| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0717060222814000 | Rp 111,000,000 | 85.12 | 88.1 | - | |
| 0761521350801000 | Rp 144,300,000 | 78 | 77.78 | - | |
| 0767015704813000 | Rp 147,871,000 | 62.11 | 64.7 | - | |
| 0832647655814000 | Rp 153,871,000 | 85.22 | 82.6 | - | |
| 0845313600805000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi. Dan kami sampaikan pula permohonan maaf, karena surat saudara perihal permohonan penambahan waktu pembuktian kualifikasi tidak dapat kami penuhi mengingat keterbatasan waktu karena adanya libur bersama mulai tanggal 28 Juni 2023. | |
CV Visual Art Design | 06*4**8****14**0 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas minimal nilai Kualifikasi |
| 0026430330804000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0026431015805000 | - | - | - | Tidak memiliki klasifikasi KBLI 71102 Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi Teknis YBDI), baik yang tertulis dalam isian kualifikasi elektonik maupun dokumen yang terlampir dalam Persyaratan Kualifikasi Lainnya | |
| 0809589914805000 | - | - | - | Tidak memiliki klasifikasi SBU RE102 Jasa Desain Rekayasa Untuk Kontruksi Pondasi Serta Struktur Bangunan atau SBU RK001 Jasa Rekayasa Kontruksi Bangunan Gedung hunian dan Hunian, baik yang tertulis dalam isian kualifikasi elektronik maupun dokumen yang terlampir dalam Persyaratan Kualifikasi Lainnya | |
| 0747284404814000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0669839284804000 | - | - | - | - | |
| 0028852887801000 | - | - | - | - | |
CV Sharfina_consultant | 08*2**0****14**0 | - | - | - | - |
| 0032651275814000 | - | - | - | - | |
CV Taqy Konsultan | 06*3**5****14**0 | - | - | - | - |
| 0011254851804000 | - | - | - | - | |
| 0840481832822000 | - | - | - | - | |
| 0031950884801000 | - | - | - | - | |
CV Buana Telaga Consultant | 08*9**8****14**0 | - | - | - | - |
| 0813596806814000 | - | - | - | - | |
| 0751395872805000 | - | - | - | - | |
| 0028101541803000 | - | - | - | - | |
| 0764087441814000 | - | - | - | - | |
| 0764144135814000 | - | - | - | - | |
| 0411059942307000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1.1. TINJAUAN UMUM PEKERJAAN
Sekolah adalah bangunan atau lembaga untuk belajar mengajar serta
tempat menerima dan memberi pelajaran ataupun usaha menuntut
kepandaian menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia tahun 2010. Sekolah
pada dasarnya merupakan lembaga pendidikan yang membantu membentuk
karakter anak didik dengan melibatkan semua komponen pada sekolah, yaitu
isi kurikulum, proses pembelajaran dan penilaian, kualitas hubungan,
penanganan atau pengelolaan mata pelajaran, pengelolaan sekolah,
pelaksanaan aktivitas, pemberdayaan sarana prasarana, serta dengan
berinteraksi antara seluruh warga dan lingkungan sekolah (Widiastuti 2013).
Sekolah masa ini banyak terletak di kawasan perkotaan, dimana
lingkungan dipadati oleh perumahan dan perkantoran sehingga siswa menjadi
jarang berinteraksi dengan alam terbuka. Kurangnya interaksi dengan
lingkungan hijau berdampak pada tekanan psikologis yang dialami oleh siswa-
siswa tersebut. Interaksi dengan lingkungan alami juga diperlukan oleh anak
untuk dapat berkembang di samping kegiatan akademis. Anak-anak yang
dapat melihat dan menjalin kontak dengan alam mempunyai skor yang lebih
tinggi dalam tes konsentrasi dan disiplin diri. Semakin hijau lingkungannya,
semakin baik pula skornya (Faber Taylor et al. 2002).
Pada hakikatnya, meningkatkan kualitas lingkungan sekolah dapat
memberi pengaruh baik terhadap semangat belajar siswa. Lanskap alami
mampu membantu siswa pulih dari stres yang diakibatkan tekanan dari
proses belajar (Venkatesha 2014). Matsuoka (2008) menyatakan dalam
penelitiannya yang melibatkan 101 sekolah menengah atas di Michigan,
pengaruh lanskap alami di lingkungan sekolah yang dapat dilihat siswa
melalui jendela kelas mampu memberikan pengaruh baik terhadap
peningkatan performa akademi siswa. Sekolah Islam Terpadu Sholahuddin
merupakan sekolah yang terletak di kawasan perkotaan padat penduduk.
Pembangunan kawasan sekolah di kawasan sibuk kurang berpengaruh baik
pada sekolah. Kondisi ini dikhawatirkan menyebabkan kurang kondusifnya
lingkungan pembelajaran Sekolah Islam Terpadu Sholahuddin, sehingga
dibutuhkan suatu lingkungan yang dapat mendukung kegiatan belajar
mengajar di sekolah untuk dapat meningkatkan performa akademi dengan
meningkatkan pemanfaatan terhadap kualitas visual dan fungsionalnya
sehingga tujuan dari kegiatan pembelajaran dapat dicapai
1.2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dan tujuan ini adalah :
a. Meningkatkan Kualitas Bangunan
b. Memberikan rasa nyaman bagi siswa/siswi
c. Memberikan rekomendasi teknis tentang material yang digunakan.
1.3. METODOLOGI PELAKSANAAN PEKERJAAN
1. Metode Pelaksanaan Perencanaanan
Pada pelaksanaan perencanaan kontruksi pekerjaan sesuai spesifikasi
(kontrak), konsultan akan mengerahkan tenaga perencanaan kontruksi
yang telah berpengalaman/ profesional dalam bidangnya. Untuk mencapai
sasaran batas waktu pelaksanaan proyek, maka konsultan akan
mendesiminisasikan dan melaksanakan pengendalian proyek (waktu –
biaya – pelaksanaan) sesuai dengan standar yang telah disepakati
(kontrak).
Tugas Konsultan Perencanaan secara garis besar akan meliputi :
a) Pengendalian teknis
Bertindak untuk dan atas nama Pemberi Tugas mengendalikan
pelaksanaan fisik pembangunan yang dilakukan oleh kontraktor.
Lingkup pengendalian antara lain meliputi :
Aspek mutu hasil pekerjaan
Aspek volume pekerjaan
Aspek waktu penyelesaian pekerjaan
Aspek biaya keseluruhan pekerjaan
b) Pengendalian atas proses koordinasi terkait
Konsultan supervisi dalam rangka melaksanakan tugas pengendalian
teknis berkewajiban mengendalikan proses koordinasi yang perlu
dilakukan oleh pihak lain (khususnya pemberi tugas).
c) Pengendalian administrasi proyek
Dalam hal ini Konsultan Supervisi berkewajiban merancang,
memperlakukan serta mengendalikan pelaksanaan keseluruhan sistem
administrasi proyek yang diawasinya yaitu mencakup antara lain surat,
risalah, laporan, contoh barang, foto, berita acara, gambar, sketsa,
kontrak dan adendum dan lain-lain yang dianggap perlu.
d) Evaluasi rencana proyek
Konsultan supervisi berwenang dan pada saatnya berkewajiban
menyatakan bahwa hasil pekerjaan kontraktor telah memenuhi
persyaratan untuk disetujui atau disahkan oleh pemberi tugas.
2. Metode Pengendalian Mutu
Tujuan Perencanaan pekerjaan fisik yaitu untuk mencapai hasil pekerjaan
yang optimal sesuai dengan spesifikasi teknis dan berwawasan
lingkungan. Keberhasilan pengendalian kualitas/ mutu pekerjaan kontruksi
di lapangan akan sangat memberikan manfaat, yaitu kemungkinan kinerja
jalan seperti yang direncanakan, sedangkan apabila pengendalian mutu
dilapangan tidak baik akan memberikan kerugian besar. Untuk mencapai
keberhasilan pengendalian kualitas (mutu) dilapangan, ada beberapa
faktor yang harus dipenuhi antara lain:
a) Adanya spesifikasi Pengendalian Mutu yang Baik
Dengan adanya spesifikasi yang lengkap, isinya jelas dan sesuai
dengan standar yang berlaku, akan memberikan kemudahan bagi
kontraktor dalam melaksanakan pekerjaan dan bagi perencanaan
dalam perencanaanan dilapangan.
Spesifikasi pengendalian mutu yang baik mencakup :
• Jenis/ nama pekerjaan/ pengujian
• Metode pemeriksaan/ pengujian yang harus dilaksanakan
• Frekuensi dan jumlah pemeriksaan
• Standar mutu yang harus dipenuhi
• Toleransi hasil yang masih dapat diterima
b) Tahapan Pemantauan/Pengendalian Mutu Yang dilaksanakan oleh
perencanaan, yaitu:
• Tahap I
Pengendalian mutu untuk bahan mentah/ baku atau bahan
susun untuk jenis konstruksi yang dapat berupa tanah, semen,
agregat, air dan lain-lain. Pengendalian mutu bahan baku
dilaksanakan untuk memastikan bahwa bahan baku yang
digunakan sesuai dan memenuhi persyaratan yang telah
disepakati.
• Tahap 2
Pengendalian mutu bahan olahan, yaitu hasil pencampuran dari
bahan baku seperti gradasi agregat, campuran/ adukan beton
dan lain-lain. Pengendalian bahan mutu olahan dilaksanakan
untuk memastikan bahwa hasil bahan baku yang dihasilkan
sesuai dan memenuhi persyaratan yang disepakati.
Apabila tahap 2 sudah memenuhi spesifikasi yang disyaratkan
dilanjutkan dengan tahap 3
• Tahap 3
Pengendalian mutu hasil pekerjaan jadi dilaksanakan untuk
memastikan apakah hasil pekerjaan jadi dari bahan olahan yang
dihasilkan sudah sesuai dan memenuhi persyaratan yang
disepakati.
c) Cakupan Pengendalian Mutu Yang dilaksanakan
Cakupan pengendalian mutu yang harus dilaksanakan dilapangan akan
mencakup:
• Pengendalian mutu yang berkaitan dengan dimensi atau
geometri dari hasil pekerjaan seperti lebar, tinggi, tebal,
kemiringan dan lain – lain.
• Pengendalian mutu yang mencakup proporsi dari bahan baku
yang dipakai.
• Pengendalian mutu yang mencakup kualitas dari bahan baku,
bahan olahan pekerjaan jadi.
d) Metode Pengambilan Benda Uji
Bahan baku, bahan olahan dan pekerjaan jadi yang digunakan untuk
pembuatan suatu konstruksi jalan sebaiknya mempunyai kualitas yang
seragam, mengingat pertimbangan ekonomis dan efisiensi. Metode
sampling sering digunakan dikarenakan sifat homogenitas bahan baku
dan bahan olahan sangat sulit didapatkan.
e) Kemampuan dan Kejujuran Personel Perencanaan
Kemampuan personil mengenai tahapan dan pelaksanaan pemantauan
serta kejujuran personil dalam pelaksanaan sangat menentukan
mengenai ke-valid-an dari hasil pemantauan yang dilaksanakan
1.4. PELAPORAN
Selama Pelaksanaan Perencanaan, Konsultan akan menyerahkan
laporan sebagai monitoring kegiatan baik rencana pelaksanaan,
masalah dan penyelesaian, serta hasil dari pekerjaan tersebut. Adapun
laporan yang akan diserahkan antara lain :
• Laporan Pendahuluan
Laporan akan diserahkan paling lambat 14 (Tujuh) hari setelah
SPMK. Laporan tersebut sebanyak 3 Buku laporan
• Laporan Antara
Laporan akan diserahkan setiap bulan pelaksanaan. Laporan
tersebut sebanyak 3 Buku laporan
• Laporan Akhir dan Dokumentasi
Laporan akan diserahkan pada akhir kegiatan, paling lambat 7
hari setelah berakhirnya kontrak kegiatan. Laporan tersebut
sebanyak 3 Buku laporan
• Gambar Perencanaan
Merencanakan pekerjaan berupa site situasi, site plan (denah),
potongan melintang, potongan memanjang dibuat secara
terperinci dan mudah di pahami dalam kertas A3, rencana
anggaran biaya dan laporan perencanaan.
• Laporan Invoice
Laporan invoice adalah laporan mengenai administrasi keuangan
Konsultan selama pelaksanaan perencanaan. Laporan tersebut
sebanyak 3 buku laporan.