URAIAN SINGKAT PEKERJAAN KAJIAN
ANALISIS EKONOMI MAKRO DAN FISKAL
1. Maksud dan Maksud dari pekerjaan Analisis Ekonomi Makro dan Analisis
Tujuan
Fiskal Kabupaten Bantul adalah untuk menyediakan data
hasil analisis ekonomi makro dan fiskal di Kabupaten Bantul
untuk penyusunan perencanaan pembangunan.
Tujuan
1. Mengetahui dan menganalisis kondisi ekonomi daerah
tahun 2024 mencakup makro ekonomi (analisis PDRB,
laju pertumbuhan ekonomi, inflasi, investasi dengan
ICOR/Incremental Capital Output Ratio, pengangguran,
kemiskinan dan ketimpangan wilayah dengan Indeks
Williamson, Indeks Gini);
2. Menganalisis angka perkiraan kondisi ekonomi tahun 2025
mencakup makro ekonomi (analisis PDRB, laju
pertumbuhan ekonomi, inflasi, ICOR/Incremental Capital
Output Ratio, pengangguran, kemiskinan dan Indeks
Williamson, Indeks Gini);
3. Mengetahui angka proyeksi indikator ekonomi makro tahun
2026 dengan memperhatikan proyeksi tingkat regional.
4. Menganalisis efektivitas kebijakan fiskal daerah Tahun
2024 melalui Rasio Penerimaan Pajak, Rasio Efektivitas
PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah, Rasio Belanja
Modal, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio Kemandirian
Keuangan Daerah.
5. Mengetahui proyeksi persentase efektivitas kebijakan fiskal
daerah Tahun 2026 melalui Rasio Penerimaan Pajak,
Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah,
Rasio Belanja Modal, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio
Kemandirian Keuangan Daerah.
2. Sasaran Diperolehnya Analisis Ekonomi Makro dan Fiskal Kabupaten
Bantul untuk perencanaan tahun 2026.
3. Lokasi Kegiatan
Lokasi kegiatan Kabupaten Bantul.
4. Sumber
Rp70.000.000 (tujuh puluh juta rupiah).
Pendanaan
Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD
Kabupaten Bantul Tahun Anggaran 2025 pada Dokumen
Pelaksanaan Anggaran (DPA) Badan Perencanaan
Pembangunan Daerah.
Ruang Lingkup
5. Lingkup
1. Menganalisis kondisi ekonomi tahun 2024, yang
Pekerjaan
mencakup makro ekonomi, yaitu :
• PDRB (analisis LQ, Shif Share, dan Tipologi Klasen);
• laju pertumbuhan ekonomi ;
• inflasi;
• Tingkat investasi (ICOR/Incremental Capital Output
Ratio);
• Kemiskinan;
• Pengangguran;
• Ketimpangan Pendapatan dan Ketimpangan Wilayah
(Indeks Williamson dan Indeks Gini).
2. Menyediakan angka perkiraan indikator ekonomi makro
Kabupaten Bantul 2025 dan analisis asumsi yang
digunakan:
• PDRB;
• laju pertumbuhan ekonomi;
• inflasi;
• Tingkat investasi (ICOR/Incremental Capital Output
Ratio);
• Kemiskinan;
• Pengangguran;
• Ketimpangan Pendapatan dan Ketimpangan Wilayah
(Indeks Williamson dan Indeks Gini).
3. Menganalisis nilai proyeksi makro ekonomi Kabupaten
Bantul Tahun 2026;
4. Menganalisis efektivitas kebijakan fiskal Kabupaten
Bantul Tahun 2024 melalui Rasio Penerimaan Pajak,
Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah,
Rasio Belanja Modal, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio
Kemandirian Keuangan Daerah;
5. Memproyeksikan kebijakan fiskal yang dapat ditempuh
pada tahun 2026 menggunakan Rasio Penerimaan Pajak,
Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi Keuangan Daerah,
Rasio Belanja Modal, Rasio Pertumbuhan, dan Rasio
Kemandirian Keuangan Daerah.
6. Keluaran
1. Hasil analisis kondisi ekonomi Kabupaten Bantul tahun
2024, yang mencakup makro ekonomi;
2. Hasil analisis perkiraan angka indikator ekonomi
Kabupaten Bantul tahun 2025, yang mencakup indikator
ekonomi makro;
3. Hasil analisis perbandingan nilai proyeksi dan target
makro ekonomi DIY tahun 2026;
4. Hasil analisis angka proyeksi kontribusi PDRB Kabupaten
/Kota terhadap PDRB DIY dan pertumbuhannya tahun
2026;
5. Hasil analisis efektivitas kebijakan fiskal Kabupaten Bantul
Tahun 2024;
6. Hasil analisis proyeksi kebijakan fiskal yang dapat
ditempuh tahun 2026;