| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0027857549652000 | Rp 1,395,000,714 | 71.1 | 91.1 | - | |
| 0825900921914000 | - | - | - | tidak hadir pembuktian | |
CV Karya Bina Utama Consultan | 07*5**1****15**0 | - | - | - | Kualifikasi usaha pada SBU yang dilampirkan tidak sesuai dengan persyaratan |
| 0027207786911000 | - | - | - | - | |
| 0024404279805000 | - | - | - | - | |
| 0017458936429000 | - | - | - | tidak hadir pembuktian | |
| 0026747402913000 | - | - | - | - | |
| 0025928854911000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang
URAIAN SINGKAT
Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang,
Jereweh, Maluk dan Sekongkang
I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Dalam rangka meningkatkan swasembada pangan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat di
Kabupaten Sumbawa Barat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumbawa Barat pada
kegiatan Perencanaan Sumber Daya Air sebagaimana tercantum di dalam Dokumen Pelaksanaan
Perubahan Anggaran (DPPA) tahun anggaran 2023, bermaksud mengadakan Studi Kinerja Daerah Irigasi di
Kabupaten Sumbawa Barat Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang. Studi Kinerja Daerah Irigasi studi yang dilaksanakan untuk mengetahui kinerja daerah irigasi
sebagai bahan untuk pertimbangan dalam pengambilan keputusan dalam mengoptimalisasi Sumber Daya Air
dari Bendungan Bintang Bano di Kec. Brang Rea dan Bendungan Tiu Suntuk di Kec. Brang Ene serta
pengembangan, pemanfaatan daerah yang memiliki lahan potensial dalam pengembangan kawasan
pertanian, sebagai upaya untuk meningkatkan produktifitas padi/ palawija di wilayah Kec. Brang Rea, Brang
Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang. Selain itu juga untuk memberikan gambaran secara jelas
integrasi daerah irigasi eksisting yang ada di ke-6 (enam) kecamatan tersebut dengan Jaringan Irigasi
Bendungan Bintang Bano yang sedang dalam tahap konstruksi dan Jaringan Irigasi Bendungan Tiu Suntuk.
Dengan adanya pekerjaan Studi Kinerja Daerah Irigasi kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene,
Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang ini diharapkan kita dapat mengetahui suatu daerah irigasi apakah
perlu di rehabilitasi atau cukup dilakukan pemeliharaan, serta bagaimana sistem koneksi yang harus dibuat
untuk integrasi dengan Sistem Jaringan Irigasi Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Tiu Suntuk,
sebagai dasar pembangunan sistem interkoneksi, pemeliharaan rutin, berkala atau sebagian pergantian
katogari pemeliharaan khusus selanjutnya baru pada katogori Rehabilitasi dilakukan setiap 20 tahun – 25
tahun sekali.
Dengan adanya suplesi dari jaringan-jaringan irigasi tersebut, maka perlu dikaji langkah-langkah untuk
optimalisasi terhadap kondisi dan fungsi irigasi apakah telah terjadi penurunan kondisi jaringan irigasi
exsisting yang ada, sehingga kegiatan OP tidak akan bisa mengatasi kerusakan jaringan sementara dalam
mengembalikan pada fungsi aslinya. Kelemahan OP irigasi ditandai dengan rendahnya prioritas kegiatan
OP, belum maksimalnya komitmen pemerintah dalam menangani OP, pembiayaan yang kurang memadai,
dan rendahnya kualitas dan kuantitas tenaga pelaksana OP, Akibat dari ini semua sistim OP kurang berjalan
sebagaimana mestinya. OP Jaringan irigasi termasuk OP Bendung selalu kurang prioritas dibanding dengan
kegiatan Rehabilitasi, peningkatan dan pembangunan baru.
Kebijakan pengelolaan sumber daya air di WS Pulau Sumbawa berdasar pada kebijakan nasional sumber
daya air dan kebijakan Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam pengelolaan sumber daya air. Sesuai dengan
amanat Undang-Undang nomor 17 tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, pengelolaan sumber daya air
mencakup kepentingan lintas sektor dan lintas wilayah yang memerlukan keterpaduan tindak untuk menjaga
kelangsungan fungsi dan manfaat air dan sumber air.
Dalam mengelola kondisi wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama di WS Pulau Sumbawa, serta
untuk keluar dari krisis pangan dan mempertahankan swasembada beras, berbagai usaha telah diupayakan
terutama pembangunan prasarana dasar dan sarana bidang sumber daya air, seperti bendung, embung dan
bendungan.
URAIAN SINGKAT
Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang
Air merupakan sumber daya dan faktor determinan yang menentukan kinerja sektor pertanian, karena tidak
ada satu pun tanaman pertanian dan ternak yang tidak memerlukan air. Meskipun perannya sangat strategis,
namun pengelolaan air masih jauh dari yang diharapkan, sehingga air yang semestinya merupakan sahabat
petani berubah menjadi penyebab bencana bagi petani. Indikatornya, di musim kemarau, ladang dan sawah
seringkali kekeringan dan sebaliknya di musim penghujan, ladang dan sawah banyak yang terendam air.
2. Maksud Dan Tujuan
Maksud yang diharapkan dari pekerjaan ini adalah untuk merealisasikan Program-program Pemerintah
Daerah Kabupaten Sumbawa Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yaitu mengetahui
bagaimana integrasi jaringan irigasi Bendungan Bintang Bano dan jaringan irigasi dengan jaringan irigasi
pada DI kewenangan Kabupaten di Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang, serta melakukan penilaian kinerja sistem irigasi eksisting dimana dijabarkan menjadi 6
komponen, sebagai berikut:
2.1. Aspek kondisi prasarana fisik yang mencakup indikator:
a. Kondisi Bangunan Utama;
b. Kondisi Saluran Pembawa;
c. Kondisi Bangunan pada Saluran Pembawa;
d. Kondisi Saluran Pembuang;
e. Kondisi Jalan Inspeksi;
f. Kondisi Kantor Dinas, Perumahan Dinas, Prasarana Gudang, dll.
2.2. Aspek produktifitas tanaman yang mencakup indikator:
a. Kondisi Pemenuhan Kebutuhan Air Irigasi (Faktor K);
b. Kondisi Realisasi Luas Tanam;
c. Kondisi Produktifitas Tanam (Padi, dll.).
2.3. Aspek kondisi sarana penunjang yang mencakup indikator:
a. Kondisi Peralatan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi;
b. Kondisi Alat Transportasi;
c. Kondisi Alat-alat Kantor Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi;
d. Kondisi Alat Komunikasi.
2.4. Aspek kondisi organisasi personalia yang mencakup indikator:
a. Penyusunan Tugas dan Tanggungjawab personil pelaksana Operasi dan Pemeliharaan
Jaringan Irigasi);
b. Susunan Organisasi Pelaksanaan Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi.
2.5. Aspek dokumentasi jaringan irigasi yang mencakup indikator:
a. Adanya Buku Data Daerah Irigasi;
b. Peta dan Gambar-gambar jaringan irigasi dan gambar pelaksanaan OP.
2.6. Aspek kondisi GP3A/P3A yang mencakup indikator:
a. Status Badan Hukum IP3A/GP3A;
b. Kondisi Perkembangan Kelembagaan IP3A/GP3A;
c. Frekuensi rapat/pertemuan ulu-ulu/P3A Desa/GP3A dengan Perwakilan Balai/Ranting
Pengairan;
d. Aktifitas P3A dalam mengikuti penelusuran jaringan irigasi;
e. Partisipasi P3A dalam perbaikan jaringan irigasi dan Bencana Alam;
f. Iuran P3A untuk perbaikan jaringan irigasi tersier;
g. Partisipasi P3A dalam perencanaan Pola dan Rencana Tata Tanam dan Alokasi Air Irigasi.
URAIAN SINGKAT
Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang
Tujuan adalah untuk menentukan Sistem Interkoneksi Jaringan Irigasi Bendungan Bintang Bano, Jaringan
Irigasi Bendungan Tiu Suntuk dengan jaringan irigasi pada DI kewenangan Kabupaten di Kecamatan Brang
Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang pada Sistem Jaringan Irigasi Eksisting dengan
mempertimbangkan Index kinerja sistem irigasi pada daerah irigasi di wilayah Kecamatan Brang Rea, Brang
Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang yang bisa digunakan sebagai bahan untuk menentukan
arah pembangunan jaringan suplesi, peningkatan, pemeliharan dan operasional pada daerah irigasi
kewenangan Kabupaten tersebut di atas.
3. Sasaran
Sasaran yang hendak dicapai adalah terlaksananya pelaksanaan pengelolaan aset dan penilaian kinerja
sistem irigasi secara utuh dalam bentuk Laporan Hasil Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten untuk
Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang yang mengacu pada
Permen PUPR No.14/PRT/M/2015 tentang Kriteria dan Penetapan Status Daerah Irigasi.
4. Lokasi Kegiatan
Secara administratif lokasi Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene,
Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang di Kabupaten Sumbawa Barat.
LOKASI PEKERJAAN
Gambar – 1 Peta Lokasi Pekerjaan
5. Sumber Pendanaan
Seluruh biaya untuk Pekerjaan Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang
Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan Sekongkang ini berasal dari Dana APBD Perubahan (APBD-P) Tahun
Anggaran 2023, dengan biaya Rp. 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) termasuk PPN
11%.
URAIAN SINGKAT
Studi Kinerja Daerah Irigasi (DI) Kabupaten Wilayah Kec. Brang Rea, Brang Ene, Taliwang, Jereweh, Maluk dan
Sekongkang
6. Nama Dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
PPK : PPK Pembangunan Bidang Sumber Daya Air (SDA)
Nama Instansi : Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Sumbawa Barat
Alamat : Jln. Bung Karno No.5 Komplek KTC Taliwang Sumbawa Barat Telp. (0372)
8283016
Taliwang, 28 Juli 2023
Disiapkan/ disusun oleh;
Pejabat Pembuat Komitmen
Kegiatan Pembangunan
Bidang Sumber Daya Air
MAHARANI PUTRI PRAVITASARI, ST., M.Eng.
NIP. 19780619 200901 2 002