URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Kajian integrasi sistem tata kelola pajak daerah dan retribusi daerah memiliki
peran penting dalam mewujudkan pengelolaan pendapatan daerah yang lebih efisien,
akurat, dan transparan. Dengan adanya integrasi, berbagai sistem yang sebelumnya
berjalan terpisah dapat dipadukan dalam satu platform terpadu, sehingga alur kerja
antarbidang menjadi lebih sederhana dan saling terhubung. Hal ini tidak hanya
mengurangi duplikasi data dan biaya pemeliharaan sistem, tetapi juga mempercepat
proses pelayanan kepada wajib pajak.
Dari sisi kualitas data, integrasi memungkinkan terwujudnya basis data tunggal
yang akurat, konsisten, dan mudah diakses oleh seluruh unit terkait. Akurasi ini
berimplikasi langsung pada peningkatan keandalan laporan keuangan, pelaporan
kinerja, serta analisis potensi pajak dan retribusi secara real-time. Selain itu, sistem
yang terintegrasi mempermudah pengawasan dan pengendalian, sehingga potensi
kebocoran penerimaan dapat diminimalkan melalui deteksi dini dan monitoring
berkelanjutan.
Bagi wajib pajak, integrasi sistem menghadirkan kemudahan dalam proses
pendaftaran, pembayaran, dan pelaporan. Akses layanan secara online dan
keterhubungan dengan sistem perbankan mempercepat transaksi serta
meningkatkan transparansi. Hal ini diharapkan mendorong kepatuhan wajib pajak dan
mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah.
Lebih jauh, kajian ini mendukung upaya transformasi digital pemerintah daerah
sejalan dengan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Satu
Data Indonesia. Implementasi integrasi sistem akan memperkuat citra pemerintah
daerah yang modern, responsif, dan profesional dalam mengelola pajak daerah dan
retribusi daerah.
TUJUAN
Adapun tujuan disusunnya kajian ini diharapkan dapat menjadi landasan awal untuk
mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai kebutuhan dan kelayakan
implementasi SSO pada aplikasi pajak daerah dan retribusi daerah di Kota Bekasi,
serta menghasilkan rekomendasi strategis dan rencana implementasi yang
terstruktur.
Tujuan utama dari kajian ini adalah mewujudkan satu “rumah digital” Bapenda Kota
Bekasi—yakni sebuah ekosistem digital yang menyatukan seluruh sistem, data, dan
layanan sehingga dapat;
1. Mengidentifikasi dan memetakan aplikasi-aplikasi milik Bapenda Kota Bekasi
yang relevan untuk diintegrasikan dengan SSO.
2. Menganalisis kebutuhan pengguna (user requirement), termasuk jenis data,
alur kerja, serta kebutuhan layanan internal dan eksternal;
3. Merancang solusi integrasi yang optimal, mencakup arsitektur sistem,
interoperabilitas basis data, standar keamanan informasi, dan protokol
autentikasi tunggal (SSO);
4. Mengevaluasi berbagai solusi dan teknologi SSO yang tersedia serta
merekomendasikan solusi yang paling sesuai digunakan pada sistem pajak
daerah Kota Bekasi.
5. Menyusun roadmap implementasi termasuk asitektur teknis SSO yang
diusulkan, diantaranya tahapan pembangunan, pengujian, integrasi atau
migrasi data, pelatihan SDM, perkiraan biaya dan strategi manajemen
perubahan.
6. Merumuskan rekomendasi kebijakan dan prosedur operasional terkait
pengelolaan SSO
Sedangkan lingkup tugas pekerjaan, meliputi :
1. Hasil pengumpulan data untuk mengidentifikasi kebutuhan fungsional dan non-
fungsional SSO
2. Evaluasi berbagai solusi SSO berdasarkan kriteria teknis, keamanan, biaya, dan
kemudahan integrasi
3. Analisis risiko dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam implementasi SSO;
4. Analisis dampak implementasi SSO terhadap sistem yang ada dan proses bisnis