| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0026681502201000 | Rp 459,717,600 | 74.08 | 79.26 | - | |
| 0630539203615000 | Rp 469,380,150 | 82.37 | 85.48 | - | |
| 0029840428201000 | Rp 476,833,790 | 75.09 | 79.35 | - | |
| 0752392159615000 | Rp 480,274,790 | 87.53 | 89.16 | - | |
| 0807428867201000 | Rp 511,230,924 | 72.32 | 75.84 | - | |
| 0814706081541000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0532146446323000 | - | - | - | - | |
| 0012301065201000 | - | - | - | - | |
| 0027790963423000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0028271005216000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0748053147211000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0316083807517000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0022214902216000 | - | - | - | - | |
| 0023331226441000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0016551004331000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0840690614216000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan klarifikasi | |
| 0019375526005000 | - | - | - | - | |
| 0026110007216000 | - | - | - | - | |
| 0015808496201000 | - | - | - | - | |
| 0317331981216000 | - | - | - | - | |
PT Darmasraya Mitra Amerta | 07*4**5****52**1 | - | - | - | - |
| 0030475891211000 | - | - | - | - | |
| 0013009923093000 | - | - | - | - | |
| 0015148877331000 | - | - | - | - | |
| 0931347314203000 | - | - | - | - | |
| 0025850330216000 | - | - | - | - | |
| 0837636984201000 | - | - | - | - | |
| 0952601524201000 | - | - | - | - | |
| 0020679288215000 | - | - | - | - | |
| 0912059961017000 | - | - | - | - | |
| 0012445417508000 | - | - | - | - | |
| 0015215080201000 | - | - | - | - | |
| 0964231807335000 | - | - | - | - | |
| 0802459040322000 | - | - | - | - | |
| 0755489507524000 | - | - | - | - | |
| 0032020257201000 | - | - | - | - |
RUANG LINGKUP KEGIATAN PENYUSUNAN DOKUMEN RENCANA INDUK
SISTEM PENGELOLAAN PERSAMPAHAN
Ruang lingkup Penyusunan Dokumen Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah
Provinsi Sumatera Barat dikawasan perbatasan yang akan dijadikan kawasan
regional adalah sebagai berikut :
1. Mengumpulkan semua data dan menganalisis semua laporan yang berhubungan,
peta, informasi baik yang berhubungan dengan kebijakan berskala nasional,
maupun local terutama dikawasan perbatasan yang akan dijadikan sebagai
Kawasan regional.
2. Pengumpulan data berupa :
- Survey dan pengkajian wilayah studi dan wilayah pelayanan;
- Survey dan pengkajian sumber timbulan, komposisi dan karakteristik sampah;
- Survey dan pengkajian demografi dan ketatakotaan;
- Survey dan pengkajian biaya, sumber pendanaan dan keuangan.
3. Kajian Kondisi Daerah Perencanaan.
4. Kajian Kondisi Sistim Pengelolaan Sampah.
5. Analisis Kondisi Pengelolaan Sampah didaerah perbatasan yang akan dijadikan
sebagai Kawasan regional berupa :
- Permasaalhan sistem yang dihadapi (pengaturan,kelembagaan,keuangan,
peran serta masyarakat, teknis-teknologis;
- Penelaahan kebijakan dan strategi pengelolaan sampah;
- Penelaahan rencana tata ruang wilayah;
- Penelaahan kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS);
- Penentuan Isu Strategis.
6. Kebijakan strategi dan Rencana pengembangan sistem pengelolaan sampah
- Kebijakan dan strategi pengembangan sistem pengelolaan persampahan
didaerah perbatasan yang akan dijadikan Kawasan regional.
- Rencana Pengembangan Sistem Pengelolaan persampahan didaerah
perbatasan yang akan dijadikan Kawasan regional.
7. Rencana program pengembangan Sistem Pengelolaan persampahan didaearh
Kawasan perbatasan yang akan dijadikan Kawasan regional.
- Tahapan dan Prioritas program;
- Penentuan zona prioritas;
- Rencana Program teknis-teknologis;
- Rencana Program Pengaturan;
- Rencana Program Kelembagaan;
- Rencana Program Keuangan;
- Rencana program peran serta masyarakat/swasta/perguruan tinggi;
- Memorandum Program;
- Rencana Sosialisasi Dokumen Rencana Induk;
- Tahapan Legalisasi Rencana Induk.
Metedologi Penyusunan Rencana Induk Sistem Pengelolaan Sampah
Metode yang digunakan dalam menyusun Perencanaan Pengelolaan Persampahan
di kawasan Regional adalah sebagai berikut :
1. Pengumpulan data primer dan sekunder melalui metode survey yang memadai.
2. Analisis data dan evaluasi lokasi.
3. Perancangan beberapa alternatif dan evaluasi alternatif yang paling tepat untuk
pengelolaan persampahan dikawasan perbatasan yang akan dijadikan kawasan
regional.
4. Dalam penyusunan Perencanaan Pengelolaan persampahan dikawasan
regional ini dilakukan beberapa pendekatan, di antaranya :
- Pendekatan kepada masyarakat (community approach) guna menggali
aspirasi yang berkembang di masyarakat. Aspirasi masyarakat ini
diharapkan bisa menjadi bahan pertimbangan Pemerintah Kabupaten/Kota
dalam penanganan sampah di daerah perbatasan yang akan dijadikan
kawasan regional.
- Pendekatan literatur sebagai sumber dan action dalam membuat analisis.
- Wawancara dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait yang menangani
persampahan setempat, serta pemangku kepentingan dalam masalah
rencana pengembangan kota, pengalokasian dana untuk sektor
persampahan, rencana pengurangan dan penanganan sampah, serta
kemampuan institusi dalam pengelolaan persampahan.