| 0751993205328000 | Rp 4,289,688,649 | |
CV Seggay Group | 0733114813311000 | - |
| 0810481879311000 | - | |
| 0745500538328000 | - | |
| 0023521131311000 | - | |
| 0720306430327000 | - | |
| 0660477910311000 | - | |
| 0019433028311000 | - | |
| 0815342316914000 | - | |
| 0027609650322000 | - | |
| 0824761092311000 | - | |
| 0815246483328000 | - | |
| 0015274095327000 | - | |
PT Yura Mitra Mandiri | 09*8**2****07**0 | - |
Ahli Dunia | 09*1**1****04**0 | - |
| 0015273832311000 | - | |
| 0210199626623000 | - |
PEMERINTAH KOTA BENGKULU
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
Jl. Soeprapto Dalam Simpang Empat Betungan Kota BENGKULU Telp. (0736) - 5611073
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN
Pekerjan Rehab/ Pembangunan Gedung Polda Bengkulu
BIDANG CIPTA KARYA
TAHUN ANGGARAN
2023
Hal. 1
1.1. LATAR BELAKANG
1. Kegiatan yang akan dilaksanakan adalah merupakan bagian lingkup Satuan Kerja
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu.
2. Pemegang mata anggaran kegiatan adalah Pengguna Anggaran Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang Kota Bengkulu.
3. Surat Keputusan Walikota Bengkulu Nomor : 299 Tanggal 30 Desember 2022
tentang Penunjukan pejabat sebagai pengguna barang pada Dinas Pekerjaan umum
dan penataan ruang kota Bengkulu Tahun Anggaran 2023.
1. 2. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Kerangka Acuan Kerja (KAK)/ Pengarahan Penugasan ini dimaksud sebagai
petunjuk bagi Penyedia Jasa Konsultansi Perencanaan, untuk dapat memahami
tujuan dari penguna jasa konsultan yang memuat masukan, kriteria, proses dan
keluaran yang harus dipenuhi dan diperhatikan serta Setiap bangunan gedung
Negara harus diujudkan dengan sebaik-baiknya sehingga mampu memenuhi
secara optimal fungsi bangunannya, andal, ramah lingkungan dan dapat sebagai
teladan bagi lingkungannya, serta berkontribusi positif bagi perkembangan
arsitektur diIndonesia.
2. Setiap bangunan gedung negara harus direncanakan, dirancang dengan sebaik –
baiknya, sehingga dapat memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak dari segi
mutu, biaya dan Kriteria administrasi bagi bangunan gedung negara.
3. Pemberi jasa perencanaan untuk bangunan Negara perlu diarahkan secara baik dan
menyeluruh, sehingga mampu menghasilkan karya perencanaan teknis bangunan
yang memadai dan layak diterima menurut kaidah, norma serta tata laku
profesional.
4. Kerangka Acuan Kerja (KAK) untuk pekerjaan perencanaan perlu disiapkan
secara matang sehingga memang mampu mendorong perwujudan karya
perencanaan yang sesuai dengan kepentingan kegiatan.
5. Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi konsultan perencana
yang memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi
dan diperhatikan serta diinterprestasikan ke dalam pelaksanaan tugas perencanaan.
Hal. 2
Dengan penugasan ini diharapkan konsultan perencana dapat melaksanakan
tanggungjawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang memadai sesuai
KAK ini.
1.3. TARGET/ SASARAN
Sasaran dari Pembangunan ini adalah: Pembangunan Rehab/ Pembangunan Gedung Polda
Bengkulu Terjadinya proses konstruksi dan pelaksanaan konstruksi secara
berkualitas, tepat waktu, dalam batas biaya yang tersedia, serta diselenggarakan
secara tertib administrasi dan teknis.
1. Sasaran utama dari pekerjaan ini adalah membantu Pemerintah Kota Bengkulu yang
dalam hal ini adalah Satuan Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota
Bengkulu dalam perencanaan terhadap pekerjaaan Rehab/ Pembangunan Gedung
Polda Bengkulu. Agar dalam pelaksanaannya dapat memenuhi persyaratan mutu dan
kualitas pembangunan
Dengan adanya pekerjaan ini diharapkan adanya hasil perencanaan teknis yang baik
agar dapat diaplikasikan dengan baik dan tepat guna sehingga mendukung tercapainya
pelaksanaan fisik yang tepat waktu, konstruksi yang baik dan dapat di
pertanggungjawabkan serta dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Bengkulu
khususnya masyarakat sekitar lokasi.
1.4. NAMA ORGANISASI PENGADAAN BARANG/JASA
Nama organisasi yang menyelenggarakan/ melaksanakan pengadaan jasa konstruksi
adalah:
Organisasi Perangkat Daerah : Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota
Bengkulu
Bidang / Seksi : Cipta Karya / Penataan Bangunan dan Lingkungan
Pengguna Anggaran : Kepala Dinas PUPR Kota Bengkulu
Hal. 3
1.5. SUMBER DANA DAN PERKIRAAN BIAYA
Sumber dana yang diperlukan untuk membiayai pengadaan jasa konstruksi: Pekerjan
Rehab/ Pembangunan Gedung Polda Bengkulu TAHUN ANGGARAN 2023 ini adalah
APBD Kota Bengkulu tahun anggaran 2023. hasil Harga Perhitungan Sendiri (HPS)
Dengan PAGU Anggaran yang tersedia adalah Rp. 4.600.000.000,- (Empat Milyar
Enam Ratus Juta Rupiah).
1.6. RUANG LINGKUP, LOKASI PEKERJAAN DAN FASILITAS PENUNJANG
Ruang lingkup pekerjaan/ batasan lingkup pengadaan jasa konstruksi PEKERJAN
REHAB/ PEMBANGUNAN GEDUNG POLDA BENGKULU TAHUN ANGGARAN
2023 ini adalah sebagai berikut :
PEKERJAAN PERSIAPAN
PEKERJAAN INTERIOR LANTAI 2
LANTAI 2
I. PEKERJAAN DINDING MULTIPLEK + RANGKA FINISH HPL
II. PEKERJAAN BACKDROP HPL + MULTIPLEK
III. PEKERJAAN LEMARI CRADENZA HPL + MULTIPLEK
IV. PEKERJAAN COVER HPL + RANGKA + MULTIPLEK
V. PEKERJAAN PINTU HPL + RANGKA + MULTIPLEK
VI. PEKERJAAN KUNCI dan ACCESSORIES
VII. PEKERJAAN RANGKA PLAFOND
VIII. PEKERJAAN PASANGAN GYPSUM BOARD PLAFOND
IX. PEKERJAAN PENGECATAN PLAFOND
X. PEKERJAAN LAMPU + ACCESSORIES
XI. PEKERJAAN KAMAR MANDI dan TOILET
Lokasi pekerjaan berlokasi di Kota Bengkulu
1.7. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Jangka waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan/ pengadaan jasa konstruksi
PEKERJAN PEMBANGUNAN REHAB/ PEMBANGUNAN GEDUNG POLDA
Hal. 4
BENGKULU. ini sampai selesai 100% (Seratus Persen) dengan waktu pelaksanaan
selambatnya selama 140 (Seratus Empat Puluh) hari kalender.
1.8. KELUARAN/PRODUK YANG DIHASILKAN
Keluaran yang diperlukan dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi adalah terlaksananya
pekerjaan Pembangunan Fisik Rehab/ Pembangunan Gedung Polda Bengkulu sesuai dengan
peruntuknya.
Hal. 5
SPESIFIKASI TEKNIS
BAB I
BAHAN KONSTRUKSI BANGUNAN
SPESIFIKASI BAHAN BANGUNAN KONSTRUKSI
I. Umum
Persyaratan bahan dan pelaksanaannya harus sesuai dengan gambar-gambar rencana.
Secara umum spesifikasi bahan-bahan konstruksi dalam pekerjaan ini adalah sebagai
berikut:
1. DINDING MULTIPLEK + RANGKA FINISH HPL.
Dinding multiplek + Rangka finish HPL dipergunakan pada R. Rapat/ R. Vicon,
R. Kapolda, R. Istirahat kapolda, R. Koorspripim, R. Wakapolda, dan R.
Tunggu.
Dinding Multiplek + Rangka finish HPL yang digunakan memenuhi Standart
Nasional Indonesia (SNI).Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lebar HPL tersedia mulai dari 0.7 mm s/d 1.5mm dengan panjang dan lebarnya
sekitar 244 cm dan 122cm.
Multiplek 15mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 9mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lem Kuning Nilai TKDN 0%
Paku Tembak F30 Nilai TKDN 0%
Lem Kayu Merk FOX Nilai TKDN 0%
Sekrup 1,5" Merek Lion Nilai TKDN 28.68%
Kertas Gosok 80 Nilai TKDN 34.99%
Kertas Gosok 100 Nilai TKDN34.99%
Isolasi Kertas Nilai TKDN56.01%
Mata Router Nilai TKDN 0%
HPL yang digunakan adalah merk Taco Nilai TKDN 28.66%
Hal. 6
2. BACKDROP HPL + MULTIPLEK
backdrop HPL + Multiplek dipergunakan pada R. Kapolda, R. Istirahat, R.
Wakapolda, R. Istirahat Kapolda, R. Rapat Kapolda, Resepsionis.
Backdrop HPL + Multiplek yang digunakan memenuhi Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Lebar HPL tersedia mulai dari 0.8mm s/d 1.5mm dengan panjang dan lebarnya
sekitar 244 cm dan 122cm.
Multiplek 15mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 9mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lem Kuning Nilai TKDN 0%
Paku Tembak F30 Nilai TKDN 0%
Lem Kayu Merk FOX Nilai TKDN 0%
Sekrup 1,5" Merek Lion Nilai TKDN 28.68%
Kertas Gosok 80 Nilai TKDN 34.99%
Kertas Gosok 100 Nilai TKDN34.99%
Isolasi Kertas Nilai TKDN 56.01%
Mata Router Nilai TKDN 0%
HPL yang digunakan adalah merk Taco Nilai TKDN 28.66%
3. LEMARI CRADENZA HPL + MULTIPLEK
Lemari Cradenza HPL + Multiplek dipergunakan pada Lemari CradenzaR.
Kapolda, Lemari Cradenza R. Wakapolda, Lemari Cradenza R. Rapat Kapolda,
Lemari R. Kapolda, Lemari R. Wakapolda, Lemari R. Istirahat Kapolda, Lemari
R. Istirahat Wakapolda.
Lemari Cradenza dan Lemari HPL + Multiplek yang digunakan memenuhi
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Lebar HPL tersedia mulai dari 0.8mm s/d 1.5mm dengan panjang dan lebarnya
sekitar 244 cm dan 122cm.
Multiplek 15mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 12 mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 9mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lem Kuning Nilai TKDN 0%
Hal. 7
Paku Tembak F30 Nilai TKDN 0%
Lem Kayu Merk FOX Nilai TKDN 0%
Sekrup 1,5" Merek Lion Nilai TKDN 28.68%
Kertas Gosok 80 Nilai TKDN 34.99%
Kertas Gosok 100 Nilai TKDN34.99%
Isolasi Kertas Nilai TKDN 56.01%
Mata Router Nilai TKDN 0%
Ensel Sendok Nilai TKDN 0%
Kunci Nilai TKDN 0%
Edging 2cm Nilai TKDN 0%
Edging 5cm Nilai TKDN 0%
HPL yang digunakan adalah merk Taco Nilai TKDN 28.66%
4. COVER HPL + RANGKA + MULTIPLEK
Cover HPL + Rangka + Multiplek dipergunakan pada Cover Kolom Type 2,
Cover Kolom Type 3, Cover Kolom Type 4, Plin dinding HPL Tebal = 15cm,
Frame pintu double type 3, Frame pintu type 4, Frame pintu lift type 5.
Cover HPL + Rangka + Multiplek yang digunakan memenuhi Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Lebar HPL tersedia mulai dari 0.8mm s/d 1.5mm dengan panjang dan lebarnya
sekitar 244 cm dan 122cm.
Multiplek 15mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 9mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lem Kuning Nilai TKDN 0%
Paku Tembak F30 Nilai TKDN 0%
Lem Kayu Merk FOX Nilai TKDN 0%
Sekrup 1,5" Merek Lion Nilai TKDN 28.68%
Kertas Gosok 80 Nilai TKDN 34.99%
Kertas Gosok 100 Nilai TKDN34.99%
Cat Nilai TKDN 0%
Isolasi Kertas Nilai TKDN56.01%
Mata Router Nilai TKDN 0%
Hal. 8
HPL yang digunakan adalah merk Taco Nilai TKDN 28.66%
5. PINTU HPL + RANGKA + MULTIPLEK
pintu HPL + Rangka + Multiplek Jenis yang dipergunakan Pintu Double
(80.210cm), Pintu type 1 (80.210cm), Pintu type 2 (70.210cm), Pintu type 3
(kamuflase 80.210cm).
Pintu HPL + Rangka + Multiplek yang digunakan memenuhi Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Lebar HPL tersedia mulai dari 0.8mm s/d 1.5mm dengan panjang dan lebarnya
sekitar 244 cm dan 122cm.
Multiplek 15mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Multiplek 9mm Merek Palem Nilai TKDN 0%
Lem Kuning Nilai TKDN 0%
Paku Tembak F30 Nilai TKDN 0%
Lem Kayu Merk FOX Nilai TKDN 0%
Sekrup 1,5" Merek Lion Nilai TKDN 28.68%
Kertas Gosok 80 Nilai TKDN 34.99%
Kertas Gosok 100 Nilai TKDN34.99%
Isolasi Kertas Nilai TKDN56.01%
Mata Router Nilai TKDN 0%
HPL yang digunakan adalah merk Taco Minamal TKDN 28.66%
6. Engsel 4” Stailesstel Pintu Double (80.210cm)
Untuk seluruh item Engsel 4” pintu double (80.210cm) dan penggantung
menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk DeksonNilai TKDN 0%
Engsel 4” Stailesstel Pintu Double (80.210cm)
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
7. Engsel 4” Stailesstel Pintu type 1 (80.210cm)
Untuk seluruh item Engsel 4” pintu type 1 (80.210cm) dan penggantung
menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Hal. 9
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%
Engsel 4” Stainlesstel
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
8. Engsel 4” Stailesstel Pintu type 2 (70.210cm)
Untuk seluruh item Engsel 4” pintu type 2 (70.210cm) dan penggantung
menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Engsel 4” Stainlesstel
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
9. Engsel Pivot Pintu type 1 (kamuflase 80.210cm)
Untuk seluruh item Engsel Pivot Pintu type 1 (kamuflase 80.210cm) dan
penggantung menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Engsel Pivot Pintu type 1
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
10. Handle Deluxe 60cm Pintu Double (80.210cm)
Untuk seluruh item Handle Deluxe 60cm Pintu Double (80.210cm) dan
penggantung menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Handle Deluxe 60cm Pintu Double (80.210cm)
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
11. Handle Stainlesstel Pintu type 1 (80.210cm)
Untuk seluruh item Handle Stainlesstel Pintu type 1 (80.210cm) dan
penggantung menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Handle Stainlesstel
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
Hal. 10
12. Handle Stainlesstel Pintu type 2 (70.210cm)
Untuk seluruh item Handle Stainlesstel Pintu type 2 (70.210cm) dan
penggantung menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Handle Stainlesstel
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
13. Door closed Pintu double (80.210cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
14. Door closed Pintu type 1 (80.210cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
15. Door closed Pintu type 2 (80.210cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
16. Door closed Pintu type 3 (kamuflase 70.210cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Hal. 11
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
17. Grendel tanam 8” + 24” Pintu double (80.210cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Grendel tanam 8” + 24” Pintu double
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
18. Kunci Pelor Pintu Double ( 80.210Cm)
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri
19. Kunci + body Pintu Type 1 ( 80.210Cm )
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel, Door Closed Silinder
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
20. Kunci + body Pintu Type 2 ( 70.210Cm )
Untuk seluruh item kunci dan penggantung menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Engsel dan Grendel merk Dekson Nilai TKDN 0%.
Kunci Pintu Stainlesstel
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
Hal. 12
21. Rangka plafond
Rangka Plafond yang dipergunakan Plafond R. Rapat/ R. Vicon, Plafond R.
Kapolda, Plafond R.Istirahat Kapolda, Plafond R.Wakapolda, Plafond R.
Istrirahat Wakapolda, Plafond R. Tunggu& R. Koorsripim.
Plafond yang digunakan memenuhi Standart Nasional Indonesia (SNI)
Ukuran Hollow dengan panjang 4m/ yang digunakan adalah 4x4.
Merk yang digunakan adalah Aplus Nilai TKDN 24,35%
22. Gypsum Board plafond
Gypsum Board Plafond yang dipergunakan Plafond R. Rapat/ R. Vicon, Plafond
R. Kapolda, Plafond R.Istirahat Kapolda, Plafond R.Wakapolda, Plafond R.
Istrirahat Wakapolda, Plafond R. Tunggu dan R. Koorsripim.
Untuk Kebutuhan konstruksi plafond atau dinding konvesional rumah karena
dinilai lebih ringan, praktis, dan mudah dipasang menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Gypsum Board merk Jayaboard Nilai TKDN 30,34%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
23. Pengecatan plafond
Pengecatan Plafond yang dipergunakan Plafond R. Rapat/ R. Vicon, Plafond R.
Kapolda,Plafond R.Istirahat Kapolda, Plafond R.Wakapolda, Plafond R. Istrirahat
Wakapolda, Plafond R. Tunggu, dan R. koorsripim.
Untuk Kebutuhan konstruksi plafond atau dinding konvesional rumah karena
dinilai lebih ringan, praktis, dan mudah dipasang menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Gypsum Board merk Dulux Catylac Nilai TKDN 17,13%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
24. Lampu LED Strip COB 24V
Lampu LED Strip COB 24V yang dipergunakan trafo kolom type 2, trafo kolom
type 3, trafo backdrop, Trafo furniture, meja dan lift, dan trafo plafond.
Hal. 13
Untuk Lampu Strip digunakan untuk aksen pencahayaan, lampu backlight, dan
lampu dekorasi menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia
(SNI).
Untuk lampu LED Strip merk Philips Nilai TKDN 43,77%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
25. Lampu Downlight LED
Lampu Downlight LED Jenis yang dipergunakan Downlight.
Untuk Pencahayaan di beberapa ruangan menggunakan bahan yang ber Standart
Nasional Indonesia (SNI).
Untuk lampu Downlight LED merk Philips Nilai TKDN 25,95%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
26. Saklar Lampu.
Saklar Lampu Jenis yang dipergunakan Saklar Tunggal dan saklar Ganda.
Untuk memutuskan dan menyambungkan jaringan listrik di beberapa ruangan
menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk saklar lampu merk Philips Nilai TKDN 33,13%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
27. Waterheater.
Untuk Merubah air dari suhu normal menjadi suhu yang panas. Setiap
waterheater memiliki memiliki panas yang berbeda-beda ada yang menggunakan
system pemanas energy listrik dan system pemanas energy gas menggunakan
bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Waterheater merk Panasonic Waterheater Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
28. Closed duduk
Untuk tempat pembuangan air kecil dan besar yang banyak di rumah, hotel
menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Closed Duduk merk TOTO Nilai TKDN 38,86%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
Hal. 14
29. Shower pilar
Untuk sebagai alat pembilas saat mandi atau membersihkan tubuh menggunakan
bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Shower pilar merk TOTO Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
30. Urinoir
Untuk tempat pembuangan air kecil pria menggunakan bahan yang ber Standart
Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Urionir merk TOTO Nilai TKDN 60,52%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
31. Wastafel kamar mandi
Untuk Cuci tangan, sikat gigi, cuci muka serta untuk merias atau merapikan diri
secara kilatmenggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Wastafel Kamar mandi TOTO Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
32. Keramik Dinding dan Lantai 25cm.25cm/ 25cm.50cm
Untuk Cuci Pelapis dinding atau lantai pada tahap finishing konstruksi
banguanan agar terlihat lebih indah dan nyaman menggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Keramik dinding dan lantai 25cm.25cm/ 25cm. 50cm merk Platinum
Nilai TKDN 82,96%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
33. Cermin washtafel
Untuk Memantulkan cahaya, sehingga membuat rumahmu terlihat cerah dan
terang. Distribusi cahaya yang merata di ruangan juga membantu membuat
rauangan sedikit lebih luas dan lebuh besarmenggunakan bahan yang ber Standart
Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Cermin Washtafel merk Roman, ACE, Informa.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
Hal. 15
34. Gantungan handuk 2 tingkat
Untuk Merupakan aksesories kamar mandi yang wajib ada. Ini karena gantungan
tersbut banyak manfaatnya, bisa untuk menggantung pakaian, peralatan mandi
atai alat pel jika belum memiliki tempat penyimpanan yang pas tuntuk alat pel
yang mempunyai pengangan menggunakan bahan yang ber Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Untuk Gantungan handuk 2 tingkat merk IKEA Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
35. AC Cassete 3 PK
AC Cassete 3 PK dipergunakan pada Kasubag renmin dan bensat, R. rapat/ R.
Vicon, R. Kapolda, R. Koorsripim, R. Wakapolda, R. Istirahat Wakapolda, R.
Tunggu
Untuk Merupakan seperangkat alat yang di gunakan untuk menurunkan suhu
udara pada ruangan tertentu, biasaynya AC ini dipasangkan pada langit-langit
udara.menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk AC Cassete 3 PK merk Daikin Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
36. AC Cassete 2 PK
AC Cassete 2 PK dipergunakan pada Produk, Bungkol, dan R. Pamwal
Untuk Merupakan seperangkat alat yang di gunakan untuk menurunkan suhu
udara pada ruangan tertentu, biasaynya AC ini dipasangkan pada langit-langit
udara.menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk AC Cassete 2 PK merk Daikin Nilai TKDN 0%
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
37. Box Panel 60 X 80 X 20 + Perakitan
Untuk Merupakan Sebagai penghubung rangkaian listrik dengan
menghubungkan suplay tenaga listrik dengan menghubungkan suplay tenaga
listrik dari panel utama sampai ke beban- beban baik instalasi penerangan
Hal. 16
maupun instalasi tenagamenggunakan bahan yang ber Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Untuk Box Panel 60 X 80 X 20 + Perakitan merk Box Panel Nilai TKDN
42,44%.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
38. MCCB 100 A.
Untuk Merupakan Sebagai penghubung rangkaian listrik dengan
menghubungkan suplay tenaga listrik dengan menghubungkan suplay tenaga
listrik dari panel utama sampai ke beban- beban baik instalasi penerangan
maupun instalasi tenagamenggunakan bahan yang ber Standart Nasional
Indonesia (SNI).
Untuk MCCB 100 A merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
39. Volt Meter
Untuk Merupakan Mengukur besar tagangan listrik yang ada di suatau rangkaian
listrik dalam besaran dan satuan tertentumenggunakan bahan yang ber Standart
Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Volt meter merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
40. Amper Meter250 A
Untuk Merupakan Mengukur nilai arus listrik yang mengalir dalam suatu
rangkaian listrik menggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia
(SNI).
Untuk Amper Meter250 A merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
41. MCB 16 A
Untuk Merupakan membatas arus listrik dan pengaman ketika ada beban
lebihmenggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk MCB 16 A merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
Hal. 17
42. MCB 10 A
Untuk Merupakan membatas arus listrik dan pengaman ketika ada beban
lebihmenggunakan bahan yang ber Standart Nasional Indonesia (SNI).
UntukMCB 10 A merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
43. Bush Bar
Untuk Merupakan sebagai penghantar energi listrik sekaligus mengatur system
masukan dan keluaran dari panel listrikmenggunakan bahan yang ber Standart
Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Bush Bar merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
44. Switch Selector Volt
Untuk Merupakan pencatu daya untuk memilih tegangan yang diinginkan,
sebagai pemilih fungsi pengujian (Ohm, Volt, Ampere) pada multimeter,
Pemilih suhu pada oven dan lain sebagainyamenggunakan bahan yang ber
Standart Nasional Indonesia (SNI).
Untuk Switch Selector Volt merk ditentukan kemudian.
merk yang digunakan adalah merk dalam negeri.
Hal. 18
BAB II
SPESIFIKASI PERALATAN KONSTRUKSI DAN PERALATAN BANGUNAN
2.1. Peralatan Minimal
Memiliki kemampuan untuk menyediakan Fasilitas/Peralatan/Perlengkapan utama
minimal yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini, yaitu:
JUMLAH KAPASITAS DAN
NO NAMA PERALATAN
SATUAN UKURAN
1. Scafolding 4 Unit 1 Unit 10 Set
2. Mesin Serkel 2 Unit 185mm-25mm
3. Gerinda 5 Unit 600Watt-800Watt
Hal. 19
BAB III
SPESIFIKASI PROSES/KEGIATAN
A. DAFTAR PEKERJAAN UTAMA
1. Pekerjaan Persiapan
- Pengukuran
- Pekerjaan Pembersihan sebelum dan sesudah
- Listrik kerja
- Pembuatan Papan Nama Proyek
- Pengadaan K3
- Pekerjaan Pembongkaran
- Pembangunan Gudang
2. Pekerjaan Interior Lantai 2
a. PEKERJAAN DINDING MULTIPLEK + RANGKA FINISH HPL
b. PEKERJAAN BACKDROP HPL + MULTIPLEK
c. PEKERJAAN LEMARI CRADENZA HPL + MULTIPLEK
d. PEKERJAAN COVER HPL + RANGKA + MULTIPLEK
e. PEKERJAAN PINTU HPL + RANGKA + MULTIPLEK
f. PEKERJAAN KUNCI dan ACCESSORIES
g. PEKERJAAN RANGKA PLAFOND
h. PEKERJAAN PASANGAN GYPSUM BOARD PLAFOND
i. PEKERJAAN PENGECATAN PLAFOND
j. PEKERJAAN LAMPU + ACCESSORIES
k. PEKERJAAN KAMAR MANDI dan TOILET
Hal. 20
Pekerjaan ini memiliki tingkat resiko kecil
DESKRIPSI RISIKO PERSYAR PENILAIAN TINGKAT RESIKO PENILAIAN SISA RISIKO
Jenis ATAN
IDENTIFIKA PENGEND NILAI TING
Bahaya PEMENUH PENGENDALIAN KEMUN NILAI TINGKAT KETERA
NO URAIAN SI BAHAYA Keparahan ALIAN KEMUNG KEPARA RISIK KAT
(Tipe AN AWAL GKINAN RESIKO RESIKO NGAN
PEKERJAAN (Skenario (A) LANJUTAN KINAN (F) HAN (A) O (F X RESIK
Kecelak PERATUR (F) (F X A) (TR)
Bahaya) A) O (TR)
aan) AN
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16
Pekerjan......................
......................................
......................................
...............
III Pekerjaan Interior Lantai 2
wajib menggunakan
Alat Pelindung Diri
(APD) berupa alat
Pelindung Mata
Terluka (Goggles,
Pembuatan Dinding Terkena benda
Keseleo Spectacles), Helm
1 multriplek + Rangka tajam / alat
Pelindung (Safety
Multiplek potong besi
Helmet), Sepatu
Keselamatan
(Safety Shoes),
Sarung Tangan
pekerja bangunan
wajib menggunakan
Alat Pelindung Diri
(APD) berupa alat
Pelindung Mata
Terkena benda
(Goggles,
tajam / alat Terluka
Backdrop HPL + Spectacles), Helm
2 potong besi
Multiplek Pelindung (Safety
Helmet), Sepatu
Keselamatan
(Safety Shoes),
Sarung Tangan
pekerja bangunan)
wajib menggunakan
Alat Pelindung Diri
(APD) berupa alat
Terkena benda Pelindung Mata
Pintu HPL + Rangka + tajam / alat Terluka (Goggles,
3
Multiplek potong besi Keseleo Spectacles), Helm
Pelindung (Safety
Helmet), Sepatu
Keselamatan
(Safety Shoes),
Sarung Tangan
pekerja bangunan)
Hal. 21
wajib menggunakan
Alat Pelindung Diri
(APD) berupa alat
Pelindung Mata
- (Goggles,
Terkena
Spectacles), Helm
4 Rangka Plafond benda tajam /
Terluka Pelindung (Safety
alat potong
Helmet), Sepatu
besi
Keselamatan
(Safety Shoes),
Sarung Tangan
pekerja bangunan
Hal. 22
BAB IV
SPESIFIKASI METODE KONSTRUKSI/ METODE PELAKSANAAN/
METODE KERJA UMUM
I. Pekerjaan Rangka HPL pada dinding, Backdrop, Lemari Crendeza, Cover dan Pintu
1. Pembuatan dan Pemasangan rangka HPL pada dinding, Backdrop, Lemari
Crendeza, Cover dan Pintu
Langkah Kerja Pembuatan rangka HPL pada dinding, backdrop, Lemari Crandeza
Cover dan Pintu sebagai berikut:
Permukaan harus rata
Memotong HPL sesuai ukuran
Mengoles Lem secara merata
Memasang Lembaran HPL
Rapihkan bagian sudut HPL
Menambal bidang yang tidak tertutupi
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran HPL disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- HPL
c. Peralatan yang digunakan
- Pensil
- Meteran
- Penggaris siku
- Meja Pemotong
- Mesin Pemotong
- Kuas untuk mengoles lem
- Ampelas untuk meratakan permukaan furniture/ dinding sebelum dilapisi HPL
- MC meter untuk mengetahui tingkat kelembaban subtract media.
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat pemotong
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
Hal. 23
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan)
II. Pekerjaan Multiplek pada dinding, Backdrop, Lemari Crendeza, Cover dan Pintu
1. Pembuatan dan Pemasangan multiplek pada dinding, backdrop, Lemari Crendeza,
Cover dan Pintu.
Langkah kerja Pemasangan multiplek pada dinding, backdrop, Lemari Crendeza,
Cover dan Pintu Sebagai berikut:
Mempersiapkan Bahan atau barang yang akan digunakan untuk pekerjaan
multiplek.
Ukuran harus sesuai dengan gambar kerja.
Merapikan bagian sudut multiplek yang ada.
Menambal bagian yang tertutupi.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran multiplek disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Multiplek 15mm
- Multiplek 12mm
- Multiplek 9mm
c. Peralatan yang digunakan
- Pemotong Kayu/ Multiplek
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
III. Pekerjaan Engsel 4” Steinlesstel Pada Pintu double, Type 1, dan Type 2
Hal. 24
1. Pembuatan dan Pemasangan engsel 4” Steinlesstel Pada Pintu double, Type 1,
dan Type 2
Pemasangan Engsel 4” Stenlesstel pada pintu double, Type 1 dan Type 2 sebagai
berikut:
Penyesuaian ukuran pintu dan kusen
Penentuan posisi engsel
Pemahatan tempat engsel
Pemasangan engsel pintu
Pengecekan hasil pekerjaan
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Engsel 4” Steinlessteldisesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Engsel 4” Stainlesstel
- Skrup/ Paku
c. Peralatan yang digunakan
- Bor Lubang
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
IV. Pekerjaan Pemasangan Handle
1. Pembuatan dan Pemasangan Handle
Langkah kerja pemasangan Handle sebagai berikut:
Berikan tanda pada pintu mengenai dimana badan kunci, lubang silinder, dan
as handle akan dipasang. Tandai juga posisi pembuatan striking plate pada
kusen sebagai pelat lawan.
Buat lubang pada pintudan kusen sesuai dengan posisi tanda yang telah dibuat
Hal. 25
sebelumnya. Hati – hati saat mengerjakannya sebab kesalahan sedikit saja
dapat menyebabkan kerusakan yang serius.
Pasang badan kunci pada permukaan pintu tepat diposisi yang telah di
tentukan. Periksa posisi lidah pengait untuk memastikannya sesuai dengan
arah bukaan pintu. Setelah itu, pasang juga pelat lawan didalam kusen.
Tahap berikutnya adalah memasang bagian silinder handle beserta bautnya
sampai benar-benar terikat rapat. Kemudian handle pintu rumah pun siap
dipasang ke pintu tersebut.
Jangan lupa untuk mengecek hasil pekerjaan anda. Caranya tekan handle pintu
lalu putar kuncinya. Jika berfungsi sebagaimana mestinya berarti handle
tersebut siap melindungi anda sekeluarga di rumah.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran multiplek disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Handle
- Skrup/ paku
c. Peralatan yang digunakan
- Bor Lubang
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
V. Pekerjaan Door Closed pintu double, Type 1 dan Type 2
1. Pembuatan dan Pemasangan Door Closed Pintu double, Type 1 dan Type 2
Langkah Pemasangan Door closed pintu double, Type 1 dan Type 2 sebagai
berikut:
Menyiapkan alat Door closed pintu yang akan dipasangkan.
Hal. 26
Membersihkan pintu dan kusen yang akan di pasangkan.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Door Closed disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Door Closed
- Skrup/ Paku
c. Peralatan yang digunakan
- Pemotong Kayu
- Bor Lubang
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
VI. Pekerjaan Kunci pelor double, type 1, type 2, dan type 3
1. Pembuatan dan Pemasangan Kunci pelor double, type 1, type 2, dan type 3
Langkah Pemasangan Kunci pelor double, type 1, 2 & 3
Menyiapkan barang yang akan dipasangkan.
Membersihkan permukaan yang akan dipasangkan.
Menyetel dengan hati-hati agar tidak rusak.
h. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Kunci pelor double, type 1, type 2, dan type 3 disesuaikan
dengan gambar kerja
- Bahan yang digunakan. Kunci Pelor
i. Peralatan yang digunakan
Hal. 27
- Pemotong Kayu
- Bor Lubang
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
j. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
k. Resiko
- Terluka
l. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
m. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja.
VII. Pekerjaan Rangka Plafond
1. Pembuatan dan Pemasangan Rangka Plafond
Langkah pemasangan Rangka plafond sebagai berikut:
Menyiapkan barang Rangka Plafond yang akan di pasangkan seperti Hollow
dan accsories lainnya.
Merangkai bahan Plafond sehingga mudah dipasangkan.
Lalu pasangkan diatas dengan ketinggian tertentu.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Rangka Plafond disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Hollow Galvanis 2 x 4, tebal 1.2mm
- Hollow Galvanis 4 x 4, tebal 1.2mm
- Accessories
c. Peralatan yang digunakan
- Pemotong besi
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
Hal. 28
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
VIII. Pekerjaan Gypsum Board
1. Pembuatan dan Pemasangan Gypsum Board
Langkah pemasangan Gypesum Board pada plafond
Menyiapkan bahan yang akan dipergunakan.
Merangkaikan bahan tersebut sehingga mudah dipasangkan.
Pasangkan di ketinggian tertentu.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Rangka Plafond disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Gypsum Board 9mm
- Sekrup
- Kornis compound
- strimin
c. Peralatan yang digunakan
- Bor
- Palu
- Gunting
- Skrap
- Pensil/ Cutter
- Selang Waterpass
- Alat Ukur (Meteran)
- Scafolding
Hal. 29
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
- Kaki Patah
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
IX. Pekerjaan Pengecatan Plafond
1. Pembuatan dan Pemasangan Pengecatan Plafond.
Langkah Pengecatan Plafond sebagai berikut:
Menyiapkan bahan yang akan digunakan
Membersihkan permukaan yang akan di cat
Mengecatnya di permukaan yang telah dibersihkan sebagai finishing.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan UkuranPengecatan Plafond disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Cat Flat
- Cat Dasar
c. Peralatan yang digunakan
- Kuas Roll
- Drop cloth
- Ampelas
- Selotip
- Scafolding
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong kayu
- Kaki Patah
Hal. 30
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
X. Pekerjaan Lampu Strip 24V, Downlight dan Saklar
1. Pembuatan dan Pemasangan Lampu Strip 24 V, Downlight dan Saklar.
Langkah Pemasangan Lampu Strip 24 V sebagai berikut:
Pilih lokasi pemasangan lampu LED Strip
Ukur Lampu LED Strip yang akan dipasang
Sambungkan lampu dengan baterai atau power supply
Tempel lampu sesuai rencana
Lakukan uji coba
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Lampu Strip 24V, Downlight, dan Saklar disesuaikan dengan
gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Lampu Strip 24V
- Downlight
- Saklar
c. Peralatan yang digunakan
- Obeng
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
Hal. 31
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
XI. Pekerjaan keramik dinding dan lantai
1. Pembuatan dan Pemasangan keramik dinding dan lantai
Langkah Pemasangan Keramik dinding dan lantai sebagai berikut:
Periksa permukaan dinding segera rapikan jika muka dinding tak rata. Setelah
rata. Bersihkan permukaan dinding dengan waterjet untuk merontokan
berbagai macam kotoran yang mungkin mengurangi daya rekat keramik.
Rendam keramik dengan air bersih, minimal 30 menit. Tiriskan dengan posisi
berdiri.
Lapis tipis permukaan dinding dengan campuran semen dan pasir. Tebal
lapisan 0.5-1cm. Gunakan adukan semen pasir dengan komposisi semen –pasir
1:2. Tambahkan adhesive jika perlu. Biarkan selama 1 hari hingga lapisan
mengeras.
Untuk pemasangan keramik, screed perlu dibasahi dengan air. Upaya ini untuk
meminimalkan penyusutan saat proses pengeringan.
Pasang keramik ke dinding. Lapisan adukan semen pasir ke bagian belakang
keramik. Setelah itu pasang keramik pada dinding satu per- satu, di mulai dari
bawah ke atas.
Ketok keramik dengan palu, agar bagian bawahnya menempel baik ke dinding.
Gunakan palu untuk mengatur level permukaan antar keramik, sehingga rata.
Setelah keramik terpasang (minimal 24 jam). Lakukan pengisian nat. gunakan
adukan semen-pasir dengan halus dengan komposisi 2:1. Gunakan rubber float
untuk mendapatkan permukaan yang datar dan rapi.
Terakhir, bersihkan sisa-sisa pengisian nat dengan spons atau handuk,
kemudian lap kembali seluruh permukaan keramik hingga kotoran tidak
tersisa.
h. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Rangka Plafond disesuaikan dengan gambar kerja
i. Bahan yang digunakan.
Hal. 32
- Keramik 25.25cm
- Keramik 25.50cm
- Perlengkapan
j. Peralatan yang digunakan
- Pemotong keramik
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
k. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong keramik
l. Resiko
- Terluka
m. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
n. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
XII. Pekerjaan Waterheater
1. Pembuatan dan Pemasangan Waterheater
Langkah Pemasngan Waterheater sebagai berikut:
Sebelum memasang pemanas air. Anda perlu menyiapkan instalasi pipa untuk
jalur air panas (mengunakan pipa PE atau PR warna merah, orange atau hijau
dengan strip merah) dan jalur air dingin (menggunakan pipa PVC, PE atau
PPR berwarna orange, hijau strip biru atau pipa berwarna abu-abu) yang
masuk ke dalam waterheater. Pipa yang digunakan untuk saluran air panas
pada pemanas air tentunya harus pipa khusus yang tahan terhadap panas tinggi
seperti pipa dengan material polypropylene, serta material non-korosif yang
tahan terhadap berbagai cairan kimia dan bebas dari sedimentasi (pengikisan).
Kran mixer atau yang biasa kita kenal dengan kran panas dingin yang
memiliki 2 saluran yaitu saluran panas dan saluran air dingin yang nanti nya
akan digunakan untuk menyalurkan air dari waterheater. Untuk merk kran
shower gunakan produk yang berkualitas dan bergaransi, karena kran yang
murah dengan berbahan mutu rendah rentan mengalami kebocoran, patah atau
Hal. 33
bahkan tidak berfungsi. Tersedia berbagai macam merk ternama danb
berkualitas serta bergaransi mulai dari 2-10 tahun merk seperti Toto, American
Standart, Grohe, teka, Hansgrohe. Anda dapat memilih merk sesuai keinginan
anda.
Waterheater listrik lebih baik dipasang minimal 1.5m dari lantai agar
memudahkan anda dalam pemasangan dan pengaturan pada waterheater serta
agar terhindar dari cipratan air saat kita sedang mandi, atau jika kemungkinan
waterheater juga juga bisa dipasang diatas plafond atau dinding luar dari kamar
mandi.
Pasang saluran air panas waterheater ke pipa air panas dengan mengunakan
fleksibel yang lentur dan tahan panas. Begitu juga dengan pemasangan pipa
saluran air dingin.
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan UkuranWater heaterdisesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Water heater
- Perlengkapan
c. Peralatan yang digunakan
- Kunci Inggris
- Seal tape
- Obeng Kembang (+)
- Obeng Slotted (-)
- Bor tembok
- Kran Shower
- Hand Shower
- Selang Shower berukuran 1.5meter
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
Hal. 34
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
XIII. Pekerjaan Closed duduk
1. Pembuatan dan Pemasangan Closed duduk
Langkah Pemasangan Closed duduk sebagai berikut:
Menyiapkan peralatan yang diperlukan.
Memasang stop kran.
Pemasangan Bowl (badan kloset) membuka penutup klosed duduk
Memasang tangki
Melapisi silicon
Memasang seat & cover
Test Flushing
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Closed duduk disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Closed duduk
- Perlengkapan
c. Peralatan yang digunakan
- Lem Silicon
- Gergaji besi
- Bor Listrik
- Obeng Plus dan Minus
- Kunci Inggris
- Tang Kakak Tua
- Kunci 10 dan 12
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong
Hal. 35
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
XIV. Pekerjaan Washtafel kamar mandi
1. Pembuatan dan Pemasangan Washtafel kamar mandi
Langkah Kerja Pemasangan Washtafel sebagai berikut:
Menyiapkan bahan dan alat
Menentukan posisi washtafel
Memasang pipa input dan pipa output
Mengabungkan pipa input dan pipa output pada pipa washtafel
Memasang wastafel di dinding
Memasang pelengkap washtafel
Memeriksa keluaran air
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Wastafel disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Westafel
- Perlengkapan
c. Peralatan yang digunakan
- Lem Pipa
- Mesin Bor
- Skrup Fisher
- Pipa 1 Inch
- Pipa ½ Inch
- Pipa Tee berukuran 90 derajat
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
Hal. 36
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong keramik
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
XV. Pekerjaan Urinoir
1. Pembuatan dan Pemasangan Urinoir
Langkah kerja pemasangan Urinoir sebagai berikut:
Lapisan dinding harus kuat.
Ukur urinal
Tentukan letak pipa
Instalasi dengan benar
Pilih urinal terbaik
a. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Urinoir disesuaikan dengan gambar kerja
b. Bahan yang digunakan.
- Urinoir
- Perlengkapan
c. Peralatan yang digunakan
- Lem Pipa
- Mesin Bor
- Skrup Fisher
- Pipa 1 Inch
- Pipa ½ Inch
- Pipa Tee berukuran 90 derajat
- Alat Ukur (Meteran)
- Peralatan Tukang
Hal. 37
d. Identifikasi Bahaya
- Terkena benda tajam / alat potong
e. Resiko
- Terluka
f. Pengendalian
wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa alat Pelindung Mata
(Goggles, Spectacles), Helm Pelindung (Safety Helmet), Sepatu Keselamatan
(Safety Shoes), Sarung Tangan pekerja bangunan.
g. Syarat syarat dan metode pelaksanaan
Pembuatan Ukuran Pintu disesuaikan dengan gambar kerja
Hal. 38
BAB V
SMK3
1 pengadaan K3
2 Pekerjaan Pembongkaran
Pembangunan
3
Gudang
Estimasi waktu pelaksanaan
Estimasi Jumlah Pekerja
4 Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan
a. Induksi Keselamatan Kontruksi (Safety Induction)
b. Pengarah Keselamatan Kontruksi (Safety Briefing)
Pertemuan Keselamatan (Safety Talk dan/atau Tool
c.
box Meeting
d Patroli keselamatan kontruksi
e Simulasi keselamatan Kontruksi
Spanduk
f
(Banner)
g Postrer/ leaflet
h Papan Informasi Keselamtan Kontruksi
i Alat Pelindung Diri (APD);
Jaringan pengaman ( Safety Net)
Pagar Pengaman (Guard Railing)
- Topi pelindung ( Safety Helmet)
- Pelindung mata ( Goggles, Spectacles)
Pelindung pernafasan dan mulut ( masker, masker
-
respirator)
- Sarung tangan (Safety Gloves)
Sepatu keselamatan (Safety Shoes, rubber safety
-
shoes and toe cap)
- Rompi keselamatan (Safety Vest)
Rambu dan Perlengkapan lalu lintas yang
5
diperlukan atau manajemen lalu lintas:
Rambu petunjuk
Rambu pekerjaan sementara
Kegiatan dan peralatan terkait pengendalian risiko
6
Keselamatan Kontruksi:
a. Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
Hal. 39
A. Umum
Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor
07/PRT/M/2019 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi melalui
Penyedia, telah mengatur mengenai biaya penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan
Konstruksi (SMKK), namun demikian peraturan ini belum mengatur perincian kegiatan
yang mencakup: penyiapan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK), sosialisasi dan
promosi, alat pelindung kerja (APK) dan alat pelindung diri (APD), asuransi dan perizinan,
personel K3, fasilitas prasarana kesehatan; rambu- rambu yang diperlukan; konsultasi
dengan ahli keselamatan konstruksi; dan lain – lain te rkait pengendalian risiko K3 dan
keselamatan konstruksi, pada Daftar Kuantitas dan Harga dengan besaran biaya sesuai
dengan kebutuhan.
Rencana biaya penyelenggaraan SMKK Bidang PUPR menjadi bagian dari RKK, yang
disepakati dan disetujui pada saat rapat persiapan pelaksanaan pekerjaan konstruksi
(PreConstruction Meeting).
B. Definisi
1. Keselamatan Konstruksi adalah segala hal yang meliputi kegiatan keteknikan dalam
mewujudkan Pekerjaan Konstruksi yang aman dan andal serta menjaga keselamatan
dan kesehatan pekerja serta lingkungan.
2. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi yang selanjutnya disebut SMKK adalah
bagian dari sistem manajemen pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi dalam rangka
penerapan keamanan, keselamatan, kesehatan, dan keberlanjutan pada setiap
Pekerjaan Konstruksi.
3. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi yang selanjutnya disebut K3
Konstruksi adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan
kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit
akibat kerja.
4. Ahli K3 Konstruksi adalah tenaga teknis yang mempunyai kompetensi khusus di
bidang K3 Konstruksi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi Sistem
Manajemen Keselamatan Konstruksi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan dan
kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga atau instansi yang berwenang sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hal. 40
C. Perincian Kegiatan Penyelenggaraan SMKK
1. Kegiatan penyelenggaraan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi,
mencakup:
a. Penyiapan Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK);
1) Pembuatan dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi;
2) Pembuatan prosedur dan instruksi kerja; dan
3) Penyiapan formulir.
b. Sosialisasi, promosi dan pelatihan;
1) Induksi K3 (Safety Induction);
2) Pengarahan K3(Safety briefing);
3) Pertemuan mengenai keselamatan (Safety Meeting,
Safety Talk, dan/ atau ToolBox Meeting);
4) Pelatihan K3;
5) Sosialisasi HIV/ AIDS;
6) Simulasi K3;
7) Spanduk (banner);
8) Poster; dan
9) Papan informasi K3.
c. Alat pelindung kerja (APK) dan Alat Pelindung Diri (APD);
1) APK antara lain:
a) Jaring pengaman (Safety Net);
Gambar1.1 Safety Net
b) Tali keselamatan (Life Line);
Hal. 41
Gambar 1.2 Life Line
c) Penahan jatuh (Safety Deck);
d) Pagar pengaman (Guard Railling);
e) Pembatas area (Restricted Area);
f) Pelindung jatuh (Fall Arrester); dan
g) Perlengkapan keselamatan bencana.
Gambar1.3 Perlengkapan Keselamatan Bencana
2) APD antara lain:
Gambar1.4APD
a) Helm pelindung (Safety Helmet);
b) Pelindung mata (Goggles, Spectacles);
c) Tameng muka (Face Shield);
d) Masker selam (Breathing Apparatus);
e) Pelindung telinga (EarPlug, EarMuff);
f) Pelindung pernafasan dan mulut (Masker);
Hal. 42
g) Sarung tangan (Safety Gloves);
h) Sepatu keselamatan(Safety Shoes);
i) Sepatu Keselamatan (Rubber Safety Shoesand ToeCap);
j) Penunjang seluruh tubuh (FullBody Harness);
k) JDIH Kementerian PUPR
l) Jaket pelampung (Life Vest);
m) Rompi keselamatan (Safety Vest); dan
n) Celemek (Apron/ Coveralls).
d. Asuransi dan perizinan;
1) Asuransi;
2) Surat Izin Laik Operasi (SILO);
3) Sertifikat Kompetensi Operator yang diterbitkan oleh
lembaga/ instansi yang berwenang sesuai dengan
ketentuan peraturan perundang–undangan;
4) Surat Pengesahan Organisasi K3 (P2K3), sesuai
dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
dan
5) Perizinan terkait lingkungan kerja.
e. Personel K3Konstruksi;
1) Ahli K3Konstruksi dan/ atau Petugas K3 Konstruksi;
2) Petugas tanggap darurat;
3) Petugas P3K;
4) Petugas pengatur lalu lintas (Flagman);
5) Tenaga paramedic dan/atau kesehatan; dan
6) Petugas kebersihan lingkungan.
f. Fasilitas, sarana, prasarana, dan alat kesehatan;
1) Peralatan P3K (Kotak P3K, tandu, obat luka, perban, dan lain-lain)
2) Ruang P3K (tempat tidur pasien, tabung oksigen,
stetoskop, timbangan berat badan, tensimeter, dan
lain- lain);
3) Peralatan pengasapan (Fogging);
Hal. 43
4) Obat pengasapan; dan
5) Ambulans.
g. Rambu-rambu yang diperlukan;
1) Rambu petunjuk;
2) Rambu larangan;
3) Rambu peringatan;
4) Rambu kewajiban;
5) Rambu informasi;
6) Rambu pekerjaan sementara;
7) Jalur evakuasi (EscapeRoute);
8) Tongkat pengatur lalu lintas (Warning Lights Stick);
9) Kerucut lalu lintas (Traffic Cone);
10) Lampu putar (Rotary Lamp); dan
11) Lampu selang lalu lintas.
h. Lain-lain terkait pengendalian risiko Keselamatan Konstruksi.
1) Pemeriksaan dan pengujian peralatan;
2) Alat Pemadam Api Ringan (APAR);
3) Sirine;
4) Bendera K3;
5) Lampu darurat (Emergency Lamp);
6) Pemeriksaan lingkungan kerja:
a) Limbah B3
b) Polusi suara
7) Pembuatan Kartu Identitas Pekerja (KIP);
8) Program inspeksi dan audit;
9) Pelaporan dan penyelidikan insiden;
10) Patroli keselamatan; dan/ atau
11) Closed–circuit Television (CCTV).
Hal. 44
2. Perincian kegiatan penyelenggaraan Sistem Manajemen
Keselamatan Konstruksi sebagaimana dimaksud pada angka 1
(satu) tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian yang
tidak terpisah kan dengan Surat Edaran Menteri
No11/SE/M/Tahun2019.
Hal. 45
BAB VI
SPESIFIKASI JABATAN KERJA KONSTRUKSI
5.1. Informasi.
a. Untuk melaksanakan tugasnya, kontraktor pelaksana harus mencari informasi yang
dibutuhkan selain dari informasi yang diberikan oleh pejabat pelaksana teknis
kegiatan termasuk melalui spesifikasi teknis.
b. Kontraktor pelaksana harus memeriksa kebenaran informasi yang digunakan dalam
pelaksanaan tugasnya, baik yang berasal dari pejabat pelaksana teknis kegiatan,
maupun yang dicari sendiri. Kesalahan/kelalaian pekerjaan sebagai akibat dari
kesalahan informasi menjadi tanggung jawab penyedia jasa.
5.2. Persyaratan Kualifikasi
a. Bidang Bangunan Gedung Dengan SubklasifikasiBP 009 Pembersihan danPerapihan
Bangunan Gedung dan/atauBangunan Sipil
b. Memiliki NIB KBLI 43309 (Spesialis)
c. Kualifikasi Usaha Kecil
5.3. Tenaga Ahli
Untuk melaksanakan tujuannya, penyedia jasa harus menyediakan tenaga ahli yang
memenuhi ketentuan dari dokumen ini, baik ditinjau dari segi lingkup kegiatan maupun
tingkat kompleksitas pekerjaan;
Tenaga ahli dan tenaga pendukung yang dibutuhkan oleh kontraktor pelaksana adalah
sebagai berikut :
No Jabatan Jumlah Pengalaman Keahlian
SKK Pelaksana
1 Pelaksana 1 1 Tahun Lapangan Pekerjaan
Gedung
Sertifikat Petugas K3
2 Petugas K3 Konstruksi 1 0 Tahun
Konstruksi
Hal. 46
Ketentuan ketentuan lain yang tidak terdapat dalam spesifikasi teknis ini dapat dilakukan
dengan pertimbangan teknis dan atas persetujuan dari pihak direksi. Demikianlah Spesifikasi
teknis ini dibuat agar dapat sebagai Demikian Spesifikasi Teknis ini kami buat semoga
bermanfaat
Bengku 26 Juni l 2023
Mengetahui/Menyetujui
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kota Bengkulu
Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Hal. 47