| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0015723372014000 | Rp 887,667,000 | 86.5 | 89.2 | - | |
| 0318147451421000 | Rp 900,709,500 | 84.89 | 87.62 | - | |
| 0723348025061000 | Rp 989,565,000 | 73.01 | 76.35 | - | |
| 0029918935011000 | Rp 1,014,651,000 | 93.75 | 92.5 | - | |
| 0033185869013000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0025413436013000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai minimal | |
| 0026236869013000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0022444483421000 | - | - | - | - | |
| 0316100940013000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0021606967013000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0964114557043000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0023331325424000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0311837009429000 | - | - | - | - | |
PT Informatika Media Pratama | 09*7**7****05**0 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai minimal |
| 0315392357542000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai minimal | |
| 0025421611541000 | - | - | - | - | |
| 0027103373617000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
| 0029024841071000 | - | - | - | sudah terdapat 7 calon penyedia yang masuk dalam daftar pendek | |
PT Radius Data Solusi | 09*8**9****67**0 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai minimal |
| 0032442121063000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas nilai minimal | |
| 0015721806016000 | - | - | - | - | |
| 0023691975541000 | - | - | - | - | |
PT Trans Telekomunikasi Indonesia | 09*4**2****64**0 | - | - | - | - |
| 0033443086011000 | - | - | - | - | |
| 0722837234013000 | - | - | - | - | |
| 0210101390023000 | - | - | - | - | |
| 0023140650009000 | - | - | - | - | |
| 0013639422062000 | - | - | - | - | |
| 0722869930013000 | - | - | - | - | |
CV Setia Mulia Baru | 02*9**0****08**0 | - | - | - | - |
| 0821010295447000 | - | - | - | - |
SUMMARY
KAJIAN TATA KELOLA INFRASTRUKTUR DAN
KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI T.A. 2025
A. LATAR BELAKANG
Dalam rangka penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan
Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, telah diterbitkan
Keputusan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 175 Tahun 2024
Tentang Pedoman Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Lingkungan
Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Keputusan Menteri
Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 176 Tahun 2024 Tentang Arsitektur
dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Kementerian Investasi/Badan
Koordinasi Penanaman Modal Tahun 2024 – 2028.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
Nomor 176 Tahun 2024 tentang Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis
Elektronik Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Tahun 2024-
2028, telah dilakukan analisis kesenjangan antara kondisi saat ini dengan kondisi yang diharapkan
untuk 6 (enam) domain dalam SPBE termasuk untuk area infrastruktur, keamanan dan tata kelola.
Analisis kesenjangan ini menghasilkan inisiatif kegiatan dan linimasa pelaksanaan kegiatan. Pada
analisis kesenjangan kebutuhan tata kelola terkait infrastruktur, terdapat gap berupa belum
adanya kebijakan internal terkait infrastruktur SPBE, layanan pusat data, layanan jaringan intra,
dan layanan sistem penghubung layanan. Oleh karena itu, untuk mencapai kondisi tata kelola
target perlu dilakukan evaluasi dan/atau penyusunan kebijakan internal sehingga
penyelenggaraan infrastruktur SPBE yang terdiri dari pusat data, jaringan intra dan sistem
penghubung layanan serta pendukung lainnya sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang
berlaku.
Selain itu pada tahun 2024, Badan Siber Sandi Negara (BSSN) telah melakukan penilaian
terhadap Cyber Security Maturity (CSM) di Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dengan
tingkat kematangan level 3. Dengan demikian, secara kualitatif digambarkan bahwa penerapan
keamanan siber yang prosesnya sudah terorganisir dengan jelas, bersifat formal, dilakukan secara
berulang, dilakukan reviu berkala, dan konsisten. Namun penerapan perubahan belum dilakukan
secara berkelanjutan. Aspek penilaian CSM terdiri dari 6 aspek yaitu aspek tata kelola, aspek
identifikasi, proteksi, deteksi dan respon. Berdasarkan hasil penilaian, untuk aspek tata kelola
mendapatkan tingkat kematangan paling rendah. Dalam salah satu rekomendasi BSSN pada
aspek tata kelola, disarankan agar BKPM perlu mempertimbangkan untuk membuat atau
menyusun kebijakan/dokumen/prosedur yang mengakomodir terkait keamanan informasi yang
telah disetujui manajemen.
Tata kelola infrastruktur dan keamanan teknologi informasi diperlukan untuk menerapkan
best practice dalam mengelola infrastruktur dan keamanan teknologi informasi untuk
mendapatkan hasil yang diharapkan.
B. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup dari pekerjaan ini adalah sebagai berikut :
1. Melakukan studi analisis terhadap kondisi tata kelola teknologi informasi khususnya
terkait infrastruktur dan keamanan informasi di Deputi Bidang Teknologi Informasi
Penanaman Modal saat ini
2. Cakupan kajian tata kelola infrastruktur dan keamanan teknologi informasi meliputi
penyelenggaraan infrastruktur SPBE yang terdiri dari pusat data, jaringan intra dan
sistem penghubung layanan serta pendukung lainnya
3. Melakukan inventarisasi dan evaluasi Standard Operating Procedure (SOP) terkait
infrastruktur dan keamanan teknologi informasi yang telah dimiliki oleh SINI,
melakukan pemutakhiran SOP yang ada jika dibutuhkan, membuat dokumen SOP baru
4. Menganalisa data pendukung yang dibutuhkan dari pengguna. Data pendukung ini
dituangkan dalam bentuk formulir untuk mendukung SOP
5. Menyusun kerangka kerja tata kelola infrastruktur dan keamanan teknologi informasi
menggunakan standar COBIT, ITIL, SPBE, atau standar/best practices lainnya yang
bersifat relevan dengan maksud dan tujuan kegiatan ini
C. OUTPUT
Output dari kegiatan ini adalah tersedianya :
- Dokumen Kajian Tata Kelola Infrastruktur dan Keamanan Teknologi Informasi,
- Dokumen Pedoman Penyelenggaraan Infrastruktur,dan Keamanan Teknologi Informasi,
- Dokumen Standard Operating Procedure (SOP) terkait Infrastruktur dan Keamanan
Teknologi Informasi
- Formulir pendukung SOP,
- tools pendukung.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 12 September 2024 | Pengadaan Jasa Pengembangan Modernisasi Span Tahun Anggaran 2024 | Bendahara Umum Negara (Kementerian Keuangan) | Rp 26,100,000,000 |
| 13 June 2025 | Pengadaan Jasa Lainnya Transformasi Database Span 2.0 Dalam Rangka Modernisasi Span Tahun Anggaran 2025 | Bendahara Umum Negara (Kementerian Keuangan) | Rp 13,000,000,000 |
| 3 January 2020 | Pengadaan Annual Technical Support (Ats) Ta 2020 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 7,792,583,975 |
| 28 December 2020 | Pengadaan Annual Technical Support (Ats) Software Ta 2021 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 7,480,000,000 |
| 27 February 2023 | Pengadaan Lisensi Software Microservices Ta 2023 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 7,200,000,000 |
| 26 June 2019 | Pengadaan Pembangunan Network Operation Center (Noc) Ta 2019 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 5,347,470,000 |
| 31 January 2022 | Pengadaan Jasa Lainnya Software Update Dan Annual Technical Support Di Kemeninvest Feb-Des Ta 2022 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 4,711,880,000 |
| 25 January 2023 | Pengadaan License Software Security Dan Monitoring Ta 2023 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 4,200,000,000 |
| 13 March 2024 | Pengadaan Ats Software Security Dan Monitoring Ta 2024 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 4,000,000,000 |
| 6 April 2023 | Pengadaan Lisensi Application Performance Monitoring Ta 2023 | Kementerian Investasi / Badan Koordinasi Penanaman Modal | Rp 4,000,000,000 |