                                                         
                                                                         
                                                                         
1.2. MAKSUD DAN TUJUAN                                                   
    Maksud dan tujuan ini adalah :                                       
                                                                         
    a. Meningkatkan Kualitas Bangunan                                    
                                                                         
    b. Memberikan rasa nyaman bagi siswa/siswi                           
    c. Memberikan rekomendasi teknis tentang material yang digunakan.    
                                                                         
                                                                         
1.3. METODOLOGI PELAKSANAAN  PEKERJAAN                                   
                                                                         
    1. Metode Pelaksanaan Perencanaanan                                  
                                                                         
      Pada pelaksanaan perencanaan kontruksi pekerjaan sesuai spesifikasi
      (kontrak), konsultan akan mengerahkan tenaga perencanaan kontruksi 
                                                                         
      yang telah berpengalaman/ profesional dalam bidangnya. Untuk mencapai
      sasaran batas waktu pelaksanaan proyek, maka konsultan akan        
                                                                         
      mendesiminisasikan dan melaksanakan pengendalian proyek (waktu –   
      biaya – pelaksanaan) sesuai dengan standar yang telah disepakati   
                                                                         
      (kontrak).                                                         
      Tugas Konsultan Perencanaan secara garis besar akan meliputi :     
                                                                         
      a) Pengendalian teknis                                             
         Bertindak untuk dan atas nama Pemberi Tugas mengendalikan       
                                                                         
         pelaksanaan fisik pembangunan yang dilakukan oleh kontraktor.   
                                                                         
         Lingkup pengendalian antara lain meliputi :                     
           Aspek mutu hasil pekerjaan                                   
                                                                         
           Aspek volume pekerjaan                                       
           Aspek waktu penyelesaian pekerjaan                           
                                                                         
           Aspek biaya keseluruhan pekerjaan                            
                                                                         
                                                                         
      b) Pengendalian atas proses koordinasi terkait                     
         Konsultan supervisi dalam rangka melaksanakan tugas pengendalian
                                                                         
         teknis berkewajiban mengendalikan proses koordinasi yang perlu  
         dilakukan oleh pihak lain (khususnya pemberi tugas).            
      c) Pengendalian administrasi proyek                                
         Dalam  hal ini Konsultan Supervisi berkewajiban merancang,      
                                                                         
         memperlakukan serta mengendalikan pelaksanaan keseluruhan sistem
         administrasi proyek yang diawasinya yaitu mencakup antara lain surat,
                                                                         
         risalah, laporan, contoh barang, foto, berita acara, gambar, sketsa,
         kontrak dan adendum dan lain-lain yang dianggap perlu.          
                                                                         
                                                                         
                                                                         
      d) Evaluasi rencana proyek                                         
         Konsultan supervisi berwenang dan pada saatnya berkewajiban     
                                                                         
         menyatakan bahwa hasil pekerjaan kontraktor telah memenuhi      
         persyaratan untuk disetujui atau disahkan oleh pemberi tugas.   
                                                                         
                                                                         
    2. Metode Pengendalian Mutu                                          
                                                                         
      Tujuan Perencanaan pekerjaan fisik yaitu untuk mencapai hasil pekerjaan
      yang  optimal sesuai dengan spesifikasi teknis dan berwawasan      
                                                                         
      lingkungan. Keberhasilan pengendalian kualitas/ mutu pekerjaan kontruksi
      di lapangan akan sangat memberikan manfaat, yaitu kemungkinan kinerja
                                                                         
      jalan seperti yang direncanakan, sedangkan apabila pengendalian mutu
                                                                         
      dilapangan tidak baik akan memberikan kerugian besar. Untuk mencapai
      keberhasilan pengendalian kualitas (mutu) dilapangan, ada beberapa 
                                                                         
      faktor yang harus dipenuhi antara lain:                            
                                                                         
                                                                         
      a) Adanya spesifikasi Pengendalian Mutu yang Baik                  
         Dengan adanya spesifikasi yang lengkap, isinya jelas dan sesuai 
                                                                         
         dengan standar yang berlaku, akan memberikan kemudahan bagi     
         kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan dan bagi perencanaan    
                                                                         
         dalam perencanaanan dilapangan.                                 
         Spesifikasi pengendalian mutu yang baik mencakup :              
                                                                         
           •  Jenis/ nama pekerjaan/ pengujian                           
                                                                         
           •  Metode pemeriksaan/ pengujian yang harus dilaksanakan      
           •  Frekuensi dan jumlah pemeriksaan                           
                                                                         
           •  Standar mutu yang harus dipenuhi                           
           •  Toleransi hasil yang masih dapat diterima                  
                                                                         
                                                                         
      b) Tahapan Pemantauan/Pengendalian Mutu Yang dilaksanakan oleh     
                                                                         
         perencanaan, yaitu:                                             
           •  Tahap I                                                    
                                                                         
              Pengendalian mutu untuk bahan mentah/ baku atau bahan      
              susun untuk jenis konstruksi yang dapat berupa tanah, semen,
                                                                         
              agregat, air dan lain-lain. Pengendalian mutu bahan baku   
                                                                         
              dilaksanakan untuk memastikan bahwa bahan baku yang        
              digunakan sesuai dan memenuhi persyaratan yang telah       
                                                                         
              disepakati.                                                
           •  Tahap 2                                                    
                                                                         
              Pengendalian mutu bahan olahan, yaitu hasil pencampuran dari
              bahan baku seperti gradasi agregat, campuran/ adukan beton 
                                                                         
              dan lain-lain. Pengendalian bahan mutu olahan dilaksanakan 
              untuk memastikan bahwa hasil bahan baku yang dihasilkan    
                                                                         
              sesuai dan memenuhi persyaratan yang disepakati.           
              Apabila tahap 2 sudah memenuhi spesifikasi yang disyaratkan
                                                                         
              dilanjutkan dengan tahap 3                                 
                                                                         
           •  Tahap 3                                                    
              Pengendalian mutu hasil pekerjaan jadi dilaksanakan untuk  
                                                                         
              memastikan apakah hasil pekerjaan jadi dari bahan olahan yang
              dihasilkan sudah sesuai dan memenuhi persyaratan yang      
                                                                         
              disepakati.                                                
                                                                         
                                                                         
      c) Cakupan Pengendalian Mutu Yang dilaksanakan                     
         Cakupan pengendalian mutu yang harus dilaksanakan dilapangan akan
                                                                         
         mencakup:                                                       
                                                                         
           •  Pengendalian mutu yang berkaitan dengan dimensi atau       
              geometri dari hasil pekerjaan seperti lebar, tinggi, tebal,
                                                                         
              kemiringan dan lain – lain.                                
           •  Pengendalian mutu yang mencakup proporsi dari bahan baku   
                                                                         
              yang dipakai.                                              
           •  Pengendalian mutu yang mencakup kualitas dari bahan baku,  
                                                                         
              bahan olahan pekerjaan jadi.                               
                                                                         
                                                                         
      d) Metode Pengambilan Benda Uji                                    
         Bahan baku, bahan olahan dan pekerjaan jadi yang digunakan untuk
                                                                         
         pembuatan suatu konstruksi jalan sebaiknya mempunyai kualitas yang
         seragam, mengingat pertimbangan ekonomis dan efisiensi. Metode  
                                                                         
         sampling sering digunakan dikarenakan sifat homogenitas bahan baku
                                                                         
         dan bahan olahan sangat sulit didapatkan.                       
                                                                         
                                                                         
      e) Kemampuan dan Kejujuran Personel Perencanaan                    
         Kemampuan personil mengenai tahapan dan pelaksanaan pemantauan  
                                                                         
         serta kejujuran personil dalam pelaksanaan sangat menentukan    
         mengenai ke-valid-an dari hasil pemantauan yang dilaksanakan    
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
    1.4. PELAPORAN                                                       
                                                                         
                                                                         
         Selama Pelaksanaan Perencanaan, Konsultan akan menyerahkan      
         laporan sebagai monitoring kegiatan baik rencana pelaksanaan,   
         masalah dan penyelesaian, serta hasil dari pekerjaan tersebut. Adapun
                                                                         
         laporan yang akan diserahkan antara lain :                      
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
           •  Laporan Pendahuluan                                        
                                                                         
              Laporan akan diserahkan paling lambat 14 (Tujuh) hari setelah
                                                                         
              SPMK. Laporan tersebut sebanyak 3 Buku laporan             
           •  Laporan Antara                                             
                                                                         
                                                                         
              Laporan akan diserahkan setiap bulan pelaksanaan. Laporan  
              tersebut sebanyak 3 Buku laporan                           
                                                                         
           •  Laporan Akhir dan Dokumentasi                              
                                                                         
              Laporan akan diserahkan pada akhir kegiatan, paling lambat 7
                                                                         
              hari setelah berakhirnya kontrak kegiatan. Laporan tersebut
              sebanyak 3 Buku laporan                                    
                                                                         
           •  Gambar Perencanaan                                         
                                                                         
              Merencanakan pekerjaan berupa site situasi, site plan (denah),
                                                                         
              potongan melintang, potongan memanjang dibuat secara       
              terperinci dan mudah di pahami dalam kertas A3, rencana    
                                                                         
              anggaran biaya dan laporan perencanaan.                    
                                                                         
           •  Laporan Invoice                                            
                                                                         
              Laporan invoice adalah laporan mengenai administrasi keuangan
              Konsultan selama pelaksanaan perencanaan. Laporan tersebut 
                                                                         
              sebanyak 3 buku laporan.