| 0311677629128000 | Rp 347,828,373 | |
CV Elang Laut Group | 04*1**5****19**0 | - |
| 0708084025124000 | - | |
| 0018723544124000 | - | |
| 0022793806119000 | - | |
| 0820677425119000 | - | |
| 0211112941119000 | - | |
| 0705339406121000 | - | |
CV Tunas Harapan | 0014874473124000 | - |
CV Mitra Jaya | 0015972763113000 | - |
| 0020197570127000 | - | |
| 0736588856121000 | - | |
| 0926124009124000 | - | |
CV Siantar Mas | 00*4**5****19**0 | - |
| 0024949646128000 | - |
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN KONSTRUKSI
PEKERJAAN REHABILITASI SD NEGERI 024772 BINJAI
PPK AUZAR HABIBIE MARPAUNG, SE
ID RUP
SPESIFIKASI FUNGSI UMUM DAN VOLUME PEKERJAAN
Volume pekerjaan:Rehabilitasi SD Negeri 024772 Binjai.
1. Rehab Ruang Kelas Seluas 15,5 m x 7 m
2. Rehab Perpustakaan Seluas 8 m x 6,85 m
NO RINCIAN KEGIATAN DAN PEKERJAAN VOL. SAT.
A PEKERJAAN REHABILITASI RUANG KELAS
I MATA PEMBAYARAN UMUM
1 PapanProyek 1.00 Unit
2 Plakat Granit Uk. 20 x 30 cm 1.00 Unit
3 Pek. Pembongkaran Pintu dan Jendela Existing 8.00 Unit
4 Pek. Pembongkaran Rangka dan Atap Existing 173.25 M2
5 Pek. Pembongkaran Rangka dan Plafond Existing 143.72 M2
6 Pek. Pembersihan Lahan 1.00 Ls
II MATA PEMBAYARAN PERKIRAAN BIAYA PENERAPAN SMKK*)
1 Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
Topi Pelindung (Safety Helmet); 4.00 bh
Sepatu Keselamatan (Safety Shoes); 4.00 Psg
Rompi 4.00 Psg
Sarung tangan (Safety Gloves); 4.00 Psg
2 Rambu-rambu yang diperlukan
a. Rambu Petunjuk 1.00 Unit
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
b. Rambu Peringatan 1.00 Unit
III MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA
A PEKERJAAN KOLOM BETON BERTULANG
1 Pek. Kolom Praktis (Kp) Uk 0.11 x 0.11 M 9.10 M'
B PEKERJAAN BALOK BETON BERTULANG
1 Pek. Balok Latei 10 x 15 cm 67.20 M'
C PEKERJAAN DINDING
1 Pekerjaan Pemasangan Dinding
a. Pek. Dinding Bata 1/2 Batu Pas. 1:4 38.37 M2
b. Pek. Plesteran Pas. 1:4 76.73 M2
c. Pek. Acian 76.73 M2
D PEKERJAANATAP
1 Pekerjaan Atap
a. Pek. Rangka Atap Baja Ringan C.75.75 173.25 M2
b. Pek. Atap Spandek T. 0.30 mm 173.25 M2
c. Pek. Rabung Atap Spandek T. 0.30 mm 16.50 M'
d. Pek. Lisplang GRC 43.50 M'
G PEKERJAAN PEMASANGAN LANTAI DAN PENUTUP
LANTAI
1 Pek. Pemasangan Lantai
a. Pek. Timbunan Tanah 33.97 M3
b. Pek. Urugan Pasir t = 5 cm 6.54 M3
c. Pek. Lantai Keramik Uk.40 x 40 Cm 130.73 M2
IV MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAIN
A PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA
1 Pek. Pintu PJ1 ( 2 Unit)
a. Pek. Kusen Pintu Kayu Kelas II 31.58 M'
b. Pek. Daun Pintu Kayu Kelas II 3.20 M2
c. Pek. Jalusi Kayu Kelas II 0.92 M2
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
d. Pek. Daun Jendela Kayu Kelas II 0.81 M2
e. Pek. Kaca Polos t = 5 mm 1.50 M2
f. Kunci Tanam Biasa Pintu 2.00 Unit
g. Engsel Pintu 6.00 Buah
h. Grandle Pintu 4.00 Buah
i. Grandle Jendela 6.00 Buah
j. Hak Angin 12.00 Buah
2 Pek. Jendela J1 (6 Unit)
a. Pek. Kusen jendela Kayu Kelas II 81.00 M'
b. Pek. Daun Jendela Kayu Kelas II 3.86 M2
c. Pek. Jalusi Kayu Kelas II 2.40 M2
d. Pek. Kaca Polos t = 5 mm 5.99 M2
e. Engsel Jendela 48.00 Buah
f. Grandle Jendela 24.00 Buah
g. Hak Angin 48.00 Buah
B PEKERJAAN PLAFOND
1 Pek. Pemasangan Plafond
a. Pek. Rangka Furring 151.65 M2
b. Pek. Plafond Gypsum T. 9 mm 104.12 M2
c. Pek Plafond Kalsiboard T. 4 mm (Khusus Overhang) 47.53 M2
V MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN SELAINNYA
A PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1. Pemasangan MCB 10 A 1.00 Unit
2. Instalansi Titik Nyala Lampu 4.00 Titik
3. Instalansi Stop Kontak 4.00 Titik
4. Downligth LED 15 Watt 4.00 Buah
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
5.Saklar Ganda 2.00 Buah
6. Saklar Tunggal 2.00 Buah
7. Stop Kontak 4.00 Buah
B PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pek. Pengecatan Dinding dan Kolom
a. Pek. Cat Kusen Pintu dan Daun Jendela Kayu 63.96 M2
b. Pek. Cat Dinding dan Kolom 304.06 M2
c. Pek. Pengecatan Plafond 151.65 M2
B PEKERJAAN REHABILITASI RUANG PERPUSTAKAAN
I MATA PEMBAYARAN UMUM
1 Pek. Pembongkaran Rangka dan Atap Existing 107.46 M2
2 Pek. Pembongkaran Rangka dan Plafond Existing 92.21 M2
II MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA
A PEKERJAAN ATAP
1 Pekerjaan Atap
a. Pek. Rangka Atap Baja Ringan C.75.75 107.46 M2
b. Pek. Atap Spandek T. 0.30 mm 107.46 M2
c. Pek. Rabung Atap Spandek T. 0.30 mm 18.55 M'
d. Pek. Lisplang GRC 40.75 M'
III MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAIN
A PEKERJAAN PLAFOND
1 Pek. Pemasangan Plafond
a. Pek. Rangka Furring 92.21 M2
b. Pek. Plafond Gypsum T. 9 mm 55.51 M2
c. Pek Plafond Kalsiboard T. 4 mm (Khusus Overhang) 36.70 M2
IV MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN SELAINNYA
A PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1. Pemasangan MCB 10 A 1.00 Unit
2. Instalansi Titik Nyala Lampu 6.00 Titik
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
3. Instalansi Stop Kontak 2.00 Titik
4. Downligth LED 15 Watt 6.00 Buah
5.Saklar Ganda 3.00 Buah
6. Stop Kontak 2.00 Buah
B PEKERJAAN PENGECATAN
1 Pek. Pengecatan Dinding dan Kolom
a. Pek. Cat Kusen Pintu dan Daun Jendela Kayu 14.86 M2
b. Pek. Cat Dinding dan Kolom 166.50 M2
c. Pek. Pengecatan Plafond 92.21 M2
Spesifikasi kinerja 1. Struktur dan Stabilitas
bangunan a. Kekuatan struktur: Sesuai dengan standar
SNI
b. Percepatan gempa rencana: Sesuai dengan
zona gempa setempat dan peraturan yang
berlaku.
2. Fasad dan Pencahayaan Alami
a. Transmisi cahaya kaca: Minimal 50% untuk
memaksimalkan pencahayaan alami.
b. Insulasi termal kaca: U-value ≤ 2,0 W/m2K
untuk mengurangi kehilangan energi
melalui kaca.
3. Efisiensi Energi
a. EUI (Energy Use Intensity): Tidak lebih
dari 150 kWh/m2 tahun untuk bangunan
perkantoran, atau sesuai dengan standar
lokal.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
b. HVAC Coefficient of Performance (COP):
Minimal 3,0 untuk sistem pendingin udara.
4. Air dan Sanitasi
a. Konsumsi air per kapita: Tidak lebih dari
150 liter per orang per hari, atau sesuai
dengan standar lokal.
b. Efisiensi penggunaan air: Mengurangi
konsumsi air hingga 20-30% melalui
peralatan hemat air.
5. Aksesibilitas dan Keselamatan
a. Lebar jalur evakuasi: Minimal 1,1 meter
untuk bangunan dengan jumlah penghuni di
atas 500 orang.
b. Waktu evakuasi maksimum: Tidak lebih
dari 2,5 menit untuk bangunan tinggi.
6. Kualitas Udara dalam Ruangan
a. Ventilasi: 8-10 liter/detik per orang untuk
ruang perkantoran, atau sesuai dengan
standar lokal.
b. Konsentrasi CO2: Tidak lebih dari 1.000
ppm untuk kualitas udara dalam ruangan
yang baik.
7. Keberlanjutan dan Lingkungan
a. Sertifikasi green building: Mencapai
minimal peringkat Silver pada sertifikasi
seperti Green Building Council Indonesia
(GBCI), LEED, atau BREEAM.
b. Pengurangan emisi CO2: Minimal 30%
pengurangan emisi karbon dibandingkan
dengan bangunan serupa tanpa upaya
keberlanjutan.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
I. URAIAN SPESIFIKASI TEKNIS
A. Spesifikasi Bahan Bangunan Konstruksi:
NO. NAMA BAHAN MATERIAL SPESIFIKASI
1 Beton F'c 17 Mpa
Semen Semen PC produksi dalam negeri
dengan kualitas baik, masih baru,
tidak ada bagian yang membatu,
dalam zak yang tertutup, Serta
memenuhi syarat S11 0013-81 dan
SKSNI T-28-1991-0.3.
Exampel material seperti berikut:
Semen Padang, Tiga Roda, Andalas,
Merah Putih, Holcim (Tipe PCC,
OPC, PPC)
Pasir Pasir Pasang/Beton harus tajam,
kasar, bebas dari butiran kerikil,
tidak mengandung lumpur dan
kotoran serta memenuhi SNI-1968-
1990 F dan SKSNI S-04-1989.
Gunakan pasir berkualitas dari
sumber terpercaya
Kerikil atau batu pecah, Batu kali Kerikil harus keras tidak mudah
hancur, bebas dari tanah, kotoran dan
bahan organik lainnya .
Kerikil atau Batu kali, batu split, batu
belah (sesuaikan ukuran sesuai
kebutuhan)
Bahan tambahan (admixture): Sika, Fosroc, Mapei
2 Baja
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
Baja tulangan (besi beton): Ukuran Standar, tidak mengandung
Karat sesuai SK. SNI S-06-1989-F
Krakatau Steel, Growth Steel (GS),
Raja Pekan Baru Steel (RPS), Deli
Baja (SNI).
Baja ringan Ukuran sesuai yang ada dipasaran,
tidak berkarat, sesuai SNI yang
berlaku
Saka, Taso, Sakti Truss, CBM (C75)
3 Dinding Ukuran Batu bata merah yang di
pakai 5 x 11 x 22 cm, dengan
pembakaran yang matang, tidak
mudah patah/retak, kuat dengan
terbuat dari tanah liat yang tidak
terlalu banyak pasir mempunyai
permukaan yang rata. Sesuai dengan
SK SNI S-04-1989-F
4 Mortar dan Plesteran
Mortar instan MU-Weber, Mortar Utama, Semen
Gresik
Plesteran (Campuran) Semen : Semen Padang , Andalas ,
Tiga Roda , Merah Putih , Holcim
Pasir : Gunakan pasir berkualitas dari
sumber terpercaya
5 Lantai
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
Keramik Kualitas Baik, bentuk dan ukuran
sesuai dengan perencanaan,
spesifikasi mutu sesuai SK. SNI-S
06-1989.
Roman, Milan, Asia Tile, Platinum,
Indogress
6 Atap
Atap Spandek t : 0.30 mm
7 Kusen, Pintu, dan Jendela
Kayu Kayu/Papan yang dipakai harus yang
sudah kering dan memakai kayu
kelas II sedangkan untuk papan mal
(bekisting) dipakai kayu kelas III.
Sesuai SNI 03-2445- 1991 / SK. SNI
S-05-1990-F, SNI 4.3-53.1987/UDC
674.048.004.1.Exampel untuk kayu
kelas II seperti Meranti, Kamper, Jati
PVC V-Panel, Upvc
Kaca Kaca, t = 5 mm
8 Cat dan Pelapis
Cat dinding Cat produksi dalam negeri dengan
kualitas baik, masih baru, tidak ada
bagian yang membatu/kering, dalam
kaleng, serta tahan terhadap segala
cuaca, air, dan jamur.
Nippon Paint, Dulux (Interior,
Exterior)
Cat kayu dan besi Nippon Paint, Dulux (Gloss, Semi-
Gloss, Satin)
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
Waterproofing Sika, Fosroc, Basf (Topseal,
Bituseal, MasterSeal)
Epoxy Nippon Paint, Dulux (Floor Coating,
Wall Coating)
9 Instalasi Mekanikal, Elektrikal,
dan Plumbing (MEP)
Pipa PVC Pralon, Wavin, Rucika (Standard,
AW, D)
Pipa PPR Westpex, ERA, Wavin (Green, Blue,
PN10, PN20)
Kabel listrik Supreme, Eterna, Kabelindo (NYA,
NYAF, NYFG, NYY)
Fitting dan aksesoris pipa Rucika, Pralon, Wavin
Saklar dan stop kontak Schneider Electric, Panasonic, Broco
10 Plafon
Plafon gypsum Knauf, Gyproc, Gypsum Jayaboard,
Yoshino
Plafon Serat Semen Gyproc , Jayaboard , HardieFlex ,
Elephant
Plafon PVC Shunda , Denta , Golden Crown ,
Warren, Kimi
11 Pencahayaan
Lampu Downlight LED Philips, Osram, Panasonic
B. Spesifikasi Proses/Kegiatan:
NO URAIAN PEKERJAAN PROSES KEGIATAN
Rehabilitasi Ruang Kelas
1 Pekerjaan Persiapan
a. Pek. Pembongkaran Minggu 1
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
2 Pek. Kolom Praktis uk. 11/11 cm Minggu 2
3 Pek. Balok Latei uk. 10 / 15 cm Minggu 2
4 Pekerjaan Pemasangan Dinding
a. Pek. Dinding Bata 1/2 Batu Pas. 1:4 Minggu 2 Minggu 3
c. Pek. Plesteran Pas. 1:4 Minggu 2 Minggu 3
d. Pek. Acian Minggu 2 Minggu 3
5 Pekerjaan Atap
a. Pek. Rangka Atap Baja Ringan C.75.75 Minggu 3 Minggu 4
b. Pek. Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 3 Minggu 4
c. Pek. Rabung Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 3 Minggu 4
d. Pek. Lisplang GRC Minggu 3 Minggu 4
6 Pek. Pemasangan Lantai
b. Pek. Urugan Pasir t = 3 cm Minggu 5 Minggu 6
c. Pek. Lantai Keramik Uk.40 x 40 Cm Minggu 5 Minggu 6
7 Pek. Pintu PJ1 (2 unit) Minggu 2 Minggu 3
8 Pek. Jendela J1 (6 Unit) Minggu 2 Minggu 3
9 Pek. Pemasangan Plafond
a. Pek. Rangka Furring Minggu 7 Minggu 8
b. Pek. Plafond Gypsum T. 9 mm Minggu 7 Minggu 8
c. Pek. Plafond Kalsiboard T. 4 mm (Khusus Minggu 7 Minggu 8
Overhang)
10 Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal Minggu 8
11 Pek. Pengecatan Dinding dan Kolom
a. Pek. Cat Kusen Pintu dan jendela kayu Minggu 9 Minggu 10
b. Pek. Cat Dinding dan Kolom Minggu 9 Minggu 10
c. Pek. Pengecatan Plafond Minggu 9 Minggu 10
Rehabilitasi Ruang Perpustakaan
1 Pekerjaan Persiapan
a. Pek. Pembongkaran Minggu 11
2. Pekerjaan Atap
a. Pek. Rangka Atap Baja Ringan C.75.75 Minggu 11 Minggu 12
b. Pek. Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 11 Minggu 12
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
c. Pek. Rabung Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 11 Minggu 12
d. Pek. Lisplang GRC Minggu 11 Minggu 12
3 Pek. Pemasangan Plafond
a. Pek. Rangka Furring Minggu 12 Minggu 14
b. Pek. Plafond Gypsum T. 9 mm Minggu 12 Minggu 14
c. Pek. Plafond Kalsiboard T. 4 mm (Khusus Minggu 12 Minggu 14
Overhang)
4 Pekerjaan Mekanikal dan Elektrikal Minggu 13
5 Pek. Pengecatan Dinding dan Kolom
a. Pek. Cat Kusen Pintu dan jendela kayu Minggu 14 Minggu 15
b. Pek. Cat Dinding dan Kolom Minggu 14 Minggu 15
c. Pek. Pengecatan Plafond Minggu 14 Minggu 15
6 Serah Terima Kegiatan Minggu 16
C. Spesifikasi Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja
NO ITEM PEKERJAAN URAIAN
1. Papan Proyek a) Kontraktor harus membuat dan memasang
Papan Nama Proyek yang memuat tentang
identitas proyek.
b) Papan nama proyek harus mencantumkan
Instansi Penyandang Dana, Instansi Pemilik
Bangunan, Kontraktor Pelaksana dan Konsultan
Supervisi.
c) Papan juga harus mencantumkan besar
anggaran pelaksanaan proyek, waktu mulai
proyek, dan waktu penyelesaian proyek.
2. Plakat Granit a) Plakat Granit berukuran 20 cm x 30 cm.
b) Plakat Granit berisi nama pekerjaan, sumber
dana dan tahun anggaran
3. Pek. Pembersihan akhir a) Pelaksana harus membersihkan lokasi pekerjaan
dari segala sesuatu yang dapat menggangu
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
pelaksanaan pekerjaan seperti hasil bongkaran
bangunan lama.
4. Alat Pelindung Kerja a) Kontraktor Pelaksana harus menyediakan
dan Alat Pelindung perlengkapan keamanan kerja untuk semua
Diri pekerja yang berada dalam lokasi pekerjaan.
b) Perlengkapan keamanan kerja berupa alat-alat
seperti berikut ini :
- Topi Pelindung (Safety Helmet);
- Sepatu Keselamatan (Safety Shoes);
- Rompi
- Sarung tangan (Safety Gloves)
5. Pekerjaan Kolom beton Untuk pekerjaan Kolom meliputi :
Bertulang
a) Menyiapkan sepatu kolom yang ditarik garis
lurusnya dari sloof. Fungsinya agar bekisting
tepat berada pada titik koordinatnya sesuai
dengan gambar perencanaan.
b) Melakukan perakitan besi tulangan sesuai
dengan desain yang telah ditentukan.
c) Memasang bekisting kolom. Jangan lupa beton
decking atau tahu beton penyangga besi
tulangan. Tujuan beton decking ini untuk
menjaga jarak selimut beton agar tidak berubah
selama proses pengecoran.
d) Memasang pipa support Untuk menjaga
vertikaliti dari kolom terhadap sloof dan
balok.Untuk mendapatkan kolom struktur yang
sempurna, bekisting tidak boleh miring ataupun
goyang saat pengecoran Oleh karena itu
pemasangan pipa support dinilai sangat penting.
e) Setelah kompenen bekisting dan besi serta celah
bekisting dirapatkan dan mendapatkan
persetujuan dari direksi, maka dilakukanlah
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
pengecoran beton sesuai dengan jenis beton
yang diinginkan. Untuk hasil pengecoran merata
harus dibantu dengan menggunakan alat
concreate vibrator.
6. Pekerjaan balok beton Pekerjaan Balok Beton bertulang Meliputi :
bertulang
a) Pembuatan dan pengajuan shop drawing
pekerjaan Balok Beton Bertulang
b) Persiapan material, antara lain: Portland cement,
pasir, split, air, kaso, multiplek 10 mm, besi
beton, kawat beton, dan paku.
c) Persiapan alat kerja, antara lain: unting-unting,
benang, vibrator, gerobak sorong, dan selang
air.
d) Perakitan pembesian harus sesuai dengan
gambar kerja.
e) Selanjutnya adalah pemasangan tulangan
utama, sebelum pemasangan sengkang, terlebih
dahulu dibuat tanda pada tulangan utama
dengan kapur.
f) Selanjutnya adalah pemasangan sengkang,
setiap pertemuan antara tulangan utama dan
sengkang diikat oleh kawat dengan sistem
silang.
g) Setelah tulangan selesai dirakit, besi tulangan
diangkut ke lokasi yang akan dipasang.
h) Bekisting dipasang dalam 3 sisi, sisi kanan, sisi
kiri dan sisi bawah, dipasang dengan multiplek
10 mm sebagai bahan bekisting + tulangan kayu
kaso 4/6.
i) Ukur bekisting menggunakan meteran agar
mendapatkan hasil yang sesuai, setelah itu
kemudian letakkan bekisting pada tempat yang
sudah ditentukan.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
j) Bekisting diberikan skoor dari kayu reng 3/4
sebagai penguat tekanan saat coran dituangkan,
antar skoor diberi jarak sekitar 30cm dengan
skoor lainnya.
k) Pemasangan skoor dapat menggunakan paku
sebagai perekatnya, kemudian paku ditokok
dengan menggunakan palu.
l) Setelah bekisting terpasang dengan baik,
bekisting diolesi minyak bekisting kemudian
letakkan pembesian balok pada posisinya tepat
didalam bekisting.
m) Pastikan pembesian telah terletak dengan
sempurna pada posisinya didalam bekisting
dengan membuat tahu-tahu beton di bawah dan
digantung kiri kanan bagian dalam bekisting,
dengan maksud mendapatkan selimut beton.
n) Pengecoran beton dilakukan menggunakan
mutu beton sesuai dengan spesifikasi teknis.
o) Untuk memudahkan pekerjaan disiapkan
gerobak sorong sebagai pengantar adukan ke
areal pekerjaan.
p) Setelah area siap, lakukan pengecoran beton
dengan menuang adukan beton ke area
pengecoran, Penuangan beton dilakukan secara
bertahap, hal ini dilakukan untuk menghindari
terjadinya segregasi yaitu pemisahan agregat
yang dapat mengurangi mutu beton. Selama
proses pengecoran berlangsung pemadatan
beton menggunakan vibrator. Hal tersebut
dilakukan untuk menghilangkan rongga-rongga
udara serta untuk mencapai kepadatan
maksimal.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
7. Pekerjaan Dinding a) Batu Merah harus berkualitas baik, tidak pecah,
Bata, Plesteran dan dan bila direndam tidak hancur/ tetap utuh.
Acian Ukuran batu-bata sesuai dengan produksi
setempat dan bahan yang masuk ke dalam lokasi
proyek harus terlebih dahulu diperiksa oleh
Direksi/ Pengawas.
b) Pasir harus terdiri dari butir–butir yang bersih,
bebas dari bahan–bahan organis, lumpur dan
sebagainya memenuhi komposisi butir serta
kekerasan.
c) Adukan untuk pasangan batu-bata 1:4 dipakai 1
PC : 4 Pasir.
d) Permukaan yang akan dipasang batu-bata harus
bersih dan basah, sedangkan batu-bata sebelum
dipasang harus dicelup/ dibasahi dengan air.
Batu-bata yang pecah tidak lebih dari 10%.
e) Adukan harus dibuat secara hati–hati diaduk
dalam bak kayu yang besarnya memenuhi
syarat.
f) Semen dan pasir harus dicampur dalam keadaan
kering, kemudian diberi air sesuai persyaratan,
untuk mendapatkan campuran yang diinginkan
yaitu yang memenuhi syarat. Adukan yang
sudah mengering tidak boleh dicampur dengan
adukan baru.
8. Pekerjaan Plesteran Bahan–bahan untuk adukan beton terdiri atas semen
PC, pasir, dan air. Perbandingan adukan adalah 1 PC :
4 pasir. Tahapan Pelaksanaan Meliputi :
a) Sebelum pekerjaan plesteran dimulai, bidang
yang akan diplester harus bersih dari kotoran
dan lemak/ minyak, dan dibasahi dengan air
hingga jenuh.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
b) Campuran tidak boleh terlalu cair atau terlalu
kental, dan dicampur dengan menggunakan air
tawar yang bersih.
c) Agregat/ pasir yang akan dipergunakan harus
diayak hingga memiliki butiran yang sesuai
dengan kemampuan kuat lekat yang
disyaratkan.
d) Tebal plesteran adalah 1,50 cm smpai 2,50 cm
atau disesuaikan dengan gambar dan spesifikasi
yang ada atau berdasarkan petunjuk Direksi/
Pengawas. Bidang hasil plesteran harus rapi,
rata, dan tidak bergelombang serta presisi
dengan ukuran-ukuran yang sudah disyaratkan
dalam gambar.
9. Pekerjaan Atap a) Baik ukuran maupun mutu dari setiap bahan
tersebut tidak boleh diubah, kecuali bila ada
perintah tertulis dari Direksi/ Pengawas.
b) Bahan penutup atap adalah Spandek t = 0.30
mm.
c) Rangka Atap yang di gunakan adalah rangka
atap baja ringan dengan profil C.75.75 (tinggi
profil 75 mm dan ketebalan berikut lapisan
pelindung / coating TCT 0,75 mm)
d) Profil material reng baja ringan yang digunakan
adalah profil U terbalik (Top –hat) Tinggi
profil37 mm dan ketebalan berikut lapisan
pelindung / coating TCT 0,45 mm.
e) Pengukuran bentang bangunan sebelum
dilakukan fabrikasi.
f) Pekerjaan pemasangan seluruh rangka atap
kuda-kuda meliputi struktur rangka kuda-kuda
(truss), balok tembok (top plate/murplat), reng,
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
sekur overhang, ikatan angin dan bracing
(ikatan pengaku).
g) Pemasangan penutup atap menggunakan Atap
Spandek t= 0,30 mm (sesuai dengan BQ)
h) Pemasangan Atap harus benar – benar lurus dan
rapi, tidak bergelombang.
i) Untuk Lisplank yang digunakan adalah lisplank
GRC dengan ukuran Lebar 20 cm dengan tebal
9 mm.
j) Kontraktor Pelaksana dalam melaksanakan
Kegiatan harus seizin dari Pengawas Lapangan.
10. Pekerjaan Pemasangan a) Pekerjaan Timbunan Tanah:
Lantai Sebelum dilakukan pekerjaan timbunan
Kontraktor Pelaksana harus memastikan
lokasi disekitar pengalian bersih dari
pepohonan, Semak belukar, dan tanah
humus.
Material timbunan adalah tanah gunung
yang gembur tidak berbungkah-
bungkah, bukan tanah liat, bukan tanah
sawah, bukan hasil bongkaran bangunan
lama.
Material timbunan adalah tanah yang
mudah dipadatkan.
Hasil pemadatan tanah harus disetujui
oleh Konsultan Supervisi.
b) Pekerjan Lantai Keramik Ukuran 40 x 40 Cm :
Pekerjaan keramik pada lantai adalah
pada seluruh kebutuhan ruangan.
Lantai Keramik yang di gunakan adalah
keramik berukuran 40 x 40 cm.
Campuran (agregat) untuk pasang
keramic lantai, halus harus dipilih pasir
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
yang bagus bersih dan bebas dari segala
macam kotoran, dan melalui ayakan.
Campuran perekat antar bata adalah
dengan perbandingan 1 PC : 4 Pasir
pasang.
Lebar nat keramik 1 mm dan diisi
dengan semen penutup.
Hasil akhir lantai adalah rata, tidak
bergelombang.
11. Pekerjaan Kusen, Pintu a) Lingkup Pekerjaan meliputi :
dan Jendela Pek. Kusen menggunkan kayu Kelas II.
Pek. Daun Pintu dan daun Jendela
Menggunakan Kayu kelas II.
Daun Jendela Menggunakan Kaca tebal
5 mm.
b) Sebelum memulai pelaksanaan Penyedia Jasa
diwajibkan meneliti gambar-gambar dan
kondisi di lapangan, terutama ukuran dan peil
lubang bukaan dinding dan dimintakan
persetujuan dari Konsultan Pengawas.
c) Semua kusen untuk pintu, dikerjakan secara
pabrikasi dengan teliti sesuai dengan ukuran dan
kondisi lapangan agar hasilnya dapat
dipertanggung jawabkan.
d) Pengunci dan penggantung harus berfungsi
dengan baik. Semua contoh barang tersebut
harus mendapat persetujuan dari Direksi Teknis
(Pengawas/Konsultan Pengawas). Apabila
kunci dan alat penggantung yang dipasang
ternyata tidak berfungsi,harus dibongkar/
diganti atas biaya Penyedia Jasa.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
e) Semua pemasangan harus rapi sehingga pintu
dapat ditutup dan dibuka dengan mudah, lancar,
dan ringan.
12. Pekerjaan Langit a) Rangka plafond yang digunakan adalah Rangka
Langit (Plafond) Furing Metal lengkap dengan top cross rail,
ceiling batten, angle, cb, connector, ter spring,
suspension rod, dan angle bracket. jarak
penggantungan sesuai dengan Gambar Rencana.
b) Untuk pengikatan tepi rangka langit – langit
yang menempel dinding pasangan batu bata atau
beton adalah dengan “fischer atau paku”
c) Pemasangan rangka langit – langit rata
waterpass pada permukaan bawahnya.
d) Pekerjaan Penutup Plafon terbagi dua jenis
material. Untuk di ruangan dalam Menggunakan
Plafond Gypsum tebal 9 mm dan untuk area
ruangan selasar dan overhang atap
menggunakan Plafond Kalsiboard tebal 4 mm
e) Sebelum dilaksanakannya pemasangan langit-
langit (Plafon), semua pekerjaan lain yang
terletak diatas langit-langit (Plafon) harus sudah
terpasang secara sempurna.
f) Sebelum pekerjaan pemasangan langit-langit
dimulai, diwajibkan mengadakan
pengecekan/pemeriksaan kembali pekerjaan-
pekerjaan yang erat hubungannya dengan
pekerjaan langit-langit ini, untuk ini diwajibkan
adanya kerja sama (koordinasi) yang baik
dengan semua unsur pelaksana di Lapangan.
13. Pekerjaan Eletrikal a) Pekerjaan ini meliputi pemasangan bahan-bahan
material instalasi listrik, seperti pemasangan
Lampu Downlight, saklar, Stop kontak dan
MCB.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
b) Bahan Produk :
Kabel NYM 3x2,5 mm2
MCB 10 A
Lampu Downligt LED 15 watt
Stop Kontak
Saklar Ganda
Pipa PVC Listrik
Klem Pipa PVC Listrik
T-Dus
L-Bow
14. Pekerjaan Pengecataan a) pekerjaan cat adalah semua pelapisan
permukaan pada berbagai material untuk
maksud-maksud perlindungan, pemberian
warna, pemberian tekstur.
b) Pengecatan seluruh pekerjaan harus sesuai
dengan NI-3 dan NI-4 atau sesuai dengan
spesifikasi dari pabrik cat yang digunakan.
c) Sebelum dinding plamir, plesteran sudah harus
betul-betul kering, tidak ada retak-retak dan
Kontraktor meminta persetujuan kepada
Konsultan Pengawas.
d) Lapisan pengecatan dinding dalam terdiri-dari 3
(tiga) lapis dengan kekentalan cat sebagai
berikut :
Lapisan I encer yaitu dengan tambahan
20% air bersih.
Lapisan II dan III kental yaitu dengan
tambahan 10% air bersih.
e) Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding
dan plafon merupakan bidang utuh, rata,licin,
tidak ada bagian yang belang dan bidang
dinding dijaga terhadap pengotoran-
pengotoran.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
D. Persyarataan Penyedia
Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha KECIL, SBU
BG006 KBLI 41016 Konstruksi Gedung Pendidikan.
E. Spesifikasi Jabatan Kerja Konstruksi
No Jabatan dalam pekerjaan yang Pengalaman Sertifikat Kompetensi
akan dilaksanakan Kerja Kerja
(tahun)
1 Tenaga Pelaksana (Site 2 tahun Konstruksibbpelaksana
engineer/pelaksana lapangan) gedung (BG 006) minimal
pelaksana terampil jenjang 4
2 Ahli Muda K3 Konstruksi/Ahli 3 tahun Ahli keselamatan konstruksi
Muda Keselamatan Konstruksi jenjang 7 ahli muda
F. Spesifikasi Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan:
No. Nama Peralatan Kapasitas Jumlah
1 Concrete Mixer (Molen)) Kapasitas ± 0,25 – 0,5 m³ per 1 unit
adukan
2 Genset Daya minimal 3.000 Watt (3 1 Unit
kVA)
3 Bar Cutter (Pemotong Besi) Kapasitas potong diameter Ø 6 – 1 unit
16 mm
4 Bar Bender (Pembengkok Besi) Kapasitas bending besi hingga Ø 1 Unit
16 mm
5 Scaffolding (Perancah) Tinggi kerja efektif ± 3 – 5 meter 2 Set
6 Mesin Bor Listrik (Drill) Daya minimal 500 Watt, chuck Ø 1 unit
13 mm
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
Grafik Petunjuk penentuan jabatan , pengalaman, dan SKK personel manajerial
A. Keterangan Gambar (gambar terpisah)
Gambar untuk pelaksanaan pekerjaan, antara lain:
1. Peta Lokasi
2. Lay out
3. Denah, tampak dan Potongan
4. Detail Engineering Desain (DED)
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
B. Rehabilitasi SD Negeri 024772 Binjai :
a. Denah Rehab Ruang Kelas
b. Denah Rehab Ruang Perpustakaan
II. PERKIRAAN DAN PENGENDALIAN RISIKO DALAM PEKERJAAN
Tahapan Identifikasi Bahaya Kekerapan Keparahan Tingkat Skala
Pekerjaan Risiko Prioritas
1. Persiapan Kecelakaan akibat Kecil Kecil Kecil 3
alat berat,
Terjatuhnya pekerja Kecil Kecil Kecil 3
dari ketinggian
2.Pekerjaan Kecelakaan saat Kecil Besar Sedang 1
Struktur pemasangan beton
Jatuhnya material Kecil Besar Besar 1
konstruksi
Terjatuhnya pekerja Kecil Besar Besar 1
dari ketinggian
3.Pekerjaan Terjatuhnya pekerja Besar Besar Besar 1
Atap saat pemasangan
atap
Kecelakaan akibat Kecil Besar Sedang 3
cuaca buruk
4.Pekerjaan Korsleting listrik Sedang Sedang Sedang 2
Instalasi Listrik atau kebakaran
dan Mekanikal
Kecelakaan saat Kecil Sedang Sedang 2
pemasangan instalasi
mekanikal
5.Pekerjaan Kecelakaan saat Sedang Sedang Sedang 2
Dinding dan pemasangan dinding
Lantai dan lantai
Terjatuhnya pekerja sedang Besar Besar 1
dari ketinggian
6.Pekerjaan Kecelakaan saat Sedang Sedang Sedang 2
Finishing pengecatan
Terluka akibat bahan Kecil Besar Sedang 3
kimia
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
7.Pembersihan Kecelakaan saat Kecil Kecil Kecil 3
dan Penutupan pembersihan
Terluka akibat Kecil Sedang Sedang 2
material konstruksi
Skala prioritas:
1. Besar: risiko yang harus segera ditangani
2. Sedang: risiko yang perlu diperhatikan dan ditangani sesuai dengan rencana manajemen
risiko
3. Kecil: risiko yang bisa ditangani dalam waktu yang lebih fleksibel atau sesuai dengan
jadwal perawatan rutin
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang skala prioritas:
1. Risiko Besar: Tahap pekerjaan yang memiliki tingkat risiko Besar memerlukan intervensi
segera untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Pada tahap ini, perlu adanya
perencanaan yang baik, peralatan keselamatan yang memadai, serta pelatihan dan
pengawasan ketat bagi pekerja. Contoh tindakan yang bisa diambil meliputi penerapan
metode kerja yang lebih aman, pemberian peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai,
serta penyuluhan tentang keselamatan kerja.
2. Risiko Sedang: Tahap pekerjaan dengan tingkat risiko sedang memerlukan upaya untuk
mengurangi risiko melalui manajemen risiko yang sistematis. Tindakan yang bisa diambil
meliputi evaluasi prosedur kerja, penyediaan peralatan keselamatan yang memadai, dan
pengawasan untuk memastikan pekerja mematuhi aturan keselamatan. Pada tahap ini,
pencegahan kecelakaan dapat dilakukan melalui perbaikan perencanaan dan koordinasi
antara pekerja dan pihak terkait.
3. Risiko Kecil: Tahap pekerjaan dengan tingkat risiko Kecil bisa ditangani dengan lebih
fleksibel dan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Tindakan yang bisa diambil
meliputi pengecekan rutin terhadap peralatan dan kondisi kerja, serta penyuluhan tentang
keselamatan kerja. Pada tahap ini, risiko kecelakaan relatif lebih kecil, namun tetap perlu
dikelola secara efektif untuk menjaga keselamatan pekerja dan menghindari potensi risiko
yang lebih besar.
Dokumen spesifikasi teknis menetapkan bahwa tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
(RKK) untuk paket pekerjaan sebagaimana dimaksud di atas adalah adalah
RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI (BESAR / SEDANG / KECIL)
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERENCANAAN KEGIATAN APBD 2025
A. Pernyataan Penetapan Tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
Penetapan tingkat risiko Keselamatan Konstruksi ditentukan dengan berdasarkan
kriteria penentuan tingkat risiko keselamatan.
KONSULTAN
PERENCANA
Berdasarkan hasil identifikasi bahaya untuk pelaksanaan pekerjaan :
Nama Paket Pekerjaan : Rehabilitasi SD Negeri 024772
Binjai
Harga Penilaian Perancangan : Rp. 350.000.000,00- (Termasuk
(Estimate Engineer) PPN 11%)
Lokasi Pekerjaan : SD Negeri 024772 Binjai
Pelaksanaan : 120 Hari Kalender
PENETAPAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI
(BESAR/SEDANG/KECIL)
Diketahui Oleh Pejabat Pembuat : Dibuat Oleh Team Leader
Komitmen
AUZAR HABIBIE MARPAUNG, S.E : AGUS PERMANA, ST
Tanda Tangan : Tanda Tangan