| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0631682911741000 | Rp 6,076,390,198 | - | |
| 0021341128721000 | Rp 5,008,726,886 | 1.Pekerjaan yang dicantumkan di dalam Surat Perjanjian Sewa Excavator bukan paket pekerjaan ini. Nama pekerjaan yang dicantumkan yaitu Peningkatan Jalan dan Pembuatan Turap Jalan Padat Karya KM 8,5 Kel. Graha Indah 3. tidak melampirkan Sertifikat Manajemen Mutu, Sertifikat Manajemen Lingkungan, serta Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja | |
| 0317190635024000 | Rp 5,761,878,515 | tidak melampirkan Sertifikat Manajemen Mutu, Sertifikat Manajemen Lingkungan, serta Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja | |
| 0531061596721000 | Rp 4,706,090,751 | 1. Tidak melampirkan sertifikat uji sesuai persyaratan; 2.Pakta Komitmen Keselamatan Konstruksi yang dilampirkan tidak sesuai Dokumen Pemilihan 3. tidak melampirkan Memiliki Sertifikat Manajemen Mutu, Sertifikat Manajemen Lingkungan, serta Sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja | |
| 0738335397831000 | - | - | |
Freaninditha Rezeky Utama | 09*9**2****21**0 | - | - |
| 0027562685728000 | - | - | |
CV Makmur Jaya | 07*3**0****25**0 | - | - |
| 0744495235721000 | - | - | |
| 0724274667722000 | - | - | |
| 0026321620706000 | - | - | |
| 0436704043721000 | - | - | |
PT Kartika Belantik Utara | 06*9**3****21**0 | - | - |
| 0753591049721000 | - | - | |
CV Gemilangtigasekawan | 04*5**0****28**0 | - | - |
| 0033047994801000 | - | - | |
| 0864143458721000 | - | - | |
| 0012337242617000 | - | - | |
| 0031883705721000 | - | - | |
| 0852493717722000 | - | - | |
| 0023836067801000 | - | - | |
| 0722196375724000 | - | - | |
| 0427470554722000 | - | - | |
| 0600494686721000 | - | - | |
| 0947958633741000 | - | - | |
| 0011489523721000 | - | - | |
| 0026419705721000 | - | - | |
CV Romansa | 05*6**6****65**0 | - | - |
CV Prima Andalan | 0028188456724000 | - | - |
| 0652135138741000 | - | - | |
Muhammad Tsabit Perkasa | 09*3**0****21**0 | - | - |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - | - |
| 0665993705831000 | - | - | |
CV Keramik Jaya | 0014104731803000 | - | - |
| 0818070302721000 | - | - | |
| 0031354095806000 | - | - | |
| 0700742489609000 | - | - | |
| 0730245552721000 | - | - | |
| 0029738143721000 | - | - | |
| 0538112533728000 | - | - | |
| 0950516609721000 | - | - | |
| 0412827461722000 | - | - |
- Melakukan MC0 yaitu mengecek lokasi kondisi yang sekarang, melakukan
survey topografi ulang, melakukan perhitungan ulang volume dengan kondisi
existing yang sekarang.
- Melakukan rapat koordinasi dengan Instansi Terkait, seperti Kelurahan,
Kecamatan, DiSHUB Dll.
- Marking dan Stake Out Penentuan titik batas lokasi kerja Sta awal & Sta akhir.
- Metode pelaksanaan mengacu pada Spesifikasi Umum 2018 untuk Pekerjaan
Konstruksi Jalan dan Jembatan ( Rev.2 )
- Mobilisasi alat kerja, bahan material, dll.
- Pekerjaan Perbaikan Lereng
1. Bongkar Bangunan yang terkena pekerjaan pada area Longsoran dengan
Jack Hammer dan Galian tanah dengan alat berat Excavator.
2. Pekerjaan Bore Pile Pekerjaan Bore Pile Bore Pile, Diameter 40 cm
Kedalaman 8 M’ beton mutu Fc’ 31,2 Mpa, Baja Tulangan Polos - BJTP -
280. Tulangan Sirip BjTS 280 : Urutan Pekerjaan Bore Pile yaitu Pekerjaan
Boring, Pembesian dan Memasukan Tulangan kedalam Lubang Bore Pile,
Pengecoran lubang bore pile dengan tremi dan Casing.
3. Pekerjaan Galian Tanah, untuk pekerjaan kawat bronjong dan pasangan
batu gunung
4. Pemasangan Geotextile Non woven sebagai filter di bawah pekerjaan kawat
bronjong dan pasangan batu gunung
5. Pekerjaan kawat bronjong galvanis dan pasangan batu gunung.
6. Pemasangan Geomembran yang memproteksi Pada Badan jalan dan
Drainase dari rembesan aliran air permukaan dan aliran bawah
7. Pekerjaan Drainase UDitch 50x7,5x60 cm
8. Pekerjaan Balok Capping Beam 500x500
9. Pekerjaan Pasangan Batu Gunung untuk pagar pembatas
- Pekerjaan Perbaikan Jalan :
1. Galian Tanah pada area zona jalan yang akan diperbaiki,
2. Pemasangan Geotextile Woven GW-250 mgr/m2 dengan metode
pengurugan tanah perlayer yang berfungsi sebagai separasi dan perkuatan
lereng
3. Pelapisan agregat klas A dan B tebal & lebar penyesuaian, dalam pelapisan
& pemadatan agregat harus di lakukan dengan alat Vibratory Roller
sehingga dapat pemadatan secara maksimal.
4. Setelah dilakukan pemadatan langkah selanjutnya yaitu tes CBR dengan
nilai maksimal perkerasan tanah
5. Tahap selanjutnya pengaspalan, sebelum pengaspalan pelaksana wajib
melakukan trial dilokasi. Agar bisa memperhitungkan durasi perjalanan dari
AMP – kelokasi kerja, untuk mengetahui suhu aspal ketika sampai dilokasi
kerja. Karena suhu aspal ini sangat berpengaruh dalam pemadatan, jika
suhu di bawah 130 derajat aspal harus di kembalikan & jika di paksakan
aspal akan cepat terkelupas atau rusak
- Pekerjaan Drainase :
1. Galian tanah untuk pekerjaan untuk Selokan Drainase dan Saluran Air
2. Pekerjaan Bekisting sesuai dimensi drainase Gorong-gorong persegi Beton
Bertulang, ukuran dalam 50 cm x 50 cm Saluran U Beton Bertulang ukuran
dalam 50x50x120 cm, Gorong-gorong persegi Beton Bertulang, ukuran
dalam 100 cm x 120 cm, Saluran U Beton Bertulang, ukuran dalam
100x120x120 cm
3. Pembesian sesuai dimensi lebar drainase & dimensi badan jalan. Baja
Tulangan Polos-BjTP 280 Sirip BjTS 280
4. Pengecoran drainase dengan readymix dengan mutu Fc 30 Mpa, sebelum
pengecoran harus dilakukan uji slum beton & dicek mutu beton yang di order
( uji slum minimal 10 ±2, jika mutu & uji slum tidak sesuai maka beton yang
sudah di order harus dikembalikan atau tidak di terima).
Semen, pasir beton ex palu, batu kerikil 1 - 2 cm Ex Palu dan air
dicampur dan diaduk menjadi beton dengan menggunakan batching
Plant.
Beton di bawa ke lokasi pekerjaan dengan menggunakan Truck Mixer
Agitator Lalu dituangkan kefixedform.
Beton di tuangkan & dipadatkan, lalu gunakan vibrator untuk membuat
beton padat agar beton tidak berongga
5. Pekerjan saluran U Ditch 50x7,5x60 cm Pre Cast
6. Pada pekerjaan crossing & Galian Tanah untuk pelebaran Jalan sebaiknya
di koordinasikan kepada instansi terkait, seperti Dinas PU, Dishub,
kecamatan, kelurahan, Dll. Dikarenakan akan menutup badan jalan serta
pengalihan lalu lintas, maka dari itu harus lakukan Rapat Koodinasi agar bisa
menentukan waktu yang pas untuk di lakukan pekerjaan crossing.
7. Jalan yang sudah dicor ditutup/tidak boleh dilewati sampai batas umur
maksimal beton ( 21 hari kalender )
8. Setelah umur beton dirasa sudah cukup baru di lakukan tahap selanjutnya
9. Tahap akhir yaitu pembersihan & perapian pekerjaan.
- Analisis keselamatan Pekerjaan/JobSafety Analysis ( JSA ) Harus dilakukan
terhadap setiap metode konstruksi/metode pelaksanaan pekerjaan, dan
persyaratan teknis untuk mencegah terjadinya kegagalan kontruksi dan
kecelakaan kerja.
- Metode kerja harus disusun secara logis, realistis dan dapat dilaksanakan
dengan menggunakan peralatan perkakas material dan konstruksi sementara,
yang sesuai dengan kondisi lokasi/tanah/cuaca, dan dapat dikerjakan oleh
pekerja dan operator terlatih.
- Persyaratan teknis yang harus dipenuhi penyedia dalam menyusun dan
menggunakan metode kerja dapat meliputi penggunaan alat utama dan alat
bantu, perkakas, material dan konstruksi sementara urutan kerja sistematis,
guna mempermudah pekerja dan operator bekerjan dan dapat melindungi
pekerja, alat dan material dari bahaya dan resiko kegagalan kontruksi dan
kecelakaan kerja..
- Setiap metode kerja/konstruksi yang diusulkan penyedia, harus dianalisii
keselamatan pekerjaan/Job Safety Analysist ( JSA ), Diuji efektivitas
pelaksanaannya dan efisiensi biayanya. Jika semua factor kondisi
lokasi/tanah/cuaca, alat, perkakas, material, urutan kerja dan komptesnis
pekerja/operator telah ditinju dan dianalisis, serta dipastikan dapat menjamin
keselamatan, kesehatan dan keamanan konstruksi dan pekerja/operator, maka
metode kerja dapat disetujui, setelah dilengkapi dengan gambar dan prosedur
kerja sistematis dan/atau mudah dipahami oleh pekerja/operator.
- Setiap tahapan pelaksanaan konstruksi utama mempunyai potensi bahaya
tinggi harus dilengkapi dengan metode kerja yang didalamnya sudah mencakup
analisisi keselamatn pekerjaan/ Job Safety Analisis ( JSA ). Misalnya untuk
pekerjaan di ketinggian, tepi, tangga kerja, pagar pelindung tepi, serta alat
pelindung diri ( APD ) yang sesuai antara lain helm dan sabuk keselamatan
agar pekerja terlindung dari bahaya jatuh. Untuk pekerjaan saluran galian tanah
berpasir yang mudah longsor dengan kedalaman 1,5 meter atau lebih, mutlak
harus menggunakan turap dan tangga akses bagi pekerja untuk naik/turun.