| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0013494653013000 | Rp 1,045,444,176 | 88.2 | 90.56 | - | |
| 0436104467801000 | Rp 1,279,759,071 | 81.04 | 81.17 | - | |
| 0421112038741000 | - | - | - | Tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Menengah | |
| 0669612608424000 | - | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | Peserta tidak memenuhi atau hadir undangan Pembuktian Kualifikasi. | |
| 0807755970528000 | - | - | - | - | |
Portal Rekayasa | 08*2**7****31**0 | - | - | - | - |
| 0402293872831000 | - | - | - | - | |
CV Mahakarya Utama | 07*8**8****01**1 | - | - | - | - |
| 0738018795614000 | - | - | - | - | |
| 0831062153831000 | - | - | - | - | |
PT Itasipa Bintang Cemerlang | 10*0**0****40**0 | - | - | - | - |
| 0011188190429000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | - | |
| 0017539248805000 | - | - | - | - | |
| 0316246909215000 | - | - | - | - | |
| 0759232929831000 | - | - | - | - | |
| 0425735651831000 | - | - | - | - | |
| 0315392357542000 | - | - | - | - | |
| 0948453758822000 | - | - | - | - | |
PT Benuanta Indo Plan | 04*5**5****05**0 | - | - | - | - |
Dian Citra Graha Engineering Consultant | 08*9**9****31**0 | - | - | - | - |
PT Aria Ripta Sarana | 0017318874441000 | - | - | - | - |
PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI TENGAH
DINAS CIPTA KARYA DAN SUMBER DAYA AIR
Jalan Prof. Dr. Moh. Yamin No. 33 Palu 941114 Telp. (0451) 4015509
Website : www.cikasda.sultengprov.go.id Email : [email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Sehubungan dengan Pelaksanaan kegiatan pekerjaan Jasa Konsultansi pada
Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air Provinsi Sulawesi Tengah TA.2025,
dengan ini disampaikan uraian singkat pekerjaan pengadaan jasa sebagai berikut :
1. Paket Pekerjaan :
Nama Paket Pekerjaan : Pekerjaan Jasa Konsultansi Feasibility Studi, Kajian
Ekonomi Dan Reviu Master Plan Hutan Kota Palu
(Pembangunan Stadion Sepak Bola Provinsi Sulawesi
Tengah)
Lingkup Pekerjaan :
Membuat analisis studi kelayakan yang diikuti dengan produk kajian ekonomi
dan reviu master plan kawasan hutan kota palu yang terdiri dari :
1. Penentuan Teori dan Framework Pengembangan kawasan hutan Kota Palu
sebagai kawasan olah raga, pariwisata, ekonomi, sosial serta hal-hal terkait
lainnya akibat perubahan fungsi dimaksud, sehingga dapat memunculkan tema
dan karakter kawasan yang Smart Branding, Smart Economy, Smart Society,
dan Smart Environment.
2. Analisis Masa Depan dan Kesiapan Pembangunan Kawasan Hutan Kota Palu
sebagai suatu kawsan mixed used berdasarkan kriteria perencanaan yang
bersifat arsitektural dan berteknologi ramah bencana. Sebelum menyusun
prioritas program pembangunan kawasan hutan Kota Palu sebagaimana
dimaksud sangat penting dilakukan analisis yang meliputi:
Analisis Masa Depan (Outlook Analysis) Meliputi analisis tren dan
perubahan atau perkembangan kota atau kawasan yang meliputi daya
saing kota atau kawasan, perubahan teknologi, budaya, hukum, ekonomi,
harapan dan perilaku masyarakat atau stakeholder kota/daerah,
lingkungan dan lain-lain.
Analisis Kesenjangan (Gap Analysis) Analisa kesenjangan terhadap potret
kesiapan Kawasan Hutan Kota Palu dengan menggunakan analisis SWOT
(strength, weakness, Opportunity, & Threat) atau metode lainnya untuk
melihat secara lebih tajam dan teliti akan kekuatan, kelemahan, peluang,
dan tantangan pada setiap dimensi kawasan mixed used dan Elemen
pendukungnya.
Metode pendekatan yang digunakan dalam Studi Kelayakan ini, disesuaikan
dengan aspek yang akan dibahas dan tingkat keperluannya (diutamakan
metode pendekatan pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan)
yang diperkaya dengan metode lainnya untuk melihat potensi-potensi
setelah pasca pembangunan. Disamping itu, pendekatan dalam hal ini
dimaksudkan untuk memudahkan penilaian baik secara kualitatif maupun
kuantitatif, sesuai dengan kelengkapan data dan pentingnya setiap
permasalahan, agar tercapai maksud dan tujuannya sesuai yang dijabarkan
dalam kerangka acuan kerja. Adapun metode pendekatan yang dilakukan
adalah :
a) Keruangan/Spasial
Menganalisa gejala-gejala yang bersifat meruang, melalui
perkembangan tata ruang, penyebaran dan interaksi dengan lingkungan
sekitar.
b) Deskriptif
Menganalisa keadaan fisik bangunan dan daerah sekitarnya serta
kondisi non fisik melalui suatu uraian dan penjelasan baik yang
bersifat kualitatif maupun kuantitatif dalam bentuk tulisan maupun
penganalisaan.
c) Normatif
Metode pendekatan yang didasarkan pada norma-norma atau kaidah
sosial, budaya dan ekonomi yang ada untuk menilai kondisi sekarang,
guna menentukan proyeksi pengembangan di masa mendatang.
d) Pendekatan Terpadu
Suatu pendekatan permasalahan akan selalu berkait dengan suatu
permasalahan yang lain, oleh karena itu diperlukan pula adanya
pendekatan terpadu yang mengkaitkan beberapa faktor yang saling
mempengaruhi. Pendekatan ini untuk menghindari adanya
kesenjangan dalam hal pelaksanaannya
Studi ini dibagi dalam dua tahap pengumpulan data. Tahap pertama difokuskan
kepada aktivitas desk research yang meliputi telaah pustaka dan pencarian data
sekunder. Tahap kedua akan memfokuskan pada pencarian data primer melalui
wawancara mendalam (in-depth interview) dengan narasumber terpilih dengan
metode random sampling. Adapun teknik pengolahan data didasarkan kepada
aspek-aspek analisis kelayakan yang antara lain meliputi :
a) Aspek Kelayakan pengembangan, terkait dengan kebutuhan dan ketersediaan
lahan yang dapat diolah untuk menunjang nilai tambah potensi kawasan pada
masa sekarang dan masa yang akan datang.
b) Aspek Kelayakan Teknis, melalui teknik analisis deskriptif terhadap
variabel-variabel yang telah ditentukan khususnya yang terkait dengan aspek
arsitektural dan arkeologis.
c) Aspek Kelayakan secara kajian ekonomi, baik berdasarkan nilai aset dan
pengembangannya, maupun kebutuhan pembiayaan pengelolaan dalam
rangka perawatan bangunan dan lingkungan kawasannya.
d) Aspek Sosial dan budaya diterapkan secara deskriptif untuk mengetahui
persepsi para tokoh masyarakat dan pihak yang berkepentingan lainnya
terhadap rencana pelestarian dan pengembangan bangunan kedepannya.
3. Penentuan Alat Monitoring dan Evaluasi
Dalam Konsep kasus ini utamanya reviu masterplan juga harus disiapkan alat
monitoring dan evaluasi yang jelas. Setiap berapa lama program dievaluasi.
Daerah disarankan untuk melakukan evaluasi secara rutin misalnya setiap 3
(tiga) bulan terhadap pelaksanaan program kawasan ini.
Tahap penelitian (pengolahan dan analisis data) dilakukan secara mendalam
dengan menggunakan metode ilmiah terhadap data–data yang ada, guna
menyimpulkan dan menyajikan hasil penelitian agar Tahap kajian aspek sosial,
ekonomi, budaya dan keagamaan, pariwisata serta kebudayaan dimana pada tahap
ini, dilaksanakan dengan melakukan kajian kelayakan secara menyeluruh atas
segala upaya yang akan dikeluarkan dibandingkan dengan dampak hasil yang akan
dicapai.
2. Pelaksanaan Pengadaan
Pengadaan ini dilaksanakan secara elektronik, dengan mengakses aplikasi
Sistem
Pengadaan Secara Elektronik ( SPSE ) pada alamat website LPSE :
http://lpse.sultengprov.go.id/
3. Jadwal Pelaksanaan Pengadaan
Dapat dilihat pada website :// http://lpse.sultengprov.go.id/
4. Dokumen pemilihan diambil dalam bentuk softcopy melalui aplikasi SPSE.
Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.
Palu, Juni 2025Desember 2020
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
.
BIDANG PENATAAN LINGKUNGAN
DAN BANGUNAN GEDUNG
Ir. TEGUH HARYONO, ST.,MM
Pembina , IV/a
Nip. 19710327 199703 1 005| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 August 2018 | Konsultan Perencana Revitalisasi Bangunan Cagar Budaya Gedung Dan Eks Pabrik Weeskamer Balai Harta Peninggalan Semarang | Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI | Rp 14,217,465,000 |
| 6 June 2016 | Facilitator Administration Services (Fas) Provinsi Kepulauan Riau | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 11,005,864,000 |
| 11 April 2016 | Supervisi Pembangunan Tpa Regional Banjar Bakula (Multi Years) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 7,500,000,000 |
| 31 January 2018 | - Pembinaan Teknis Pelaksanaan Spam Perdesaan Wilayah II | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,811,646,000 |
| 18 January 2018 | Konsolidasi Penyelenggaraan Infrastruktur Persampahan Wilayah Timur | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,250,000,000 |
| 5 November 2021 | Konsultan Supervisi Pembangunan Jaringan Irigasi Di. Batang Asai Paket II Kabupaten Sarolangun | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,500,000,000 |
| 4 July 2022 | Detail Engineering Design (Ded) Sistem Penyediaan Air Minum Regional 2 | Provinsi Lampung | Rp 2,500,000,000 |
| 2 July 2018 | Konsultan Penanganan Kawasan Das Citarum | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,500,000,000 |
| 17 May 2023 | Supervisi Penyediaan Air Baku Ki Sadai Di Kab. Bangka Selatan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,500,000,000 |
| 24 July 2024 | Konsultan Manajemen Teknik (Kmt) Inpres Sanitasi | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,498,721,000 |