| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0024308173731000 | Rp 417,601,980 | 87.35 | 89.88 | - | |
| 0423929074652000 | Rp 448,440,000 | 86.4 | 87.82 | - | |
| 0805626405731000 | Rp 474,969,000 | 89.25 | 89.11 | - | |
| 0026138776731000 | Rp 495,620,772 | 91.4 | 90.04 | - | |
| 0018793158731000 | - | - | - | - | |
| 0020897732733000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0312981533542000 | - | - | - | Tidak melampirkan atau mengisikan SBU sesuai kualifikasi yang dipersyartkan yaitu Memilki SBU Klasifikasi Perencanaan Rekayasa Subklasifikasi Jasa Nasehat dan Konsultansi Rekayasa Teknik RE 101 berdasarkan KBLI 2017 Atau Jasa Rekayasa Pekerjaan Teknik Sipil Transportasi RK003 berdasarkan berdasarkan KBLI 2020 sesuai persyaratan kualifikasi dan LDK | |
| 0028833473731000 | - | - | - | Tidak masuk 7 daftar pendek, dikarenakan tidak memenuhi urutan nilai kontrak pekerjaan sejenis tertinggi setelah adanya perhitungan nilai teknis kualifikasi yang sama. | |
| 0032429953731000 | - | - | - | - | |
| 0421112038741000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0826222648543000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0712622950652000 | - | 14 | - | Tidak memenuhi ambang batas minimal pengalaman yaitu sebesar 15 (Pengalaman Pekerjaan Sejenis, Pengalaman Melaksanakan di Lokasi Kegiatan dan Pengalaman Tertinggi) sesuai BAB VI. LEMBAR KRITERIA EVALUASI, Total nilai yang didapat CV LUGADIKA ELKA SUKMA untuk unsur pengalaman hanya 14 | |
PT Benuanta Indo Plan | 04*5**5****05**0 | - | - | - | - |
Muhammad Arifin | 63*1**1****60**9 | - | - | - | - |
| 0705497428541000 | - | - | - | - | |
CV Axiplan Consultant | 06*2**3****35**0 | - | - | - | - |
| 0022398564651000 | - | - | - | - | |
| 0910218965542000 | - | - | - | - | |
| 0954124178731000 | - | - | - | - | |
Sangklat Matas Pratomo | 06*9**9****03**0 | - | - | - | - |
RUANG LINGKUP
Pekerjaan : Studi Kelayakan Pembangunan Jalan Menuju Kawasan
Terpadu mantuil Sub Kegiatan Penyusunan Rencana ,Kebijakan
,Strategis dan Teknis Pengembangan Jaringan Jalan serta Perencanaan
Teknis Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan
Ruang lingkup Sub Kegiatan Penyusunan Rencana ,Kebijakan ,Strategis dan Teknis
Pengembangan Jaringan Jalan serta Perencanaan Teknis Penyelenggaraan Jalan
dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin,
terdiri dari tahapan sebagai berikut :
Ruang lingkup pekerjaan Studi Kelayakan Pembangunan Jalan menuju Kawasan
Terpadu Mantuil Sub Kegiatan Penyusunan Rencana ,Kebijakan,Strategis dan
Teknis Pengembangan Jaringan Jalan serta Perencanaan Teknis Penyelenggaraan
Jalan dan Jembatan adalah membantu PPK dan PPTK dalam menghasilkan produk
Kajian Teknis Studi Kelayakan rencana Pembangunan jalan menuju Kawasan
terpadu mantuil pada Sub.Kegiatan Penyusunan Rencana ,kebijakan ,Strategis dan
Teknis Pengembangan Jaringan Jalan serta Perencanaan Teknis Penyelenggaraan
Jalan dan Jembatan antara lain:
Lingkup pekerjaan kegiatan ini meliputi :
1. Persiapan dan Mobilisasi
Kebutuhan personil maupun peralatan-peralatan dan data pendukung
dipersiapkan dengan baik dan disusun rencana kerja terinci sebagai acuan
dalam pelaksanaan pekerjaan sehingga dapat diselesaikan tepat waktu.
2. Pengumpulan dan Pengolahan Data
Pengumpulan dan pengolahan data-data sekunder maupun primer yang
dibutuhkan.
3. Analisa Perkiraan Pertumbuhan Pergerakan dan Lalu Lintas Analisa
perkiraan pertumbuhan pergerakan dan lalu lintas bertujuan untuk
menentukan rute optimum yang dapat dijadikan sebagai dasar bahan
pertimbangan penentuan rute terpilih. Analisa pertumbuhan lalu lintas
berdasarkan trend pertumbuhan ekonomi dan sosial, kepemilikan
kendaraan, rencana tata ruang, dan perkembangan wilayah dari wilayah
studi yang ditinjau. Dalam menganalisa perkiraan pertumbuhan pergerakan
dan lalu lintas harus memperhatikan sistem zona dan jaringan menggunakan
pemodelan transportasi 4 tahap, dan dalam pengembangan model jaringan
jalan terhadap pembangunan jalan menuju Kawasan mantuil, analisa harus
memperhatikan rencana pengembangan jaringan jalan dan rencana tata
ruang dengan mempertimbangkan skenario tahun operasi.
4. Analisa teknis (topografi, geoteknik, hidrologi, kemudahan pelaksanaan) dan
lingkungan dari hasil pengumpulan dan pengolahan data primer dan
sekunder, konsultan melakukan analisa teknis sebagai dasar penyusunan
desain awal.
5. Identifikasi dan Pengkajian Alternatif Rute
Konsultan harus mempersiapkan beberapa alternatif rute yang dicantumkan
pada peta bakosurtanal dengan memperhatikan aspek ekonomi, teknis,
sosial, lingkungan, volume lalu lintas dan perkiraan pergerakan kendaraan,
serta rencana titik pembangunan Jalan menuju Kawasan industri terpadu
mantuil sehingga dapat terpilih rute optimum. Pemilihan rute optimum
berdasarkan analisa dengan metode tertentu yang representatif.
6. Pra Rencana Teknik (Desain Awal)
Pra rencana teknik disusun untuk rute optimum (terpilih) meliputi desain
awal konstruksi yang mencakup kriteria desain geometrik dan struktur dan
desain jalan yang ideal ; model operasional dan pemeliharaan berdasarkan
hasil analisa teknik (topografi, geoteknik, hidrologi, kemudahan pelaksanaan)
dan analisa lingkungan. Pra rencana teknik digunakan sebagai dasar
penyusunan Detail Engineering Design (DED) dan juga sebagai bahan untuk
analisa biaya. Titik ROW Plan disusun sebagai dasar untuk pembebasan
tanah. Titik ROW Plan diplot dalam peta citra satelit. Titik ROW plan dapat
diperoleh pada awal kegiatan untuk mempercepat proses pengadaan tanah.
Gambar menggunakan skala yang dapat terbaca
Untuk Pra Rencana Jalan (Jalan menuju Kawasan industry terpadu mantuil)
yang meliputi rekomendasi struktur jalan standar teknis secara lengkap serta
rekomendasi untuk alternative terbaik dari beberapa alternative yang ada
7. Analisa Biaya (Tanah, Konstruksi, Operasional Pemeliharaan, dll.)
Manfaat Analisa biaya dilakukan meliputi perkiraan pembebasan tanah
sesuai ROW Plan, biaya konstruksi keseluruhan, biaya operasional
pemeliharaan, dan biaya tambahan lainnya. Analisa manfaat dilakukan
untuk menentukan nilai kemanfaatan dari pembangunan jalan tersebut.
8. Analisa Kelayakan Ekonomi (EIRR, NPV, BCR)
Analisa kelayakan ekonomi diperlukan untuk menentukan manfaat dari
pembangunan jalan ditinjau dari segi ekonomi baik dari sisi penyelenggara
jalan maupun dari pengguna jalan.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 3 May 2023 | Survey Rms | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 1,000,000,000 |
| 25 March 2024 | Survey Rms | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 1,000,000,000 |
| 28 February 2024 | Survey Kondisi Jalan (Jp) | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 800,000,000 |
| 24 January 2023 | Pengawasan Sub Kegiatan Penggantian Jembatan Tahun 2023 Paket 1 | Kota Banjarmasin | Rp 750,000,000 |
| 8 May 2025 | Perencanaan Teknis Survey Kondisi Jalan | Kota Banjarbaru | Rp 700,000,000 |
| 26 August 2018 | Ded Jembatan Batulicin-Mentewe | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 662,818,000 |
| 10 May 2022 | Paket 1(Satu) Ded (Detail Engineering Design) Jalan Lingkar Timur | Kab. Hulu Sungai Tengah | Rp 525,000,000 |
| 20 February 2022 | Ded Akses Ruas Jalan Kawasan Olahraga Terintegrasi | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 500,000,000 |
| 24 April 2025 | Survey Kondisi Jembatan | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 500,000,000 |
| 3 May 2023 | Survey Kondisi Jembatan | Provinsi Kalimantan Selatan | Rp 500,000,000 |