| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0316258540429000 | Rp 172,116,600 | 60.68 | 80.68 | - | |
| 0903000180505000 | Rp 201,825,000 | 65.71 | 82.77 | - | |
| 0960844595411000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas pengalaman pekerjaan sejenis dalam waktu 10 (sepuluh) tahun terakhir pada lokasi yang sama pada tingkat provinsi | |
| 0950117929542000 | - | - | - | - | |
| 0012158382509000 | - | - | - | - | |
| 0015441033545000 | - | - | - | - | |
| 0029550324517000 | - | - | - | - | |
| 0734146145621000 | - | - | - | - | |
| 0015453566544000 | - | 55.11 | - | Tidak lolos ambang batas evaluasi teknis | |
| 0756673489518000 | - | - | - | tidak memenuhi ambang batas yang disyaratkan | |
| 0706224888503000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas yang disyaratkan | |
Abiy Asha Konsultan | 09*1**3****05**0 | - | - | - | - |
| 0419675616504000 | - | - | - | - | |
| 0705497428541000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas pekerjaan sejenis dan pekerjaan sejenis 10 tahun terakhir di tingkat provinsi | |
| 0755985991525000 | - | - | - | Tidak memenuhi ambang batas pekerjaan sejenis dan pekerjaan sejenis 10 tahun terakhir di tingkat provinsi | |
PT Sthapati Rancang Pranata | 04*0**7****17**0 | - | - | - | - |
| 0937203099955000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Sistem jaringan jalan merupakan bagian dari struktur ruang yang mempunyai perananan strategis
untuk mewujudkan tujuan dan arah pembangunan perkotaan. Jaringan jalan dalam satu kesatuan
sistem transportasi yang direncanakan secara terintegrasi dapat meningkatkan kesejahteraan
masyarakat.
Sistem transportasi adalah tatanan transportasi (darat, udara, air) berupa sarana maupun
prasarana yang terorganisasi secara sistematis serta saling berinteraksi membentuk sistem
pelayanan jasa transportasi yang terpadu, terintegrasi, serasi dan harmonis.
Beberapa permasalahan pengembangan infrastruktur jalan dan transportasi yang tidak dilakukan
secara terpadu, serasi dan harmonis adalah tidak terjaganya pelestarian keadaan atau kondisi
kota yaitu berupa: terjadinya perubahan pemakaian jalan (off urban flight / pelarian dari kota);
merusak daerah-daerah di perkotaan; merusak tempat-tempat bersejarah; memisahkan
penduduk; dan pada akhirnya tetap terjadi kemacetan dimana-mana.
Diperlukan pergeseran paradigma pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi dimana tidak
lagi menempatkan pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi sebagai single use project,
sehingga pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi dapat mengatasi berbagai macam
permasalahan tersebut diatas dan sekaligus dapat merespon isu-isu strategis yang berkembang
di perkotaan. Pergeseran paradigma pembangunan infrastruktur jalan dan transportasi tersebut
adalah membangun infrastruktur yang sudah mempertimbangkan perubahan iklim; melestarikan
cara hidup dan pengembangan ekonomi; membangun kota dan masyarakat di sekililingnya;
membangun komunitas; melestarikan sejarah dan beradaptasi dengan situasi pasca pandemi
COVID-19; sehingga pengembangan sistem jaringan jalan harus sejalan dengan kebijakan
pembangunan yaitu untuk:
• Mempertahankan tingkat pelayanan prasarana;
• Meningkatkan aksesibilitas daerah-daerah terisolir;
• Meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan mempercepat penanganan khusus;
• Mengharmoniskan keterpaduan sistem jaringan prasarana jalan dengan kebijakan tata ruang
wilayah yang merupakan acuan pengembangan wilayah dan meningkatkan keterpaduannya
dengan sarana dan prasarana lainnya.
Untuk itu, dalam menetapkan jaringan jalan baik terhadap fungsi, peranan dan kepemilikan saling
berinteraksi yang membentuk pola jaringan jalan baik jaringan jalan antar kota maupun jaringan
jalan dalam kota. Dimana jaringan jalan pada suatu kota sangat tergantung pada topografi,
morfologi kota (bentuk suatu kota) dan cakupan wilayah pelayanannya, dan beberapa faktor
lainnya pembentuk pola jaringan jalan. Fungsi jaringan jalan pada saat ini tidak sekedar hanya
memindahkan penumpang maupun barang saja, tetapi juga mempunyai peranan yang cukup
strategis, yaitu sebagai pertumbuhan kawasan, pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kemacetan
dan lain-lain.
Sumber Kegiatan untuk pekerjaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kota Salatiga Tahun Anggaran 2023.
Tahapan Kegiatan terdiri dari :
1. Tahap Persiapan; yang meliputi :
a. Inisiasi penyusunan Masterplan jalan berupa konsolidasi tim, studi literatur, dan
pemantapan metodologi.
b. Persiapan survey berupa pemilihan metode survey, penyiapan formulir dan
perlengkapan survey, penentuan titik survey dan Sumber Daya Manusia (SDM)
Pelaksana.
c. Pengenalan lingkup rencana Masterplan Jalan berupa rencana pengembangan,
pendekatan institusional, sistem lalu lintas, sarana dan prasarana transportasi, tata guna
lahan dan lingkungan serta ekonomi, sosial dan budaya.
d. Identifikasi peraturan dan studi atau kajian terdahulu yang menyangkut pada
ketataruangan, sistem lalu lintas, pengelolaan jalan dan otonomi daerah baik dari hirarki
peraturan perundang-undangan.
2. Tahap pengumpulan data; yang meliputi :
a. Pengumpulan data yang terkait dengan kebijakan umum, kebijakan sektoral, rencana
induk moda lain, dan rencana induk sektor lain serta dokumen perencanaan / peraturan
yang terkait dengan Masterplan Jalan.
b. Pengumpulan data yang terkait dengan pemanfaatan tata ruang Kota Salatiga, Provinsi
Jawa Tengah dan Nasional, termasuk di kabupaten sekitar.
c. Pengumpulan data dari sumber primer yaitu kinerja lalu lintas dan angkutan jalan,
angkutan orang, angkutan barang, survey lokasi distribusi angkutan, kondisi jalan,
kondisi geometrik jalan, kondisi karakteristik jalan, kondisi karakteristik lalu lintas, serta
inventarisasi jaringan jalan.
d. Pengumpulan data dari sumber sekunder khususnya terkait dengan sosial-ekonomi-
budaya, penyediaan jaringan transportasi dan permintaan perjalanan serta hasil studi
dan dokumen beserta peraturan yang ada.
e. Pelaksanaan survey wawancara ke instansi instansi terkait, pengguna jasa dan operator.
3. Tahap Analisa; yang meliputi :
a. Analisis kebutuhan pelayanan jaringan jalan dalam melayani kegiatan perkotaan
disesuaikan dengan rencana pembangunan daerah termasuk pengembangan tata ruang
b. Analisis awal berupa pemodelan jaringan jalan dan transportasi (meliputi bangkitan dan
tarikan perjalan; distribusi / penyebaran perjalanan; pemilahan moda; dan pembebanan
perjalanan)
c. Analisis awal pengembangan sistem sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan
d. Analisis perpindahan orang dan barang
e. Analisis skenario pembagian peran moda untuk angkutan orang pada masing masing
koridor, zona, kawasan, Kota, Provinsi, serta Nasional
f. Analisis pembagian peran moda untuk angkutan barang untuk masing masing jenis
barang dan sarana angkutan barang
g. Analisis beban jaringan jalan, kapasitas jalan, kepadatan jaringan jalan, dan VC ratio.
h. Analisis beban simpul lalu lintas dan angkutan jalan
i. Analisis penyusunan program dan tahapan implementasi
4. Tahapan “Keluaran” yang meliputi :
a. Perkiraan perpindahan orang dan barang pada tataran jangka waktu pendek, menengah
dan panjang (menurut asal tujuan perjalanan, harian, mingguan, tahunan, jam puncak /
sibuk serta waktu-waktu tertentu
b. Arah dan kebijakan pembagian peran moda untuk angkutan orang dan barang
c. Rencana Kebutuhan Jaringan Jalan dan Jembatan yang meliputi:
• Rencana status, fungsi dan kelas jalan dan jembatan
• Rencana pembangunan jalan dan jembatan baru
• Rencana peningkatan kualitas jalan dan jembatan (overlay, peninggian dan / atau
pelebaran)
• Rencana pemeliharaan jalan dan jembatan
d. Rencana kebutuhan ruang lalu lintas serta jaringan prasarana lalu lintas dan angkutan
jalan
e. Rencana kebutuhan simpul lalu lintas dan angkutan jalan (terminal penumpang, terminal
barang, halte, shelter, dll)
f. Draft Peraturan Walikota Salatiga tentang Masterplan Jalan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 21 February 2024 | Jasa Konsultansi Survei Kondisi Jembatan Provinsi | Provinsi Jawa Tengah | Rp 600,000,000 |
| 10 July 2023 | Belanja Jasa Bantuan Teknik Penyusunan Dokumen Perencanaan:- Penyusunan Dokumen Survey Kondisi Jalan | Kab. Kebumen | Rp 477,000,000 |
| 10 July 2025 | Penyusunan Dokumen Survey Kondisi Jalan | Kab. Kebumen | Rp 437,420,000 |
| 27 May 2024 | Jasa Konsultansi Penyusunan Ded Akses Jalan Kpi | Kab. Kendal | Rp 350,000,000 |
| 1 September 2025 | Jasa Konsultansi Survey Kondisi Jembatan | Kab. Kendal | Rp 200,000,000 |
| 2 November 2022 | Survei Kondisi Jembatan | Kab. Sragen | Rp 200,000,000 |
| 10 June 2020 | Perencanaan Teknis Pembangunan Jembatan Sei Keramat II Jalan Rukun RT. 05 Kec. Seruyan Hilir | Kab. Seruyan | Rp 175,000,000 |
| 5 July 2024 | Jasa Konsultansi Survey Kondisi Jembatan | Kab. Kendal | Rp 150,000,000 |
| 16 October 2024 | Konsultan Survey Topografi Koridor Jalan Danyang - Banjarsari | Kab. Grobogan | Rp 101,920,000 |
| 28 October 2024 | Konsultan Survey Penyelidikan Tanah Koridor Jalan Danyang - Banjarsari | Kab. Grobogan | Rp 101,920,000 |