| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0032769671005000 | Rp 2,579,045,626 | - | |
| 0416689701804000 | Rp 2,579,045,627 | - | |
| 0808378756407000 | Rp 2,631,127,350 | - | |
| 0816128284023000 | Rp 2,919,544,373 | - | |
| 0024484511009000 | - | - | |
| 0700090483008000 | Rp 2,901,113,068 | Tidak mempunyai Pengalaman pekerjaan sejenis dalam kurun waktu 3 tahun terakhir | |
PT Janur Teknik Mandiri | 03*5**2****02**0 | Rp 2,891,090,982 | Tidak memiliki pengalaman sejenis dalam kurun waktu 3 tahun terakhir |
| 0013131388073000 | - | - | |
| 0411561277031000 | - | - | |
| 0925643801015000 | - | - | |
| 0015243470101000 | - | - | |
PT Westindo Esa Perkasa | 00*3**0****46**0 | - | - |
PT Cipta Jaya Piranti | 03*2**5****11**0 | - | - |
| 0900830233455000 | - | - | |
| 0023796394086000 | - | - | |
| 0926901026618000 | - | - | |
Solutindo Jaya Prima | 04*1**2****32**0 | - | - |
Tri Raya Selaras | 0716460225061000 | - | - |
PT Pentraco Sukses Makmur | 09*5**7****43**0 | - | - |
| 0763442746331000 | - | - | |
| 0312443989526000 | - | - | |
| 0024154809036000 | - | - | |
| 0026279679416000 | - | - | |
| 0023334626008000 | - | - | |
Semesta Kreasi Mandiri | 09*1**2****48**0 | - | - |
| 0315867028005000 | - | - | |
PT Daekindo Jaya Perkasa | 09*6**3****17**0 | - | - |
Hasea Benedict | 06*9**5****47**0 | - | - |
| 0912013349009000 | - | - | |
CV Naruto | 04*2**0****22**0 | - | - |
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT TEKNIS
PEKERJAAN PEREMAJAAN AIR CONDISIONING (AC) GEDUNG HALIM I
BKKBN PUSAT
PAKET PEKERJAAN
PEREMAJAAN AC GEDUNG HALIM 1 lt. 3 KANTOR BKKBN PUSAT
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Tahun anggaran 2023
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS) TEKNIS
SPESIFIKASI TEKNIS
1.1. U M U M
11.1.1. Spesifikasi berikut ini menjelaskan hanya ketentuan-ketentuan dasar saja.
11.1.2. Untuk ketentuan mengenai kapasitas dan lain-lainnya dapat dilihat pada
gambar dan skedul peralatan/unit mesin.
11.1.3. Kontraktor harus melaksanakan pekerjaan pembongkaran instalasi existing,
pengadaan, instalasi dan pengujian (testing & balancing) dari seluruh peralatan
yang dipasang dalam proyek ini dengan lengkap dan berfungsi dengan baik
sehingga seluruhan sistem dapat memberikan performansi yang
diinginkan. Garansi terhadap performansi di atas adalah menjadi kewajiban dan
tanggungan Kontraktor.
11.1.4. Keseluruhan peralatan utama AC serta material pendukungnya harus baru dari
pabrik yang khusus dipasang untuk proyek ini.
11.1.5. Dalam memasukkan penawaran, Kontraktor wajib menyampaikan hal-hal
berikut ini dengan jelas :
Melampirkan keterangan dari merk, type, data-data teknis yang penting
dari item-item peralatan seluruhnya dari yang ditawarkan pada lembar
kertas tersendiri, pada dokumen penawaran.
Melampirkan brosur, minimum 1 (satu) set asli dari setiap item unit yang
ditawarkan.
Pada brosur tersebut spesifikasi teknis yang terkait terhadap peralatan terpilih
harus diberi tanda dengan stabilo, misalnya, kapasitas, pemakaian daya, kurva
performansi, part load, performansi, kondisi, performansi kebisingan dan
vibrasi, berat operasi, dimensi dan lainnya, sehingga dapat diketahui secara
jelas/detail kondisi unit terpilih.
1.2. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan ini meliputi pengadaan, pemasangan, pengujian, garansi,
sertifikasi, service, pemeliharaan, penyediaan gambar terinstalasi (as-built
drawing), petunjuk operasi dan pemeliharaan serta latihan petugas instalasi ini
dari pihak pemilik bangunan.
Kontraktor harus bertanggung jawab untuk mengenali dengan baik semua
persyaratan yang diminta didalam spesifikasi ini, termasuk gambar-gambar,
perincian penawaran (bills of quantity), standard dan peraturan yang terkait,
petunjuk dari pabrik pembuat, peraturan setempat dan perintah dari
Konsultan Pengawas selama masa pelaksanaan pekerjaan. Klaim yang terjadi
atas pengabaian hal-hal di atas tidak akan diterima.
Bila ternyata terdapat perbedaan antara spesifikasi peralatan dan material
yang dipasang dengan spesifikasi yang dipersyaratkan, merupakan kewajiban
Kontraktor untuk menggantinya tanpa ada penggantian biaya
1.2.1. Lingkup Pekerjaan Utama
Lingkup pekerjaan utama ini akan meliputi tetapi tidak terbatas pada:
Pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pengujian Unit AC AHUDX dan
VRV/VRF Lengkap dengan kontrolnya. Unit AC terdiri dari Indoor Unit (IU) dan
Outdoor Unit (OU), dimana Indoor Unit ditempatkan di dalam ruangan
sedangkan Outdoor Unit ditempatkan di luar ruangan.
Pengadaan, pemasangan dan pengujian pemipaan refrigerant lengkap dengan
isolasi thermis, vapour barrier dan bahan perlengkapan lainnya yang
diperlukan.
Pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pengujian instalasi ducting distribusi
udara lengkap dengan damper, gantungan penguat dan sebagainya.
Pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pengujian system ventilasi Exhaust
Fan dan Intake Fan sesuai dengan Gambar dan RAB Perencanaan.
Pengadaan, pemasangan, dan pengujian seluruh instalasi air pengembunan
(drainage) sampai ke saluran air terdekat.
Pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pengujian interlock system instalasi
tata udara dan ventilasi
Pengadaan, pemasangan, pengaturan dan pengujian sumber daya listrik bagi
instalasi ini seperti kabel, pressure sensor dan semua perlengkapan penunjang
lainnya.
Melaksanakan pekerjaan testing, adjusting dan balancing dari semua instalasi
yang terpasang, sehingga instalasi bekerja dengan sempurna, sesuai dengan
kriteria design.
Memberikan training mengenai cara pengoperasian, pemeliharaan dan
perbaikan dari peralatan-peralatan Air Conditioning dan instalasi terpasang.
Program training harus mencakup segi teori / prinsip dasar serta aplikasinya.
Menyerahkan gambar - gambar, buku petunjuk cara menjalankan dan
memelihara serta data teknis lengkap peralatan instalasi terpasang.
Mengadakan pemeliharaan instalasi ini secara berkala selama masa
pemeliharaan.
Memberikan garansi terhadap mesin 3 Tahun peralatan dan instalasinya yang
terpasang selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pertama (kesatu).
Melakukan testing dan commissioning instalasi tersebut.
Membuat Soft Drawing dan As-built drawing.
1.2.2. Lingkup Pekerjaan Terminasi
Pekerjaan yang diuraikan di dalam spesifikasi ini adalah pekerjaan yang
mempunyai hubungan dengan instalasi lain yang harus secara lengkap dan
terkoordinasi dikerjakan oleh Kontraktor instalasi ini.
Menyambung kabel daya ke unit AC dan Fan yang disediakan oleh Kontraktor
listrik.
Menyambung pipa drain ke pipa drain utama sampai ke saluran terdekat.
Koordinasi dengan Owner dan KonsultanPengawas maupun Instansi terkait
untuk menjamin bahwa instalasi tersebut sudah benar, aman dan memenuhi
persyaratan.
1.2.3. Lingkup Pekerjaan Yang Terkait
Pekerjaan yang diuraikan di dalam spesifikasi ini adalah pekerjaan struktur,
sipil atau finishing yang diperlukan untuk keperluan operasi dan pemeliharaan
instalasi ini yang harus dikerjakan oleh Kontraktor ini, kecuali disebutkan lain
didalam bill of quantity bahwa akan dikerjakan oleh Kontraktor lain / tidak
termasuk skope pekerjaan.
Pengadaan dan pemasangan semua pekerjaan sipil yang terjadi akibat
pekerjaan instalasi tata udara ini.
Perbaikan kembali semua kerusakan dan finishing yang diakibatkan oleh
pekerjaan instalasi ini.
Melakukan pekerjaan atau ketentuan lain yang tercantum dalam dokumen ini
berserta addendumnya.
Pekerjaan sipil dan finishing yang diperlukan dan perapian kembali yang
diakibatkan oleh instalasi AC dan Fan.
1.3. PERSYARATAN TEKNIS UMUM
1.3.1. Umum
Spesifikasi teknis / RKS di bawah ini menjelaskan secara umum ketentuan
ketentuan yang perlu diikuti untuk semua bagian yang dalam pelaksanaannya
berhubungan dengan instalasi Air Conditioning (Tata Udara).
Gambar-gambar dan spesifikasi adalah ketentuan spesifik yang saling
melengkapi dan sama mengikatnya.
1.3.2. Publikasi, Code dan Standard
Publikasi, code dan standard yang berlaku di Indonesia wajib dijadikan
pedoman untuk instalasi peralatan ini. Untuk publikasi, code dan standard
yang belum ada di Indonesia, Kontraktor wajib mengikuti publikasi, code dan
standard internasional yang berlaku dan merupakan edisi terakhir antara lain
seperti :
SMACNA – 85
ASHRAE – Guide and data Book, ARI
NFPA – 90A
ASTM, ASME
AMCA
CTI
PUIL 2000
Pedoman Plumbing Indonesia
Keputusan / Peraturan Menteri PUPR, Gubernur dan Pemerintah daerah
Peraturan lainnya yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang
Petunjuk dari pabrik pembuat peralatan
1.3.3. Kondisi Perancangan
Kondisi udara luar bangunan :
Temperatur rata-rata : 35° C
Relative Humidity : 70 – 75 %
Kecepatan angin rata-rata : 7 – 10 mile / jam
Kondisi udara dalam bangunan :
Temperatur : 24° ± 2° C
Relative Humidity : 55% ± 5 %
Ventilasi : 15 – 20 cfm / orang
1.3.4. Kriteria Kebisingan / Noise Criteria (NC)
Batas – batas yang diijinkan untuk perkantoran : 40 ~ 50 dB
1.3.5. Perlindungan Kebakaran
Semua peralatan maupun instalasi yang mengharuskan tahan terhadap api
dalam jangka waktu tertentu, maupun terhadap penyebaran api yang
disebabkan adanya celah-celah antara pipa dengan dinding atau lantai harus
menggunakan material yang sesuai untuk tujuan tersebut.
1.4. PERALATAN UTAMA
1.4.1. AC AHUDX 600.000 BTU/H R410a
Lingkup Pekerjaan
Pemasangan dan pengadaan unit AC yang terdiri atas indoor unit (IU) dan
condensing unit (OU) berikut pemipaan refrigerant dari kedua unit
tersebut. Kapasitas masing-masing unit sebagaimana yang tertera pada
gambar rencana.
Umum
Spesifikasi teknik yang diuraikan berikut ini adalah sebagai kebutuhan
dasar yang harus dipenuhi. Sedangkan ketentuan spesifik dari
kemampuan unit (perfomance) dapat dilihat pada lembar gambar
rencana yang melengkapi dokumen ini.
Unit harus dirancang untuk beroperasi tenang, dimana semua
peralatan yang bergerak harus menggunakan unit vibration mounting
dan dibalance dengan teliti untuk menjamin vibration (getaran) yang
kecil.
Indoor unit harus terdiri dari kompresor, kondensor coil, fan, kontrol,
lengkap dengan pemipaan. Setiap unit harus mempunyai satu atau
lebih kompresor dan masing-masing kompresor mempunyai sirkulasi
refrigerant dan elektrikal sirkuit tersendiri.
Spesifikasi Teknis.
For Cooling
a) Evaporation Temperature 7°C
b) Superheat 5K
c) Pressure drop of refrigerant flow in Heat Exchanger Max. 0.15MPa
For Heating
a) Condensation Temperature 47°C
b) Supercool 15K
c) Pressure drop of refrigerant flow in Heat Exchanger Max. 0.06MPa
Condensing Unit (OU)
Casing dari outdoor unit harus waterproof, galvanized steel yang difinish memakai
baked enamel. Coil harus dibuat dari seamless copper tube dengan alumunium fin.
Tipe Fan dari condensing unit adalah propeller dengan hubungan langsung dan
dilengkapi dengan pelindung / pengaman.
Indoor Unit (IU)
Casing dari indoor unit seluruh permukaan bagian dalam harus diisolasi dengan
bahan fibre glass atau mineral wool tebal 25 mm. Blower dari indoor fin dari type
centrifugal, double inlet atau single inlet forward curved, multi blade dengan
pergerakan langsung atau tidak langsung memakai belt.
Coil harus terbuat dari seamless copper tube lengkap dengan mekanikal
alumunium fin, refrigerant (liquid) line mempunyai combination moisture
indicator dan sight glass, refrigerant filter drier, dan liquid line solenoid valve.
Suatu drain yang cukup dapat menampung air condensasi pada keadaan
minimum.
Filter dan Control
Semua unit harus dilengkapi dengan washable alumunium filter tebal 25 mm. Suatu
room thermostat yang dilengkapi dengan switch off, fan speed (low, med, high), cool
dan room temperatur setting akan memfungsikan unit beroperasi.
1.4.2. VENTILASI
Umum
Spesifikasi yang diuraikan di bawah ini adalah sebagai kebutuhan dasar yang harus
diikuti. Sedangkan ketentuan-ketentuan spesifik terhadap tipe, kemampuan
(performance) peralatan, perlengkapan dan lainnya dapat dilihat pada lembar
“Referensi Produk” yang menyertai dokumen ini.
Fan harus sudah mendapatkan sertifikat, sesuai standard yang berlaku di negara
dimana fan tersebut dibuat, sebagai contoh AMCA standard 210 – 74 di Amerika.
Sound pressure level harus dilengkapi dalam dB dengan Re – 10E12 w pada octave
band mid. frek. 60 – 4000 Hz.
Pada dasarnya semua fan harus mempunyai noise level yang rendah dalam
operasinya dan dalam batas-batas yang normal.
1.5. PEREDAM GETARAN
1.5.1. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan ini adalah pengadaan dan pemasangan alat peredam getaran (Vibration
isolation / Eliminator) untuk semua mesin yang bergetar seperti Indoor unit, Condensing unit.
1.5.2. Spesifikasi Teknis
Alat peredam getaran ( Vibration Isolator ) ini harus dapat meredam getaran
dengan efisiensi 90 %
Jenis peredam getaran yang dipilih harus sesuai dengan kebutuhan mesin/unit yang
akan diredam getarannya. Peredam getaran yang terpasang haruslah sesuai
dengan persyaratan rekomendasi pabrik pembuat alat/mesin. Peredam getaran
dapat berupa Neoprene Pad. Neoprene Mounts, Spring, Isolator, Restrain Isolator,
Pipe hanger dll.
1.6. Pekerjaan Pemipaan
1.6.1. Umum
Seperti apa yang ditunjukkan dalam Gambar Rencana, jalur-jalur pipa yang terlihat pada
adalah gambar dasar yang menunjukkan route dan ukuran pipa. Kontraktor wajib
menyesuaikan dengan keadaan setempat (shop drawing) dan dengan jalur-Jalur instalasi
lainnya, diperlukan dan mendapat persetujuan dari Pengawas Lapangan sebelum
dilaksanakan.
1.6.2. Peralatan
Pipa Refrigerant
Hendaknya semua pipa refrigerant harus dikerjakan secara hati-hati dan sebaik
mungkin, sebelum dipasang semua bagian harus sudah bersih, kering dan bebas dari
debu dan kotoran dan hendaknya dipasang sependek mungkin.
Pipa tembaga dari jenis L yang dehydrated dan sealed. Diameter pipa yang dipakai
harus disesuaikan kembali dengan kapasitas pendingin mesin dan panjang ekivalen
pipa.
Perbedaan tinggi antara condencing dan evaporator dan panjang pipa tidak melebihi
yang ditentukan oleh pabrik pembuat.
Sambungan pipa jenis “hard drawn” tubing harus disambung dengan perantaraa
wrought copper fitting atau non porous brass fittings, dan dianjurkan dipakai solder
perak dengan meniupkan gas mulia seperti nitrogen kering kedalam pipa yang sedang
disambung untuk menghindarkan terbentuknya kerak oksida di dalam pipa.
Solder lunak “tintlead 50-50” tidak boleh dipergunakan. Solder “tintlead 95-5” dapat
dipergunakan kecuali pada pipa discharge gas panas.
Pipa jenis “soft drawn tubing” dapat disambung dengan solder, nyala api atau lainnya
yang sesuai untuk pipa refrigerant. Pada pipa “precharger refrigerant lines” yang
disediakan oleh pabriknya maka harus dipasang sesuai dengan persyaratan pabrik.
Pipa refrigerant harus disangga dan digantung dengan baik untuk mencegah melentur
dan meneruskan getaran mesin kepada bangunan.
Pipa refrigerant harus dipasang sesuai dengan persyaratan “Ashrae Guide Book” dan
atau persyaratan pabrik.
Suatu alat pengering refrigerant ( filter drier ) dengan kapasitas yang cukup serta
“sight glass moisture indicator” harus dipasang pada bagian “liquid line” setiap pipa
terpasang, sight glass harus dilengkapi dengan tutup pelindung, filter drier harus
menurut ARI Standard 710, hendaknya jenis full flow replacable care.
Fitting untuk flare points hendaknya jenis standard SAE forged brass flare nenurut ARI
/ Standard 720 dengan unit short shank flare.
Strainer hendaknya dipasang dalam jaringan refrigerant sebelum pemasukkan tiap
thermostatic expansion valve.
Pipa-pipa yang menembus dinding/plat betton harus memakai sleeve dan sekitarnya
diisi dengan bahan caulking umpamanya compriband atau building sealant.
Pipa sebelum diisolasi harus ditest sampai 12 kg/cm² selama 24 jam.
Gantungan pipa sesuai dengan gambar detail, jarak gantungan pipa/penyangga pipa
tidak boleh lebih dari :
sampai ½” : berjarak 1,2 m
diameter ¾“ s/d 1” : berjarak 1,8 m
diameter 1¼“ s/d 2” : berjarak 2,3 m
Penggantung pipa pada plat beton memakai Phillips red heat (dyna-bolt).
Pipa-pipa yang ditahan lantai, ditunjang pakai clamp atau collar yang dipasang erat
pada pipa dan menumpu pada floor memakai rubber pad.
Semua pipa harus dipasang lurus sejajar dengan dinding / bagian dari bangunan pada
arah horizontal maupun vertical.
Sudut belokan yang diperbolehkan ialah 90º dan 45º pada dasarnya untuk sudut
belokan 90º dan 45º terutama untuk pipa pembuangan digunakan long radius dan
dalam hal kondisi setempat tidak memungkinkan maka menggunaan short radius
harus mendapat persetujuan tertulis dari Pengawas Lapangan dan konsultan
perencana.
Sebelum pipa dipasang, supports harus dipasang dulu dalam keadaan sempurna.
Semua pipa harus bertumpu dengan baik pada supports.
Type dan fitting harus bebas dari tegangan dalam yang diakibatkan dari bahan yang
dipaksakan.
Pipa Kondensasi (drain)
Pipa sebelum disambung harus dibersihkan dahulu bagian luar dari kotoran-kotoran
yang melekat dan disambung dengan lem perekat yang dianjurkan oleh pabrik pipa.
Untuk sambungan ulir harus memakai seal tape untuk mencegah kebocoran dan tidak
diperkenankan memakai plumber rope, sedangkan untuk sambungan menggunakan
lem, semua bagian yang akan disambung harus sudah bersih, kering dan bebas dari
debu, kotoran dan hendaknya dipasang sependek mungkin.
Pipa sebelum dipasang harus dibersihkan dahulu bagian dalamnya dari kotoran-
kotoran yang melekat.
Pipa-pipa yang menembus dinding / plat beton harus memakai sleeve dan sekitarnya
diisi dengan bahan caulking umpamanya compriband atau building sealant.
Pipa harus dites sampai 10 kg/cm² selama 24 jam.
Gantungan pipa sesuai dengan gambar detai, jarak gantungan pipa/penyangga pipa
tidak boleh lebih dari :
sampai ½” : berjarak 1,2 m
diameter ¾“ s/d 1” : berjarak 1,8 m
diameter 1¼“ s/d 2” : berjarak 2,3 m
Penggantung pipa pada plat betton memakai phillip red head (dyna-bolt)
Pipa-pipa yang ditahan lantai, ditunjang pakai clamp atau collar yang dipasang erat
pada pipa dan menumpu pada floor memakai rubber pad.
Semua pipa harus dipasang lurus sejajar dengan dinding / bagian dari bangunan pada
arah horizontal maupun vertikal.
Sudut belokan yang diperbolehkan ialah 90º dan 45º pada dasarnya untuk sudut
belokan 90º dan 45º terutama untuk pipa pembuangan digunakan long radius dan
dalam hal kondisi setempat tidak memungkinkan maka menggunaan short radius
harus mendapat persetujuan tertulis dari konsultan perencana.
Sebelum pipa dipasang, supports harus dipasang dulu dalam keadaan sempurna.
Semua pipa harus bertumpu dengan baik pada supports.
Type dan fitting harus bebas dari tegangan dalam yang diakibatkan dari bahan yang
dipaksakan.
Pipa drain (kondensasi) dari PVC class AW dan dilengkapi dengan isolasi.
1.7. Pekerjaan Ducting
1.7.1. Umum
· Kontraktor harus mengadakan dan memasang sistem cerobong udara sesuai dengan
gambar perencanaan dan spesifikasi teknis serta persyaratan lain yang diberlakukan pada
proyek ini. Pembuatan cerobong udara harus menggunakan peralatan/mesin khsusus
pembuat Ducting.
· Kontraktor tidak dibenarkan memproduksi secara masal cerobong udara di lokasi proyek,
kecuali untuk sistem sambungan atau fiting-fiting tertentu.
1.7.2. B a h a n
Bahan yang dipakai untuk pekerjaan ini diantaranya ialah Baja Lapis Seng (BJLS) atau
aluminium-zinc coated steel sheet.
Semua bahan yang terpakai dalam pelaksanaan harus sesuai dengan persyaratan
detail dan spesifikasi yang diberikan.
Selain dari itu harus pula sesuai dengan persyaratan standard dari SMACNA/ASME dan
standard pabrik.
1.7.3. Konstruksi
Sistem instalasi cerobong udara ini memakai "Ductingwork" kecepatan rendah.
Semua instalasi cerobong harus dapat menahan kecepatan sampai 2.000 fpm (10 m/s)
dan tekanan statis sampai 2 in-wg (500 Pa).
Kontraktor harus menguji instalasi cerobong udara terhadap kebocoran yang
mungkin terjadi dengan cara smoke test (pengasapan).
Semua sambungan-sambungan yang ada harus rata pada sebelah dalam dan rapi
disebelah luarnya.
Semua sambungan harus serapat mungkin (air tight) kalau perlu diberi penyekat (seal).
Perubahan ukuran cerobong harus dengan persetujuan tertulis dari Konsultan
Pengawas/Perencana.
1.7.4. Tebal Bahan
· Tebal bahan cerobong yang dibuat dari "Baja Lapis Seng" harus memiliki persyaratan tebal
sebagai berikut :
Ukuran Cerobong Terbesar BJLS Tebal (mm)
s/d 300 mm 50 0,5
325 s/d 750 mm 60 0,6
800 s/d 1.350 mm 70 0,7
1.375 s/d 2.125 80 0,8
2.150 keatas 100 1,0
1.7.5. B e l o k a n
Semua belokan (elbow) harus dibuat sesuai dengan gambar dan spesifikasi
teknisnya. Semua belokan pada cerobong suplai harus diperlengkapi dengan sudut-
sudut pengarah (vanes) sesuai dengan gambar dan spesifikasi teknisnya.
Belokan harus jenis "long radius elbow" dan elbow 90°, sesuai gambar dan
spesifikasinya.
1.7.6. Tapers Offset dan Stream Liner
Bilamana melalui rintangan yang tidak dapat dihindarkan, Kontraktor wajib membuat
taper, offset atau stream liner tergantung keadaan setempat yang dibuat sesuai dengan
spesifikasi.
1.7.7. P e n c a b a n g a n
Semua pencabangan (branch) harus dibuat sesuai dengan gambar dan spesifikasi
teknisnya. Semua pencabangan cerobong supply harus diperlengkapi dengan "adjustable
splitter damper" dan "adjustable volume damper" yang dapat diatur dan dikunci serta
"turning vane" sesuai dengan gambar dan spesifikasi.
1.7.8. Lubang Berpintu
Kontraktor harus membuat lubang-lubang berpintu, untuk pemeriksaan dan
pemeliharaan katup-katup, alat-alat pengatur saringan (filter) serta untuk pengukuran
pada bagian-bagian penting dari Ducting.
1.7.9. Lubang Pengetesan
Kontraktor harus membuat lubang pengetesan (test Connection) pada setiap cerobong
utama serta pada tempat-tempat lain yang sekiranya perlu sesuai dengan gambar dan
spesifikasi.
1.7.10. Air Extractor
Kontraktor harus memasang "adjustable air extractor" pada semua percabangan ke
diffuser udara keluar yang dapat diatur dan dikunci sesuai dengan gambar dan
spesifikasinya.
1.7.11. Penggantung Cerobong
Penyangga cerobong segi empat harus memenuhi syarat sebagai berikut :
Penggantung Trapeze Jarak
Shift
Ukuran Terbesar Bulat Terjauh
Angles
1 2 3 4
s/d 450 mm 8 Ga Wire 25x25x5 3 m
460 s/d 750 mm 8 Ga Wire 25x25x5 3 m
760 s/d 1.050 mm ¼” Rod 40x40x5 3 m
1.100 s/d 1.500 mm 3/8” Rod 40x40x5 3 m
1.550 s/d 2.100 mm 3/8’ Rod 50x50x5 2.5 m
2.150 s/d 2.400 mm 3/8” Rod 50x50x6 2.5 m
2.400 mm keatas 3/8” Rod 50x50x7 2.5 m
Penyangga cerobong bulat harus memenuhi syarat sebagai berikut :
Garis Tengah
Cerobong Strip Penggantung Jumlah Jarak Terjauh
S/d 450 mm 25 x 16 Ga 1 3 m
460 s/d 900 mm 25 x 16 Ga 1 3 m
920 s/d 1.250 mm 50 x 16 Ga 1 3 m
2.255 s/d2.100 mm 50 x 16 Ga 2 3 m
Bilamana dirasakan perlu, Kontraktor harus memberikan pula tambahan penyangga
pada jarak-jarak yang lebih pendek.
Penggantung cerobong harus dari tipe yang dapat diatur, baik pada arah vertikal
maupun horizontal sehingga dapat menjamin kelurusan dari jalur cerobong.
1.7.12. Sambungan Flexible
Kontraktor harus menyediakan dan memasang sambungan flexible (Flexible
Connection) pada bagian masuk dan keluar semua fan ke dalam cerobong untuk
mengurangi penerusan getaran dan suara.
Instalasi sambungan tidak boleh sampai mengurangi luas penampang
cerobong. Bagian cerobong harus dipertautkan dalam satu garis lurus yang berjarak
15 sampai 25 cm. Hendaknya diikat rapat dengan strip metal yang kuat untuk
mencegah kebocoran.
1.7.13. D a m p e r
Pada setiap pencabangan supply haruslah dipasang "adjustable spliter damper" dan
adjustable volume damper sesuai dengan gambar perencanaan yang dapat diatur dan
dikunci. Damper ini harus cukup baik dan tahan getaran.
Pada setiap exhaust grille harus dipasang adjustable volume damper yang dapat diatur
dan dikunci. Damper ini harus cukup baik dan tahan getaran.
Semua damper harus dicat dengan cat dasar (prime coating).
1.7.14. Grille
Kontraktor harus menyediakan dan memasang grille sesuai dengan spesifikasi dan
gambar-gambar, sedangkan penempatannya yang tepat berdasarkan gambar-gambar
Arsitek/Interior.
Bahan yang digunakan untuk grille adalah dari alluminium pouder coating dengan
ketebalan sesuai gambar spesifikasi.
Kontraktor harus menyerahkan contoh-contoh dari grille-grille yang akan dipasang.
Bahan warna/finishing yang akan dipakai hendaknya ditanyakan kepada Konsultan
Pengawas atau Arsitek.
Grille-grille harus dipasang rapat pada konstruksi bangunan/ ceiling dan diberikan
gasket.·
Kontraktor harus mengadakan koordinasi dengan pihak lain pada waktu memasang
peralatan-peralatan.
Seluruh "adjustable volume damper" yang terpasang pada grille harus dapat diatur
dan dikunci dari luar.
1.1. PEKERJAAN ISOLASI
1.1.1. Umum
Seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana, Kontraktor wajib membuat contoh cara
mengerjakan isolasi yang diperlukan untuk mendapatkan persetujuan dari Pengawas
Lapangan sebelum dilaksanakan.
1.1.2. Spesifikasi Teknis Isolasi
Pengadaan dan pemasangan isolasi untuk pipa, alat-alat bantu dan peralatan yang
ditentukan, lengkap dengan material bantu lainnya yang menunjang bagi keperluan isolasi
tersebut.
Isolasi pipa refrigera: nt Elastomeric rubber density 50 -120kg /
dan pipa drain m3. thermal conductivity 0,038 w/mºK
(max) dan Polyethylene Sheet lengkap
dengan aluminium foil self adhesive.
Isolasi peralatan d:a n Elastomeric rubber density 50 -120kg /
alat bantu pipa m3. thermal conductivity 0,038 w/mºK
(max).
Aluminium Foil Double Side reinforced fire retardant
Adhesive Tape Adhesive aluminium foil, fire retardant
1.1.3. Isoolasi Pipa Refrigerant dan drain.
Pipa yang diisolasi adalah pipa refrigerant dan pipa drain
Ketebalan isolasi pipa refrigerant adalah 1”
Ketebalan isolasi pipa drain (kondensasi) adalah :
Diameter s/d 2” tebal ¾“
Diameter 2 ½ “ s/d 4” tebal 1”
Selanjutnya setelah diisolasi dibalut dengan vinil atau yang dianjurkan oleh pabrik
pembuat isolasi.
Untuk pipa drain dalam tanah isolasi memakai styrofoam class d2, tebal 2” dan
diseal pada sambungan antara dengan flinkcote air dan selanjutnya dibalut dengan
bituminous sheet dengan tebal 1 ½ mm (Premseal 100)
Cara melekatkan isolasi ke pipa memakai perekat yang dianjurkan pabrik pembuat
isolasi, demikian juga dengan sambungan antaranya.
Pada setiap sambungan pipa, harus memakai blok kayu berbentuk lingkaran penuh
dari kayu jati selebar 50 mm dan setebal sama dengan isolasi. Ukuran diameter kayu
tepat sama dengan diameter luar pipa. Sambungan kayu dan isolasi harus rapat dan
memakai perekat. Selanjutnya pada sambungan tersebut dibalut dengan adhesive
alluminium foil selebar 200 mm.
1.1.4. Isolasi Peralatan
· Peralatan-peralatan yang berhubungan dengan refrigerant sistem,air eliminatir harus
diisolasi. Cara pengisolasiannya sedemikian rupa sehingga bila ada perbaikan dari peralatan
tersebut isolasi gampang dan mudah tanpa menimbulkan kerusakan pada isolasi.
1.1.5. Perlindungan Isolasi Terhadap Kerusakan
· Untuk pipa dan alat bantu pipa (accessories) yang diisolasi dan berada di ruang terbuka
yang terkena sinar matahari dan hujan, harus memakai pelindung alluminium sheet jacketing
ketebalan 0,5 mm dengan sistem sambungan yang sedemikian rupa sehingga air hujan tidak
bias merembes/ bocor kedalam isolasi tersebut.
· Setiap gantungan pipa yang diisolasi tetapi tanpa memakai metal jacketing, antara clamp
gantungan dan isolasi harus memakai metal dudukan (saddle) dari BJLS 80 selebar 150 mm
dan setengah lingkaran atau penuh sesuai tipe gantungan yang sisi-sisinya dilipat agar tidak
tajam.
1.2. PEKERJAAN LISTRIK
1.2.1. Umum
Seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana, jalur-jalur kabel, perletakan panel dan
motor seperti yang tercantum adalah gambar dasar yang menunjukkan route, lokasi
panel dan perletakan instrument control. Kontraktor wajib menyesuaikan dengan
keadaan setempat (shop drawing) dan dengan jalur-Jalur instalasi lainnya, diperlukan
dan mendapat persetujuan dari Pengawas Lapangan/Pengawas Lapangan sebelum
dilaksanakan
Kontraktor wajib mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku yang dikeluarkan oleh
:
Peraturan Umum Instalasi Listrik Indonesia (PUIL) 2000
Perusahaan Listrik Negara (PLN)
Lembaga Masalah Ketenagaan (LMK)
Dinas Pemadam Kebakaran (DPK)
Lembaga Pengujian Bahan
Dinas Keselamatan Kerja
1.2.2. Spesifikasi Teknis
Motor Listrik
Semua motor listrik yang digunakan untuk proyek ini mempunyai power factor
minimal 0,8. Putaran maksimum 1450 rpm (untuk motor-motor tersebut di
atas). Motor-motor yang digunakan disini harus sudah memenuhi standard NEMA
(Amerika), BS (Inggris), DIN (Jerman) dan JIS (Jepang)
Panel
Semua komponen yang digunakan untuk panel tenaga dan panel-panel control harus
dari merek yang sama dengan yang digunakan pada instalasi listrik.
Panel-panel tenaga harus dibuat dari plat besi setebal 2 mm, dilengkapi dengankunci
panel. Pengecatan dengan cat dasar dan duco minimal 2 kali. Warna finishing
ditentukan kemudian.
Panel-panel yang bukan berasal langsung dari produk peralatan tertentu yaitu panel-
panel yang dirakit lokal haruslah berasal dari pembuat panel khusus, untuk merek
komponen yang dipakai.
Tiap-tiap panel dan unit mesin harus digrounded. Tahanan pentanahan harus lebih
kecil dari 2 ohm, diukur setelah minimal tidak hujan 2 (dua) hari.
Wiring
Wiring untuk instalasi listrik dan control harus dipasang dalam PVC conduit high
impact.
Wiring diagram hendaknya disesuaikan dengan kebutuhan peralatan AC yang
bersangkutan.
Disetiap tarikan kabel tidak boleh ada sambungan.
Jari-jari belokan kabel, hendaknya minimum 1,5 kali diameter kabel.
Menghubungkan kabel pada terminal harus menggunakan “kabel schoen”, kabel 25
mm² keatas pemasangan “kabel schoen” menggunakan timah pateri lalu dipress
hydraulis.
Ukuran-ukuran lebih kecil cukup dengan tang press tangan.
Setiap kabel yang menuju terminal peralatan harus dilindungi memakai metal flexible
conduit.
Kabel yang dipasang pada dinding luar harus memakai metal conduit dan diclamp rapi
ke dinding memakai clamp pipa.
Kabel-kabel yang digantung pada plat beton harus memakai clamp penggantung dan
wire rod yang diramset ke beton.
1.3. Instalasi
1.3.1. Umum
Semua peralatan dan alat-alat bantu harus dipasang sesuai dengan cara pemasangan
yang secara teknis praktis, baik dan dapat dipertanggung jawabkan serta sesuai
dengan petunjuk dan instruksi pada brosur atau publikasi yang dikeluarkan pabrik dari
peralatan atau alat-alat bantu tersebut.
1.3.2. Landasan Peralatan
Semua landasan untuk peralatan, compressor dan motor, mempunyai ukuran
sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian-bagian peralatan, compressor maupun
motor yang berada di luar landasan. Berat peralatan diartikan berat dalam operasinya.
1.3.3. Platforms
Untuk peralatan seperti outdoor unit, indoor unit, fan dan sejenisnya yang
menggantung dan duduk pada suatu platform, maka platform harus diperkuat dengan
suatu frame besi channel (siku) atau baja WF yang dilas atau dibautkan, atau dikeling
ke frame sehingga cukup kuat, kaku dan tidak bergetar dalam operasinya.
1.3.4. Penetrasi Atap
Semua bagian instalasi yang menembus atap seperti duct, pipa, venting harus
dilengkapi dengan pinggiran beton (curb) keliling bagian-bagian instalasi tersebut
sehingga konstruksinya betul-betul kedap air.
1.3.5. Pencapaian Peralatan Untuk Service
Semua bagian peralatan ataupun peralatan bantu dalam prinsip pemasangannya
harus mudah untuk bisa diamati, diservice dan mudah dicapai dalam perbaikan,
termasuk juga accessories pipa, valve, clean out, damper, filter, venting dan lain-lain.
Untuk itu Kontraktor dalam pemasangannya wajib memperhatikan posisi yang terbaik
dari peralatan dan accessories tersebut, sehingga tujuan yang dimaksud tercapai.
Disamping itu Kontraktor harus mengusulkan kepada Pengawas Lapangan (bila belum
ditunjukkan pada gambar) pintu-pintu service (access panel), untuk setiap peralatan
dan accessories yang berada dalam shaft atau ceiling yang memerlukannya, beserta
ukuran dan lokasi yang tepat.
Bila dalam Gambar Rencana sudah ditunjukkan ada acces panel yang diperlukan, maka
penggeseran untuk posisi yang tepat dari acces panel tersebut sehubungan dengan
letak peralatan / accessories dan kaitannya dengan arsitek/interior perlu dibicarakan
dengan Pengawas Lapangan untuk disetujui.
1.3.6. Perlindungan Peralatan dan Bahan
Menjadi tanggung jawab dan keharusan bagi Kontraktor untuk melindungi peralatan-
peralatan, bahan-bahan, baik yang sudah, maupun belum terpasang bila diperkirakan
bisa rusak, cacat ataupun mengganggu situasi sekitarnya ataupun oleh alam (hujan,
debu, pasir, lembab) ataupun oleh bahan-bahan kimia sekitarnya
Sebelum penyerahan, instalasi seperti peralatan-peralatan fixture dan lain-lain,
dibersihkan atau dites dan di adjust kembali untuk membuktikan bahwa peralatan dan
bahan beroperasi dengan baik.
Peralatan dan bahan yang rusak atau cacat karena tidak dilakukan perlindungan yang
benar adalah merupakan bagian instalasi yang tidak bisa diterima (serah terima belum
100%)
1.3.7. Pengecatan
Semua bagian pekerjaan yang menyangkut carbon steel yang tidak digalvanis harus
dicat dasar dan cat finish. Sebelum pengecatan dilakukan, bagian-bagian harus bebas
dari grease, minyak dan segala kotoran yang melekat.
Urut-urutan pengecatan adalah cat dasar anti karat dan cat finish terdiri atas dua lapis
cat copolymer.
Untuk peralatan-peralatan yang cat pabriknya rusak/cacat dalam pengangkutan,
peyimpanan dan lain sebagainya harus dicat kembali sesuai aslinya atau sesuai dengan
warna yang ditentukan Pengawas Lapangan. Untuk jalur-jalur pipa, kode warna
disesuaikan dengan standard.
1.3.8. Anti Karat
Semua peralatan bantu instalasi, yang berasal dari besi dan sebelumnya tidak
diperlukan untuk anti karat (semacam penggantung, dudukan, landasan, flange dan
lain-lain) harus dicat dengan cat anti karat, yaitu Zinchromate dan selanjutnya cat
finish dengan warna yang ditentukan kemudian. Semua baut, mur dan washer
haruslah Zinc electroplated.
Landasan penyangga peralatan (steel bases), seluruhnya harus bersih dan bebas dari
las-lasan, dicat dasar dengan Zinchromate dan cat akhir finish dua lapis.
1.3.9. Sleeve, Built in Insert
Peralatan bantu, sleeve dan lain-lain yang diperlukan tertanam atau menembus
concrete atau tembok harus dipasang dan dilengkapi sesuai petunjuk instalasi. Untuk
itu ukuran, posisi yang disiapkan untuk keperluan tersebut harus dikonsultasikan
dengan Pengawas Lapangan dan disertai gambar detail.
Semua pipa tembus dinding harus menggunakan sleeve dengan clearance ¾” jika pipa
berisolasi, cleareance tetap dibutuhkan ¾” antara isolasi dan sleeve menembus atap
harus diperpanjang ± 200 mm di atas atap lantai. Setelah pemasangan pipa cleareance
harus diisi dengan sealant yang tahan api atau fire stop.
1.3.10. Penomoran, Nama Peralatan / Accessories
Semua peralatan terpasang dan accessoriesnya harus diberi code nama peralatan dan
nomor sesuai seperti yang diajukan ke Direksi/Pengawas Lapangan pada daftar
peralatan atau data sheet atau sebagai tercantum dalam as-built drawing.
1.4. Pekerjaan Lain-lain
Semua pondasi beton yang diperlukan untuk mesin-mesin pendingin, compressor,
kipas angin (fan), motor-motor listrik, termasuk dalam pekerjaan Kontraktor AC.
Kontraktor AC harus menyerahkan gambar layout beserta ukuran pondasi atau ukuran
concrete plint pada masing-masing peralatan sebelum dilaksanakan oleh pihak lain
kepada Pengawas Lapangan untuk diperiksa dan disetujui
Pondasi peralatan-peralatan lainnya harus mengikuti petunjuk-petunjuk / pedoman
pabrik pembuat peralatan tersebut.
Kontraktor AC harus menyediakan dam memasang peredam getaran (vibration
eliminators) untuk melindungi bangunan dari suara berisik dan getaran yang
ditimbulkan oleh mesin-mesin
Kontraktor AC harus menyediakan dan memasang (seperti ditunjukkan dalam Gambar
Rencana atau gambar yang disetujui) semua dudukan (support) atau penggantung
(hanger) untuk mesin-mesin, alat-alat, pipa kabel dan duct yang diperlukan.
Untuk menyesuaikan dengan kondisi-kondisi setempat, dudukan-dudukan atau
penggantung-penggantung tersebut harus dibuat dari konstruksi pipa, profil batang
(rod) atau strip sesuai dengan Gambar Rencana atau gambar kerja yang disetujui.
Semua support yang menumpu pada lantai harus mempunyai pelat-pelat (flanges)
yang kuat pada titik tumpuannya pada lantai.
Semua penggantung harus dipasang pada balok atau pada rangka baja dan harus
berkonsultasi dengan Pengawas Lapangan dan Kontraktor sipil.
Pembebanan pada balok atau pelat struktur yang ditimbulkan oleh dudukan-dudukan
atau penggantung-penggantung tersebut hendaknya dijaga agar dapat terbagi merata
sehingga tidak menimbulkan tegangan-tegangan yang tidak wajar.
Kontraktor AC harus menjamin bahwa instalasi yang dipasang tidak akan
menyebabkan penerusan suara dan getaran (vibration & noise transmission) ke dalam
ruangan-ruangan yang dihuni yang dalam hal ini dilakukan oleh ahli atau tenaga ahli
yang ditunjuk.
Kontraktor harus bertanggung jawab atas modifikasi-modifikasi yang perlu untuk
memenuhi syarat tersebut diatas.
1.5. Pekerjaan Testing, Adjusting dan Balancing
1.5.1. Umum
Pelaksanaan Testing, Adjusting dan Balancing (TAB) secara mendasar harus mengikuti
standard atau petunjuk yang berlaku secara umum seperti standard NEBB, ASHRAE
dan SMACNA dengan menggunakan peralatan-peralatan ukur yang memenuhi untuk
pelaksanaan TAB tersebut.
1.5.2. Peralatan Ukur
Minimal peralatan ukur seperti dibawah ini harus dimiliki oleh Kontraktor yang bersangkutan
antara lain:
Pengukuran laju aliran udara
Pilot tube dengan inclined manometer
Anemometer dan sejenisnya
Hood untuk mengukur udara di diffuser
Pengukuran temperature udara / air
Sling psychrometric
Thermometer
Pengukuran putaran (RPM)
Tachometer atau sejenisnya
Pengukuran Listrik
Voltmeter
Ampermeter / Tang-amper
Pengukuran tekanan
Barometer / pressure gauge
1.5.3. Pelaksanaan Testing, Adjusment dan Balancing ( TAB )
Secara detail TAB harus dilaksanakan terhadap seluruh sistem dan bagian-bagiannya,
sehingga didapatkan besaran-besaran pengukuran yang sesuai atau mendekati
besaran-besaran yang ditentukan dalam rencana.
Dalam pelaksanaan TAB, disamping pengukuran yang dilakukan terhadap besaran-
besaran yang ditentukan design, juga diwajibkan melaksanakan pengukuran terhadap
besaran-besaran yang tidak tercantum dalam Gambar Rencana, tetapi besaran ini
sangat diperlukan dalam penentuan kondisi dan kemampuan peralatan dan juga
sebagai data yang diperlukan bagi pihak maintenance dan operation.
Semua pelaksanaan TAB maupun pengukuran-pengukuran terhadap besaran-
besaran lainnya yang tidak tercantum dalam Gambar Rencana harus dituangkan
dalam suatu laporan yang bentuknya (formnya) sudah disetujui oleh Pengawas
Lapangan.
Pelaksanaan TAB dilakukan oleh tenaga engineer yang betul-betul sudah
berpengalaman dalam pelaksanaan TAB ini.
Dalam pelaksanaan TAB, harus selalu didampingi oleh tenaga Pengawas, dimana
hasil-hasil pengukuran dan pengamatan yang dilakukan juga disaksikan oleh
Pengawas tersebut dan dalam laporannya turut menandatangani
Sebelum melaksanakan TAB, Kontraktor harus membuat suatu rencana kerja
mengenai prosedur testing & commissioning untuk masing-masing bagian pekerjaan,
dan prosedur ini agar dibicarakan dengan pihak Pengawas Lapangan untuk
mendapatkan persetujuannya.
Sebelum melaksanakan TAB, Kontraktor sudah harus menyiapkan suatu bentuk
formulir yang berisi item-item yang akan dilakukan untuk masing-masing sistem yang
akan dilakukan pengetesan.
1.5.4. Balancing Sistem Distribusi Udara
Prosedur Testing dan Adjusting
Test dan sesuaikan putaran blower dengan ketentuan design.
Test dan catat motor full load ampere.
Lakukan pengukuran dengan pilot tube (tube traverse) untuk
mendapatkan air flow rate (CFM) dan fan sesuai dengan design.
Test dan catat static pressure pada inlet dan outlet dari fan (blower)
Test dan sesuaikan cfm untuk sirkulasi udara
Test dan sesuaikan dengan kebutuhan luar untuk masing-masing fan coil unit
atau indoor unit.
Test dan catat temperature Dry bulb, dan Wet bulb dari udara masuk dan
keluar dari coil
Sesuaikan cfm yang dibutuhkan pada semua cabang utama
Sesuaikan kebutuhan cfm untuk masing-masing zone (ruangan)
Test dan sesuaikan masing-masing diffuser / grille dan lakukan re-check
terhadap performance dari jenis diffuser / register / grille tersebut.
Indentifikasikan ukuran, tipe, masing-masing diffuser / register / grille dan
lakukan re-check terhadap performance dari jenis diffuser / register /
grille tersebut.
1.5.5. Balancing Sistem Aliran dan Tekanan Refrigerant
Prosedur testing dan balancing
Tahap 1
Buka semua katup-katup pada posisi membuka penuh, termasuk katup-katup yang
berada disekitar cooling coil
Buka dan bersihkan semua katup control
Periksa apakah kondisi didalam sistem instalasi pipa sudah ditreatment dan
dibersihkan.
Periksa apakah ada sistem circuit yang pemipaannya mungkin bisa menyebabkan
terperangkapnya udara.
Set semua temperature control sehingga cooling coil akan bekerja (katup control akan
membuka penuh)
Sebelum sistem balancing dari aliran udara ini dilaksanakan aliran udara sebelumnya
sudah dibalancing dengan cermat.
Tahap 2
Sejumlah aliran dari kapasitas unit AC yang direncanakan.
Melakukan balancing untuk mendapatkan jumlah aliran dan tekanan refrigerant pada
coil.
Setelah pelaksanaan balancing dengan hasil sesuai kapasitas unit AC yang
direncanakan, lakukan penandaan (marking) pada setting tersebut dan catat semua
data.
Tahap 3
Setelah tahap 1 dan 2 dilakukan secara lengkap lanjutkan tindakan sebagai berikut :
Temperature udara masuk dan keluar cooling coil
Pressure drop pada coil
Tekanan pada discharge dan suction dari fan coil atau indoor unit
Rated dan running ampere dari indoor unit / outdoor unit.
1.6. Referensi Produk
Peralatan, bahan dan material yang dipergunakan harus memenuhi spesifikasi. Kontraktor
dimungkinkan untuk mengajukan alternative lain yang setaraf dan Kontraktor baru dapat
menggantinya bila sudah ada persetujuan resmi dan tertulis dari Pengawas Lapangan.
Referensi produk yang dapat dipakai adalah sebagai berikut :
1.7 LAPORAN
a. Laporan Harian :
Pemborong wajib membuat “Laporan Harian” & “Laporan mingguan” yang memberikan
gambaran dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan di lapangan secara jelas. Laporan tersebut
dibuat dalam rangkap 3 meliputi :
- Kegiatan Fisik.
- Catatan dan perintah konsultan atau owner yang disampaikan secara tertulis.
- Hal-hal yang menyangkut masalah :
• Material dan izin kerja (masuk/ditolak)
• Jumlah tenaga kerja
• progress prestasi mingguan
• Pekerjaan tambahan / kurang
Berdasarkan laporan harian, dibuat laporan mingguan dimana laporan tersebut
berisi ikhtisar dan catatan prestasi atas pekerjaan minggu lalu dan rencana pekerjaan
minggu depan. Laporan ini harus ditandatangani oleh Manager Proyek dan
diserahkan pada konsultan pengawas dan perencana untuk diketahui/disetujui.
b. Laporan Pengetesan
Kontraktor harus menyerahkan kepada Direksi dalam rangkap 4 (empat) mengenai halhal
sebagai berikut :
- Hasil pengetesan kabel-kabel (meger dan pemberian tegangan)
- Hasil pengetesan peralatan-peralatan instalasi
- Hasil pengukuran-pengukuran dan lain-lain.
Semua pengetesan dan atau pengukuran tersebut harus disaksikan oleh konsultan pengawas
pekerjaan ini.
1.8 PENANGGUNG JAWAB PELAKSANA
a. Sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan Pemborong harus menempatkan
seorang penanggung jawabpelaksanaan yang ahli dan berpengalaman dan harus
selalu berada di lapangan / site, yang bertindak selaku wakil dari Pemborong dan
mempunyai kemampuan untuk memberikan keputusan teknis, dan bertanggung
jawab penuh dalam menerima segala instruksi-instruksi dari konsultan pengawas.
b. Penanggung jawab tersebut harus berada di tempat pekerjaan selama jam kerja dan
pada saat diperlukan dalam pelaksanaan, atau pada saat yang dikehendaki oleh owner
dan konsultan pengawas dan perintah pengawas di dalam pelaksanaan harus
disampaikan langsung kepada pihak Pemborong melalui penanggung jawab pelaksana
lapangan.
1.9 PERUBAHAN, PENAMBAHAN DAN PENGURANGAN PEKERJAAN
a. Pelaksanaan pekerjaan yang menyimpang dari gambar-gambar rencana yang
disesuaikan dengan kondisi di lapangan harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan
Direksi.
b. Dalam merubah gambar rencana tersebut, Pemborong harus menyerahkan gambar
perubahan yang dimaksud Direksi pengawas lapangan dalam rangkap 4 untuk
disetujui.
c. Pengaduan dan perubahan material, gambar rencana dan lain sebagainya, harus
diajukan oleh Pemborong kepada Direksi secara tertulis. Perubahan-perubahan
material dan gambar rencana yang mengakibatkan pekerjaan tambah kurang harus
disetujui secara tertulis oleh konsultan pengawas.
1.10 PEMERIKSAAN RUTIN
a. Selama masa pemeliharaan, harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan dan
pemeriksaan routine.
b. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut, harus dilaksanakan tidak
kurang dari dua minggu sekali, selama 3 bulan.
c. Selama masa pemeliharaan, harus diselenggarakan kegiatan pemeliharaan dan
pemeriksaan routine.
d. Pekerjaan pemeliharaan dan pemeriksaan routine tersebut, harus dilaksanakan tidak
kurang dari dua minggu sekali, selama 3 bulan.
1.11 KANTOR PEMBORONG, LOS DAN GUDANG
a. Pemborong diperbolehkan untuk membuat keet, kantor, gudang dan los kerja di halaman
tempat pekerjaan, untuk keperluan pelaksanaan tugas administrasi lapangan,
penyimpanan barang/bahan serta peralatan kerja dan sebagai area/tempat kerja
(peralatan pekerjaan kasar), dimana pelaksanaan tugas instalasi berlangsung.
b. Pembuatan keet kantor, gudang dan los kerja ini dapat dilaksanakan, bila terlebih dahulu
mendapatkan izin dari MK
1.12 KEAMANAN
a. Pemborong wajib mengadakan penjagaan dengan baik serta terus menerus selama
berlangsungnya pekerjaan atas bahan, peralatan, mesin dan alat-alat kerja yang
disimpan di tempat kerja (gudang lapangan).
b. Kehilangan yang diakibatkan oleh kelalaian penjagaan atas barang-barang tersebut
diatas, menjadi tanggungjawab Pemborong.
1.13 PENERANGAN DAN SUMBER DAYA
a. Pada kantor, los kerja, gudang dan tempat-tempat pelaksanaan pekerjaan yang
dianggap perlu, harus diberi penerangan yang cukup.
b. Daya listrik baik untuk keperluan penerangan maupun untuk sumber tenaga/daya kerja
harus diusahakan oleh Pemborong.
1.14 KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN
a. Selama pelaksanaan pekerjaan berlangsung, kantor, gudang, los kerja dan tempat
pekerjaan dilaksanakan dalam bangunan, harus selalu dalam keadaan bersih.
b. Penimbunan/penyimpanan barang, bahan dan peralatan baik di dalam gudang maupun
di luar (halaman), harus diatur sedemikian rupa agar memudahkan jalannya
pemeriksaan dan tidak mengganggu pekerjaan dari bagian lain.
c. Peraturan-peraturan yang lain tentang ketertiban akan dikeluarkan oleh Direksi pada
waktu pelaksanaan.
1.15 KECELAKAAN DAN PETI PPPK
a. Jika terjadi kecelakaan yang berhubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini, maka
Pemborong diwajibkan segera mengambil segala tindakan guna kepentingan si korban
atau para korban, serta melaporkan kejadian tersebut kepada instansi dan departemen
yang bersangkutan/berwenang (dalam hal ini polisi dan Departemen Tenaga Kerja) dan
mempertanggungjawabkan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
b. Peti PPPK dengan isinya yang selalu lengkap, guna keperluan pertolongan pertama
pada kecelakaan harus selalu ada di tempat pekerjaan.
1.16 PEGAWAI PENYELENGGARA DARI PEMBORONG
a. Pimpinan harian pada pelaksanaan pekerjaan oleh Pemborong harus diserahkan
kepada penyelenggara kepala dengan kualifikasi ahli, berpengalaman dan
mempunyai wewenang penuh untuk mengambil keputusan.
b. Site Manager harus berada ditempat pekerjaan selama jam-jam kerja dan setiap
saat yang diperlukan pemberi tugas.
c. Site Manager mewakili Pemborong di tempat pekerjaan, dapat bertindak penuh
kepada Direksi.
d. Petunjuk dan perintah Direksi di dalam pelaksanaan, disampaikan langsung
kepada Pemborong atau melalui Site Manager, sebagai penanggungjawab di
lapangan.
e. Pemborong diwajibkan untuk menjalankan disiplin yang ketat terhadap semua
pekerja (buruh) danpegawainya, kepada mereka yang melanggar terhadap
peraturan umum, mengganggu ataupun merusak ketertiban, berlaku tidak wajar,
melakukan perbuatan yang merugikan terhadap pelaksanaan pekerjaan, harus
segera dikeluarkan dari tempat pekerjaan atas perintah pengawas harian. Bila
Pemborong lalai, maka akan dikenakan tindakan sesuai dengan yang dimaksud
dalam pasal denda.
1.17 PENGAWASAN
a. Pengawasan setiap hari terhadap pelaksanaan pekerjaan adalah dilakukan oleh Direksi.
b. Pada setiap saat Direksi atau petugas-petugasnya harus dapat mengawasi, memeriksa
dan menguji setiap bagian pekerjaan, bahan dan peralatan. Pemborong harus
mengadakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan.
c. Bagian-bagian pekerjaan yang telah dilaksanakan tetap luput dari pengamatan Direksi
adalah menjadi tanggung jawab Pemborong.
d. Jika diperlukan pengawasan oleh Pengawas harian diluar jam-jam kerja (08.00 sampai
dengan 16.00), dan hari libur maka segala biaya yang diperlukan untuk hal tersebut
menjadi beban Pemborong yang perhitungannya disesuaikan dengan peraturan
pemerintah (cipta karya). Permohonan untuk mengadakan pemeriksaan tersebut harus
dengan surat yang disampaikan kepada Direksi
e. Di tempat pekerjaan, Direksi menempatkan petugas-petugas pengawas yang bertugas
setiap saat untuk mengawasi pekerjaan Pemborong, agar pekerjaan dapat dilaksanakan
atau dilakukan sesuai dengan isi surat perjanjian pemborong serta dengan cara-cara
yang benar dan tepat serta cermat.
1.18 BAGAN KEMAJUAN PEKERJAAN
a. Dua minggu setelah dinyatakan sebagai pemenang lelang, harus siap dengan bagan
kemajuanpekerjaan (Time Schedule/Network Planning) sesuai dengan batas waktu
maksimal yang telah ditetapkan. Bagan tersebut disusun secara konvensional (barchart)
dengan network planning.
b. Di dalam bagan kemajuan pekerjaan ini dicantumkan volume masing-masing bagian
pekerjaan serta mandays yang diperlukan
c. Dalam progress schedule harus dibuat juga kurva gambaran mengenai nilai dan harga
pekerjaan-pekerjaan sesuai dengan volume dan harga penawaran serta schedule yang
dibuat oleh Pemborong.
d. Pemborong harus secara terpisah menyusun Bagian pengerahan tenaga dan bagian
penyediaan bahan, peralatan dan mesin yang diperlukan.
e. Bagan-bagan tersebut diatas harus mendapatkan persetujuan dan pengesahannya dari
Direksi.
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1. UMUM
1.1 PENJELASAN
Pekerjaan-pekerjaan yang tercakup dalam bidang keahlian ini meliputi :
Menyediakan seluruh pekerjaan sistem listrik sehingga dapat beroperasi secara
sempurna.
Gambar-gambar dan spesifikasi adalah merupakan bagian yang saling melengkapi dan
sesuatu yang tercantum di dalam gambar dan spesifikasi bersifat mengikat.
Seluruh pekerjaan instalasi listrik yang dilaksanakan harus dikerjakan olehsub
kontraktor instalatur yang dapat dipercaya, mempunyai reputasi yang baik dan
mempunyai pekerja-pekerja yang cakap dan berpengalaman dalam bidangnya, serta
perusahaan tersebut terdaftar sebagai instalatir resmi PLN dengan memegang pas
instalatir kelas tertinggi (D) yang masih berlaku untuk tahun terakhir yang berjalan.
Instalasi Listrik di Indonesia edisi terakhir tahun 2000 (PUIL) dan Peraturan PLN
(SPLN)" sebagai petunjuk dan juga peraturan yang berlaku pada daerah setempat dan
standar-standar/kode-kode lainnya yang diakui (VDE, DIN).
Kontraktor harus menempatkan seorang sarjana atau yang dianggap ahlisebagai wakil
dari perusahaan dan dapat memberikan keputusan-keputusan apabila sewaktu-waktu
diperlukan.
1.2 GAMBAR-GAMBAR
Gambar-gambar rencana yang termasuk lingkup pekerjaan instalasi listrik dalam
Dokumen Tender.
Pemborong wajib memeriksa design terhadap kemungkinan kesalahan /
ketidakcocokan baik dari segi besaran-besaran listriknya maupun pemasangan dan
lain-lain. Hal-hal diatas harus diajukan dalam bentuk tertulis atau gambar pada waktu
penjelasan tender/aanwijzing.
Sebelum pekerjaan diserahkan seluruhnya ataupun secara bertahap, pem64borong
wajib menyerahkan kepada MK sebanyak 4 (empat) set gambar yang disebut "as build
drawing" yaitu gambar dari semua material, peralatan dan instalasi sistem listrik.
Gambar listrik menunjukkan keseluruhan besaran dan jumlahnya serta persyaratan
dari keperluan instalasi, instalasi harus menyesuaikan kondisi setempat pada proyek.
Gambar-gambar arsitektur dan struktur harus berkaitan dengan kontruksi dan detail
akhir dari proyek, sedangkan gambar-gambar lainnya harus berkaitan dengan
kontruksi detail yang berhubungan dengan masing-masing pekerjaan. Pemborong
harus melengkapi seluruh keperluan lebih lanjut seperti"shop drawing" dan gambar-
gambar detail.
1.4 KLAUSUL YANG DISEBUTKAN
Apabila ada hal-hal yang disebutkan kembali pada bagian/bab/gambar yang lain maka ini
harus diartikan bukan untuk menghilangkan satu terhadap yang lain tetapi bahkan untuk lebih
menegaskan masalahnya. Bila terjadi hal yang saling bertentangan antar gambar atau
terhadap spesifikasi teknis, maka yang diambil sebagai patokan adalah yang mempunyai
bobot teknis dan atau yang mempunyai bobot biaya yang paling tinggi.
1.5 KOORDINASI PEKERJAAN
Untuk kelancaran pekerjaan ini harus diadakan koordinasi dari seluruh bagian yang terlibat di
dalam kegiatan proyek ini. Seluruh aktivitas yang menyangkut di dalam proyek harus
dikoordinir lebih dahulu agar gangguan dan konflik satu dengan lainnya dapat dihindarkan.
Melokalisasi/memperinci setiap pekerjaan sampai dengan detail untuk mendapat
persetujuan MK/Perencana.
1.6 MATERIAL
Seluruh peralatan, material yang dipergunakan dalam pekerjaan ini harus baru dan material
harus tahan terhadap iklim tropik. Seluruh pekerjaan harus dilaksanakan dengan cara yang
benar dan setiap pekerja harus mempunyai ketrampilan yang memuaskan. Dimana latihan
khusus bagi pekerja adalah diperlukan dan Pemborong harus melaksanakannya. Pemborong
harus melengkapi surat sertifikat yang sah untuk setiap personal ahli, yang menyatakan
bahwa personal tersebut telah mengikuti latihan-latihan khusus ataupun mempunyai
pengalaman-pengalaman khusus dalam bidang keahlian masing-masing.
1.7 DAFTAR MATERIAL
Pada waktu mengajukan penawaran, Pemborong harus menyertakan/melam-pirkan "Daftar
Material" yang lebih dahulu diperinci dari semua bahan yang akan dipasang pada proyek dan
harus disebutkan pabrik, merk, manufacturer, type, lengkap dengan brosur/katalog. Ini
adalah mengikat dan harus diajukan lengkap tidak boleh sebagiansebagian.
1.8 NAMA PABRIK/MERK YANG DITENTUKAN
Apabila pada spesifikasi teknis ini disebutkan nama pabrik/merk dari satu jenis
bahan/komponen, maka Pemborong wajib menawarkan dan memasang sesuai dengan yang
ditentukan. Jadi tidak ada alasan bagi Pemborong pada waktu pemasangan menyatakan
barang tersebut sudah tidak terdapat lagi pada pasaran ataupun sukar didapat dipasaran.
Untuk barang-barang yang harus diimport, segera setelah ditunjuk sebagai pemenang,
Pemborong harus sesegera mungkin memesannya pada keagenannya di Indonesia. Apabila
Pemborong telah berusaha untuk memesannya, namun pada saat pemesanan bahan/merk
tersebut tidak/sukar diperoleh, maka Perencana akan menentukan sendiri alternatif merk lain
dengan spesifikasi minimal yang sama. Jadi setelah 1 (satu) bulan penunjuk-kan pemenang.
Pemborong harus memberikan foto copy dari pemesanan material lainnya, yang menyatakan
bahwa material-material tersebut telah dipesan (order import).
1.9 SHOP DRAWING
Setelah persetujuan, dalam hal ini sebelum daftar spesifikasi material, Pemborong diharuskan
menyerahkan shop drawing untuk disetujui Perencana. Shop Drawing harus termasuk katalog
data dari pabriknya, literatur mengenai uraian-uraian, diagram pengkabelan, data ukuran
dimensi, data pembuatan dan nama serta alamat yang terdekat dari service dan group
perusahaan pemeliharaan yang tetap menyediakan persediaan/stock suku cadang yang terus
menerus, shop drawings harus diberi catatan dari Pemborong, yang menyatakan bahwa apa
yang dianjurkan sudah sesuai dengan spesifikasi dan kondisi ruang yang disediakan. Data
untuk setiap sistem harus menunjukkan pemasangan yang lengkap dari seluruh koordinasi
komponen untuk peninjauan keseluruhan yang sebenarnya dari keseluruhan sistem,
penyerahan sebagian-sebagian tidak akan diperhati-kan. Gambar shop drawing harus dibuat
sebanyak 4 (empat) set.
1.10 SUBSTITUSI
a. Produk yang disebutkan nama pabriknya
Material, peralatan, perkakas, accessoriesnya yang disebutkan nama pabriknya dalam
spesifikasi. Pemborong harus melengkapi produk yang disebutkan dalam spesifikasi, atau
dapat mengajukan produk pengganti yang setara, disertai data-data yang lengkap untuk
mendapatkan persetujuan Perencana/MK sebelum pemesanan.
b. Produk yang tidak disebutkan nama pabriknya
Material, peralatan, perkakas, accessories dan produk-produk yang tidak disebutkan nama
pabriknya dalam spesifikasi, Pemborong harus mengajukan secara tertulis nama negara dari
pabrik yang menghasilkan-nya, katalog dan selanjutnya menguraikan data yang menunjukkan
secara benar bahwa produk-produk yang dipergunakan adalah sesuai dengan spesifikasi dan
kondisi proyek.
1.11 CONTOH
Pemborong harus menyerahkan contoh-contoh dari seluruh material untuk mendapatkan
persetujuan sebelumnya. Seluruh biaya ditanggung atas biaya Pemborong. Contoh-contoh
tersebut (mock-up) dimasukkan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja, terhitung setelah
dikeluarkannya SPK.
1.12 PROTEKSI
Seluruh material dan peralatan harus dengan sebenarnya dan diproteksi secara memadai
oleh Pemborong, sebelum selama pengerjaan dan sesudah selesai instalasi (dalam masa
garansi). Material dan peralatan yang mana mengalami kerusakan sebagai akibat dari
pemasangan yang ceroboh dan proteksi yang tidak memadai tidak dapat diterima untuk
instalasi proyek.
1.13 ACCES OPENING
Pemborong harus menyediakan access opening (bukaan-bukaan) untuk instalasi dan
pemeliharaan dari instalasi listrik. Bukaan-bukaan (access opening) yang terdapat pada
konstruksi bangunan seperti dinding-dinding, langit-langit, dan seterusnya begitu pembukaan
harus dilengkapi dengan fasilitas penutup yang tepat bagi permukaan peralatan, penutup
harus dapat dilepaskan dan dipindahkan tanpa mengakibatkan kerusakan pada permukaan
yang berdekatan.
1.14 PENGECATAN
Apabila peralatan-peralatan sudah dicat dari pabrik dan tambahan pengecatan di lapangan
tidak dispesifikasikan maka seluruh permukaan yang cacat harus diperbaiki ataupun
pengecatan kembali untuk memperoleh hasil pengecatan yang sempurna. Apabila peralatan
belum dicat dari pabrik, Pemborong harus bertanggung jawab atas pengecatan tersebut.
Seluruh rangka, penutup, cover plate dan pintu panel listrik seluruhnya harus diberi cat dasar
atau prime coat dan diberi pelapis cat akhir (finishing paint). Cat akhir ini dengan warna
sementara ditentukan "abu-abu" kecuali kalau diadakan perubahan warna. Penentuan jenis
warna abu-abu dan merk cat, sebelumhya harus dimintakan persetujuan pada konsultan
pengawas/Perencana. Pengecatan dikerjakan dengan proses "stove ennameled" untuk
lampu, sedangkan untuk panel listrik harus dibuat tahan karat dengan cara "galvanized
cadmium plating" atau dengan "zinc chromatic primer" harus dicat dengan cat bakar.
1.15 GAMBAR PEMANSANGAN YANG SEBENARNYA
Pemborong harus mempergunakan secara baik satu set lengkap gambar-gambar di lapangan
yang mana harus diberi tanda yang tepat pada lokasi dari seluruh jenis system outlet
panel/kabinet, peralatan, pengkabelan dan seterus-nya dengan dimensi yang diambil dari
patokan center colom (as colom). Pemborong harus melengkapi gambar pemasangan yang
sebenarnya.
1.16 PENGETESAN
Pemborong harus melakukan seluruh pengetesan seperti disebutkan dan harus melakukan
percobaan seperti operasi sesungguhnya secara tepat dari seluruh sistem. Peralatan, material
dan cara bekerjanya peralatan yang mengalami kerusakan /cacat/ salah harus diganti
/dibetulkan dan percobaan diulangi. Seluruh peng-kabelan, instalasi "keur" Pemborong harus
bertanggung jawab untuk mem-peroleh persetujuan PLN bagi pemasangan sistem jaringan
listrik dan seluruh biaya ditanggung atas beban Pemborong.
1.17 DATA SUKU CADANG
Sejak pengiriman dari bagian-bagian dan peralatan ke tempat lapangan Pemborong harus
menyerahkan kepada MK daftar lengkap dari suku cadang (spare parts) dan menyerahkan
untuk masing-masing bagian.
1.18 PERATURAN HAK PATENT
Pemborong harus melindungi Pemilik (owner) terhadap semua klaim atau tuntutan, biaya dan
kenaikan harga karena bencana, dalam hubungan dengan semua dagang atau nama produksi,
hak cipta, pada semua material, peralatan yang dipergunakan dalam proyek ini.
1.19 KEBERSIHAN
Pemborong harus membersihkan seluruh kotoran/sampah dan sisa-sisa material yang tidak
terpakai yang diakibatkan oleh pekerjaannya dan harus menyelesaikan tiap bagian dari
instalasi secara teratur serta rapi.
1.20 BUILT IN INSERT, SLEESVES DAN PERLENGKAPAN
Lengkapi insert, sleeves dan perlengkapan lainnya bagi keperluan built in dalam beton atau
pekerjaan konstruksi.
1.21 BUKU PETUNJUK (MANUAL) DAN INSTRUKSI
Pemborong harus melengkapi buku petunjuk (manual) pemeliharaan dan manual cara
mengoperasikannya, dan bahasa dari instruksi bagi seluruh bagian peralatan ini harus dalam
bahasa Inggris dan Indonesia.
1.22 KELENGKAPAN INSTALASI
Dalam spesifikasi teknis ini maupun di dalam penggambaran untuk suatu sistem atau suatu
perangkat peralatan listrik, dimaksudkan adalah sebagai suatu sistem yang dapat beroperasi
dengan baik sedemikian rupa sehingga apabila ada bagian atau komponen dari sistem
instalasi yang tidak disebutkan di dalam spesifikasi teknis ini maupun pada gambar, maka ini
berarti Pemborong harus mengadakan dan menjamin sistem/instalasi tersebut akan bekerja
dengan baik.
1.23 SERAH TERIMA PEKERJAAN
1.23.1. Serah Terima
Serah Terima Pekerjaan dilakukan dalam 2 tahap yaitu :
a. Serah terima pertama, dilaksanakan setelah seluruh pekerjaan selesai dimana sistem
bekerja dengan baik sesuai dengan spesifikasi dan peraturan – peraturan yang
berlaku. Serah Terima I ini harus dilengkapi dengan Berita Acara disertai lampiran-
lampiran sebagai berikut :
- As Built Drawing
- Brosur, operation manual dan maintence system dalam bahasa Indonesia.
- Training Operator
- Lampiran – lampiran lainnya yang diperlukan atau diminta oleh Direksi
pengawasan.
b. Serah Terima ke II, dilakukan setelah selesainya masa pemeliharaan.
1.23.2. Masa Pemeliharaan
Lamanya masa pemeliharaan adalah 6 bulan ( 180 hari kalender ) dimana selama masa
tersebut Kontraktor harus menempatkan staf/ karyawan untuk memonitor operasional
sistem dan melakukan pemeliharaan / inspeksi rutin sekali dalam satu minggu.
13.6.3. Jaminan
Jaminan/ garansi peralatan adalah 6 bulan terhitung dari serah terima pertama.
13.6.4. Training
Pemborong harus menyiapkan dan penyelenggarakan latihan bagi calon operator
yang akan mengoperasikan dan memelihara BAS. Latihan dapat dimulai sejak
pelaksanaan pemasangan instalasinya, atas petunjuk dan persetujuan pengawas.
13.6.5. Buku Petunjuk
Pemborong wajib membuat dan menyerahkan kepada pengawas As build drawing 3
set, 1 dalam bentuk soft copy (CD), buku petunjuk (manual), yang meliputi cara
pengoperasian maupun cara pemerliharaan. Sistem manual tersebut dibuat sebanyak
4 buku
LINGKUP PEKERJAAN
NO URAIAN PEKERJAAN
I PEKERJAAN PERSIAPAN
II Pekerjaan pengadaan dan pemasangan Unit AC AHUDX LANTAI 1
1 AC AHUDX 60PK 534.000 BTU/H R410a terpasang
2 Pekerjaan pengadaan dan pemasangan AHUDX suporting
3 Pekerjaan Duckting
4 Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan
5 PEKERJAAN INSTALASI ELECTRICAL DAN KABEL KONTROL
III PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN UNIT AC LANTAI 3
A PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN AC VRF/VRV
1 Outdoor Unit 32PK (16+16) 288.000 BTU/H R410a terpasang
2 Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
3 PENGADAAN DAN PEMASANGAN AC SUPORTING
4 PEKERJAAN INSTALASI ELECTRICAL DAN KABEL KONTROL
5 Pekerjaan Pemasangan Indoor Unit Ceiling Casette VRF Ruang Kerja DITJAKDUK, STAR H, Protokol
B Pekerjaan pengadaan dan pemasangan Unit AC AHUDX
1 AC AHUDX 30 PK/R410a terpasang (koridor)
2 Pekerjaan pengadaan dan pemasangan AHUDX suporting
3 Pekerjaan Duckting
4 PEKERJAAN INSTALASI ELECTRICAL DAN KABEL KONTROL
5 Pekerjaan pembongkaran dan pemasangan
IV PEKERJAAN PENGETESAN
V PENGENDALIAN K3
SPESIFIKASI TEKNIS/SPEKTEK DAFTAR MATERIAL
SPESIFIKASI TEKNIS/SPEKTEK
PEKERJAAN : PEREMAJAAN AC GEDUNG HALIM 1 KANTOR BKKBN PUSAT TA 2022
LOKASI : Jalan Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur
NO URAIAN PEKERJAAN SPESIFIKASI TEKNIS/SPEKTEK ALTERNATIF PRODUK ATAU MERK
I LANTAI DASAR
Penawaran pekerjaan termasuk pengadaan dan pemasangan
material di-site, lengkap dan berfungsi dengan baik.
Catatan :
-Bill of Quantity ini hanya merupakan Guidence, Penyedia Jasa /
Pemborong harus melakukan pemeriksaan dan membuat perhitungan
kembali perihal besaran listrik, komponen, proteksi, dll.
-Penawaran termasuk upah kerja, peralatan pendukung, P3K dan
bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja karyawannya
pada proyek ini.
-Harga Penawaran termasuk Asuransi All Risk yang akan dilakukan
oleh Penyedia Jasa/Pemborong pekerjaan ini.
-Harga Penawaran telah diperhitungkan terhadap adanya kemungkinan
biaya proses perijinan selama dan sampai selesainya pekerjaan ini.
-Harga Penawaran termasuk resiko pekerjaan yang dilaksanakan
(Lumpsum dan unit Price), kemungkinan adanya tambahan biaya karena
pekerjaan lapangan, sudah diperhitungkan dan termasuk
dalam penawaran Penyedia Jasa / Pemborong.
-Penyedia Jasa/Pemborong telah dianggap mengerti dan memahami
serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dilingkungan proyek.
B Pekerjaan Pemasangan Indoor Unit Ceiling Casette VRF Ruang Lobby Utama
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Instalasi Kabel termasuk pengadaan dan pemasangan
di - site,klem, konduit, terminasi, peralatan bantu, dll
1Indoor Unit Ceiling Cassette kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF) AC Indoor Unit Ceiling Cassette kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF)
Type : AC Ceiling Casette VRF/ VRV. 4PK 35.000 BTU/H R410a
Kap. Pendingin : 35.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A DAIKIN
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories, HITACHI
2Refrigerant Liquid dia 6,35mm
3Refrigerant Gas dia 12,7mm
4Refrigerant Main Line Liquid dia 19,051mm Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
5Refrigerant Main Line Gas dia 38,1mm
6Refrigrant Net
8 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke PP – AC.1:
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
9 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke DB : Kategori : Kabel Listrik
Type : NYY / CU/PVC/PVC (NYY) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Size / Ukuran : 3 x 4 mm Suprime, kabelindo, metal
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
1 0 Instalasi Kabel Power CU ke PP – CU.1 : Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×50 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Standart Delivery Lenght : 1,000 M per roll Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA
1 1 Instalasi Kabel Power Fan ke PP – AC.1 : Kategori : Kabel Listrik
Type : NYY / CU/PVC/PVC (NYY) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Size / Ukuran : 3 x 4 mm Suprime, kabelindo, metal
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
1 2 Instalasi Sistem Kontrol AC VRF :
-Kabel kontrol dari IU ke OU, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Cable 8723
-Kabel kontrol dari OU ke IPM, stranded (7x30) tinned copper conductors
- polypropylene insulation Belden, Delta, HaeBot
- twisted pairs low voltage analog signals (4-20ma, 0-10v
13Kabel Tray 200 + Cover Tray ladder galvanized electro lengkap cover, Tebal 2mm,
Traytek, KSP, Neptunus
Panjang 3 meter, Lebar 20cm / 200mm, Tinggi 10cm / 100mm
Pipa LPG NG & Solenoid Selenoid Valve 3V DC & amp;
15Accessories Pipa (fitting, elbow, tee, reducer dll) Kit , onfire, pictting
Konektor Connector Fitting
16Hanger, Klem, Bracket/Support, dll Belden, Delta, HaeBot
17T - Shape Branching Joint ( conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
18Y - Shape Branching Joint (refnet)
19Panel distribusi lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
20Panel Kontrol lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
Panelindo, simetri, SPC, ABB
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
21Power Panel Indoor Unit Ceiling Cassette 4 PK (1 PH) 16 A Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
II LANTAI MEZZANINE
A PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN AC SINGLE SPLIT WALL MOUNTED LANTAI MEZZANINE
Penawaran pekerjaan termasuk pengadaan dan pemasangan
material di-site, lengkap dan berfungsi dengan baik.
Catatan :
Bill of Quantity ini hanya merupakan Guidence, Penyedia Jasa /
Pemborong harus melakukan pemeriksaan dan membuat perhitungan
kembali perihal besaran listrik, komponen, proteksi, dll.
Penawaran termasuk upah kerja, peralatan pendukung, P3K dan
bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja karyawannya
pada proyek ini.
Harga Penawaran termasuk Asuransi All Risk yang akan dilakukan
oleh Penyedia Jasa/Pemborong pekerjaan ini.
Harga Penawaran telah diperhitungkan terhadap adanya kemungkinan
biaya proses perijinan selama dan sampai selesainya pekerjaan ini.
Harga Penawaran termasuk resiko pekerjaan yang dilaksanakan
(Lumpsum Price), kemungkinan adanya tambahan biaya karena
pekerjaan lapangan, sudah diperhitungkan dan termasuk
dalam penawaran Penyedia Jasa / Pemborong.
Penyedia Jasa/Pemborong telah dianggap mengerti dan memahami
serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dilingkungan proyek.
1AC (Indoor + Oudoor Unit) kap. 2,5PK/ 22.500 BTU/H R410a terpasang
kap. 2,5PK/ 22.500 BTU/H R410a
Type : AC Wall Mounted VRF/ VRV. 2,5PK 22.500 BTU/H R410a DAIKIN
Kap. Pendingin : 22.500 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
III LANTAI 1
Penawaran pekerjaan termasuk pengadaan dan pemasangan
material di-site, lengkap dan berfungsi dengan baik.
Catatan :
-Bill of Quantity ini hanya merupakan Guidence, Penyedia Jasa /
Pemborong harus melakukan pemeriksaan dan membuat perhitungan
kembali perihal besaran listrik, komponen, proteksi, dll.
-Penawaran termasuk upah kerja, peralatan pendukung, P3K dan
bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja karyawannya
pada proyek ini.
-Harga Penawaran termasuk Asuransi All Risk yang akan dilakukan
oleh Penyedia Jasa/Pemborong pekerjaan ini.
-Harga Penawaran telah diperhitungkan terhadap adanya kemungkinan
biaya proses perijinan selama dan sampai selesainya pekerjaan ini.
-Harga Penawaran termasuk resiko pekerjaan yang dilaksanakan
(Lumpsum Price), kemungkinan adanya tambahan biaya karena
pekerjaan lapangan, sudah diperhitungkan dan termasuk
dalam penawaran Penyedia Jasa / Pemborong.
-Penyedia Jasa/Pemborong telah dianggap mengerti dan memahami
serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dilingkungan proyek.
B PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN PERALATAN UTAMA OUTDOOR UNIT VRF/VRV
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1Outdoor Unit (OU) Type : VRF Standard (Inverter)
Kombinasi Unit : 32HP = 16HP + 16HP
Kap. Pendingin : 288.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A
Karakteristik : 380/400 V , 3 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, support outdoor,
refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
C Pekerjaan Pemasangan Indoor Unit Ceiling Casette VRF Ruang Deputy Dalduk & R. Rapat NKKBS
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1AC Indoor Unit Ceiling Cassette Ceiling Cassette kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF)
Type : AC Ceiling Casette VRF/ VRV. 4PK 35.000 BTU/H R410a DAIKIN
Kap. Pendingin : 35.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
2AC Indoor Unit Wall Monted Wall Monted kap. 1,5 PK/12.300 BTUH (VRF)
Type : AC Wall Mounted VRF/ VRV. 1,5PK 12.300 BTU/H R410a DAIKIN
Kap. Pendingin : 12.300 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
3Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (Liquid)
4Pipe Refrigrant UK. 31,75mm2 with Insulation (gas)
5Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
6Pipe Refrigrant UK. 28,58mm2 with Insulation (gas)
7Pipe Refrigrant UK. 9,52mm2 with Insulation (Liquid)
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
8Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (gas)
9Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
10Pipe Refrigrant UK. 25,4mm2 with Insulation (gas)
11Pipe Refrigrant UK. 6,35mm2 with Insulation (Liquid)
12Pipe Refrigrant UK. 12,37mm2 with Insulation (gas)
13Pipa Drain PVC AW D.1" + insulation PVC kelas D 5 Kg/cm Rucika, Wavin, Pralon
14Hanger, Klem, Bracket/Support, etc Belden, Delta, HaeBot
15T - Shape Branching Joint (outdoor conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
16Y - Shape Branching Joint (refnet)
18Instalasi Kabel Power Indoor AC ke PP – AC.1:
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYY / CU/PVC/PVC (NYY) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
1 9 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke DB : Size / Ukuran : 3 x 4 mm Suprime, kabelindo, metal
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
2 0 Instalasi Kabel Power CU ke PP – CU.1 : Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×50 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Standart Delivery Lenght : 1,000 M per roll Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA
2 1 Instalasi Kabel Power Fan ke PP – AC.1 :
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
2 2 Instalasi Sistem Kontrol AC VRF :
-Kabel kontrol dari IU ke OU, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Cable 8723
-Kabel kontrol dari OU ke IPM, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs stranded (7x30) tinned copper conductors
- polypropylene insulation Belden, Delta, HaeBot
- twisted pairs low voltage analog signals (4-20ma, 0-10v
23Kabel Tray 200 + Cover Tray ladder galvanized electro lengkap cover, Tebal 2mm,
Traytek, KSP, Neptunus
Panjang 3 meter, Lebar 20cm / 200mm, Tinggi 10cm / 100mm
25Accessories Pipa (fitting, elbow, tee, reducer dll) Pipa LPG NG & Solenoid Selenoid Valve 3V DC & amp;
Kit , onfire, pictting
Konektor Connector Fitting
26Hanger, Klem, Bracket/Support, dll Belden, Delta, HaeBot
27T - Shape Branching Joint ( conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
28Y - Shape Branching Joint (refnet)
29Panel distribusi lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
30Panel Kontrol lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
Panelindo, simetri, SPC, ABB
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
31Power Panel Indoor Unit Ceiling Cassette 4 PK (1 PH) 16 A Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
D Pekerjaan pengadaan dan pemasangan Unit AC AHUDX
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1 AC AHUDX 60PK 534.000 BTU/H R410a terpasang Type : AC AHUDX 60PK 534.000 BTU/H R410a
Kombinasi Unit : 60HP = 24HP + 20HP + 16HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 534.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
2 Pekerjaan pengadaan dan pemasangan AHUDX suporting
Pekerjaan Instalasi pemipaan termasuk pengadaan dan pemasangan
di site,isolasi, fitting-fitting, hanger/support, peralatan bantu, dll
Pipa Refrigerant lengkap dengan Isolasi Liquid & Gas :
Refrigrant Cabang (Ref Net) Outdoor , Refrigrant Cabang (Ref Net) Joint
Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
aPipe Refrigrant UK. 1 3/4" pair coil with Insulation
bPipe Refrigrant UK. 1 1/2" pair coil with Insulation
cPipe Refrigrant UK. 1 1/8" pair coil with Insulation
dPipe Refrigrant UK. 3/4 pair coil with Insulation
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
ePipe Refrigrant UK 5/8 pair coil with insulation
fPipe Refrigrant UK 1/2 pair coil with insulation
gPipe Refrigrant UK 3/8 pair coil with insulation
hPipa Drain PVC AW D.1" + insuline
3 Pekerjaan Duckting
aPenggantian Difuser 10" UK. 30 X 30 Cm
bPenggantian Flexible Duck 10" + Insulation
BJLS Semua Ukuran LOKFOM /FUMIRA/ KEMASU
cPenggantian Duckting Camber / Plenum BJLS 0,8 1800X1200X800 cm + insuline
dPenggantian Duckting Suplay 1600x500
4 Isolasi pipa Density 50 – 120 Kg/m³ Armaflex, K-Flex, Insuflex
5 Alumunium Tape Instape
6 Hanger rod & bracket Galvanized Ex Pabrikan
7 Filter drayer ALCO ,CMS, EMERSON
8 Unit Fan Wall Fan, Cassette Fantech, National, Vanco, MASSIVE
IV LANTAI 2
Penawaran pekerjaan termasuk pengadaan dan pemasangan
material di-site, lengkap dan berfungsi dengan baik.
Catatan :
-Bill of Quantity ini hanya merupakan Guidence, Penyedia Jasa /
Pemborong harus melakukan pemeriksaan dan membuat perhitungan
kembali perihal besaran listrik, komponen, proteksi, dll.
-Penawaran termasuk upah kerja, peralatan pendukung, P3K dan
bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja karyawannya
pada proyek ini.
-Harga Penawaran termasuk Asuransi All Risk yang akan dilakukan
oleh Penyedia Jasa/Pemborong pekerjaan ini.
-Harga Penawaran telah diperhitungkan terhadap adanya kemungkinan
biaya proses perijinan selama dan sampai selesainya pekerjaan ini.
-Harga Penawaran termasuk resiko pekerjaan yang dilaksanakan
(Lumpsum Price), kemungkinan adanya tambahan biaya karena
pekerjaan lapangan, sudah diperhitungkan dan termasuk
dalam penawaran Penyedia Jasa / Pemborong.
-Penyedia Jasa/Pemborong telah dianggap mengerti dan memahami
serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dilingkungan proyek.
B PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN PERALATAN UTAMA
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1Outdoor Unit (OU) Type : VRF Standard (Inverter)
Kombinasi Unit : 26HP = 10HP + 16HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 234.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
Karakteristik : 380/400 V , 3 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, support outdoor,
refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
B Pekerjaan Pemasangan Indoor Unit Ceiling Casette VRF Ruang Stunting, Radio, Studio & R. Askabi
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1Indoor Unit Ceiling Cassette VRF/VRV kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF/VRV) Ceiling Cassette VRF/VRV kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF/VRV)
Type : VRF/VRV Standard (Inverter) DAIKIN
Kombinasi Unit : 4HP
Kap. Pendingin : 35.000 Btu/h HITACHI
Type Refrigerant : R - 410A
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor,
refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
2Indoor Unit Ceiling Cassette VRF/VRV kap. 2,8 PK/26.000 BTUH (VRF/VRV) Ceiling Cassette VRF/VRV kap. 2,8 PK/26.000 BTUH (VRF/VRV)
Type : VRF/VRV Standard (Inverter) DAIKIN
Kombinasi Unit : 2,8HP
Kap. Pendingin : 26.000 Btu/h HITACHI
Type Refrigerant : R - 410A
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor,
refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
3Indoor Unit Wall Mounted VRF/VRV kap. 1,5 PK/12.300 BTUH (VRF/VRV) Wall Mounted VRF/VRV kap. 1,5 PK/12.300 BTUH (VRF/VRV)
Type : VRF/VRV Standard (Inverter)
Kombinasi Unit : 1,5HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 12.300 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor,
refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
4Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
aPipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (Liquid)
b Pipe Refrigrant UK. 31,75mm2 with Insulation (gas)
cPipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
d Pipe Refrigrant UK. 25,4mm2 with Insulation (gas)
ePipe Refrigrant UK. 9,52mm2 with Insulation (Liquid)
fPipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (gas)
gPipe Refrigrant UK. 6,35mm2 with Insulation (Liquid)
h Pipe Refrigrant UK. 12,37mm2 with Insulation (gas)
iPipa Drain PVC AW D.1" + insulation PVC kelas D 5 Kg/cm Rucika, Wavin, Pralon
jHanger, Klem, Bracket/Support, etc Belden, Delta, HaeBot
kT - Shape Branching Joint (outdoor conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
lY - Shape Branching Joint (refnet)
6 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke PP – AC.1:
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
7 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke DB : Kategori : Kabel Listrik
Type : NYY / CU/PVC/PVC (NYY) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Size / Ukuran : 3 x 4 mm Suprime, kabelindo, metal
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
8 Instalasi Kabel Power CU ke PP – CU.1 : Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×50 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Standart Delivery Lenght : 1,000 M per roll Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA
9 Instalasi Kabel Power Fan ke PP – AC.1 :
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
-Instalasi Kabel Power, menggunakan NYM 3 x 4 mm²
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
9 Instalasi Sistem Kontrol AC VRF :
-Kabel kontrol dari IU ke OU, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Cable 8723
stranded (7x30) tinned copper conductors
- polypropylene insulation Belden, Delta, HaeBot
-Kabel kontrol dari OU ke IPM, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs
- twisted pairs low voltage analog signals (4-20ma, 0-10v
10Kabel Tray 200 + Cover Tray ladder galvanized electro lengkap cover, Tebal 2mm,
Traytek, KSP, Neptunus
Panjang 3 meter, Lebar 20cm / 200mm, Tinggi 10cm / 100mm
Pipa LPG NG & Solenoid Selenoid Valve 3V DC & amp;
12Accessories Pipa (fitting, elbow, tee, reducer dll) Kit , onfire, pictting
Konektor Connector Fitting
13Hanger, Klem, Bracket/Support, dll Belden, Delta, HaeBot
14T - Shape Branching Joint ( conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
15Y - Shape Branching Joint (refnet)
16Panel distribusi lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
17Panel Kontrol lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
Panelindo, simetri, SPC, ABB
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
18Power Panel Indoor Unit Ceiling Cassette 3 PK (1 PH) 16 A Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
D Pekerjaan pengadaan dan pemasangan Unit AC AHUDX
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1 AC AHUDX 60PK 534.000 BTU/H R410a terpasang Type : AC AHUDX 60PK 534.000 BTU/H R410a
Kombinasi Unit : 60HP = 24HP + 20HP + 16HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 534.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
2 Pekerjaan pengadaan dan pemasangan AHUDX suporting
Pekerjaan Instalasi pemipaan termasuk pengadaan dan pemasangan
di site,isolasi, fitting-fitting, hanger/support, peralatan bantu, dll
Pipa Refrigerant lengkap dengan Isolasi Liquid & Gas :
Refrigrant Cabang (Ref Net) Outdoor , Refrigrant Cabang (Ref Net) Joint
Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
aPipe Refrigrant UK. 1 3/4" pair coil with Insulation
bPipe Refrigrant UK. 1 1/2" pair coil with Insulation
cPipe Refrigrant UK. 1 1/8" pair coil with Insulation
dPipe Refrigrant UK. 3/4 pair coil with Insulation
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
ePipe Refrigrant UK 5/8 pair coil with insulation
fPipe Refrigrant UK 1/2 pair coil with insulation
gPipe Refrigrant UK 3/8 pair coil with insulation
hPipa Drain PVC AW D.1" + insuline
3 Pekerjaan Duckting
aPenggantian Difuser 10" UK. 30 X 30 Cm
bPenggantian Flexible Duck 10" + Insulation
BJLS Semua Ukuran LOKFOM /FUMIRA/ KEMASU
cPenggantian Duckting Camber / Plenum BJLS 0,8 1800X1200X800 cm + insuline
dPenggantian Duckting Suplay 1600x500
4 Isolasi pipa Density 50 – 120 Kg/m³ Armaflex, K-Flex, Insuflex
5 Alumunium Tape Instape
6 Hanger rod & bracket Galvanized Ex Pabrikan
7 Filter drayer ALCO ,CMS, EMERSON
8 Unit Fan Wall Fan, Cassette Fantech, National, Vanco, MASSIVE
V LANTAI 3
Penawaran pekerjaan termasuk pengadaan dan pemasangan
material di-site, lengkap dan berfungsi dengan baik.
Catatan :
-Bill of Quantity ini hanya merupakan Guidence, Penyedia Jasa /
Pemborong harus melakukan pemeriksaan dan membuat perhitungan
kembali perihal besaran listrik, komponen, proteksi, dll.
-Penawaran termasuk upah kerja, peralatan pendukung, P3K dan
bertanggung jawab terhadap keselamatan kerja karyawannya
pada proyek ini.
-Harga Penawaran termasuk Asuransi All Risk yang akan dilakukan
oleh Penyedia Jasa/Pemborong pekerjaan ini.
-Harga Penawaran telah diperhitungkan terhadap adanya kemungkinan
biaya proses perijinan selama dan sampai selesainya pekerjaan ini.
-Harga Penawaran termasuk resiko pekerjaan yang dilaksanakan
(Lumpsum Price), kemungkinan adanya tambahan biaya karena
pekerjaan lapangan, sudah diperhitungkan dan termasuk
dalam penawaran Penyedia Jasa / Pemborong.
-Penyedia Jasa/Pemborong telah dianggap mengerti dan memahami
serta mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dilingkungan proyek.
B PEKERJAAN PENGADAAN DAN PEMASANGAN PERALATAN UTAMA
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1 Outdoor Unit 32PK (16+16) 288.000 BTU/H R410a VRF/VRV Standard (Inverter) VRF/VRV Standard (Inverter)
Outdoor Unit 32PK (16+16) 288.000 BTU/H R410a terpasang
Kombinasi Unit : 32HP = 16HP + 16HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 288.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
Karakteristik : 380/400 V , 3 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
1.a Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (Liquid)
1.b Pipe Refrigrant UK. 31,75mm2 with Insulation (gas)
1.c Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
1.d Pipe Refrigrant UK. 28,58mm2 with Insulation (gas)
1.e Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
1.f Pipe Refrigrant UK. 25,54mm2 with Insulation (gas)
1.g Pipe Refrigrant UK. 9,52mm2 with Insulation (Liquid)
1.h Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (gas)
1.i Pipe Refrigrant UK. 6,35mm2 with Insulation (Liquid)
1.j Pipe Refrigrant UK. 12,37mm2 with Insulation (gas)
1.k Pipa Drain PVC AW D.1" + insulation PVC kelas D 5 Kg/cm Rucika, Wavin, Pralon
1.l Hanger, Klem, Bracket/Support, etc Belden, Delta, HaeBot
1.m T - Shape Branching Joint (outdoor conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
1. Y - Shape Branching Joint (refnet)
2 Outdoor Unit 30 PK(16+14) 270.000 BTU/H R410a VRF/VRV Standard (Inverter) VRF/VRV Standard (Inverter)
Outdoor Unit 30 PK(16+14) 270.000 BTU/H R410a terpasang
Kombinasi Unit : 30HP = 16HP + 14HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 270.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
Karakteristik : 380/400 V , 3 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
Pipa Refrigrant ASTM B280 ( Straight light ) + Insulation + Acsesories/Fitting + suport
2.a Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (Liquid)
2.b Pipe Refrigrant UK. 31,75mm2 with Insulation (gas)
2.c Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
2.d Pipe Refrigrant UK. 28,58mm2 with Insulation (gas)
2.f Pipe Refrigrant UK. 12,7mm2 with Insulation (Liquid)
Kelas L Density 50 – 120 Kg/m³ Type Refrigerant : R - 410A Kembla / Inaba / Elgin
2.g Pipe Refrigrant UK. 24,54mm2 with Insulation (gas)
2.h Pipe Refrigrant UK. 9,52mm2 with Insulation (Liquid)
2.i Pipe Refrigrant UK. 19,05mm2 with Insulation (gas)
2.j Pipe Refrigrant UK. 6,35mm2 with Insulation (Liquid)
2.k Pipe Refrigrant UK. 12,37mm2 with Insulation (gas)
2.l Pipa Drain PVC AW D.1" + insulation PVC kelas D 5 Kg/cm Rucika, Wavin, Pralon
2.m Hanger, Klem, Bracket/Support, etc Belden, Delta, HaeBot
2.n T - Shape Branching Joint (outdoor conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
2.o Y - Shape Branching Joint (refnet)
C PENGADAAN DAN PEMASANGAN AC SUPORTING
2 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke PP – AC.1:
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
-Instalasi Kabel Power, menggunakan NYM 3 x 4 mm²
3 Instalasi Kabel Power Indoor AC ke DB : Kategori : Kabel Listrik
Type : NYY / CU/PVC/PVC (NYY) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Size / Ukuran : 3 x 4 mm Suprime, kabelindo, metal
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
-Instalasi Kabel Power, menggunakan NYY 3 x 4 mm²
4 Instalasi Kabel Power CU ke PP – CU.1 : Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×50 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Standart Delivery Lenght : 1,000 M per roll Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA
-Instalasi Kabel Power, menggunakan NYY 4 x 50 mm²
5 Instalasi Kabel Power Fan ke PP – AC.1 :
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
-Instalasi Kabel Power, menggunakan NYM 3 x 4 mm²
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
6 Instalasi Sistem Kontrol AC VRF :
-Kabel kontrol dari IU ke OU, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs Cable 8723
stranded (7x30) tinned copper conductors
- polypropylene insulation Belden, Delta, HaeBot
-Kabel kontrol dari OU ke IPM, Twisted Shielded 16 AWG 2 Pairs
- twisted pairs low voltage analog signals (4-20ma, 0-10v
Tray ladder galvanized electro lengkap cover, Tebal 2mm,
Kabel Tray 200 + Cover Traytek, KSP, Neptunus
7 Panjang 3 meter, Lebar 20cm / 200mm, Tinggi 10cm / 100mm
8Pembongkaran & Perapihan Plafond untuk pasangan Tray kabel
Pipa LPG NG & Solenoid Selenoid Valve 3V DC & amp;
9Accessories Pipa (fitting, elbow, tee, reducer dll) Kit , onfire, pictting
Konektor Connector Fitting
10Hanger, Klem, Bracket/Support, dll Belden, Delta, HaeBot
14T - Shape Branching Joint ( conection piping kit)
Kit , onfire, pictting
15Y - Shape Branching Joint (refnet)
Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
11Panel distribusi lengkap dengan box dan perangkat pendukung
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
12Power Panel Indoor Unit Ceiling Cassette 3 PK (1 PH) 16 A Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
Panelindo, simetri, SPC, ABB
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
13Panel Kontrol lengkap dengan box dan perangkat pendukung Kotak panel, Air Circuit Breaker (ACB), Moulded Case Circuit
Breaker (MCCB), Amperemeter, Voltmeter, Lampu indikator,
lengkap dan berfungsi dengan baik sesuai kapasitas yang
dibutuhkan
D PEKERJAAN INSTALASI ELECTRICAL DAN KABEL KONTROL
1Kabel Power Indoor NYY 3X4 mm +accs + suport
Kategori : Kabel Listrik
Type : NYM / CU/PVC/PVC (NYM) – 300/500 VOLT SNI 04-6629.4
Suprime, kabelindo, metal
Size / Ukuran : 3 x 4 mm
Diameter Min : 9.4
Overall Diameter Min : 10.0, Overall Diameter Max : 13.0
2Kabel Power Outdoor NYY x 4 X 50 mm + suport Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×50 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Standart Delivery Lenght : 1,000 M per roll Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA
3Kabel kontrol NYM 4 X 2,5 mm +accs + suport Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×2,5 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
4Kabel tofur dari LVMDV ke panel Power NYY 4x95 mm Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×95 mm
Berat : 4,534 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 480 mm Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 40 mm
Isulation : 1.6 mm
outer Sheath : 2.2 mm
No of wire : 19
5Kabel Power Outdoor NYY x 4 X 50 mm + suport Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×5 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
6Kabel Power Outdoor NYY x 4 X 50 mm + suport Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×5 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
7Kabel Power Outdoor NYY x 4 X 50 mm + suport Kategori : Kabel Listrik
Ukuran : 4×5 mm
Berat : 2,491 kg/km
Tegangan : 0.6 / 1 (1.2) KV
Bending Radius Minimum : 390 mm
Short circuit current of conductor at 1.0 sec : 5.87 kA Suprime, kabelindo, metal
Overall Diameter : 32 mm
Isulation : 1.4 mm
outer Sheath : 1.9 mm
No of wire : 19
8Panel PP AC Outdoor Unit Lantai. 3 ACB (Air Circuit Breaker)
MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker)
MCB (Miniature Circuit Breaker)
Thermal Overload Relay
Pilot Lamp
Suprime, kabelindo, metal
Ampere Meter
CT (Current Transformator)
Volt Meter
Magnetic Contactor
Push Button
9Power Panel Inddor Unit Lantai 3 ACB (Air Circuit Breaker)
MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker)
MCB (Miniature Circuit Breaker)
Thermal Overload Relay
Pilot Lamp
Suprime, kabelindo, metal
Ampere Meter
CT (Current Transformator)
Volt Meter
Magnetic Contactor
Push Button
10Panel Distibution ACB (Air Circuit Breaker)
MCCB ( Moulded Case Circuit Breaker)
MCB (Miniature Circuit Breaker)
Thermal Overload Relay
Pilot Lamp
Suprime, kabelindo, metal
Ampere Meter
CT (Current Transformator)
Volt Meter
Magnetic Contactor
Push Button
E Pekerjaan Pemasangan Indoor Unit Ceiling Casette VRF Ruang Stunting, R. Radio dll
Works including supplying, installing, other supporting materials and operate in normally good
dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
Pekerjaan Peralatan Utama termasuk pengadaan dan pemasangan di - site,
peralatan bantu, dll. Serta dapat beroperasi sesuai Spesifikasi Teknis
1Indoor Unit Ceiling Cassette kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF) Ceiling Cassette kap. 4 PK/35.000 BTUH (VRF)
Type : Ceiling Cassette DAIKIN
Kombinasi Unit : : 4HP
Kap. Pendingin : : 35.000 Btu/h HITACHI
Type Refrigerant : R - 410A
Karakteristik : 220 V ,1 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
2Indoor Unit Ceiling Cassette kap. 2.8 PK/26.000 BTUH (VRF) Ceiling Cassette kap. 2.8 PK/26.000 BTUH (VRF)
Type : Ceiling Cassette
Kombinasi Unit : 2,8 HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 26.000 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
Karakteristik : 220 V ,1 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
3Indoor Unit Wall Mounted kap. 1,5 PK/12.300 BTUH (VRF) Wall Mounted kap. 1,5 PK/12.300 BTUH (VRF)
Type : Wall Mounted
Kombinasi Unit : 1,5 HP DAIKIN
Kap. Pendingin : 12.300 Btu/h
Type Refrigerant : R - 410A HITACHI
Karakteristik : 220 V ,1 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
4Indoor Unit Wall Mounted kap. 1 PK/9.000 BTUH (VRF) Wall Mounted kap. 1 PK/9.000 BTUH (VRF)
Type : Wall Mounted DAIKIN
Kombinasi Unit : 1 HP
Kap. Pendingin : 9000 Btu/h HITACHI
Type Refrigerant : R - 410A
Karakteristik : 220 V ,1 Ph , 50 Hz
dilengkapi remote control, control cable, hanger indoor, support
outdoor, refrigerant, pipings, insulators, insulation, accessories,
Tray ladder galvanized electro lengkap cover, Tebal 2mm,
Traytek, KSP, Neptunus
5Tray UK. 10X5 Cm + Suport (Rak pipa refrigrant) Panjang 3 meter, Lebar 10cm / 50mm, Tinggi 10cm / 50mm
MEMILIKI KEMAMPUAN UNTUK MENYEDIAKAN FASILITAS / PERALATAN DAN
HUBUNGAN PENYEDIA ATAU VENDOR MATERIAL UTAMA SEBAGAI BERIKUT :
NO MATERIAL UTAMA KETENTUAN SPESIFIKASI
Surat Dukungan SESUAI SPEKTEK
1 AC AHUDX
2 AC VRV/VRF Surat Dukungan SESUAI SPEKTEK
3 Pipa Rerigrant ASTM Surat Dukungan SESUAI SPEKTEK
4 Panel Kontrol, Panel Power, Panel Distribusi Surat Dukungan SESUAI SPEKTEK
5 Pengkabelan Surat Dukungan SESUAI SPEKTEK
NO PERALATAN UTAMA KETENTUAN SPESIFIKASI
1 Mobil Crane Daya angkut Min 2 Ton Sewa/Milik SESUAI SPEKTEK
Kapasitas Tinggi Angkat Min 25 m| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 27 December 2023 | Penyelesaian Pembangunan Terminal Penumpang | Kementerian Perhubungan | Rp 24,000,000,000 |
| 30 June 2022 | Fasilitasi Agro Edu Wisata Hortikultura | Kementerian Pertanian | Rp 14,483,523,000 |
| 26 March 2025 | Pengadaan Jasa Konstruksi Rehab Total Kantor Lurah Semper Barat | Provinsi DKI Jakarta | Rp 13,799,646,378 |
| 28 March 2024 | Konstruksi Rehab Gedung Kantor Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur | Provinsi Jawa Timur | Rp 13,664,960,750 |
| 25 May 2023 | Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Renovasi Lantai 5 Pada Direktorat Jenderal Imigrasi Ta 2023 | Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia RI | Rp 12,758,000,000 |
| 27 September 2023 | Pembangunan Gedung Arsip Bmkg | Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika | Rp 10,000,000,000 |
| 19 February 2025 | Pekerjaan Konstruksi Renovasi Rumah Dinas | Mahkamah Agung | Rp 9,850,000,000 |
| 18 June 2019 | Renovasi Gedung Pusat Komputasi Tahap III | Badan Meteorologi, Klimatologi Dan Geofisika | Rp 7,100,000,000 |
| 22 February 2024 | Renovasi Gedung Dan Bangunan Auditorium Dan Seni Budaya Rri Malang | Lembaga Penyiaran Radio Republik Indonesia | Rp 4,696,500,000 |
| 13 October 2025 | Pengadaan Dan Pemasangan Lampu Jalan Di Kabupaten Lahat | Kab. Lahat | Rp 4,622,864,062 |