| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0012444055517000 | Rp 189,798,900 | 79.11 | 99.11 | - | |
CV Geo Art Science | 07*0**1****42**0 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi |
| 0315392357542000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0023983828542000 | - | 59.79 | - | Skor teknis dibawah nilai ambang batas | |
| 0017650680517000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0741648364517000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Masa berlaku SBU habis | |
| 0869365569518000 | - | - | - | - | |
CV Inti Jaya Konsultan | 10*1**1****36**2 | - | - | - | Tidak memiliki SBU yang disyaratkan |
CV Adinaya Cerah Buana | 00*7**3****08**0 | - | - | - | - |
PT Trikon Mitra Abadi | 06*0**5****42**0 | - | - | - | - |
| 0013662622077000 | - | - | - | - | |
| 0825181944922000 | - | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN DEMAK
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
Jalan Kyai Jebat Nomor 35 Demak Kode Pos 59511
Telepon (0291) 685123 Faximile (0291) 6905623
Laman dinputaru.demakkab.go.id, pos-el [email protected]
Uraian
Kawasan Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga sudah menjadi daya tarik
dan memiliki kekuatan tersendiri khususnya bagi para peziarah yang jumlahnya kurang lebih
2 juta pengunjung setiap tahun. Hal ini berdampak yang cukup besar terhadap denyut
perekonomian di Kota Demak terutama sektor UMKM.
Demak saat ini menjadi salah satu tujuan untuk beristirahat bagi pelintas Jalur Pantura
Jawa, dan Masjid Agung Demak menjadi salah satu tujuan. Pagelaran seni dan budaya digelar
di jalanan protokol Kota Demak setiap tahun dan menjadi daya tarik tersendiri, diantaranya
Gerebeg Besar yang memiliki rangkaian dengan koreografi yang menarik dan kolosal.
Kota Demak berupaya untuk meningkatkan citra kota sebagai branding Demak menjadi transit
city yang berakar pada budaya, diantaranya adalah penataan wajah kota yang memiliki
karakter. Pembangunan jalan tol Semarang – Tuban yang melintas di Kota Demak menjadi
tantangan dalam penguatan posisi Kota Demak sebagai kota transit yang berbasis budaya dan
religi.
Berdasarkan urgensi tersebut diatas, maka diperlukan upaya penataan kota yang
memiliki karakter budaya dan religi yang kuat sehingga dapat menjadi daya tarik bagi pelintas
maupun tamu Kota Demak sehingga dapat memberikan kesan mendalam dan mendorong
minat untuk melakukan kunjungan kembali (revisit intention) atau bahkan memberikan story
telling kepada orang lain untuk berkunjung ke Kota Demak.
Pemerintah Kabupaten Demak berupaya serius mewujdkan ini dengan memasukkan
penataan kawasan perkotaan ini ke dalam Program Unggulan Demak Mantap, dan masuk ke
dalam Kegiatan Prioritas ke 7 yaitu penataan kawasan terakota dimana didalamnya terdapat
aksi-aksi prioritas untuk mendukung perwujudannya. Terakota dipilih mejadi tema sebagai
tautan sejarah dengan kerajaan Majapahit, dimana raja pertama Kesultanan Demak
merupakan keturunan dari Kerajaan Majapahit. Selain itu tema religi tidak dapat dilepaskan
dari penataan Kota Demak, sehingga tema Religi-Budaya merupakan suatu kesatuan dengan
prinsip Adaptive Re-Use atau mengoptimalkan yang bangunan yang saat ini sudah terbangun
untuk diadaptasikan dalam tema religi-budaya.
Konsep Adaptive Re-Use merupakan bentuk raionalisasi dari sisi anggaran supaya
rencana pembangunan dapat segera terlaksana dengan keterbatasan kapasitas keuangan dan
pembiayaan daerah. Beberapa sektor yang dapat dilakukan upaya penataan adalah perabot
kota (street furniture), Landscape, Sclupture, Edge, dan Taman atau Ruang Terbuka.
Berdasarkan urgernsi tersebut diatas, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Kabupaten Demak pada tahun 2025 akan menyusun kegiatan perencanaan Konsep Desain
Penataan Kawasan Strategis Perkotaan Demak yang diharapkan dapat menjadi panduan
pelaksanaan pembangunan di Kawasan Strategis Perkotaaan Demak yang dapat menjadi
branding baru bagi Kota Demak.