LINGKUP PEKERJAAN.
Ruang lingkup pekerjaan Perencanaan Teknis Perencanaan Perencanaan
Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan), dengan uraian pelaksanaan pekerjaan
sebagai berikut:
a) Persiapan
Persiapan meliputi persiapan peralatan survei, persiapan personil,
koordinasi / diskusi / presentasi dengan pengguna jasa dan survei orientasi
/ pengenalan lapangan.
b) Tahapan Survey Lapangan
Kegiatan survey lapangan dimaksudkan untuk pengumpulan data sekunder
dan data primer yang mencakup data existing bangunan itu sendiri baik
secara dimensi, kuantitas, tata letak, dan lainnya
c) Menyusun Rencana Dana Analisis
Kegiatan ini mencakup penyusunan dan analisa struktur termasuk rencana
keperuntukan nantinya
d) Menyusunan Rencana Detail Rancangan Bangunan
Pada bagian ini mencakup tahapan pekerjaan yang mencakup Perencanaan
Perencanaan Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan) yang akan dibangun
meliputi beberapa tahapan pekerjaan yang antara lain :
Penyusunan perancangan, yang meliputi ;
▪ Rancangan Kawasan (LayOut), termasuk Blok Plan.
▪ Rancangan Arsitektur
▪ Rancangan penggunaan struktur dan analisa perhitungan.
▪ Rancangan Jaringan lingkungan (Landscaping).
▪ Dan rancangan detail lainnya.
METODOLOGI
Metodologi pelaksanaan layanan jasa konsultansi Perencanaan Perencanaan
Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan) ini merupakan kerangka dasar
dalam penyusunan program kerja secara terperinci khususnya dalam teknis
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Teknis Rehabilitasi Tribun Stadion
Swakarya yang didasarkan atas pendekatan umum, teknis, administrasi dan
pendekatan profesional sehingga tujuan dan sasaran pekerjaan perencanaan
dapat tercapai secara maksimal dan memuaskan.
1. Pendekatan Umum
Pendekatan umum yaitu merupakan proses koordinasi dengan instansi atau
lembaga terkait di semua tingkatan, dengan maksud agar implementasi dan
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Perencanaan Teknis Pembuatan Gor
Basket (lanjutan) di lapangan dapat berjalan lancar tanpa ada hambatan dan
kesalahpahaman yang diakibatkan kurangnya koordinasi, informasi dan
komunikasi dari pihak-pihak yang terkait. Sebelum pekerjaan Perencanaan
Perencanaan Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan) dilaksanakan, perlu
adanya koordinasi dan pemberian informasi baik secara formal maupun
informal, khususnya perlu ditekankan kepada personil-personil yang akan
melakukan perencanaan.
2. Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis ini menunjukkan pengetahuan, pemahaman dan
penguasaan materi oleh konsultan mengenai aspek teknis yang terkait dengan
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Perencanaan Teknis Pembuatan Gor
Basket (lanjutan) di, Kabupaten Barito Utara.
Jadi ukuran dasar dari keberhasilan pelaksanaan pekerjaan antara lain adalah
menyangkut ketelitian dan keakuratan data hasil Perencanaan Perencanaan
Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan), sehingga nantinya rekomendasi
penanganan suatu bangunan dapat sesuai dengan kondisi bangunan tersebut.
3. Pendekatan Administrasi
Pendekatan administrasi disini adalah merupakan catatan mengenai jalannya
pelaksanaan pekerjaan Perencanaan Perencanaan Teknis Pembuatan Gor
Basket (lanjutan) yang meliputi administrasi teknik dan pelaporan.
Pendekatan administrasi yaitu merupakan penerapan prinsip
keadministrasian, seperti sistim pelaporan yang jelas dan berjenjang serta
menggunakan format-format standart yang sudah ada dan sudah biasa dipakai
di lingkungan Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Bidang
Cipta Karya Dinas PUPR Kab. Barito Utara, atau format-format sederhana
namun informatif sehingga mudah dimengerti oleh para pelaksana di
lapangan maupun penerima laporan dan sebagainya.
4. Pendekatan Professional
Pendekatan professional merupakan pendekatan dari fungsi Perencanaan
Perencanaan Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan) itu sendiri, yaitu antara
lain adalah pengendalian pelaksanaan kegiatan Perencanaan Perencanaan
Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan), yang bertujuan agar pekerjaan dapat
dilaksanakan secara cepat, tepat, praktis, efektif dan efisien sehingga sasaran,
target dan keberhasilan pekerjaan benar-benar dapat tercapai, selanjutnya
pembentukan dan pengaturan organisasi dan tata kerja personil untuk
pelaksanaan di Kabupaten Barito Utara, seperti program kerja, jumlah personil
dan jadwal waktu mobilisasi dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaan
Perencanaan Perencanaan Teknis Pembuatan Gor Basket (lanjutan) ini
konsultan harus mengacu Norma, Standar, Pedoman, Manual, Petunjuk
Teknis dan Peraturan yang digunakan/dikeluarkan di lingkungan Ditjen
Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Bidang Cipta Karya Dinas
PUPR Kab.
Barito Utara, yang relevan dengan item–item pekerjaan yang sesuai dan dapat
diaplikasikan dalam kegiatan perencanaan.