| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
Bintang Sembilan Konsultan | 09*6**9****17**0 | Rp 194,467,005 | 76.5 | - |
| 0011188893423000 | Rp 194,694,000 | 98 | - | |
| 0960844595411000 | Rp 216,006,000 | 99 | - | |
CV Alianzi Madani Sejahtera | 09*1**4****15**0 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Sub Unsur Pengalaman Perusahaan (50) |
| 0015491558061000 | - | - | - | |
| 0011115433804000 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Sub Unsur Pengalaman Perusahaan (50) | |
| 0013990874014000 | - | - | - | |
| 0013717723008000 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Total (70) | |
| 0015673247015000 | - | - | Berdasarkan Scan Barcode NIB 9120301540935 yang disampaikan tidak memiliki bidang usaha dengan KBLI yang dipersyaratkan | |
Mitraconprima | 00*3**4****71**0 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Total (70) |
| 0013009923093000 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Total (70) | |
PT Kandis Mahardika Konsultan | 08*6**8****17**0 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Total (70) |
| 0016012155017000 | - | - | Tidak memenuhi nilai Ambang Batas Total (70) | |
Kjpp Ayon Suherman & Rekan Cabang Depok | 00*6**2****61**0 | - | - | Tidak menyampaikan Bidang Usaha dengan KBLI 70202 – Aktivitas Konsultansi Transportasi |
| 0022652663541000 | - | - | Tidak hadir saat proses pembuktian kualifikasi yang telah ditentukan | |
Sonia Ciptatama Kreasi | 00*9**8****61**0 | - | - | - |
| 0723807129807000 | - | - | - | |
| 0705137842811000 | - | - | - | |
CV Aksa Amerta | 02*2**6****23**0 | - | - | - |
PT Hade Guna Utama | 00*2**1****19**0 | - | - | - |
| 0013281019017000 | - | - | - | |
PT Tujuh Puluh Kendali | 06*0**3****71**0 | - | - | - |
| 0750676256445000 | - | - | - | |
Dian Erdiansyah | 32*5**2****50**3 | - | - | - |
| 0025952409404000 | - | - | - | |
| 0033107913017000 | - | - | - | |
| 0027450881035000 | - | - | - | |
Solusi Strategi Semesta | 06*7**4****08**0 | - | - | - |
| 0018103812015000 | - | - | - | |
| 0013719786061000 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KAJIAN KELAYAKAN BISNIS DAN INVESTASI
TERMINAL BUS KAMPUNG RAMBUTAN
ORGANISASI / SKPD : 2.15.0.00.0.00.01.0006 / UP. Terminal Angkutan Jalan
URUSAN : 2.15 / Pemerintahan Bidang Perhubungan
2.15.02 / Program Penyelenggaraan Lalu Lintas
PROGRAM :
Dan Angkutan Jalan (LLAJ)
KEGIATAN : 2.15.02.6.04 / Pengelolaan Terminal Penumpang Tipe A
Kajian Kelayakan Bisnis dan Investasi Terminal Bus Kampung
PAKET PEKERJAAN :
Rambutan
KODE REKENING : 5.1.02.02.08.0001 ; 5.1.02.02.08.0002 ; 5.1.02.02.08.0003
TAHUN ANGGARAN : 2025
LOKASI : PROVINSI DKI Jakarta
UNIT PENGELOLA TERMINAL ANGKUTAN JALAN
DINAS PERHUBUNGAN PROVINSI DKI JAKARTA
TAHUN ANGGARAN – 2025
Kajian Kelayakan Bisnis dan Investasi
Terminal Bus Kampung Rambutan
1. LATAR BELAKANG
Seiring pesatnya laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan Provinsi DKI
Jakarta, memacu pula kebutuhan akan kelengkapan prasarana kota, diantaranya
adalah prasarana transportasi yang vital bagi kondisi keselamatan, kelancaran dan
ketertiban lalu lintas di DKI Jakarta. Sarana prasarana untuk mendukung mobilitas
penduduk adalah transportasi baik berupa moda, jaringan jalan dan terminal.
Pembangunan terminal sebagai fasilitas kota merupakan tempat (node) transfer
mobilitas penduduk yang dating dan pergi ke tempat lain baik di dalam maupun di
luar kota. Terminal sebagai fasilitas perpindahan penumpang dilengkapi fasilitas
utama dan penunjang yang membantu berjalannya terminal bus sesuai fungsinya
untuk memberikan pelayanan keamanan, keselamatan, kenyamanan dan
kelestarian lingkungan. Terminal bus bukan hanya berfungsi sebagai tempat naik
turun penumpang, tetapi juga sebagai simpul transportasi yang dapat mendorong
aktivitas ekonomi lokal, membuka peluang usaha, dan menyerap tenaga kerja.
Namun, banyak terminal bus di Indonesia saat ini menghadapi berbagai
permasalahan, seperti minimnya fasilitas, tata kelola yang kurang profesional, dan
belum optimalnya pemanfaatan potensi ekonomi di sekitar terminal.
Terminal Bus Kampung Rambutan merupakan salah satu terminal bus tipe A
di Provinsi DKI Jakarta yang berlokasi di Kota Administrasi Jakarta Timur. Lokasi
terminal ini berada di Jalan TB Simatupang yang terletak antara Jalan Tol Lingkar
Luar Selatan dan Jalan Tol Jagorawi. Sebagai simpul transportasi darat yang
strategis, Terminal Bus Kampung Rambutan memiliki peran penting dalam melayani
mobilitas penumpang antarkota antarprovinsi (AKAP), antarkota dalam provinsi
(AKDP),angkutan dalam kota, dan sebagai simpul perpindahan antar moda yang
terintegrasi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, tantangan terhadap
operasional dan pengembangan terminal semakin kompleks. Berbagai faktor
seperti persaingan dengan moda transportasi daring, perubahan preferensi
masyarakat, serta kondisi fisik dan fasilitas terminal yang memerlukan pembaruan,
menjadi faktor yang memengaruhi optimalisasi fungsi terminal. Selain itu,
pemanfaatan lahan dan fasilitas penunjang di kawasan terminal belum sepenuhnya
dikembangkan secara produktif dan komersial.
Dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah mendorong pengembangan
kawasan terminal tipe A tidak hanya sebagai simpul transportasi darat tetapi juga
sebagai pusat kegiatan ekonomi dengan konsep mixed-used. Konsep mixed use ini
merupakan konsep terminal modern multifungsi dengan tiga fungsi utama yang
meliputi fungsi sebagai tempat naik turun penumpang bus, fungsi sebagai
penggerak perekonomian daerah, dan fungsi sebagai pusat kegiatan sosial, seni,
dan budaya. Terminal Bus Kampung Rambutan memiliki potensi besar untuk
dikembangkan sebagai pusat bisnis dan investasi, termasuk fasilitas komersial
seperti pusat kuliner, ritel, penginapan, ruang perkantoran, dan layanan logistik.
potensi besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal. Banyak ruang
terminal yang masih belum produktif, fasilitas yang kurang modern, dan belum
adanya model bisnis yang terintegrasi dengan kebutuhan pasar.
Oleh karena itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola
Terminal Angkutan Jalan akan melakukan kegiatan kajian Kajian Kelayakan Bisnis
dan Investasi Terminal Bus Kampung Rambutan. melalui kajian investasi dan bisnis
ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang komprehensif mengenai peluang,
tantangan, dan strategi pengembangan Terminal Bus Kampung Rambutan sebagai
entitas bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan, baik bagi investor swasta
maupun pemerintah.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari penyusunan Kajian Investasi dan Bisnis Terminal Bus Kampung
Rambutan adalah sebagai studi untuk memperoleh gambaran komprehensif
mengenai potensi pengembangan terminal sebagai kawasan transportasi terpadu
dan pusat kegiatan ekonomi. Kajian ini dilakukan untuk menilai kelayakan proyek
revitalisasi terminal secara finansial dan ekonomi.
Sedangkan tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
a) Mengidentifikasi potensi ekonomi dan bisnis yang dapat dikembangkan di
kawasan Terminal Kampung Rambutan.
b) Menganalisis kelayakan investasi dari berbagai aspek, termasuk aspek teknis,
ekonomi, sosial, lingkungan, hukum, dan kelembagaan.
c) Menyusun model bisnis dan skema investasi yang tepat dan menarik bagi calon
investor, baik melalui skema KPBU (Kerja Sama Pemerintah dengan Badan
Usaha), BUMD, maupun investasi murni swasta.
d) Merumuskan strategi pengembangan terminal dalam jangka pendek,
menengah, dan panjang secara berkelanjutan.
e) Menyediakan dasar perencanaan dan pengambilan keputusan bagi pemerintah
pusat dan daerah dalam pengembangan dan pengelolaan Terminal Kampung
Rambutan secara profesional, modern, dan berorientasi layanan publik.
3. SASARAN
Sasaran kajian kelayakan bisnis dan investasi Terminal Bus Kampung Rambutan
untuk Mengevaluasi kelayakan pengembangan dan revitalisasi Terminal Bus
Kampung Rambutan dari aspek finansial dan ekonomi sebagai dasar pengambilan
keputusan investasi
4. LOKASI KEGIATAN
Lokasi kegiatan adalah di Terminal Bus Kampung Rambutan Kotamadya
Jakarta Timur.
Gambar : Peta Terminal Kampung Rambutan
5. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup pekerjaan Kajian Kelayakan Bisnis dan Investasi Terminal Bus
Kampung Rambutan paling sedikit terdiri dari :
a. Melakukan Identifikasi Proyek dan Pengumpulan Data
Kegiatan ini diperlukan agar Konsultan mempunyai gambaran tentang lokasi
studi, kondisi tapak proyek, pengumpulan data primer dan sekunder, koordinasi
dengan instansi yang bertanggung jawab dan instansi terkait serta sebagai
bahan masukan untuk proses penyusunan rencana pengembangan fasilitas-
fasilitas di sekitar terminal bus.
b. Melakukan Analisis Kelayakan
Melakukan analisa terhadap:
1) Analisis status terkait penjelasan kondisi eksisting dan kondisi yang ingin
dicapai terkait dapat beroperasinya Terminal Bus Kampung Rambutan;
2) Analisis proyeksi pendapatan yang ada di terminal dan pengembangan
ekonomi bisnis sesuai kebutuhan pasar dan peluang komersial di dalam
terminal untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi DKI
Jakarta;
3) Analisis Kelayakan Investasi dengan melihat Payback Period, Net Present
Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Return On Investment (ROI);
4) Analisis terhadap estimasi biaya investasi pembangunan dan operasional
5) Analisis kelayakan sosial ekononomi seperti:
- Manfaat proyek terhadap masyarakat sekitar
- Potensi penciptaan lapangan kerja
- Pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal
- Efek peningkatan konektivitas dan mobilitas masyarakat
6) Analisis Risiko seperti : Strategi mitigasi risiko terhadap finansial
7) Melakukan penyusunan rekomendasi dan laporan kajian kelayakan investasi
dan bisnis Terminal Bus Kampung Rambutan.
6. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
Pekerjaan ini dilaksanakan selama 45 (Empat Puluh Lima) Hari Kalender sejak
penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK). Untuk itu penyedia jasa
konsultansi diminta untuk menyusun jadwal rinci pekerjaan disesuaikan dengan
penyerapan biaya serta alokasi tenaga ahli agar dapat menyelesaikan pekerjaan
sesuai dengan waktu yang tersedia.
7. Laporan Kemajuan Pekerjaan
Adapun pelaporan yang dihasilkan dari pelaksanaan pekerjaan ini adalah sebagai
berikut:
a. Laporan Pendahuluan
Laporan pendahuluan yang berisi minimal memuat:
1) Rencana Kerja Kegiatan dan Jadwal Pelaksanaan
2) Hasil pengumpulan data primer dan sekunder
3) Deskripsi Awal Proyek
4) Identifikasi Masalah dan Peluang
5) Gambaran Awal Model Bisnis dan Skema Investasi
Laporan Pendahuluan diberikan dalam format hardcopy dan softcopy sebanyak
5 (lima) rangkap.
b. Laporan Akhir
Laporan Akhir yang berisi minimal memuat:
1) Ringkasan Eksekutif;
2) Analisis Finansial dan Investasi
3) Analisis Kelayakan Ekonomi
4) Analisis Model Bisnis di Terminal
5) Analisis Risiko
6) Skema Investasi dan Pembiayaan
7) Persetujuan Lingkungan
Laporan Akhir diberikan diberikan dalam format hardcopy dan softcopy sebanyak
6 (enam) rangkap.
Jakarta, 29 Agustus 2025
Kepala Unit Pengelola Terminal Angkutan Jalan
Dinas Perhubungan Provinsi Dki Jakarta
selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Syamsul Mirwan, S.E., M.A.P.
NIP 196710101996031003