| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0631682911741000 | Rp 4,655,791,337 | - | |
| 0852493717722000 | - | - | |
| 0943699207741000 | Rp 3,853,109,724 | 1. Tidak melampirkan Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang untuk peralatan Asphalt Mixing Plant; 2. Personil K3 yang ditawarkan tidak sesuai persyaratan | |
| 0316828128831000 | - | - | |
| 0903695112741000 | - | - | |
| 0026419705721000 | - | - | |
| 0014079198725000 | - | - | |
CV Balikpapan Jaya Mandiri | 08*2**1****29**0 | - | - |
| 0019269448721000 | - | - | |
| 0818070302721000 | - | - | |
| 0869150151722000 | - | - | |
| 0015292154721000 | - | - | |
| 0032051054721000 | - | - | |
Damanhuri Bersatu | 00*3**6****22**0 | - | - |
Sakti Bersaudara | 09*0**5****41**0 | - | - |
| 0025732363831000 | - | - | |
| 0026180463721000 | - | - | |
| 0027242619721000 | - | - | |
CV Bumi Etam Kreativindo | 08*1**5****21**0 | - | - |
CV Adi Prasasti | 07*7**9****21**0 | - | - |
| 0026300863728000 | - | - | |
Freaninditha Rezeky Utama | 09*9**2****21**0 | - | - |
| 0636961625728000 | - | - | |
| 0438821829831000 | - | - | |
| 0840971188721000 | - | - | |
| 0863824157831000 | - | - | |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - | - |
| 0031161318727000 | - | - | |
| 0718192479724000 | - | - | |
| 0744495235721000 | - | - | |
| 0833481450645000 | - | - | |
| 0939539706729000 | - | - | |
PT Rizky Mandiri Sejahtera | 0750962425721000 | - | - |
URAIAN PEKERJAAN - Metode penyedia jasa mengacu pada Spesifikasi Umum 2018 untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan dan Jembatan (Rev.2). - Melakukan MC0 yaitu mengecek lokasi kondisi yang sekarang, melakukan survey topografi ulang, melakukan perhitungan ulang volume dengan kondisi existing yang sekarang. - Melakukan rapat koordinasi dengan Instansi Terkait, seperti Kelurahan, Kecamatan, Dinas Perhubungan Dll. - Penentuan titik batas lokasi kerja Sta awal & Sta akhir. - Mobilisasi alat kerja, bahan material, dll. - Pembongkaran pagar dan drainase eksisting PDAM yang terkena pekerjaan jalan dengan Jack Hammer. - Bongkar drainase eksisting pada area crossing jalan dengan Jack Hammer. - Galian tanah dengan alat berat Excavator. - Lakukan pemancangan dengan alat pancang kepala babi/hammer drop (dinding penahan tanah) untuk area yang diindikasi akan terjadi longsor. - Lakukan survey topologi ulang untuk penentuan elevasi. - Pembesian sesuai dimensi lebar drainase & dimensi badan jalan. Baja Tulangan Polos-BjTP 280. - Pembentukan bekisting. - Pancang ulin 10x10x400 untuk dinding penahan tanah. - Pasang plastic cor. - Pasang pembesian drianase. - Pasang bekisting - Pengecoran drainase dengan readymix dengan mutu Fc’ 15 Mpa, sebelum pengecoran harus dilakukan uji slump beton & dicek mutu beton yang dipesan (uji slump minimal 70-10±2, jika mutu & uji slump tidak sesuai maka beton yang sudah dipesan harus dikembalikan atau tidak diterima). • Semen, pasir beton ex palu, batu kerikil 1 - 2 cm Ex. Palu dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan batching Plant. • Beton di bawa ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Truck Mixer Agitator lalu dituangkan ke fixed form. • Beton di tuangkan & dipadatkan, lalu gunakan vibrator untuk membuat beton padat agar beton tidak berongga - Untuk top lantai drainase sebaiknya tidak di cor secara full sebaiknya di sisakan 10 cm dikarenakan akan di pasang keramik difabel dengan ukuran 30 x30 & concentrate stamp. - Untuk pekerjaan concentrate stamp harus oleh pekerja yang ahli jika tidak hasilnya tidak akan memuaskan (dalam pekerjan ini sudah termasuk bahan Lithochrome, Antiquinq Color Hardener, Color Wax, Concrete Cure & Seal, Calbond). Adapun tahapan pekerjaan : • Pembersihan dan persiapan lantai kerja. • Pemasangan bekisting. Namun karna ini dilakukan diatas drainase maka untuk penutup drainase untuk tidak di tutup secara keseluruhan minimal di sisahkan 10 cm atau maksimal 12 cm dari ketebalan penutup drainase. • Pengecoran beton. Kasut & ratakan permukaan beton, pastikan terlebih dahulu beton yang sudah diratakan ditunggu setengah setting lalu tebar color hardener/pewarna berbentuk bubuk (Lithocrome, Antiguing Color Hardener) dan ratakan ke seluruh permukaan. Dengan ukuran 3 – 5 kg/m2. • Lakukan penaburan Release Agent/anti release, berfungi agar tidak saling menempel antara cetakan dengan permukaan beton. • Dilakukan stamp pada area beton yang diinginkan. Sebelum di stamp pastikan alat stampnya sudah di lapisi dengan powder semen. Namun harus dilakukan perlahan sehingga hasil cetakannya rapi dan memuaskan (Dari proses mulai Penaburan colour hardener sampai proses stamp BETON TIDAK BOLEH KERING & TIDAK JUGA TERLALU BASAH ) . ▪ Pembersihan dan aplikasi sealer. Setelah beton mengering lalu siram beton dengan air, sedikit beton dan sikat secara manual hingga permukaan beton bersih. ▪ Setelah di rasa beton bersih dan kering lanjutkan dengan pengaplikasian sealer/coating untuk melapisi dan dapat memunculkan efek pola serta warna yang terang. - Sebelum melakukan crossing & Galian Tanah untuk pelebaran Jalan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas PU, Dinas perhubungan, kecamatan, kelurahan, Dll. Dikarenakan akan menutup badan jalan serta pengalihan lalu lintas, maka dari itu harus lakukan Rapat Koodinasi agar bisa menentukan waktu yang pas untuk di lakukan pekerjaan crossing dan penentuan rekayasa lalu lintasnya. Rapat koordinasi dilakukan minimal 21 hari kalender sebelum penyedia jasa pekerjaan crossing dan galian tanah. - Galian tanah untuk di lakukan crossing drainase. - Ukur elevasi agar air bisa mengalir ke titik yang terendah. - Pemacangan ulin10x10x200. - Pemasangan Box culvert 100x100x120 mutu beton fc’ 35MPa dengan alat bantu sampai presisi, serta dilakukan grouting antar sambungan. - Timbunan dengan agregat kanan kiri serta dilakukan pemadatan dengan alat stemper/vibratory Roller. • Lapis pondasi bawah beton harus sudah padat, serta telah sesuai dan disetujui oleh konsultan supervisi, pengawas lapangan dan direksi/owner. • Pekerjaan pemasangan formwork plate, pengecatan anti karat untuk besi tulangan, expansion cap dipasang untuk dowel, dowel (Tul. Polos Ø25), baja tulangan Pokok/Begel/Struktur (Begel Tul. Polos Ø12 & Tul. Pokok polos Ø16), serta telah sesuai dan disetujui oleh konsultan supervisi, pengawas lapangan dan direksi/owner. • Semen, pasir beton ex palu, batu kerikil 1 - 2 cm Ex Palu dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan batching Plant. • Beton di bawa ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Truck Mixer Agitator Lalu dituangkan ke fixed form. • Beton dipadatkan secara merata pada tepi dan sepanjang acuan dengan menggunakan vibrator yang di masukan ke dalam beton. • Pembentukan dan perapihan dengan cara dikasut dengan alat bantu tukang. • Setelah halus Permukaan Beton dibuat bergaris dengan kedalaman 1 s/d 3 mm kearah melintang sebelum beton mengeras. • Penyedia jasa cutting untuk joint sealent dilaksanakan setelah 3 jam dan sebelum beton jalan berumur 14 jam sejak beton dituang difixed form. • Penyedia jasa curing beton dilakukan saat final setting (2-4 jam seteleh beton dituang) dengan metode penyiraman menggunakan curing compound sampai minimal 3 hari setelah beton dituang ke fixed form. - Galian tanah untuk pelebaran badan jalan. - Pelapisan agregat kelas B tebal & lebar penyesuaian, dalam pelapisan & pemadatan agregat harus di lakukan dengan alat Vibratory Roller sehingga dapat pemadatan secara maksimal. - Setelah dilakukan pemadatan langkah selanjutnya yaitu tes CBR dengan nilai maksimal perkerasan tanah - Tahap selanjutnya pelapisan plastik cor, pembesian, dan pengecoran dengan beton mutu Fc’ 35 Mpa. Sebelum pengecoran harus dilakukan uji slump beton & dicek mutu beton yang dipesan (uji slump minimal 70-10 ±2, jika mutu & uji slump tidak sesuai maka beton yang sudah dipesan harus dikembalikan atau tidak diterima). Pekerjaan ini sudah include bahan Plasticizer, Baja Tulangan Polos, Joint Sealent, Cat Anti Karat, Expansion Cap, Polyethene 125 mikron, Curing Compound, dan Formwork Plate) • Lapis pondasi bawah beton harus sudah padat, serta telah sesuai dan disetujui oleh konsultan supervisi, pengawas lapangan dan direksi/owner. • Pekerjaan pemasangan formwork plate, pengecatan anti karat untuk besi tulangan, expansion cap dipasang untuk dowel, dowel (Tul. Polos Ø25), baja tulangan Pokok/Begel/Struktur (Begel Tul. Polos Ø12 & Tul. Pokok Ø16 Polos), serta telah sesuai dan disetujui oleh konsultan supervisi, pengawas lapangan dan direksi/owner. • Semen, pasir beton ex palu, batu kerikil 1 - 2 cm Ex Palu dan air dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan batching Plant. • Beton di bawa ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Truck Mixer Agitator Lalu dituangkan kefixedform. • Beton dipadatkan secara merata pada tepi dan sepanjang acuan dengan menggunakan vibrator yang di masukan ke dalam beton. • Pembentukan dan perapihan dengan cara dikasut dengan alat bantu tukang. • Setelah halus, permukaan beton dibuat bergaris dengan kedalaman 1 s/d 3 mm kearah melintang sebelum beton mengeras. • Penyedia jasa cutting untuk joint sealent dilaksanakan setelah 3 jam dan sebelum beton jalan berumur 14 jam sejak beton dituang di fixed form. • Penyedia jasa curing beton dilakukan saat final setting (2-4 jam seteleh beton dituang) dengan metode penyiraman menggunakan curing compound sampai minimal 3 hari setelah beton dituang ke fixed form. - Jalan yang sudah dicor ditutup/tidak boleh dilewati sampai batas umur beton (minimal 14 hari kalender) sejak final setting. - Setelah umur beton dirasa sudah cukup baru di lakukan tahap selanjutnya. - Pemasangan kansteen trotoar, median, timbunan tanah untuk median. - Tahap selanjutnya pengaspalan, sebelum pengaspalan penyedia jasa wajib melakukan trial di lokasi. Agar dapat memperhitungkan durasi perjalanan dari AMP – ke lokasi kerja dan untuk mengetahui suhu aspal ketika sampai di lokasi kerja. Karena suhu aspal ini sangat berpengaruh dalam pemadatan, jika suhu di bawah 130°C aspal harus dikembalikan & jika dipaksakan aspal akan cepat terkelupas atau rusak. - Pengecatan kanstin median & trotoar. - Pembuatan marka jalan termoplastik berwarna putih berupa marka garis tepi pada sisi kanan dan kiri badan jalan dan tengah badan jalan marka putus- putus. - Penanaman pohon (bibit pohon dengan tinggi 2 m). - Tahap akhir yaitu pembersihan & perapian pekerjaan. - Analisis keselamatan Pekerjaan/Job Safety Analysis (JSA) Harus dilakukan terhadap setiap metode konstruksi/metode penyedia jasa pekerjaan, dan persyaratan teknis untuk mencegah terjadinya kegagalan kontruksi dan kecelakaan kerja. - Metode kerja harus disusun secara logis, realistis dan dapat dilaksanakan dengan menggunakan peralatan perkakas material dan konstruksi sementara, yang sesuai dengan kondisi lokasi/tanah/cuaca, dan dapat dikerjakan oleh pekerja dan operator terlatih. - Persyaratan teknis yang harus dipenuhi penyedia dalam menyusun dan menggunakan metode kerja dapat meliputi penggunaan alat utama dan alat bantu, perkakas, material dan konstruksi sementara urutan kerja sistematis, guna mempermudah pekerja dan operator bekerjan dan dapat melindungi pekerja, alat dan material dari bahaya dan resiko kegagalan kontruksi dan kecelakaan kerja. - Setiap metode kerja/konstruksi yang diusulkan penyedia, harus dianalisii keselamatan pekerjaan/Job Safety Analysist (JSA), Diuji efektivitas penyedia jasanya dan efisiensi biayanya. Jika semua factor kondisi lokasi/tanah/cuaca, alat, perkakas, material, urutan kerja dan komptesnis pekerja/operator telah ditinju dan dianalisis, serta dipastikan dapat menjamin keselamatan, kesehatan dan keamanan konstruksi dan pekerja/operator, maka metode kerja dapat disetujui, setelah dilengkapi dengan gambar dan prosedur kerja sistematis dan/atau mudah dipahami oleh pekerja/operator. - Setiap tahapan penyedia jasa konstruksi utama mempunyai potensi bahay tinggi harus dilengkapi dengan metode kerja yang didalamnya sudah mencakup analisisi keselamatn pekerjaan/ Job Safety Analisis (JSA). Misalnya untuk pekerjaan di ketinggian, tepi, tangga kerja, pagar pelindung tepi, serta alat pelindung diri (APD) yang sesuai antara lain helm dan sabuk keselamatan agar pekerja terlindung dari bahaya jatuh. Untuk pekerjaan saluran galian tanah berpasir yang mudah longsor dengan kedalaman 1,5meter atau lebih, mutlak harus menggunakan turap dan tangga akses bagi pekerja untuk naik/turun. Setiap metode kerja harus analisis dan perhitungan yang diperlakukan berdasarkan data teknis yang dapat dipertanggung jawab kan, baik dari standar yang berlaku, atau melalui penyelidikan teknis dan analisis laboratorium maupun pendapat ahli terkait yang independen.