| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0960844595411000 | Rp 420,375,870 | 91.75 | 93.4 | - | |
| 0024154619017000 | Rp 500,000,000 | 90.5 | 89.22 | - | |
| 0758521967543000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0318039377424000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0867914285543000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0022451777013000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0758520787543000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0027963511013000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0703612465013000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0032005415015000 | - | - | - | - | |
| 0805022373541000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0016783466428000 | - | - | - | Tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konsultansi Non Konstruksi sesuai yang dipersyaratkan | |
| 0705497428541000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0760088872002000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0022652663541000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0027489038009000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0729105304031000 | - | - | - | - | |
| 0021855986017000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0761032630543000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0837636984201000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0927997478432000 | - | 18 | - | Tidak lulus amabang batas 70 | |
| 0711677393542000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0836800672429000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
PT Geospasial Insan Mulia | 09*1**8****29**0 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 |
| 0720361682444000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
PT Astama Andal Laksana | 04*0**2****13**0 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi |
| 0702831264429000 | - | - | - | Tidak lulus nilai ambang batas 70 | |
| 0902793140008000 | - | - | - | Tidak memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konsultansi Non Konstruksi sesuai yang dipersyaratkan | |
PT Dutagraha Cipta Enjinering | 0823420195437000 | - | - | - | - |
| 0029579075048000 | - | - | - | - | |
| 0031242118017000 | - | - | - | - | |
| 0016426231017000 | - | - | - | - | |
| 0843061888429000 | - | - | - | - | |
| 0033014093061000 | - | - | - | - | |
| 0015395072061000 | - | - | - | - | |
| 0017973595017000 | - | - | - | - | |
| 0023192289005000 | - | - | - | - | |
| 0016627358061000 | - | - | - | - | |
| 0532146446323000 | - | - | - | - | |
| 0027786813423000 | - | - | - | - | |
| 0013471974017000 | - | - | - | - | |
| 0020708764061000 | - | - | - | - | |
| 0814965190429000 | - | - | - | - | |
| 0033145913061000 | - | - | - | - | |
| 0017503046017000 | - | - | - | - | |
PT Brawijaya Nusantara Mandiri | 06*1**9****02**0 | - | - | - | - |
| 0760587576424000 | - | - | - | - | |
| 0032006702015000 | - | - | - | - | |
Rekakarya Gunatama | 04*8**0****57**0 | - | - | - | - |
| 0015491558061000 | - | - | - | - | |
| 0015673247015000 | - | - | - | - | |
| 0311886774016000 | - | - | - | - | |
PT Antasena Tech Karya | 06*7**7****29**0 | - | - | - | - |
PT Gemilang Zona Karya | 04*5**6****51**0 | - | - | - | - |
PT Ide Bangsa Mahardika | 09*2**3****52**0 | - | - | - | - |
| 0313898983432000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN KAJIAN ANDALALIN
I. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup Kegiatan Kajian Andalalin ini adalah untuk memenuhi maksud dan
tujuan di atas adalah sebagai berikut:
A. Melakukan Pengumpulan Data Primer
Pengumpulan Data dilakukan untuk mendapatkan data primer dan data
sekunder. Untuk mendapatkan data primer, dilakukan pengumpulan data
dengan melakukan survei:
1. Geometrik: pengumpulan data dilakukan dengan menghitung
penampang melintang dari setiap lokasi kajian yang bertujuan untuk
mengetahui perhitungan pada titik jenuh pengguna jalan yang melintasi
persimpangan.
2. Inventarisasi: pengumpulan data dilakukan dengan inventarisasi sarana
prasarana jalan yang ada dari setiap lokasi yang bertujuan untuk
mengetahui jenis dan lokasinya.
3. Survey Lalu Lintas (Traffic Counting)
- Melakukan analisa lalu lintas sehubungan dengan peran dan fungsi
ruas jalan eksisting dalam sistem jaringan jalan primer dan
sekunder.
- Melakukan traffic counting pada ruas dan persimpangan jalan.
- Traffic counting dilakukan selama 2 (dua) hari yang mewakili hari
sibuk dan hari biasa berdurasi 12 (dua belas) jam, dapat dilakukan
dengan menggunakan bantuan video kamera ataupun perhitungan
manual.
- Traffic counting dilakukan berdasarkan masing-masing jenis
kendaraan (7 jenis kendaraan), di antaranya: sepeda motor,
sedan/jeep/minibus, bajaj, bis kecil, bis sedang, bis besar, pick
up/mobil box.
- Traffic counting dilakukan untuk memperoleh data volume total
kendaraan, rentang waktu dalam periode harian yang volume
kendaraannya terbanyak, data arah pergerakan kendaraan pada titik
persimpangan.
4. Tundaan dan Antrian:
- Menginventarisasi dan mengidentifikasi karakteristik ruas dan
simpang (antrian dan tundaan) sebagai bahan masukan dalam
menentukan rekomendasi penanganan terhadap masalah lalu lintas
yang ada.
- Mendapatkan gambaran secara umum mengenai kondisi aspek
lingkungan yang ada di sekitar kawasan tersebut.
5. Waktu Tempuh dan Kendaraan: pengumpulan data dilakukan dengan
cara pengambilan gambar dengan foto dan video, yang bertujuan untuk
menggambarkan kondisi lapangan.
- Survey rute lalu lintas dan pembebanan lalu lintasnya.
- Pencatatan waktu tempuh suatu kendaraan dari satu titik asal (origin
node) ke titik tujuan perjalanan (destination node) pada sejumlah
ruas jalan yang mewakili.
- Dalam lingkup survei kecepatan perjalanan, aktifitas yang
dilaksanakan adalah mencatat waktu rata-rata yang diperlukan oleh
kendaraan untuk melakukan perjalanan pada rute-rute tertentu,
serta mencatat kelambatan/hambatan perjalanan yang dialami
mencakup lokasi, durasi, dan sebab-sebab terjadinya
kelambatan/hambatan.
- Survei dilakukan pada 2 periode waktu, yakni jam sibuk pagi dan jam
sibuk sore masing-masing sebanyak 2 PP.
- Survei dilaksanakan pada sejumlah ruas di wilayah studi yang
dianggap mewakili dimana jumlah rute survei akan disesuaikan
dengan kebutuhan analisis yang diperlukan dalam studi ini.
6. Visualisasi: pengumpulan data dilakukan dengan cara pengambilan
gambar dengan foto dan video, yang bertujuan untuk menggambarkan
kondisi lapangan.
B. Melakukan Pengumpulan Data Sekunder
Beberapa data sekunder yang dibutuhkan untuk pelaksanaan studi ini
diantaranya adalah :
- Rencana/Laporan, meliputi Database Jaringan Jalan, Rencana Tata
Ruang Wilayah (RTRW), Studi-studi terkait terdahulu.
- Data Statistik/Publikasi.
- Data Peta lainnya, meliputi Peta Jaringan Jalan, Peta Rencana Tata
Ruang dan Wilayah, dan peta lain yang dibutuhkan.
C. Pengolahan dan Analisis Data
Beberapa kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah :
- Proses tabulasi dan pengolahan untuk data survey lapangan dan data
sekunder untuk kebutuhan analisis.
- Identifikasi permasalahan lalu lintas dan analisis kinerja lalu lintas di
kawasan yang diusulkan untuk kondisi eksisting, masa konstruksi dan
masa mendatang akibat pengembangan kawasan.
- Prediksi pertumbuhan lalu lintas akibat pengembangan ruas jalan yang
diusulkan.
D. Penyusunan Konsep Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas
Beberapa kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah:
- Identifikasi dan inventarisasi upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas
sebagai solusi penanganan permasalahan dan konflik lalu lintas baik
pada ruas maupun persimpangan jalan di ruas jalan yang diusulkan
untuk pembangunan jalan akses.
- Analisis solusi penanganan permasalahan dan konflik lalu lintas, analisis
dilakukan terhadap setiap alternatif/solusi penanganan permasalahan
dan konflik lalu lintas yang ada, khususnya untuk mengetahui dampak
terhadap kinerja lalu lintas yang ada. Baik untuk kondisi jangka pendek
maupun untuk kondisi jangka panjang beserta sarana dan prasarananya
lalu lintas pendukungnya.
E. Perumusan Rekomendasi dan Pengurusan Rekomendasi Andalalin
Beberapa kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah:
- Berdasarkan analisis yang sudah dilakukan terhadap setiap
alternatif/solusi penanganan permasalahan dan konflik lalu lintas yang
ada, selanjutnya dirumuskan upaya-upaya manajemen rekayasa lalu
lintas serta kebutuhan sarana dan prasarana kelengkapan lalu lintas di
kawasan ruas jalan yang diusulkan untuk pembangunan jalan akses
pada masa konstruksi.
- Mengurus proses Perizinan Andalalin ke Dinas Penanaman Modal dan
Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta dan rekomendasi
Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) ke Dinas Perhubungan
Provinsi DKI Jakarta. Pada tahap ini juga konsultan diharuskan
mengurus semua persyaratan dan dokumen-dokumen yang dibutuhkan
untuk mendapatkan Rekomendasi Andalalin dari Dinas Perhubungan
Provinsi DKI Jakarta dan membantu hingga keluarnya Perizinan
Andalalin dari DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta.
F. Koordinasi Program Terpadu
a. Berkoordinasi secara rutin selama proses kegiatan dalam kajian ini yang
diantaranya meliputi pengembangan kerangka acuan kerja, penelaahan
hasil survei lapangan, penentuan lokasi untuk keperluan traffic counting,
verifikasi data, penyusunan laporan, proses penelitian metode dan
analisa serta program kegiatan selanjutnya.
b. Konsultan wajib menindaklanjuti hasil rapat maupun koordinasi. Melalui
tahapan ini diharapkan hasil akhir yang diperoleh dapat optimal dan
dipertanggungjawabkan.
c. Walaupun masa kontrak telah berakhir, koordinasi dengan konsultan
maupun tenaga ahli tetap dilaksanakan sesuai kebutuhan /
perkembangan yang terjadi. Dalam hal ini konsultan dan tenaga ahli
bersedia tetap berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi DKI
Jakarta.
II. KELUARAN/OUTPUT
Hasil Kajian Andalalin Jalan Akses Sejajar Kanal Banjir Timur ini
mempunyai keluaran (output) antara lain :
1. Rekomendasi/Persetujuan Kajian Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas/
Kajian Andalalin Jalan Sejajar Kanal Banjir Timur dari instansi terkait.
2. Laporan Teknis berupa Buku KMRLL (Kajian Manajemen Rekayasa Lalu
Lintas) yang berisi :
- Gambaran umum kondisi eksisting ruas jalan yang diusulkan untuk
dibangun jalan akses dan kawasan sekitarnya.
- Permasalahan – permasalahan kemacetan pada ruas dan simpang yang
diusulkan untuk pembangunan jalan akses dan kawasan sekitarnya baik
untuk kondisi sekarang ataupun prediksi beberapa tahun ke depan.
- Hasil analisis kinerja lalu lintas pada ruas jalan yang diusulkan untuk
pembangunan jalan akses dan kawasan sekitarnya.
- Rekomendasi manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk eksisting, masa
konstruksi, pasca konstruksi dalam jangka pendek dan jangka panjang.
- Rekomendasi kebutuhan kelengkapan fasilitas dan prasarana lalu lintas
yang sesuai dengan kebutuhan penanganan dampak lalu lintas yang
ditimbulkan.
- Tabel rekomendasi solusi penanganan manajemen dan rekayasa lalu
lintas di ruas jalan yang diusulkan untuk pembangunan jalan dan
kawasan sekitarnya.
- Gambar lay out rekomendasi pada setiap permasalahan di ruas jalan
yang diusulkan untuk pembangunan jalan dan kawasan sekitarnya.
3. File Digital
Buku KMRLL serta data-data pendukung lainnya dikumpulkan dalam
format file pdf, docx, xlsx, pptx, acad, skp, dll dan disusun dalam bentuk
folder dengan rapi. File digital tersebut kemudian dimasukkan ke dalam
Flash Disk (FD) kapasitas minimal 16 gb dan diserahkan kepada PPK.