| 0918468141111000 | Rp 228,510,932 | |
| 0841881311122000 | - | |
| 0739881811119000 | - | |
| 0804302008119000 | - | |
CV Cindi Rezeki | 08*2**3****19**0 | - |
CV Karya Bakti Sejati | 05*6**4****19**0 | - |
| 0317559029119000 | - | |
| 0022795181119000 | - | |
CV Salwa | 06*4**3****19**0 | - |
| 0015380603119000 | - |
SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN KONSTRUKSI
PEKERJAAN REHABILITASI RUANG LABORATORIUM ILMU
PENGATAHUAN ALAM (IPA) DENGAN TINGKAT
KERUSAKAN MINIMAL SEDANG SMP AN NADWA
ISLAMIC CENTER BINJAI
PPK AUZAR HABIBIE MARPAUNG, SE
ID RUP 51814808
SPESIFIKASI FUNGSI UMUM DAN VOLUME PEKERJAAN
Volume pekerjaan: Rehabilitasi Ruang Laboratorium Ilmu Pengatahuan Alam (Ipa)
Dengan Tingkat Kerusakan Minimal Sedang Smp An Nadwa Islamic Center Binjai.
1. Ruang Laboratorium Ilmu Pengetahuaan Alam (IPA) seluas 20.50 meter x 10.35
meter
SAT
NO RINCIAN KEGIATAN DAN PEKERJAAN VOL.
.
I MATA PEMBAYARAN UMUM
Papan Proyek Unit
1 1,00
Plakat Granit Uk. 20 x 30 cm Unit
2 1,00
Pek. Pembongkaran Atap Existing M2
3 254,79
Pek. Pembongkaran Rangka Plafond dan Plafond Existing M2
4 209,37
Pek. Pembongkaran Lantai Existing M2
5 194,71
Pek. Pembersihan akhir Ls
6 1,00
MATA PEMBAYARAN PERKIRAAN BIAYA PENERAPAN
II
SMKK*)
Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
1
Topi Pelindung (Safety Helmet); bh
4,00
Sepatu Keselamatan (Safety Shoes); bh
4,00
Rompi Psg
4,00
Sarung tangan (Safety Gloves); Psg
8,00
Rambu-rambu yang diperlukan
2
a. Rambu Petunjuk Unit
1,00
b. Rambu Peringatan Unit
1,00
III MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN UTAMA
A PEKERJAAN ATAP
Pekerjaan Atap
1
a. Pek. Perbaikan Rangka Kuda Kuda Kayu Kelas II M3
0,88
b. Pek. Gordeng Atap Kayu Kelas II M3
0,32
c. Pek. Atap Spandek t = 0.30 mm M2
254,79
d. Pek. Rabung Atap Zincalume T. 030 mm M'
22,80
e. Pek. Lisplang GRC M'
5,14
PEKERJAAN PEMASANGAN LANTAI DAN
B
PENUTUP LANTAI
Pek. Pemasangan Lantai
1
a. Pek. Lantai Keramik Uk.40 x 40 Cm M2
194,71
IV MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN LAIN
A PEKERJAAN PLAFOND
Pek. Pemasangan Plafond
1
a. Pek. Rangka Furring M2
209,37
b. Pek. Plafond Gypsum T. 9 mm M2
141,59
c. Pek Plafond Kalsiboard T. 4 mm (Khusus Overhang) M2
60,47
d. Pek. Plafon PVC t = 8 mm ( Area Kamar Mandi ) M2
7,31
e. Pek. List Profil Plafond Gypsum M'
122,80
f. Pek. List Profil Plafond PVC M'
10,54
V MATA PEMBAYARAN PEKERJAAN SELAINNYA
A PEKERJAAN MEKANIKAL & ELEKTRIKAL
1. Pemasangan MCB 10 A Unit
1,00
2. Instalansi Titik Nyala Lampu Titik
13,00
3. Instalansi Stop Kontak Titik
5,00
4. Downligth LED 15 Watt Buah
13,00
5.Saklar Ganda Buah
5,00
6. Saklar Tunggal Buah
3,00
7. Stop Kontak Buah
5,00
B PEKERJAAN PENGECATAN
Pek. Pengecatan Dinding dan Kayu
1
a. Pek. Cat Kusen Pintu Kayu M2
120,26
c. Pek. Pengerokan Dinding Existing M2
131,69
b. Pek. Cat Dinding dan Kolom Existing M2
392,16
d. Pek. Pengecatan Plafond M2
202,07
Spesifikasi kinerja 1. Struktur dan Stabilitas
bangunan a. Kekuatan struktur: Sesuai dengan standar
SNI
b. Percepatan gempa rencana: Sesuai dengan
zona gempa setempat dan peraturan yang
berlaku.
2. Fasad dan Pencahayaan Alami
a. Transmisi cahaya kaca: Minimal 50% untuk
memaksimalkan pencahayaan alami.
b. Insulasi termal kaca: U-value ≤ 2,0 W/m2K
untuk mengurangi kehilangan energi melalui
kaca.
3. Efisiensi Energi
a. EUI (Energy Use Intensity): Tidak lebih dari
150 kWh/m2 tahun untuk bangunan
perkantoran, atau sesuai dengan standar
lokal.
b. HVAC Coefficient of Performance (COP):
Minimal 3,0 untuk sistem pendingin udara.
4. Air dan Sanitasi
a. Konsumsi air per kapita: Tidak lebih dari 150
liter per orang per hari, atau sesuai dengan
standar lokal.
b. Efisiensi penggunaan air: Mengurangi
konsumsi air hingga 20-30% melalui
peralatan hemat air.
5. Aksesibilitas dan Keselamatan
a. Lebar jalur evakuasi: Minimal 1,1 meter
untuk bangunan dengan jumlah penghuni di
atas 500 orang.
b. Waktu evakuasi maksimum: Tidak lebih dari
2,5 menit untuk bangunan tinggi.
6. Kualitas Udara dalam Ruangan
a. Ventilasi: 8-10 liter/detik per orang untuk
ruang perkantoran, atau sesuai dengan
standar lokal.
b. Konsentrasi CO2: Tidak lebih dari 1.000 ppm
untuk kualitas udara dalam ruangan yang
baik.
7. Keberlanjutan dan Lingkungan
a. Sertifikasi green building: Mencapai minimal
peringkat Silver pada sertifikasi seperti
Green Building Council Indonesia (GBCI),
LEED, atau BREEAM.
b. Pengurangan emisi CO2: Minimal 30%
pengurangan emisi karbon dibandingkan
dengan bangunan serupa tanpa upaya
keberlanjutan.
STANDARD DAN PERSYARATAN Standard dan persyaratan yang berlaku
mengikuti:
1. Peraturan – peraturan umum
(Algemene Voorwarden) disingkat
A. V. Tahun 1941.
2. Peraturan Beton Bertulang
Indonesia (PBI. 1971) N.1.2.
3. Peraturan Pembebanan Indonesia
untuk gedung tahun 1983.
4. Peraturan Konstruksi Kayu
Indonesia (PKKI) tahun 1961
N.1.5.
5. Peraturan Umum Bahan Bangunan
di Indonesia N.1.3.
6. Persyaratan Umum Bahan
Bangunan di Indonesia.
7. Peraturan Cement Portland N.1.8.
8. Peraturan Batu Merah / Conblok
sebagai bahan bangunan N.1.10.
9. Tata cara Perhitungan Struktur
Beton untuk Bangunan Gedung
(SK SNI T-15-1991- 03).
10. Mutu dan Cara Uji Agregat Beton
(SII 0052-80).
11. Baja Tulangan Beton (SII 0136-
84).
12. PerMen PU Nomor
45/PRT/M/2007 tentang Standar
dan pedoman teknis Pembangunan
bangunan gedung negara;
13. Peraturan Pembangunan
Pemerintah Daerah Setempat.
I. URAIAN SPESIFIKASI TEKNIS
A. Spesifikasi Bahan Bangunan Konstruksi:
NO. NAMA BAHAN MATERIAL SPESIFIKASI
1 Beton F'c 17 Mpa
Semen • Semen PC produksi dalam negeri
dengan kualitas baik, masih baru,
tidak ada bagian yang membatu,
dalam zak yang tertutup, Serta
memenuhi syarat S11 0013-81 dan
SKSNI T-28-1991-0.3.
• Exampel material seperti berikut:
Semen Padang, Tiga Roda, Andalas,
Merah Putih, Holcim (Tipe PCC,
OPC, PPC)
Pasir • Pasir Pasang/Beton harus tajam,
kasar, bebas dari butiran kerikil,
tidak mengandung lumpur dan
kotoran serta memenuhi SNI-1968-
1990 F dan SKSNI S-04-1989.
Gunakan pasir berkualitas dari
sumber terpercaya
Kerikil atau batu pecah, Batu kali • Kerikil harus keras tidak mudah
hancur, bebas dari tanah, kotoran dan
bahan organik lainnya .
• Kerikil atau Batu kali, batu split, batu
belah (sesuaikan ukuran sesuai
kebutuhan)
Bahan tambahan (admixture): • Sika, Fosroc, Mapei
2 Baja
Baja tulangan (besi beton): • Ukuran Standar, tidak mengandung
Karat sesuai SK. SNI S-06-1989-F
• Krakatau Steel, Growth Steel (GS),
Raja Pekan Baru Steel (RPS), Deli
Baja (SNI).
Baja ringan • Ukuran sesuai yang ada dipasaran,
tidak berkarat, sesuai SNI yang
berlaku
• Saka, Taso, Sakti Truss, CBM (C75)
3 Dinding • Ukuran Batu bata merah yang di
pakai 5 x 11 x 22 cm, dengan
pembakaran yang matang, tidak
mudah patah/retak, kuat dengan
terbuat dari tanah liat yang tidak
terlalu banyak pasir mempunyai
permukaan yang rata. Sesuai dengan
SK SNI S-04-1989-F
4 Mortar dan Plesteran
Mortar instan • MU-Weber, Mortar Utama, Semen
Gresik
Plesteran (Campuran) • Semen : Semen Padang , Andalas ,
Tiga Roda , Merah Putih , Holcim
• Pasir : Gunakan pasir berkualitas dari
sumber terpercaya
5 Lantai
Keramik • Kualitas Baik, bentuk dan ukuran
sesuai dengan perencanaan,
spesifikasi mutu sesuai SK. SNI-S
06-1989.
• Roman, Milan, Asia Tile, Platinum,
Indogress, Ikad
6 Atap
Atap • Spandek t : 0.30 mm
7 Kusen, Pintu, dan Jendela
Kayu • Kayu/Papan yang dipakai harus yang
sudah kering dan memakai kayu
kelas II . Kayu Kelas II Di gunakan
sebagai rangka atap , kusen , daun
pintu dan daun jendela. sedangkan
untuk papan mal (bekisting) dipakai
kayu kelas III. Sesuai SNI 03-2445-
1991 / SK. SNI S-05-1990-F, SNI
4.3-53.1987/UDC 674.048.004.1.
• Exampel untuk kayu kelas II seperti
Meranti, Kamper, Jati
PVC • V-Panel, Upvc
8 Cat dan Pelapis
Cat dinding • Cat produksi dalam negeri dengan
kualitas baik, masih baru, tidak ada
bagian yang membatu/kering, dalam
kaleng, serta tahan terhadap segala
cuaca, air, dan jamur.
• Nippon Paint, Dulux (Interior,
Exterior)
Cat kayu dan besi • Nippon Paint, Dulux (Gloss, Semi-
Gloss, Satin)
Waterproofing • Sika, Fosroc, Basf (Topseal,
Bituseal, MasterSeal)
Epoxy • Nippon Paint, Dulux (Floor Coating,
Wall Coating)
9 Instalasi Mekanikal, Elektrikal,
dan Plumbing (MEP)
Pipa PVC • Pralon, Wavin, Rucika (Standard,
AW, D)
Pipa PPR • Westpex, ERA, Wavin (Green, Blue,
PN10, PN20)
Kabel listrik • Supreme, Eterna, Kabelindo (NYA,
NYAF, NYFG, NYY)
Fitting dan aksesoris pipa • Rucika, Pralon, Wavin
Saklar dan stop kontak • Schneider Electric, Panasonic, Broco
10 Plafon
Plafon gypsum • Knauf, Gyproc, Gypsum Jayaboard,
Yoshino
Plafon Serat Semen • Gyproc , Jayaboard , HardieFlex ,
Elephant
Plafon PVC • Shunda, Denta , Golden Crown ,
Warren, Kimi
11 Pencahayaan
Lampu • Philips, Osram, Panasonic
LED Strip • Philips, OSRAM, Tuya
B. Spesifikasi Proses/Kegiatan:
NO URAIAN PEKERJAAN PROSES KEGIATAN
1 Pekerjaan Persiapaan
i. Pek. Pembongkaran Minggu 1 Minggu 2
2 Pekerjaan Atap
i. Pek. Rangka Atap dan Gording Minggu 3 Minggu 4
ii. Pek. Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 4 Minggu 5
iii. Pek. Rabung Atap Spandek T. 0.30 mm Minggu 4 Minggu 5
iv. Pek. Lisplang GRC Minggu 4 Minggu5
3 Pekerjaan Pemasangan Lantai
i. Pek. Lantai Keramik Uk.40 x 40 Cm Minggu 10
4 Pekerjaan Pemasangan Plafond
i. Pek. Rangka Furing Minggu 6 Minggu 8
ii. Pek. Plafond Gypsum Minggu 6 Minggu 8
iii. Pek. Plafond Kalsiboard Minggu 8
iv. Pek. Plafond PVC Minggu 8
v. Pek. List profil Plafon PVC Minggu 8
vi. Pek. List Profil Plafond Gypsum Minggu 8
5 Pekerjaan Eletrikal
i. Pemasangan MCB 10 A Minggu 10
ii. Instalansi Titik Nyala Lampu Minggu 6
iii. Instalansi Stop Kontak Minggu 6
iv. Downligth LED 15 Watt Minggu 10
v. Saklar Ganda Minggu 10
vi. Saklar Tunggal Minggu 10
vii. Stop Kontak Minggu 10
6 Pekerjaan Pengecataan
i. Pek. Cat Kayu Minggu 11
ii. Pek. Pengerokan Dinding Existing Minggu 10
iii. Pek. Cat Dinding dan Kolom Minggu 10 Minggu 12
iv. Pek. Cat Plafond Minggu 10 MInggu 12
7 Uji Coba dan Serah Terima Minggu 12
C. Spesifikasi Metode Konstruksi/ Metode Pelaksanaan/Metode Kerja
NO ITEM PEKERJAAN URAIAN
1. Papan Proyek a) Kontraktor harus membuat dan memasang
Papan Nama Proyek yang memuat tentang
identitas proyek.
b) Papan nama proyek harus mencantumkan
Instansi Penyandang Dana, Instansi Pemilik
Bangunan, Kontraktor Pelaksana dan Konsultan
Supervisi.
c) Papan juga harus mencantumkan besar
anggaran pelaksanaan proyek, waktu mulai
proyek, dan waktu penyelesaian proyek.
2. Plakat Granit a) Plakat Granit berukuran 20 cm x 30 cm.
b) Plakat Granit berisi nama pekerjaan, sumber
dana dan tahun anggaran
3. Pek. Pengukuran dan a) Pemasangan bouwplank dibuat untuk
Pemasangan Bowplank membantu menentukan as-as/sumbu-sumbu
dalam perletakan bangunan, baik mengenai
kesikuannya atau ukuran-ukuran lainnya.
b) Semua papan bouwplank menggunakan kayu
kelas III, papan harus lurus diserut rata,
permukaan papan harus WATERPASS dengan
PEIL LANTAI ± 0,00. Setiap jarak 1,50 m;
papan bouwplank diperkuat dengan patok kayu
berukuran 5/7 cm atau dolken. Pada papan
bouwplank ini harus di cat sumbu-sumbu yang
diperlukan, dengan cat yang tidak luntur oleh
pengaruh cuaca.
c) Jarak papan bouwplank minimal 2,00; dari garis
bangunan terluar, untuk mencegah kelongsoran
terhadap galian-galian tanah pondasi.
d) Pelaksana harus melakukan pemasangan
Bouwplank sebagai acuan tetap pada semua
bangunan yang akan dikerjakan.
4. Pek. Pembersihan akhir a) Pelaksana harus membersihkan lokasi pekerjaan
dari segala sesuatu yang dapat menggangu
pelaksanaan pekerjaan seperti hasil bongkaran
bangunan lama.
5. Alat Pelindung Kerja a) Kontraktor Pelaksana harus menyediakan
dan Alat Pelindung perlengkapan keamanan kerja untuk semua
Diri pekerja yang berada dalam lokasi pekerjaan.
b) Perlengkapan keamanan kerja berupa alat-alat
seperti berikut ini :
- Topi Pelindung (Safety Helmet);
- Sepatu Keselamatan (Safety Shoes);
- Rompi
- Sarung tangan (Safety Gloves)
6. Pekerjaan Atap a) Baik ukuran maupun mutu dari setiap bahan
tersebut tidak boleh diubah, kecuali bila ada
perintah tertulis dari Direksi/ Pengawas.
b) Bahan penutup atap adalah Spandek t = 0.30
mm.
c) Rangka Atap yang di gunakan adalah rangka
atap Kayu Kelas II.
d) Pengukuran bentang bangunan sebelum
dilakukan fabrikasi.
e) Pekerjaan pemasangan seluruh rangka atap
kuda-kuda meliputi struktur rangka kuda-kuda
(truss), balok tembok (top plate/murplat), reng,
sekur overhang, ikatan angin dan bracing
(ikatan pengaku).
f) Pemasangan penutup atap menggunakan Atap
Spandek t= 0,30 mm (sesuai dengan BQ)
g) Pemasangan Atap harus benar – benar lurus dan
rapi, tidak bergelombang.
h) Untuk Lisplank yang digunakan adalah lisplank
GRC dengan ukuran Lebar 20 cm dengan tebal
9 mm.
i) Kontraktor Pelaksana dalam melaksanakan
Kegiatan harus seizin dari Pengawas Lapangan.
7. Pekerjaan Pemasangan a) Pekerjan Lantai Keramik Ukuran 40 x 40 Cm :
Lantai ➢ Pekerjaan keramik pada lantai adalah
pada seluruh kebutuhan ruangan.
➢ Lantai Keramik yang di gunakan adalah
keramik berukuran 40 x 40 cm.
➢ Campuran (agregat) untuk pasang
keramic lantai, halus harus dipilih pasir
yang bagus bersih dan bebas dari segala
macam kotoran, dan melalui ayakan.
➢ Campuran perekat antar bata adalah
dengan perbandingan 1 PC : 4 Pasir
pasang.
➢ Lebar nat keramik 1 mm dan diisi
dengan semen penutup.
➢ Hasil akhir lantai adalah rata, tidak
bergelombang.
8. Pekerjaan Kusen, Pintu a) Lingkup Pekerjaan meliputi :
dan Jendela ➢ Pek. Kusen menggunkan kayu Kelas II.
➢ Pek. Daun Pintu dan daun Jendela
Menggunakan Kayu kelas II.
➢ Daun Jendela Menggunakan Kaca tebal
5 mm.
b) Sebelum memulai pelaksanaan Penyedia Jasa
diwajibkan meneliti gambar-gambar dan
kondisi di lapangan, terutama ukuran dan peil
lubang bukaan dinding dan dimintakan
persetujuan dari Konsultan Pengawas.
c) Semua kusen untuk pintu, dikerjakan secara
pabrikasi dengan teliti sesuai dengan ukuran dan
kondisi lapangan agar hasilnya dapat
dipertanggung jawabkan.
d) Pengunci dan penggantung harus berfungsi
dengan baik. Semua contoh barang tersebut
harus mendapat persetujuan dari Direksi Teknis
(Pengawas/Konsultan Pengawas). Apabila
kunci dan alat penggantung yang dipasang
ternyata tidak berfungsi,harus dibongkar/
diganti atas biaya Penyedia Jasa.
e) Semua pemasangan harus rapi sehingga pintu
dapat ditutup dan dibuka dengan mudah, lancar,
dan ringan.
9. Pekerjaan Langit a) Rangka plafond yang digunakan adalah Rangka
Langit (Plafond) Furing Metal lengkap dengan top cross rail,
ceiling batten, angle, cb, connector, ter spring,
suspension rod, dan angle bracket. jarak
penggantungan sesuai dengan Gambar Rencana.
b) Untuk pengikatan tepi rangka langit – langit
yang menempel dinding pasangan batu bata atau
beton adalah dengan “fischer atau paku”
c) Pemasangan rangka langit – langit rata
waterpass pada permukaan bawahnya.
d) Pekerjaan Penutup Plafon terbagi dua jenis
material. Untuk di ruangan dalam menggunakan
plafond Gypsum tebal 9 mm dan untuk area
ruangan selasar dan overhang atap
menggunakan Kalsiboard tebal 4 mm.
e) Sebelum dilaksanakannya pemasangan langit-
langit (Plafon), semua pekerjaan lain yang
terletak diatas langit-langit (Plafon) harus sudah
terpasang secara sempurna.
f) Sebelum pekerjaan pemasangan langit-langit
dimulai, diwajibkan mengadakan
pengecekan/pemeriksaan kembali pekerjaan-
pekerjaan yang erat hubungannya dengan
pekerjaan langit-langit ini, untuk ini diwajibkan
adanya kerja sama (koordinasi) yang baik
dengan semua unsur pelaksana di Lapangan.
10. Pekerjaan Eletrikal a) Pekerjaan ini meliputi pemasangan bahan-bahan
material instalasi listrik, seperti pemasangan
Lampu Downlight, saklar, Stop kontak dan
MCB.
b) Bahan Produk :
➢ Kabel NYM 3x2,5 mm2
➢ MCB 10 A
➢ Lampu Downligt LED 15 watt
➢ Stop Kontak
➢ Saklar Ganda
➢ Pipa PVC Listrik
➢ Klem Pipa PVC Listrik
➢ T-Dus
➢ L-Bow
11. Pekerjaan Pengecataan a) pekerjaan cat adalah semua pelapisan
permukaan pada berbagai material untuk
maksud-maksud perlindungan, pemberian
warna, pemberian tekstur.
b) Pengecatan seluruh pekerjaan harus sesuai
dengan NI-3 dan NI-4 atau sesuai dengan
spesifikasi dari pabrik cat yang digunakan.
c) Sebelum dinding plamir, plesteran sudah harus
betul-betul kering, tidak ada retak-retak dan
Kontraktor meminta persetujuan kepada
Konsultan Pengawas.
d) Lapisan pengecatan dinding dalam terdiri-dari 3
(tiga) lapis dengan kekentalan cat sebagai
berikut :
➢ Lapisan I encer yaitu dengan tambahan
20% air bersih.
➢ Lapisan II dan III kental yaitu dengan
tambahan 10% air bersih.
e) Setelah pekerjaan cat selesai, bidang dinding
dan plafon merupakan bidang utuh, rata,licin,
tidak ada bagian yang belang dan bidang
dinding dijaga terhadap pengotoran-
pengotoran.
D. Persyarataan Penyedia
Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha KECIL,
SBU KBLI 2020 (BG006 KBLI 41016 Konstruksi Gedung Pendidikan) atau SBU KBLI
2017 (BG007 KBLI 41016 Konstruksi Gedung Pendidikan).
E. Spesifikasi Jabatan Kerja Konstruksi
No Jabatan dalam pekerjaan yang Pengalaman Sertifikat Kompetensi
akan dilaksanakan Kerja Kerja
(tahun)
1 Pelaksana Gedung 2 tahun Pelaksana Lapangan
Pekerjaan Gedung Jenjang 4
2 Petugas K3 - Petugas Keselamatan
Konstruksi Jenjang 3
F. Spesifikasi Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan:
No. Nama Peralatan Kapasitas Jumlah
1 Pick Up 1 Ton 1 unit
2 Genset 6 kva 1 unit
3 Bor Listrik >450 watt 3 unit
4 Gerinda Listrik >450 watt 3 unit
5 Scahfolding 3 Set
A. Keterangan Gambar (gambar terpisah)
Gambar untuk pelaksanaan pekerjaan, antara lain:
1. Peta Lokasi
2. Lay out
3. Denah, tampak dan Potongan
4. Detail Engineering Desain (DED)
Rehabilitasi Ruang Laboratorium Ilmu Pengatahuan Alam (IPA) dengan tingkat
kerusakan minimal sedang SMP An Nadwa Islamic Center Binjai :
a. Denah Ruang Kelas
b. Denah Selasar
c. Denah Atap
d. Gambar Kerja
II. PERKIRAAN DAN PENGEDALIAN RISIKO DALAM PEKERJANAAN
Tahapan Identifikasi Bahaya Kekerapan Keparahan Tingkat Skala
Pekerjaan Risiko Prioritas
1. Persiapan Kecelakaan akibat Kecil Kecil Kecil 3
dan alat berat,
Pembongkaran
Terjatuhnya Kecil Kecil Kecil 3
pekerja dari
ketinggian
2. Pekerjaan Terjatuhnya Besar Besar Besar 1
Atap pekerja saat
pemasangan atap
Kecelakaan akibat Kecil Besar Sedang 3
cuaca buruk
3. Pekerjaan Terkena Mesin Sedang Sedang Sedang 2
Lantai Potong Keramik
Tersengat Listrik Kecil Kecil Kecil 3
4. Pekerjaan Terjatuhnya Besar Besar Besar 1
Plafon pekerja saat
pemasangan
Plafond
Tertimpa material Sedang Sedang Sedang 2
Plafond dan
rangka
Tertusuk Bor Kecil Besar Sedang 3
5. Pekerjaan Korsleting listrik Sedang Sedang Sedang 2
Instalasi Listrik atau kebakaran
Kecelakaan saat Kecil Sedang Sedang 2
pemasangan
instalasi mekanikal
6. Pekerjaan Kecelakaan saat Sedang Sedang Sedang 2
Pengecataan pengecatan
Terluka akibat Kecil Besar Sedang 3
bahan kimia
Skala prioritas:
1. Besar: risiko yang harus segera ditangani
2. Sedang: risiko yang perlu diperhatikan dan ditangani sesuai dengan rencana manajemen
risiko
3. Kecil: risiko yang bisa ditangani dalam waktu yang lebih fleksibel atau sesuai dengan
jadwal perawatan rutin
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang skala prioritas:
1. Risiko Besar: Tahap pekerjaan yang memiliki tingkat risiko Besar memerlukan intervensi
segera untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja. Pada tahap ini, perlu adanya
perencanaan yang baik, peralatan keselamatan yang memadai, serta pelatihan dan
pengawasan ketat bagi pekerja. Contoh tindakan yang bisa diambil meliputi penerapan
metode kerja yang lebih aman, pemberian peralatan pelindung diri (APD) yang sesuai,
serta penyuluhan tentang keselamatan kerja.
2. Risiko Sedang: Tahap pekerjaan dengan tingkat risiko sedang memerlukan upaya untuk
mengurangi risiko melalui manajemen risiko yang sistematis. Tindakan yang bisa diambil
meliputi evaluasi prosedur kerja, penyediaan peralatan keselamatan yang memadai, dan
pengawasan untuk memastikan pekerja mematuhi aturan keselamatan. Pada tahap ini,
pencegahan kecelakaan dapat dilakukan melalui perbaikan perencanaan dan koordinasi
antara pekerja dan pihak terkait.
3. Risiko Kecil: Tahap pekerjaan dengan tingkat risiko Kecil bisa ditangani dengan lebih
fleksibel dan dalam jangka waktu yang lebih panjang. Tindakan yang bisa diambil
meliputi pengecekan rutin terhadap peralatan dan kondisi kerja, serta penyuluhan tentang
keselamatan kerja. Pada tahap ini, risiko kecelakaan relatif lebih kecil, namun tetap perlu
dikelola secara efektif untuk menjaga keselamatan pekerja dan menghindari potensi risiko
yang lebih besar.
Dokumen spesifikasi teknis menetapkan bahwa tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
(RKK) untuk paket pekerjaan sebagaimana dimaksud di atas adalah adalah
RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI (BESAR / SEDANG / KECIL)
A. Pernyataan Penetapan Tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
Penetapan tingkat risiko Keselamatan Konstruksi ditentukan dengan berdasarkan
kriteria penentuan tingkat risiko keselamatan.
KONSULTAN
PERENCANA
Berdasarkan hasil identifikasi bahaya untuk pelaksanaan pekerjaan :
Nama Paket Pekerjaan : Rehabilitasi Ruang Laboratorium
Ilmu Pengatahuan Alam (IPA)
dengan tingkat kerusakan minimal
sedang SMP An Nadwa Islamic
Center Binjai
Harga Penilaian Perancangan : Rp 232.773.437,84,- ( Termasuk
(Estimate Engineer) PPN 11%)
Lokasi Pekerjaan : SMP An Nadwa Islamic Center
Binjai
Waktu Pelaksanaan : 90 Hari Kalender
PENETAPAN TINGKAT RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI
(BESAR/SEDANG/KECIL)
Diketahui oleh Pejabat Pembuat : Dibuat oleh Team Leader
Komitmen
AUZAR HABIBIE MARPAUNG, SE : FEBRIANSYAH, ST
Tanda Tangan :