| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0016637183214000 | Rp 236,779,836 | 84.51 | - | |
| 0865408132211000 | Rp 249,861,000 | 92 | - | |
| 0019871615216000 | - | - | TIDAK MENGHADIRI PEMBUKTIAN KUALIFIKASI DAN TIDAK MEMBERIKAN KONFIRMASI APAPUN. | |
| 0022465082217000 | - | - | Tidak menyampaikan Sertifikat Standar sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Lembar Data Kualifikasi (LDK) | |
CV Trika Cipta Consultan | 09*4**3****14**0 | - | - | - |
PT Vitech Pratama Konsultan | 0962230090214000 | - | - | - |
CV Brawijaya Teknik Konsultan | 06*8**0****14**0 | - | - | - |
| 0817814031701000 | - | - | - | |
CV Adrigra Karya | 06*9**5****23**0 | - | - | - |
CV Hafizh Pratama Semesta | 0803537182214001 | - | - | - |
| 0315631242214000 | - | - | - | |
CV Arta Kinali Consultant | 06*2**1****25**0 | - | - | - |
| 0024042640214000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
A. GAMBARAN UMUM GEDUNG
Gedung Diskominfo Kabupaten Natuna merupakan bangunan dua lantai yang terbuat
dari struktur beton bertulang. Pembangunan Gedung Diskominfo selesai pada tahun
2003.
Tampak depan dari Gedung Diskominfo Kabupaten Natuna adalah sebagaimana
terlihat pada Gambar 1. Tampak samping kanan dan kiri terlihat pada Gambar 2 dan
3. Sedangkan tampak belakang terlihat pada Gambar 4.
Gedung Diskominfo ini merupakan bangunan struktur beton bertulang dua lantai.
Lantai bangunan dilapisi keramik dengan tebal acian sekitar 4 cm. Dinding bangunan
terbuat dari bata merah dan diplaster dengan mortar pada kedua permukaannya.
Rangka atap bangunan terbuat dari baja WF dan gording baja Canal dengan penutup
atap terbuat dari genteng metal yang menumpu pada kasau dan reng kayu. Plapon
bangunan terbuat dari material gypsum yang menumpu pada profil hollo. Sebagian
sekat dinding antar ruangan terbuat dari bahan multiplek.
Gambar . Tampak Depan
Gambar . Tampak Samping Kanan
Gambar . Tampak Samping Kiri
Gambar . Tampak Belakang
B. PEMAHAMAN KONDISI SAAT KEBAKARAN
Tim Kajian Teknis telah melakukan peninjauan lokasi dari Gedung Diskominfo
Natuna didampingi oleh instansi terkait dari Pemerintah Kabupaten Natuna.
Peninjauan lapangan dilakukan pada tanggal 7 dan 8 Februari 2023. Langkah pertama
yang dilakukan pada saat peninjauan lapangan adalah berdiskusi dengan instansi
terkait mengenai bagaimana proses terjadinya kebakaran, dimana kebakaran tersebut
terjadi atau pada lokasi mana saja kebakaran tersebut terjadi, material apa saja yang
dapat terbakar yang menjadi sumber panas saat kebakaran. Selain itu tim juga mencoba
mamahami seberapa banyak material yang menjadi sumber api tersebut tersedia di
dalam gedung.
Berdasarkan diskusi tersebut tim mendapat informasi bahwa kebakaran terjadi di lantai
2 dari Gedung Diskominfo. Lantai 1 bangunan tidak mengalami kebakaran.
Kompomen bangunan yang bisa terbakar adalah sekat ruangan yang terbuat dari
multipleks, plapon bangunan yang terbuat dari gypsum (gypsum bukan material yang
mudah terbakar, namun pelapis gibsum terbuat dari kertas yang bisa terbakar) dan
kasau dan reng atap yang terbuat dari balok kayu. Selain itu juga ada dokumen-
dokumen yang terbuat dari kertas yang juga bisa terbakar.
Berdasarkan uraian diatas dapat dipahami bahwa material yang berpotensi untuk
terbakar relative tidak banyak. Hal ini menyebabkan suhu yang terjadi pada saat
kebakaran juga tidak tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa kebakaran terjadi
pada hari Sabtu tanggal 18 Desember 2021. Kebakaran dimulai pada pukul 17.10
hingga pukul 21.25. Kondisi Gedung saat terjadi kebakaran dan setelah kebakaran
dapat dilihat pada Gambar .
Gambar . Photo Saat Kebakaran
Gambar . Kondisi Bangunan Setelah Kebakaran
C. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa:
1. Kebakaran pada Gedung Kantor Diskominfo Kabupaten Natuna terjadi sekitar 4
jam mulai pukul 17.10 Wib. s.d. 21.25 Wib.
2. Kebakaran hanya terjadi pada lantai 2 bangunan gedung.
3. Bahan-bahan yang bisa terbakar yang ada pada Gedung, khususnya pada lantai 2
relatif tidak banyak. Sehingga diperkirakan suhu yang terjadi pada saat kebakaran
juga tidak terlalu tinggi untuk ukuran bangunan.
4. Bahan-bahan yang bisa terbakar pada lantai 2 bangunan meliputi, penyekat
ruangan, plapon (bagian lapisan luarnya), kasau dan reng atap dan dokumen yang
tersedia didalam ruangan.
5. Akibat dari kebakaran, rangka atap yang terdiri dari baja WF dan CNP leleh, ratak-
retak pada dinding bangunan, terkelupasnya acian pada kolom, terlepasnya
keramik dari lantai 2 (walau posisi keramik masih berada pada tempatnya).
6. Adanya penutup lantai berupa keramik dan acian sekitar 4 cm bermanfaat dalam
melindungi pelat lantai dari terpapar langsung suhu akibat kebakaran. Hal ini
menyebabkan pelat lantai 2 terlindung dari pengaruh langsung api.
7. Berdasarkan pengamatan visual dan hasil Hammer Test yang dilakukan Tik
Teknis Uji Kelayakan Kontruksi pada komponen struktural dapat disimpulkan
bahwa komponen struktural dari Gedung (ring balok, kolom, pelat lantai 2 dan
balok lantai 2) masih dalam kondisi baik. Berdasarkan hal tersebut dapat
disimpulkan bahwa komponen struktural bangunan sebagaimana disebut di
atass dapat dikategorikan hanya mengalami kerusakan ringan.
8. Kondisi komponen non-struktural berupa dinding bata merah terjadi retak-retak
dan sebagian ada yang plasterannya terkelupas. Dinding bangunan ini memerlukan
perbaikan.
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN PENGAWASAN
Adapun ruang lingkup pengawasan adalah melakukan pengagwasan
terhadap Qyualitas dan Kuantitas terhadap Perencanaan yang ada pada
pekerjaan Perencanaan Revitalisasi Gedung Kantor Pemerintah Daerah
(Diskominfo) Kabupaten Natuna Tahun Anggaran 2023.