| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0865408132211000 | Rp 145,614,462 | 92.02 | 93.62 | - | |
| 0314191677524000 | Rp 162,768,180 | 87.06 | 87.54 | - | |
| 0937203099955000 | - | 54.54 | - | Nilai CV. MUTIARA TIMUR KONSULTAN tidak memenuhi ambang batas | |
| 0015440092543000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0392637039729000 | - | - | - | Tidak Upload dokumen isian kualifikasi dan Isian Kulifikasi Tidak lengkap pada SPSE | |
| 0026937300211000 | - | - | - | SBU Tidak Sesuai | |
PT Desain Central Asia | 04*1**6****42**0 | - | - | - | Tidak Upload dokumen isian kualifikasi dan Isian Kulifikasi Tidak lengkap pada SPSE |
| 0313466575532000 | - | 63.8 | - | Nilai CV. GRIYA ESTETIKA tidak memenuhi ambang batas | |
| 0017677824429000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0018433581214000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
| 0018527051214000 | - | - | - | Tidak Upload dokumen isian kualifikasi dan Isian Kulifikasi Tidak lengkap pada SPSE | |
| 0020682076215000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
Toba Karya Engineering | 03*0**0****21**0 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi |
| 0814965190429000 | - | - | - | Tidak menghadiri Pembuktian Kualifikasi | |
CV De Roepa Arsitek | 09*1**0****14**0 | - | - | - | Tidak Upload dokumen isian kualifikasi dan Isian Kulifikasi Tidak lengkap pada SPSE. |
| 0016006967822000 | - | - | - | - | |
PT Arsitektur Diraja Pratama | 08*7**9****07**0 | - | - | - | - |
CV Nivo Graphic Konsultan Teknik | 06*1**8****31**0 | - | - | - | - |
| 0018870006331000 | - | - | - | - | |
PT Yura Mitra Mandiri | 09*8**2****07**0 | - | - | - | - |
| 0024042640214000 | - | - | - | - | |
| 0032102790104000 | - | - | - | - | |
| 0902261619305000 | - | - | - | - | |
| 0751772351214000 | - | - | - | - | |
PT Aras Berkarya Mandiri | 03*5**4****21**0 | - | - | - | - |
| 0013069083028000 | - | - | - | - | |
| 0019916915323000 | - | - | - | - | |
| 0033277518542000 | - | - | - | - | |
| 0020298709101000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN JASA KONSULTAN PERANCANG
Terlaksananya pekerjaan proyek pembangunan (konstruksi) renovasi sedang Pos
Pelabuhan Sri Bintan Pura dapat berjalan dengan baik diperlukan konsultan perancang yang
baik pula dalam menghasilkan setiap detail perancangan bangunan, misalnya gambar kontrak
yang jelas tanpa adanya pertentangan perbedaan antar gambar rencana dengan kondisi
dilapangan. Selain itu dalam hal spesifikasi bangunan juga dijelaskan dengan detail agar tidak
terjadi hambatan dalam pemilihan material saat pekerjaan konstruksi berlangsung.
Konsultan Perancang adalah pihak yang ditunjuk oleh pemberi tugas untuk melaksanakan
pekerjaan perancangan, perancang berupa badan usaha swasta. Konsultan perancang
bertugas merencanakan struktur, mekanikal/elektrikal, arsitektur, lanscape, Rencana Anggaran
Biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya. Konsultan perancang mendapatkan
proyek melalui proses lelang yang diadakan oleh satuan pelaksana wilayah II UKPBJ
Kemenkes RI. Berikut ini untuk lebih jelasnya mengenai tugas dan wewenang konsultan
perancang dalam pelaksanaan proyek konstruksi.
Tugas Konsultan Perancang;
1. Mengadakan penyesuaian keadaan lapangan dengan keinginan Balai Kekarantinaan
Kesehatan Kelas I Tanjungpinang.
2. Membuat gambar kerja pelaksanaan, Membuat Rencana kerja dan syarat – syarat
pelaksanaan bangunan (RKS) sebagai pedoman pelaksanaan.
3. Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB).
4. Memproyeksikan keinginan – keinginan atau ide – ide Balai Kekarantinaan Kesehatan
Kelas I Tanjungpinang ke dalam desain bangunan. Melakukan perubahan desain bila terjadi
penyimpangan pelaksanaan pekerjaan dilapangan yang tidak memungkinkan untuk
dilaksanakan.
5. Mempertanggungjawabkan desain dan perhitungan struktur jika terjadi kegagalan
konstruksi. Kemudian proses pelaksanaanya diserahkan kepada konsultan pengawas.
Konsultan pengawas ini sendiri adalah orang/instansi yang menjadi wakil pemilik proyek di
lapangan.
Wewenang Konsultan Perencana
1. Mempertahankan desain dalam hal adanya pihak – pihak pelaksana bangunan yang
melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana.
2. Menentukan warna dan jenis material yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan
konstruksi berdasarkan arahan dari BKK Kelas I Tanjungpinang.
3. Membuat dan menyiapkan uraian lebih terinci dengan membuat program renovasi sedang
Pos Pelabuhan Sri Bintan Pura, detail kebutuhan sarana pendukungnya, gambar-gambar
detail, rencana kerja dan syarat-syarat, rincian volume pelaksanaan pekerjaan, rencana
anggaran biaya pekerjaan konstruksi, dan menyusun laporan perancangan.
Supaya tugas dari konsultan perancang bisa berjalan dengan lancar sebaiknya
konsultan perancang membuat jadwal pertemuan rutin dengan kontraktor untuk membahas hal-
hal yang mungkin perlu mendapat pemecahan dari perencana misalnya pembuatan gambar
shop drawing atau saat aproval material sebagai pedoman pelaksanaan proyek. Karena ada
beberapa hal yang umumnya menjadi permasalahan ketika di lapangan, misalkan dari produk
perencana yaitu material yang telah ditentukan pada RKS sulit ditemukan pada saat
pelaksanaan pekerjaan proyek berlangsung atau harganya terlalu mahal melebihi RAB
sehingga kontraktor mengusulkan persetujuan perubahan material untuk digunakan sebagai
pengganti. Masalah lainya perbedaan gambar rencana dengan kondisi exsiting lapangan
sehingga kontraktor membuat gambar perubahan yang memerlukan persetujuan konsultan
perencana dalam pelaksanaan proyek. Intinya agar pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan
dengan baik, maka diperlukan kerjasama dan hubungan yang baik dan terus menerus hingga
proyek selesai antara kontraktor dan konsultan perancang.
Pejabat Pembuat Komitmen,
ttd
Arini Dwi Juliani, AMKL
NIP 199307032015032001