METODE PELAKSANAAN
Pekerjaan : Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung – Bangunan Gedung Tempat
Kerja – Bangunan Gedung Kantor
Lokasi : Kantor Kelurahan Tunjungsekar
Tahun Anggaran : 2025
A. PASAL 1. PEKERJAAN PERIAPAN
1.1.Intrumen K3
a) Instrument K3 adalah segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan
dan kesehatan tenaga kerja melalui upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit
akibat kerja pada pekerjaan konstruksi.
b) Pada paket pekerjaan ini penyedia jasa wajib membuat aspek K3, menempatkan
petugas K3, dan menyampaikan RK3K konstruksi pada saat rapat pelaksanaan
pekerjaan.
c) Biaya penyelanggaraan intrumen K3 konstruksi dialokasikan alam biaya umum yang
mencakup Sosialisasi dan Promosi K3, Alat pelindung Kerja, Alat Pelindung Diri,
Fasilitas sarana kesehatan, rambu – rambu, dan lain – lain terkait pengendalian
instrument K3.
1.2.Pembersihan dan Pengukuran
Sebelum memulai dan selesai pekerjaan Penyedia harus membersikan area pakerjaan
dari puing puing sisa material dan area harus bersih kembali seperti semula
B. PASAL 2 PEKERJAAN DEKOARASI INTERIOR GEDUNG A DAN GEDUNG B
2.1.Lingkup Pekerjaan Pojok Baca
1. Pekerjaan Pemasangan Wall Panel (Wood Plastik Composite)
Bahan dasar yang di pakai sebagai dasar dari Partisi memakai bahan multiplek Tebal
20cm lalu lapisan Wall Panel (Wood Plastik Composite). Wall Panel memakai
Bahan terbuat dari campuran serat kayu dan plastik, antara lain sebagai berikut;
a. Bersihkan permukaan dinding
Membersihkan dinding sebelum memulai pelaksanaan, jangan lupa bersih bersih
dinding sebelum melakukan rangkaian pemasangan Wall Panel . Dinding yang
bersih akan memastikan Wall Panel menempel dengan kuat dan benar. Selain
memastikan dinding tidak rembes, tambal lubang atau kikis tonjolan sehingga
dinding rata. Bersihkan semua debu dan kotoran, lalu tunggu dinding hingga kering
sebelum melanjutkan cara memasang hpl dinding.
b. Atur posisi Urat Wall Panel dengan garis bantu
Agar mudah mengatur posisi Wall Panel pada saat menjalankan cara memasang
Wall Panel dinding, buat garis bantu dari atas ke bawah agar Wall Panel terpasang
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
1
BANGUNAN KERJA KANTOR
dengan rapi dan lurus. Manfaatkan benang dan pemberat yang digantung dari atas
untuk menggambar garis bantu yang lurus dengan pensil.
c. Mulai menempel Wall Panel
Waktunya melaksanakan cara memasang Wall Panel dinding Untuk lembaran
pertama, potonglah Wall Panel dengan panjang sesuai tinggi dinding. Bentangkan di
lantai yang telah dilapisi alas dan mulai kuas lem pada sisi belakang Wall Panel.
Diamkan lem beberapa saat sebelum melanjutkan cara memasang Wall Panel
dinding. Umumnya, Wall Panel akan dipasang dari bawah ke atas agar sisa Wall
Panel akan berada di atas dan tidak terlalu terlihat. Pastikan tidak ada gelembung
udara ketika tengah menjalankan cara memasang Wall Panel dinding. Tekan Wall
Panel ke dinding dengan penggaris agar benar-benar rapat dan ratakan Wall Panel
ketika sudah menempel dengan roller.
d. Paskan Wall Panel saat ditempel
Pola Wall Panel dinding khusus perlu memperhatikan ketelitian ketika menjalankan
cara memasang Wall Panel dinding. Sesuaikan lembaran kedua dengan pola
lembaran pertama agar terlihat menyatu. Aplikasikan lem secara merata di sebelah
lembaran pertama, lalu lanjutkan cara memasang Wall Panel dinding seperti yang
sudah dilakukan untuk lembaran pertama hingga dinding sudah penuh.
e. Finishing dan pengecekan akhir
Setelah semua Wall Panel tertempel, langkah terakhir dalam cara memasang Wall
Panel dinding sendiri adalah membersihkan permukaan wallpaper dari sisa-sisa lem.
Lap permukaan Wall Panel dengan spons yang lembap. Cek dinding untuk
gelembung udara, dan gunakan roller sekali lagi untuk menghilangkan gelembung
udara. Walaupun sudah mengikuti rangkaian cara memasang Wall Panel dinding
dengan hati-hati, cek juga apakah setiap ujung Wall Panel sudah menempel dengan
baik.
2.2.Lingkup Pekerjaan Ruang Pelayanan
1. Pekerjaan Pemasangan Plafon PVC (Polivinil Klorida)
Bahan dasar yang di pakai sebagai dasar dari Partisi memakai bahan multiplek Tebal
20cm lalu lapisan Plafon PVC (Polivinil Klorida). yang merupakan jenis plastik
yang banyak digunakan dalam berbagai aplikasi karena sifatnya yang serbaguna dan
tahan lama. PVC adalah polimer termoplastik yang relatif ekonomis dan sering
digunakan dalam industri konstruksi, seperti pipa, profil pintu dan jendela, serta
insulasi kabel.
a. Bersihkan permukaan dinding
Membersihkan dinding sebelum memulai pelaksanaan, jangan lupa bersih bersih
dinding sebelum melakukan rangkaian pemasangan Plafon PVC . Dinding yang
bersih akan memastikan hpl menempel dengan kuat dan benar. Selain
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
2
BANGUNAN KERJA KANTOR
memastikan dinding tidak rembes, tambal lubang atau kikis tonjolan sehingga
dinding rata. Bersihkan semua debu dan kotoran, lalu tunggu dinding hingga
kering sebelum melanjutkan cara memasang hpl dinding.
b. Atur posisi Urat Plafon PVC dengan garis bantu
Agar mudah mengatur posisi Plafon PVC pada saat menjalankan cara memasang
Plafon PVC dinding, buat garis bantu dari atas ke bawah agar Plafon PVC
terpasang dengan rapi dan lurus. Manfaatkan benang dan pemberat yang
digantung dari atas untuk menggambar garis bantu yang lurus dengan pensil.
c. Mulai menempel Plafon PVC
Waktunya melaksanakan cara memasang Plafon PVC dinding Untuk lembaran
pertama, potonglah Plafon PVC dengan panjang sesuai tinggi dinding.
Bentangkan di lantai yang telah dilapisi alas dan mulai kuas lem pada sisi
belakang Plafon PVC. Diamkan lem beberapa saat sebelum melanjutkan cara
memasang Plafon PVC dinding. Umumnya, Plafon PVC akan dipasang dari
bawah ke atas agar sisa Plafon PVC akan berada di atas dan tidak terlalu terlihat.
Pastikan tidak ada gelembung udara ketika tengah menjalankan cara memasang
Plafon PVC dinding. Tekan Plafon PVC ke dinding dengan penggaris agar
benar-benar rapat dan ratakan Plafon PVC ketika sudah menempel dengan roller.
d. Paskan Plafon PVC saat ditempel
Pola Plafon PVC dinding khusus perlu memperhatikan ketelitian ketika
menjalankan cara memasang Plafon PVC dinding. Sesuaikan lembaran kedua
dengan pola lembaran pertama agar terlihat menyatu. Aplikasikan lem secara
merata di sebelah lembaran pertama, lalu lanjutkan cara memasang Plafon PVC
dinding seperti yang sudah dilakukan untuk lembaran pertama hingga dinding
sudah penuh.
e. Finishing dan pengecekan akhir
Setelah semua Plafon PVC tertempel, langkah terakhir dalam cara memasang
Plafon PVC dinding sendiri adalah membersihkan permukaan wallpaper dari
sisa-sisa lem. Lap permukaan Plafon PVC dengan spons yang lembap. Cek
dinding untuk gelembung udara, dan gunakan roller sekali lagi untuk
menghilangkan gelembung udara. Walaupun sudah mengikuti rangkaian cara
memasang HPL dinding dengan hati-hati, cek juga apakah setiap ujung Plafon
PVC sudah menempel dengan baik
C. PASAL 3. PEKERJAAN LANTAI VINYL
3.1.Lingkup Pekerjaan
Penyediaan tenaga kerja, bahan vinyl lantai, peralatan yang disiapkan menutupi /
melapisi permukaan lantai sebagai kebutuhan konsep didalam design yang telah
disetujui oleh konsultan pengawas pihak pemberi tugas ( dinas )
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
3
BANGUNAN KERJA KANTOR
3.2.Persyaratan Bahan.
Vinyl Lantai termasuk andelayer Tebal 3 mm Motif b. Lem kuning sebagai bahan
perekat.
Pekerjaan vinyl dapat dilakukan setelah semua item pekerjaan telah selesai dipasang,
seperti lemari lemari, backdrop, plafond lampu lampu dan lainnya, agar setelah
pemasangan lantai vinyl dapat terhindar dari goresan goresan / Luka pada permukaan
lantai vinyl yang diakibatkan oleh bahan material lainnya.
D. PASAL 4. PEKERJAAN PENGECATAN
4.1.Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini mencakup semua pekerjaan yang berhubungan dan seharusnya
dilaksanakan dalam pengecatan dengan bahan-bahan emulsi, enamel, politur/teak oil, cat
dasar, pendempulan, baik yang dilaksanakan sebagai pekerjaan permulaan, ditengah-
tengah dan akhir. Yang dicat adalah semua permukaan baja/besi, kayu, plesteran tembok
dan beton, dan permukaan-permukaan lain yang disebut dalam gambar. Pekerjaan
pengecatan antara lain:
a. Pengecatan dinding eksisting
4.2.Persyaratan Bahan
Cat harus dalam kaleng/kemasan yang masih tertutup patri/segel, dan masih jelas
menunjukkan nama/merek dagang, nomor formula atau Spesifikasi cat, nomor takaran
pabrik, warna, tanggal pembuatan pabrikpetunjuk dari pabrik dan nama pabrik pembuat,
yang semuanya harus masih absah pada saat pemakaiannya. Semua bahan harus sesuai
dengan Spesifikasi yang disyaratkan pada daftar cat. Pemakaian bahan-bahan pengering
atau bahan-bahan lainnya tanpa persetujuan Pengawas tidak diperbolehkan. Selambat-
lambatnya sebulan sebelum pekerjaan pengecatan dimulai, Kontraktor harus mengajukan
daftar tertulis dari semua bahan yang akan dipakai untuk disetujui oleh Konsultan
Manajemen Konstruksi. Konsultan Manajemen Konstruksi berhak menguji contoh-
contoh sebelum memberikan persetujuan.
4.3.Pedoman Pelaksanaan
- Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pengecatan bagian – bagian yang ditunjuk
dalam gambar maupun bagian lain yang memerlukan perlindungan dengan cara
pengecatan / plituran.
- Dan pekerjaan pengecatan/Melamin lainnya sesuai yang ditunjuk dalam gambar
rencana dengan warna sesuai persetujuan user dan Manajemen Konstruksi.
- Penyempurnaan dan pengulangan pengecatan karena belum merata, berubah warna
atau sebab-sebab lainnya sampai pada saat serah terima untuk yang kedua kalinya
menjadi tanggung jawab kontraktor.
1. Cat Dinding Existing
a. Untuk cat tembok dan plafond menggunakan warna standar yang
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
4
BANGUNAN KERJA KANTOR
ditentukan kemudian oleh direksi.
b. Dilaksanakan pada seluruh permukaan dinding dalam, kolom, dinding
luar dan plafond sesuai gambar perencanaan.
c. Pelaksanaan pengecatan sesuai dengan ketentuan standart dari pabrik
pembuat.
d. Sebelum dicat permukaan dinding tembok/beton yang akan dicat
harus betul-betul rata dan dibersihkan dengan cara menggosok memakai
kain yang dibasahi/amplas basah dan setelah kering diplamir sehinga
permukaannya menjadi rata dan halus.
e. Pengecatan dilakukan dengan kuas/roller sampai didapatkan hasil
akhir yang merata warnanya minimal 3 kali pengecatan dan harus
didapat warna yang merata.
- Proses Pengecatan
Harus diberi selang waktu yang cukup di antara pengecatan
berikutnya untuk memberikan kesempatan pengeringan yang
sempurna, disesuaikan dengan kedaan cuaca dan ketentuan
dari pabrik pembuat cat dimaksud.
Pengecatan harus dilakukan dengan ketebalan minimal
(dalam keadaan cat kering), sesuai ketentuan.
f. Penyimpanan, Pencampuran dan Pengenceran
Pada saat pengerjaan, cat tidak boleh menunjukkan tanda-tanda
mengeras, membentuk selaput yang berlebihan dan tanda-tanda
kerusakan lainnya.
Cat harus diaduk, disaring secara menyeluruh dan juga agar
seragam konsistensinya selama pengecatan.
Bila disyaratkan oleh kedaan permukaan, suhu, cuaca dan
metoda pengecatan, maka cat boleh diencerkan sesaat sebelum
dilakukan pengecatan dengan mentaati petunjuk yang
diberikan pembuat cat dan tidak melebihi jumlah 0,5 liter zat
pengencer yang baik untuk 4 liter cat.
Pemakaian zat pengencer tidak berarti lepasnya tanggung jawab
kontraktor untuk memperoleh daya tahan cat yang tinggi
(mampu menutup warna lapis di bawahnya).
g. Metode Pengecatan
Cat dasar untuk permuakaan beton, plesteran, Kalsiboard
board diberikan dengan kuas dan lapisan berikutnya boleh
dengan kuas atau rol.
Cat dasar untuk permukaan papan gipsum deberikan dengan
kuas dan dan lapisan berikutnya boleh dengan kuas atau rol.
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
5
BANGUNAN KERJA KANTOR
BELANJA PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG – BANGUNAN GEDUNG TEMPAT KERJA –
6
BANGUNAN KERJA KANTOR