Paket Pekerjaan Jasa Konsultan Feasibility Study Lahan Baru

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10038419000
Date: 27 May 2025
Year: 2025
KLPD: Provinsi Sumatera Selatan
Work Unit: Rs.Umum Daerah Siti Fatimah ( Obk )
Procurement Type: Jasa Konsultansi Badan Usaha Konstruksi
Method: Seleksi - Prakualifikasi Dua File - Kualitas dan Biaya
Contract Type: Lumsum
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 400,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 399,947,541
Winner (Pemenang): CV Medelline Arch
NPWP: 031036981301000
RUP Code: 57088460
Work Location: RSUD Siti Fatimah - Palembang (Kota)
Participants: 17
Applicants
Administrative Score (SA)Reason
0031036981301000Rp 398,117,15196.597.16-
0954417838307000----
0411059942307000----
0026711986307000----
0025468364307000----
0015161359301000---TIdak hadir pembuktian kualifikasi
0027802008301000----
0026711283307000----
0841772965306000----
0723363628307000---Tidal hadir pembuktian kualifikasi
CV Keinarra
05*9**7****01**0----
0032480766307000----
0032517633077000---Tidak Lulus Sub Unsur Ambang Batas
0030515597801000---Tidak Lulus Sub Unsur Ambang Batas
0731478988307000----
0014353346545000----
0315392357542000----
Attachment
URAIAN SINGKAT  PEKERJAAN                           
                                                                      
                                                                      
                                                                      
1. LINGKUP KEGIATAN                                                   
    Melakukan pengkajian terhadap kondisi Rumah Sakit, faktor sosial, faktor ekonomi,
    tingkat aksesibilitas dan kebutuhan (Demand) serta factor keamanan,
    kenyamanan dan faktor pendukung lainnya. Pengkajian ini dimaksudkan untuk melihat
    potensi dan kecenderungan perkembangan kebutuhan (demand) serta ketersediaan
    pelayanan (supply) RSUD Siti Fatimah Azzahra Provinsi Sumatera Selatan dengan ruang
    lingkup pekerjaan sebagai berikut:                                
    1) Persiapan Survei                                               
       a) Persiapan dasar berupa pengkajian data/ informasi dan literatur yang telah ada
          yang berkaitan dengan study pengembangan Rumah sakit yang hasilnya dapat
          berupa asumsi dan hipotesa mengenai perspektif kondisi RSUD Siti Fatimah
          Azzahra Provinsi Sumatera Selatan.                          
       b) Mempersiapkan instrumen survey berupa:                      
           Peta-peta dasar bagi kawasan studi                        
           Menyusun daftar data/ informasi yang diperlukan           
           Menyusun daftar pertanyaan (Quesionaire)                  
           Instrumen dan peralatan lainnya                           
    2) Kegiatan Survey                                                
       Kegiatan survei yang akan dilakukan berupa:                    
       a) Survey data instansional, berupa pengumpulan perekaman data dari
          instansi-instansi. Hasil yang diharapkan adalah uraian, data, angka atau peta
          mengenai keadaan wilayah, keadaan kawasan study secara keseluruhan dan
          wilayah sekitarnya.                                         
       b) Survey keadaan rumah sakit yang ada dengan tinjauan:        
           Peran dan fungsi Rumah Sakit dalam melayani karakteristik pasien dalam
            berbagai jenis penyakit.                                  
           Kondisi Fasilitas dan Tingkat pelayanan kesehatan terhadap pasien.
       c) Survey lapangan untuk menguji data instansional dan untuk mengetahui
          keadaan yang sebenarnya, sehingga hasil yang diharapkan adalah
          tersusunnya data-data yang mencakup:                        
           Lingkup kawasan study (Mikro) yang perlu dipetakan adalah penggunaan
            tanah, kondisi bangunan/ lingkungan, topografi/ kemiringan tanah,
            geologi/daya dukung tanah, Hidrologi/ sumber air kondisi jalan dan sanitasi.
            Disamping itu perlu ditambahkan data mengenai penggunaan bangunan,
            panjang lebar jalan menurut fungsinya, jenis dan kondisi perkerasan,
            saluran pengeringan, jaringan utilitas (Listrik, air bersih dan air limbah dan
            sebagainya).                                              
           Survey objek khusus berupa pengisian daftar pertanyaan yang diajukan
            antara lain kepada stage holder.                          
           Observasi dan interview untuk melengkapi survey tersebut diatas dan untuk
            memperoleh data/ informasi lainnya.                       
       d) Pengumpulan data primer dan data sekunder                   
          1. Pengumpulan data primer                                  
             Pengumpulan Data Primer, dapat dilakukan dengan melalui proses
             Pengamatan atau Observasi langsung / Pengamatan atau Observasi
             Lapangan sehingga akan didapat seluruh Informasi atau Data secara
             visual pada wilayah Perencanaan. Pengumpulan Data Primer dapat pula
             dilakukan dengan cara Wawancara atau Tanya Jawab kepada  
             Instansi-instansi dan pihak-pihak lain yang berkaitan dengan pekerjaan
             penyusunan ini dan atau dengan langsung kepada masyarakat umum
             selaku salah satu Pelanggan dari Rumah Sakit. Sifat wawancara bersifat
             terbuka artinya pengambilan data tidak terpatok pada kuesioner namun
             dapat dikembangkan secara lisan dengan responden.        
             Secara garis besar Data yang didapat dari P engumpulan Data Primer
             adalah:                                                  
             • Kondisi Potensi Lahan/ Lokasi                          
             • Informasi langsung lainnya yang terkait dengan Kondisi dan Potensi
               yang ada terkait dengan Standar/ Pedoman dan Ketentuan yang
               berlaku serta Sasaran dari Rencana P embangunan/ Pengembangan
               Rumah Sakit serta informasi keinginan yang ada         
          2. Pengumpulan Data Sekunder                                
             Pengambilan Data Sekunder, dapat dilakukan dengan mendatangi pula
             masing-masing Instansi lainnya yang berkaitan sesuai dengan data yang
             dibutuhkan dalam pekerjaan penyusunan ini. Jika pada salah satu Instansi
             ternyata Data tidak dipunyai, atau sedang dalam proses pembuatan, atau
             sedang digunakan untuk keperluan lain maka konsultan dapat mencari
             pada Instansi lain yang terkait sesuai dengan kebutuhan data atau
             mencarinya pada Literatur mengenai Ke Rumah Sakitan lainnya. Untuk
             melaksanakan pekerjaan ini diperlukan Data Internal/ Data Dalam dari
             rumah sakit yang ada dan atau rumah sakit di wilayah sekitarnya, yang
             terdiri dari:                                            
             1) Data Kesehatan pada Rumah Sakit yang ada, meliputi:   
                 Angka Kesakitan (Morbiditas) Utama Rawat Inap Angka Kematian
                  (Mortalitas)                                        
                 Angka Kelahiran                                     
                 Angka Pasien Rujukan                                
                 Data Asal Pasien Rawat Jalan, Rawat Gawat Darurat dan Rawat
                  Inap                                                
                 Jumlah Pasien Rawat Jalan                           
                 Jumlah Pasien Rawat Inap                            
                 Jumlah Hari Rawat                                   
                 Angka Rata-rata Hari Rawat secara keseluruhan       
                 Jumlah dan Jenis Pelayanan Kesehatan                
                 Jumlah dan jenis Tenaga Kesehatan                   
                 Jumlah dan Jenis Layanan Spesialistik Rumah Sakit   
                 Jumlah dan Jenis Layanan Penunjang Medik Rumah Sakit
                 Struktur Organisasi Manajemen Rumah Sakit           
             2) Data Lokasi                                           
                 Data Kondisi Lahan Rumah Sakit yang ada dan         
                  pengembangannya                                     
                 Bentuk dan Luas Lahan serta Lantai Bangunan yang ada serta
                  rencana perluasannya                                
                 Kondisi Lingkungan menurut ketentuan daerah setempat.
                 Batas lokasi lahan sekelilingnya                    
                 Jaringan Listrik, Air Minum, Telkom, Air Kotor/Limbah, Pemadam
                  Kebakaran, Jaringan Gas dan Pembuangan Sampah       
                 Data Penggunaan dan ketinggian Bangunan serta Dokumen
                  Perencanaan Bangunan yang ada (Arsitektur, Struktur, Elektrikal
                  dan Mekanikal Bangunan).                            
             3) Data Finansial/Keuangan                               
                 Data Tarif Perawatan yang ada di Rumah Sakit        
                 Cash Flow Rumah Sakit yang ada                      
                 Data Kinerja Tahunan Rumah Sakit yang ada           
             4) Data Luar/ Data Ekst ernal Rumah Sakit dan Lingkungan 
                a. Data Kesehatan                                     
                   Angka Kesehatan (Morbiditas), Penyakit Utama Rawat Jalan di
                    Puskesmas dan Rumah Sakit                         
                   Angka Kesakitan (Mortalitas), Penyakit Utama Rawat Inap di
                    Puskesmas dan Rumah Sakit                         
                   Jumlah Posyandu, Puskesmas Pembantu, Puskesmas dengan
                    Tempat Tidur dan Puskesmas Keliling               
                   Jumlah dan Jarak merata Puskesmas Pembantu, Puskesmas
                    DTP dan Puskesmas Keliling dengan Rumah Sakit di wilayah
                    kerja.                                            
                   Jumlah Rumah Sakit di wilayah kerja termasuk Rumah Sakit
                    Swasta.                                           
                   Jarak Antar Rumah Sakit di wilayah Kerja          
                   Jumlah Tempat Tidur Rumah Sakit di Wilayah Jangkauan
                    Rumah Sakit.                                      
                   Jumlah dan Jenis tenaga dokter umum dan Spesialis di wilayah
                    kerja.                                            
                   Jumlah tenaga kesehatan lainnya diwilayah kerja   
                                                                      
                b. Data Keadaan Lingkungan Sekitar                    
                   Jalan Pencapaian dan Kondisinya serta Klasifikasi Jalan
                    Lingkungan berupa Jalan Utama maupun Jalan Penghubung
                    lainnya.                                          
                   Utilitas bangunan sesuai yang ada apakah wilayah ini sudah
                    memiliki jaringan telepon, listrik, air bersih dan saluran
                    pembuangan serta data kondisinya.                 
                   Kondisi Topografi wilayah perencanaan.            
                   Rencana peruntukkan tanah di sekitar wilayah perencanaan
                    yang terkait dengan Rencana Tata Ruang Kota yang ada
                    (RTBL, RUTR, RDTR, RTRW).                         
                   Iklim dan cuaca setempat diwilayah ini.           
             5) Data Kesehatan Kota/ Kabupaten                        
                 Data Tarif Perawatan di Rumah Sakit lain sekitar Lokasi
                 Sebaran Rumah Sakit sekitar wilayah                 
                 Pola penyakit daerah setempat.                      
                                                                      
             6) Data Kebijakan, Pedoman dan Peraturan Pemerintah      
                 Kebijakan dan pedoman terkait layanan Kesehatan Rumah Sakit.
                 Peruntukan Tanah diwilayah setempat.                
                 Rencana Detail Tata Ruang.                          
                 Peraturan Teknis yang berlaku setempat, antara lain:
                  1) Garis Sempadan Bangunan (GSB)                    
                  2) Jarak bebas Bangunan                             
                  3) Koefisien Lantai Bangunan (KLB)                  
                  4) Tinggi maksimal lantai bangunan                  
                  5) Koefisien Dasar Bangunan (KDB)                   
                  6) Koefisien Daerah Hijau (KDH)                     
             7) Data Demografi                                        
                 Luas Wilayah                                        
                 Jumlah Penduduk                                     
                 Angka Kepadatan                                     
                 Laju Pertumbuhan Penduduk                           
             8) Data Sosial Dan Budaya                                
                 Agama                                               
                 Peranan Masyarakat                                  
                 Suku Bangsa                                         
             9) Data Ekonomi                                          
                 Mata Pencarian                                      
                 Tingkat Pendapatan                                  
                 Penghasilan setempat berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD)
                 Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah setempat.
                                                                      
    3) Kompilasi Data                                                 
       a) Pekerjaan kompilasi data adalah suatu tahap proses seleksi data, tabulasi dan
          pengelompokkan/ mensistematisasikan data sesuai dengan kebutuhan. Hasil
          yang diharapkan adalah tersusunnya Buku Kompilasi data yang disajikan
          secara sitematik dan siap untuk di analisis, dilengkapi dengan tabel,
          angka-angka, diagram dan peta.                              
       b) jenis data dan sistematikanya adalah sebagai berikut:       
           Aspek kebijaksanaan regional yang diduga berpengaruh pada 
            perkembangan rumah sakit.                                 
           Aspek fisik dasar                                         
           Aspek tata guna tanah yang secara umum dirinci menurut jenis-jenis
            penggunaan.                                               
           Aspek kependudukan                                        
           Aspek Sosial                                              
           Aspek perekonomian                                        
           Aspek Fasilitas Pelayanan                                 
           Aspek sumber daya alam antara lain: Aspek Fasilitas dan pelayanan dan
            prasarana.                                                
           Aspek administrasi/ pengelolaan                           
           Selain data kuantitatif (angka-angka) juga secara kualitatif mengenai
            kondisi eksisting, mengenai potensinya dan mengenai masalah yang
            dihadapi.                                                 
    4) Kegiatan Analisis                                              
       Merupakan penilaian terhadap berbagai keadaan yang dilakukan berdasarkan
       prinsip-prinsip pendekatan dan metode serta teknis analisis study yang dapat
       dipertanggung jawabkan baik secara ilmiah maupun secara praktis. Berhubung
       kegiatan analisis ini merupakan salah satu kunci keberhasilan penyusunan study,
       maka sebelum langkah kegiatan ini dimulai, hendaknya prinsip-prinsip pendekatan
       dan metode serta teknis analisis dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tim teknis.
       Dalam tahap analisis, hasil yang dihrapkan adalah:             
       a) analisis pada prinsipnya terdapat empat jenis penilaian umum yaitu:
           Analisis keadaan dasar adalah menilai kondisi pada saat sekarang
           Analisis kecenderungan perkembangan yaitu menilai kecenderungan masa
            lalu sampai sekarang dan kemungkinan di masa depan        
           Analisis sistem kebutuhan ruang yaitu menilai hubungan ketergantungan
            antara sub sistem atau antar fungsi dan pengaruhnya.      
           Analisis kemampuan pengelolaan, pengawasan dan personalia baik pada
            saat sekarang maupun diperlukan di masa depan             
       b) Hal-hal pokok yang dianalisis adalah:                       
           Perkiraan volume kegiatan                                 
           Analisis terhadap studi pengembangan RSUD ini akan bergantung pada
            perkiraan volume kegiatan pasien yang datang, untuk itu faktor-faktor
            penting seperti daya tampung pasien yang sesuai dengan kebutuhan ruang
            yang ada dalam perkembangan waktu beberapa tahun terakhir.
           Analisis kebutuhan ruang                                  
           Mengenai cara perhitungan kebutuhan ruang serta hasil perhitungan
            kebutuhan ruang.                                          
           Penilaian penggunaan ruang yang ada                       
           Analisis penilaian penggunaan yang ada dikawasan studi ini diperlukan
            untuk memberikan indikasi apakah kebutuhan fasilitas yang baru
            dikawasan ini harus dilakukan melalui:                    
                                                                     
              Pengaturan peruntukkan lahan Kembali                    
                                                                     
              Perluasan kawasan yang sudah ada                        
                                                                     
              Kedua-duanya                                            
           Analisis fisik kawasan studi dan sekitarnya, Melihat pengaruh kondisi fisik
            setempat maupun tata guna lahannya serta batas-batas area 
            pengembangan.                                             
           Analisis perekonomian                                     
    5) Kegiatan Penyusunan Rancangan Rencana                          
       Sebelum penyusunan laporan akhir, terlebih dahulu disusun suatu alternatif
       rancangan laporan akhir sebagai bahan bahasan dalam forum seminar. Rancangan
       laporan hasil akhir tersebut merupakan rumusan hasil study. Rancangan laporan
       akhir akan memuat:                                             
       a) Rumusan tujuan study pengembangan RSUD Tanjung Batu Kundur Kabupaten
          Karimun                                                     
       b) Rumusan kebijaksanaan dasar study mencakup:                 
           Persyaratan penempatan elemen-elemen                      
           Pemilihan areal pengembangan                              
           Analisis tapak pengembangan                               
           Rumusan kebijaksanaan dasar yang dijabarkan dalam bentuk rekomendasi
            dan konsep-konsep pengembangan meliputi:                  
             Konsep dan pengembangan objek study di masa depan yang  
              memberikan gambaran sketsa lokasi elemen-elemen primer. 
             Rekomendasi dan objek pengembangan khusus,merupakan konsep
              yang lebih mendalam baik teknis maupun programnya.      
    6) Penyusunan Laporan Akhir                                       
       a) Menyempurnakan rancangan laporan akhir sesuai dengan alternatif yang
          disarankan/ dirumuskan dalam seminar atau rapat konsultansi pemantapan di
          daerah.                                                     
Menyusun laporan akhir dalam bentuk buku laporan akhir study pengembangan rumah sakit
berisi uraian, keterangan, angka-angka, dan diagram yang kesemuanya lebih lengkap dari
rancangan laporan akhir.
Tenders also won by CV Medelline Arch
Authority
8 April 2019Pengadaan Alat Praktik Dan Peraga Siswa Smk Di Sumatera SelatanPemerintah Daerah Provinsi Sumatera SelatanRp 2,418,600,000
13 July 2025Pengadaan Jasa Konsultansi Konstruksi Perencanaan Pembangunan Lanjutan Pada Lapas Kelas III Pagar Alam - Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2025Kementerian Imigrasi dan PemasyarakatanRp 1,487,465,000
22 April 2019Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Dan Peraturan Zonasi Ibukota Kecamatan BelimbingKab. Muara EnimRp 1,100,000,000
21 January 2025Perencanaan Longsoran / Relokasi Wilayah 1Provinsi Sumatera SelatanRp 1,000,000,000
21 January 2025Perencanaan Longsoran / Relokasi Wilayah 2Provinsi Sumatera SelatanRp 1,000,000,000
14 January 2020Konsultasi Pengawasan Rehabilitasi Gedung Kantor Gubernur Prov. SumselProvinsi Sumatera SelatanRp 1,000,000,000
12 February 2023Review Ded Tanjung CaratProvinsi Sumatera SelatanRp 1,000,000,000
31 March 2023Perencanaan Rehab Gedung Teater JakartaProvinsi DKI JakartaRp 999,984,294
28 June 2019Penyusunan Sistem Informasi/Data Base JalanPemerintah Daerah Kabupaten Musi BanyuasinRp 960,000,000
24 March 2022Jasa Konsultansi Pengawasan Pembangunan Gedung Pengadilan Agama Pangkalan BalaiMahkamah AgungRp 935,000,000