| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0401941398542000 | Rp 494,949,000 | 89.35 | 91.48 | - | |
| 0421112038741000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Jasa Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang 1.01.99 Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya. Dan SBU khusus dengan sub bidang Penilai Apprasial Valuer 1.SC.02 | |
| 0868554437544000 | - | - | - | - | |
| 0702831264429000 | - | - | - | - | |
| 0744545195444000 | - | - | - | - | |
| 0867914285543000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
PT Visi Elok Nusantara Sejahtera | 09*9**6****42**0 | - | - | - | tidak memenuhi ambang batas unsur Nilai pekerjaan sejenis tertinggi dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir paling kurang sama dengan 50% (lima puluh persen) nilai total HPS/Pagu Anggaran. |
| 0018842120017000 | - | - | - | - | |
| 0029009008008000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU khusus dengan sub bidang Penilai Apprasial Valuer 1.SC.02 | |
| 0022400436623000 | - | - | - | - | |
| 0023140759019000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Jasa Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang 1.01.99 Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya. Dan SBU khusus dengan sub bidang Penilai/Apprasial/Valuer 1.SC.02 | |
| 0022905541008000 | - | - | - | Tidak memiliki Sbu khusus dengan sub bidang Penilai/Apprasial/Valuer 1.SC.02 | |
| 0033053968017000 | - | - | - | Tidak memiliki SBU Jasa Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang 1.01.99 Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya | |
| 0026052803008000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0955221122603000 | - | - | - | - | |
| 0027002369609000 | - | - | - | Tidak memiliki Sbu Jasa Pengembangan Pertanian dan Pedesaan dengan sub bidang 1.01.99 Pengembangan Pertanian dan Pedesaan lainnya | |
| 0033299223606000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian Kualifikasi | |
| 0856454293721000 | - | - | - | - |
Uraian Singkat
Penyusunan Masterplan Kawasan Agropolitan
Kabupaten Mahakam Ulu
1. Latar Belakang Agropolitan merupakan konsep pengembangan kawasan
pertanian yang terintegrasi, yang bertujuan untuk memperkuat
sistem agribisnis di daerah pedesaan dengan menciptakan
keterkaitan antara kota dan desa. Sistem agribisnis ini meliputi
tidak hanya budidaya tanaman, tetapi juga pembangunan sarana
dan prasarana pertanian, pengolahan hasil pertanian,
pemasaran, dan jasa pendukung lainnya. Pengembangan
agropolitan bertujuan untuk menciptakan keseimbangan antara
pembangunan wilayah pedesaan dan perkotaan, serta
mengoptimalkan potensi sumber daya lokal untuk mendukung
ekonomi regional secara berkelanjutan. Konsep ini menekankan
pentingnya pengembangan secara simultan dan harmonis dari
seluruh sub-sistem agribisnis.
Kabupaten Mahakam Ulu memiliki potensi yang sangat
besar untuk pengembangan kawasan agropolitan baru. Dengan
luas wilayah sekitar 18.427,79 km² dan sumber daya alam yang
melimpah, seperti lahan pertanian yang subur, hutan tropis, dan
perairan kaya akan potensi ekonomi, daerah ini memiliki fondasi
yang kuat untuk pengembangan kawasan agropolitan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian
menyumbang lebih dari 30% terhadap Produk Domestik Regional
Bruto (PDRB) Mahakam Ulu, yang didominasi oleh subsektor
perkebunan, tanaman pangan, dan perikanan. Namun, meskipun
potensi ini besar, sektor agribisnis di wilayah ini masih terbatas,
terutama dalam hal pengolahan dan penciptaan nilai tambah dari
produk pertanian.
Pengembangan kawasan agropolitan di Kabupaten
Mahakam Ulu harus mempertimbangkan keberlanjutan
lingkungan, mengingat hutan tropis yang menjadi salah satu aset
ekologis utama. Oleh karena itu, penting untuk mengintegrasikan
prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam perencanaan dan
pengelolaan kawasan agropolitan. Teknologi ramah lingkungan,
pengelolaan sumber daya air yang efisien, serta pencegahan
degradasi lahan menjadi aspek penting dalam menjaga
keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian
alam. Dengan memperhatikan hal ini, pengembangan kawasan
agropolitan dapat berjalan secara berkelanjutan, mendukung
ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
Masterplan pengembangan kawasan agropolitan
Kabupaten Mahakam Ulu akan mencakup berbagai aspek,
termasuk identifikasi potensi dan tantangan dalam
pengembangan kawasan, strategi pengelolaan berbasis
agribisnis, serta rekomendasi kebijakan strategis yang
terintegrasi. Proses penyusunan masterplan ini bertujuan untuk
memperoleh dukungan konkret dari pemerintah pusat, provinsi,
dan pemangku kepentingan lainnya, serta menciptakan peluang
bagi investasi di sektor agribisnis. Dengan masterplan yang
komprehensif, diharapkan dapat mempercepat pengembangan
kawasan agropolitan yang berdaya saing, berbasis kerakyatan,
dan berkelanjutan.
Melalui penyusunan masterplan kawasan agropolitan,
diharapkan Kabupaten Mahakam Ulu dapat meningkatkan
pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat
keterkaitan antara desa dan kota. Dengan strategi
pengembangan yang terencana dengan baik, kawasan
agropolitan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis
agribisnis yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi
masyarakat, mempercepat pembangunan daerah, serta
mengoptimalkan potensi sektor pertanian yang ada.
2. Maksud dan
Maksud :
Tujuan
Maksud dilakukan Penyusunan Masterplan Kawasan
Agropolitan Kabupaten Mahakam Ulu ini adalah untuk
meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui
pencepatan pengembangan wilayah dan peningkatan keterkaitan
desa dan kota dengan mendorong berkembangnya sistem dan
usaha agribisnis yang berdaya saing, berbasis kerakyatan,
berkelanjutan, dan terdesentralisasi di kawasan. Selain itu untuk
memberi informasi kepada seluruh pemangku kepentingan tentang
peluang Kabupaten Mahakam Ulu membangun Kawasan
Agropolitan dalam rangka akselerasi pembangunan Ekonomii
melalui Pembangunan Agribisnis dengan pendekatan
Perwilayahan.
Tujuan :
Tujuan dari Penyusunan Masterplan Kawasn Agropolitan
ini adalah mendapatkan dukungan kongkrit baik dari Pemerintah
Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemangku kepentingan, serta
kalangan swasta dalam rencana Pengembangan Agribisnis
dengan cakupan :
1. Mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam
pengembangan Kawasan Agropolitan.
2. Merumuskan strategi pengembangan dan pengelolaan
kawasan berbasis agribisnis.
3. Menyediakan rekomendasi kebijakan strategis yang
terintegrasi.
3. Sasaran 1. Tersedianya data dan informasi komprehensif mengenai
potensi dan tantangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten
Mahakam Ulu
2. Terwujudnya dokumen masterplan yang berisi strategi
pengembangan kawasan agropolitan berbasis agribisnis.
3. Tersusunnya rekomendasi kebijakan Masterplane Kawasan
Agropolitan.
1. Ruang Lingkup Wilayah dalam Kajian Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan
Wilayah
(IKP) Di Kabupaten Mahakam Ulu Ini adalah Kabupaten
Mahakam Ulu dengan Luas Kabupaten Mahakam Ulu adalah
18.427,794 Km², terbagi atas 5 Kecamatan dengan 50
kampung/desa. Kabupaten Mahakam Ulu terletak di perbatasan
negara, dimana seluruh wilayah administrasi kabupaten berada
di dalam areal Heart of Borneo HoB, dengan kawasan hutan
seluas lebih dari 85% dari luas kabupaten.