| 0396945206713000 | Rp 1,050,000,000 | |
| 0628548059713000 | - | |
| 0938847605706000 | - | |
| 0948382957701000 | - | |
| 0861145209701000 | - |
URAIAN S INGKAT PEKERJAAN
PROGRAM : PENATAAN BANGUNAN GEDUNG
KEGIATAN : PENYELENGGARAAN BANGUNAN GEDUNG DIWILAYAH DAERAH
KABUPATEN/KOTA, PEMBERIAN IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN
(IMB) DAN SERTIFIKAT LAIK FUNGSI BANGUNAN GEDUNG
SUB KEGIATAN : PENGUBAHSUAIAN BANGUNAN GEDUNG UNTUK
KEPENTINGAN STRATEGIS DAERAH KABUPATEN/ KOTA
PEKERJAAN : LANJUTAN REHAB GEDUNG LAMA PANGKALAN BUN PARK
LOKASI : KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN
ANGGARAN : 2025
A. UMUM
1. PENDAHULUAN
Pada setiap Peningkatan Prasarana Gedung Serbaguna sebagai Penyedia
Jasa diharuskan memahami secara menyeluruh tentang bagaimana tahapan
pelaksanaan proyek yang akan dilaksanakan. Di mana setiap proyek memiliki kondisi
dan kesulitan yang berbeda-beda sehingga perlu tata cara pelaksanaan yang berbeda
pula. Sedangkan dalam kontrak kerja Penyedia Jasa diberikan batas waktu tertentu
untuk menyelesaikan proyek secara tepat waktu. Di samping itu biaya pelaksanaan
dan mutu hasil kerja turut dipertimbangkan agar tercapai target penyelesaian yang
optimal. Oleh karena itu sebagai acuan Penyedia Jasa dalam melaksanakan pekerjaan
perlu memahami tahapan metode pelaksanaan konstruksi yang tepat dan
berkesinambungan dengan mempelajari rincian volume yang terdapat di Daftar
Kuantitas Dan Harga serta Gambar Kerja yang tersedia.
2. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Kegiatan Penyelenggaraan Bangunan Gedung Diwilayah Daerah Kabupaten/
Kota, Pemberian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Dan Sertifikat Laik Fungsi
Bangunan
Gedung ini merupakan kegiatan yang berada di Lingkup SKPD-DINAS PEKERJAAN
UMUM DAN PENATAAN RUANG Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun Anggaran
2025.
3. LINGKUP PEKERJAAN
Secara garis besar lingkup pekerjaan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan
Pekerjaan pada Sub Pengubahsuaian Bangunan Gedung Untuk Kepentingan Strategis
Daerah Kabupaten/Kota terbagi menjadi beberapa sub item pekerjaan.
Berikut dapat dijabarkan item-item pekerjaan adalah sebagai berikut :
A PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Papan Nama Kegiatan
2 Mobilisasi dan Demobilisasi
3 Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Kontruksi (SMKK)
A. Alat Pelindung Diri
- Helm Pelindung (Safety Helmet)
- Rompi
- Sarung Tangan
- Sepatu
B. Fasilitas Sarana Kesehatan dan penanggulangan bencana
- Tersedia Kotak P3K
C. Personil K3 Konstruksi
- Petugas K3
D. Rambu - rambu
- Rambu Larangan/ Peringatan
- Rambu Informasi
B GEDUNG LAMA PANGKALAN BUN PARK
I. PEKERJAAN PEMBONGKARAN
1 Pek. Pembongkaran Atap dan Pembersihan Puing-Puing Sisa
II. PEKERJAAN STRUKTUR
Atap Utama
Pek. Kolom 15/15
1 Pek. Beton Mutu Sedang F'c 20 Mpa, Semi Mekanis
2 Pek. Pembesian BJTP 280
3 Pek. Bekisting Untuk Kolom
Pek. Balok 15/20
4 Pek. Beton Mutu Sedang F'c 20 Mpa, Semi Mekanis
5 Pek. Pembesian BJTP 280
6 Pek. Bekisting Untuk Balok
Atap Pintu Masuk
Pek. Kolom 15/15
1 Pek. Beton Mutu Sedang F'c 20 Mpa, Semi Mekanis
2 Pek. Pembesian BJTP 280
3 Pek. Bekisting Untuk Kolom
PEKER
A.
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pek. Papan Nama Kegiatan
Metode pelaksanaan pekerjaan papan proyek yaitu:
• Tahap awal adalah menyiapkan material untuk membuat papan proyek.
• Balok kayu kelas II di potong dengan panjang yang sesuai kemudian
dirakit menjadi tiang dan bingkai untuk papan nama.
• Papan nama yang berisikan informasi utama mengenai paket pekerjaan
dipesan dan dibawah ke lokasi pekerjaan untuk dipasang pada bingkai
yang telah dibuat.
• Papan proyek dipasang pada titik dekat lokasi pekerjaan yang tidak
terhalangi dan tidak menggangu aktivitas pelaksanaan pekerjaan
maupun aktivitas masyarakat disekitar lokasi pekerjaan.
4
5
6
I I
1
2
3
5
6
7
I V
1
2
3
4
5
6
7
V
1
2
3
4
5
1
2
3
4
I
.
.
.
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
P
e
e
e
e
E
e
e
e
e
e
e
E
e
e
e
e
e
e
e
E
e
e
e
e
e
e
e
e
e
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
k
K
K
K
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
e
.
.
.
.
B
B
P
B
E
D
P
A
R
l
P
E
A
P
N
T
L
P
P
E
D
P
K
P
r
P
I
I
P
a
j
n
n
a l o k 1 5 / 2 0
e t o n M u t u S e d a n g F 'c 2 0 M p a , S e m i M e k a n i s
e m b e s i a n B J T P 2 8 0
e k i s t i n g U n t u k B a l o k
R J A A N P A S A N G A N
i n d i n g B a t a M e r a h T e b a l ½ B a t u d e n g a n M o r t a r T
l e s t e r a n D i n d i n g
c i a n D i n d i n g
a n g k a L a n g i t - l a n g i t ( P l a f o n ) B e s i H o l l o w 4 0 . 4 0
n g i t - l a n g i t P l a f o u n d P V C
e n g e c a t a n T e m b o k L a m a
R J A A N R A N G K A D A N P E N U T U P A T A P
t a p P e l a n a R a n g k a A t a p B a j a R i n g a n ( C a n a i D i n g
e n u t u p A t a p F a n c y
o k A t a p F a n c y
a l a n g D a t a r / J u r a i
i n s t p l a n k U l i n 2 / 2 0
e n u t u p T a w i n g L a y e r K a y u U l i n 2 / 2 0
e n g e c a t a n B i d a n g K a y u B a r u
R J A A N P I N T U , J E N D E L A , & B A H A N K A Y U
a u n P i n t u P a n e l , K a y u K e l a s I
i n t u d a n J e n d e l a K a c a , K a y u K e l a s I
a c a P o l o s T e b a l 5 m m
e n g e c a t a n B i d a n g K a y u P i n t u d a n J e n d e l a
a a n K a n o p i / T r i t i s a n J e n d e l a
e n g a d a a n d a n P e m a s a n g a n M C B 1 6 A
s t a l a s i T i t i k L a m p u ( D o w n l i g h t ) d a n S a k l a r G a n d
s t a l a s i S t o p K o n t a k
e n g a d a a n d a n P e m a s a n g a n L a m p u L E D D o w n l i g h
a
i p e
i n )
L A
/ T
t 1 3
p
u
N
r
I
n
W
,
o
N
g
f c
f i
N
g
a
’
l C
Y
a l
t t
5 ,
7
A
2
5
M p a
2. Biaya Pekerjaan Penyelenggaraan Keamanan, Kesehatan kerja dan
keselamatan konstruksi Kontraktor diwajibkan menyediakan peralatan/
perlengkapan penyelenggaraan protokol kesehatan. Kontraktor juga
menyediakan helm proyek, sepatu safety, sepatu bot karet, rompi jala
untuk para pekerja konstruksi.
1. Peralatan/ Perlengkapan P3K
Kontraktor diwajibkan menyediakan peralatan/ perlengkapan
penyelenggaraan protokol Kesehatan berupa Kotak P3K untuk para
pekerja konstruksi.
2. Personil K – 3
Kontraktor diwajibkan menyediakan seorang Personil K – 3 di lokasi
proyek untuk Menjaga jalannya pelaksanaan peraturan K3 sesuai bidang
yang ditekuninya. Mengontrol keadaan lingkungan kerja mulai dari
mengecek kondisi mesin, menganalisis sifat pekerjaan, dan mengawasi
proses produksi.
B. GEDUNG LAMA PANGKALAN BUN PARK
I. PEKERJAAN PEMBONGKARAN
1. PEKERJAAN PEMBONGKARAN
Pada pekerjaan pembongkaran ini dimulai dari pembongkaran penutup
atap, dimulai dari pembongkaran bubungan dan lembaran atap dari atas
menggunakan linggis, paku pengikat atap harus dicabut dahulu kemudian
lembaran atap bisa diturunkan menggunakan katrol dan tali atau bisa langsung
dilemparkan kebawah. Setelah seluruh permukaan penutup atap selesai
dibongkar dilanjutkan dengan membongkar listplang. Metode pembongkaran
listplang sama seperti pembongkaran penutup atap yaitu dicabut paku
terdahulu dengan menggunakan linggis pada pangkal palu. Setelah semua
material bongkaran dibawah dilanjutkan dengan melakukan pembersihan sisa
material bongkaran menuju gudang sementara dan disusun dengan rapi.
Pada pekerjaan pembongkaran rangka atap dimulai dengan membuka
seluruh paku/ baut sambungan rangka atap secara bertahap, dimulai dari
gording dan dilanjutkan dengan rangka kuda-kuda. Untuk pekerjaan
pembongkaran rangka atap ini resiko kecelakaan kerja sangat tinggi, maka
harus diawasi secara seksama agar tidak terjadi kecelakaan. Setiap rangka atap
yang selesai dibongkar akan dikumpulkan pada suatu tempat dan disusun
secara rapi. Peralatan yang digunakan yaitu: Palu, gergaji dan linggis, selalu
menggunakan perancah yang kokoh dan diikat secara kuat agar tidak goyang/
runtuh saat terkena puing-puing bongkaran rangka atap.
Bongkaran Dinding adalah pekerjaan pembongkaran pasangan yang
akan direhabilitasi dengan menggunakan alat bantu yang dikerjakan oleh
Penyedia Jasa setelah mendapat persetujuan dari Direksi.
Pelaksanaan :
• Bongkaran yang dilaksanakan adalah pembongkaran dinding baik itu
pasangan batu, beton ataupun bangunan yang ada di areal yang akan
dilaksanakan rehabilitasi dengan menggunakan palu.
• Semua sisa bongkaran dibuang dengan menggunakan truk ke lokasi yang
telah di setujui direksi.
• Pengaturan dari semua hasil bongkaran tersebut harus sesuai petunjuk
Direksi.
• Setelah lokasi bersih dari bongkaran dilanjukan dengan dengan pekerjaan
pasangan.
II. PEKERJAAN STRUKTUR
1. Pek. Beton Mutu Sedang F'c 20 Mpa, Semi Mekanis
a. Pengecoran Beton
• Untuk Pekerjaan Pengecoran beton, siapkan dahulu alat dan bahannya
seperti semen portland, pasir, kerikil, air, sekop, ember cor dan
cangkul.
• Pengecoran beton dengan tebal yang telah ditentukan atau sesuai
gambar rencana, agar pengecoran beton yang dihasilkan benar-benar
sesuai beton yang diharapkan.
• Pekerjaan ini dilakukan oleh beberapa pekerja dengan arahan mandor,
membuat campuran beton menggunakan alat pencampur beton
mekanis dengan komposisi sesuai spesifikasi.
• Sebelum dilakukan pengecoran terlebih dahulu dipasang bekesting
sesuai dimensi/ukuran pada gambar rencana.
• Hindarkan terjadinya beton setting akibat area yang akan dicor belum
siap.
2. Pek. Pembesian BJTP 280
Pelaksanaan fabrikasi besi tulangan dilaksanakan pada tempat yang luas
untuk menaruh, memotong, membengkokan dan merakit besi beton sesuai
gambar kerja yang telah disetujui.
• Besi beton yang digunakan harus memiliki spesifikasi sesuai dengan
gambar kerja serta RKS. Potongan dan bentuk besi sesuai gambar
rencana. Perakitan besi beton menggunakan kawat besi/beton.
• Besi yang telah di fabrikasi diberi tanda sesuai tata letak penempatan
(sesuai gambar rencana). Pengecoran beton dimulai setelah
konsultan/direksi menyetujui untuk pengecoran beton yang
dinyatakan dalam permohonan pelaksanaan kerja.
• Periksa kekuatan acuan yang sudah dipasang /difabrikasi, semua
ukuran dan perkuatan acuan diperiksa benar dan disahkan oleh
konsultan/direksi untuk pekerjaan selanjutnya.Bersihkan seluruh
permukaan dan lokasi pengecoran dari kotoran dan sampah.
3. Pek. Bekisting Untuk Kolom
Papan untuk bekisting kolom dipotong dan disesuaikan dengan gambar
rencana, papan disambung dengan mengggunakan kawat beton/ paku/ alat
lain seperti baut yang berukuran besar. Kemudian dilapisi dengan minyak
bekisting agar setelah penggunaan dapat dilepas dengan mudah. Papan
bekisting dapat digunakan sebanyak 3 kali jika kondisi papan masih layak
pakai hal ini dapat disesuaikan dengan pemilihan jenis papan. Jika umur beton
sudah memenuhi standar yang ditetapkan dapat dilepas.
III. PEKERJAAN PASANGAN
1. Pek. Dinding Bata Merah Tebal ½ Batu dengan Mortar Tipe N,fc’ 5,2 Mpa
Metode Pemasangan dinding sebagai berikut :
• Pertama dilakukan persiapan dengan cara membersihkan area yang akan
dipasang dinding, menghitung volume pekerjaan dan kebutuhan material
yang dibutuhkan.
• Memasang pada jalur benang acuan yang telah dipasang pada profil kayu
di ujung jalur dinding.
• Pemasangan dilakukan lapis demi lapis sampai ketinggian sesuai gambar,
dengan menggunakan adukan 1 pc : 4ps.
• Pada pelaksanaannya, adukan semen pasir tersebut diaplikasikan secara
merata ke permukaan full brick/ hollowbrick/ bata merah.
• Kemudian disusun di atas adukan mortar tersebut sambil terus diperiksa
kerataan pasangannya.
• Kemudian dipukul perlahan sampai mencapai elevasi yang diinginkan.
• Lalu dilakukan pemeriksaan kelurusan horizontal serta vertikal pasangan
full brick, apabila sudah benar dan sesuai dengan yang diinginkan.
• Setelah dinding terpasang dilanjutkan dengan plesteran pada seluruh
permukaan dinding.
2. Pek. Plesteran Dinding
Metode pelaksanaan plesteran yaitu :
• Semua pekerjaan dinding terpasang dengan baik dilanjutkan dengan
pekerjaan plesteran dengan ketebalan yang telah direncanakan.
• Mula-mula permukaan dinding saluran disiram dengan air sampai
permukaannya basah jika sudah sangat kering, atau jika masih lembab
dapat langsung dilakukan plesteran dinding dengan menggunakan spesi
campuran 1 Semen : 4 Pasir.
• Prosedur plesteran dapat dimulai dari atas atau bawah lalu dengan
bantuan “Seterika” kayu mulai diratakan permukaan secara berulang-
ulang pada semua permukaan dinding hingga selesai.
3. Pek. Acian Dinding
Jika pekerjaan plesteran mengering dengan baik dilanjutkan dengan
melicinkan kedua sisi bagian dinding menggunakan campuran Semen dan Air
.Saat acian akan dilakukan dan didapati bidang plesteran dinding dan cor
kolom sangatlah kering maka sebaiknya permukaan dinding tsb disiram
terlebih dahulu dengan air agar nantinya proses pengikatan antara semen
dengan acian menjadi baik dan kuat.
IV. PEKERJAAN RANGKA DAN PENUTUP ATAP
1. Pek. Atap Pelana Rangka Atap Baja Ringan (Canai Dingin) profil C75
Metode pemasangan atap pelana rangka atap canai dingin profil C75.75 yaitu :
• Rangka baja difabrikasi=- di workshop sesuai dengan shop
drawing/gambar kerja.
• Diangkut ke lokasi dan diletakkan dekat lokasi pemasangan, diganjal dan
dilindungi dengan terpal plastik.
• Dengan menggunakan alat untuk menaikkan bahan ke tempat
pemasangan, rangka atap baja ringan dipasang sesuai dengan shop
drawing.
• Sambungan antar rangka menggunakan baut dan sambungan las,
kemudian dilakukan fixing.
• Setelah selesai, dilanjutkan dengan pekerjaan penutup atap.
• Pemasangan dikerjakan dengan cara di-bor pada reng, kemudian
dipasangkan mur dengan jarak disesuaikan pada setiap lembarnya,
sehingga genteng spandek tersebut lebih rapat dan menempel dengan
permukaan atap (reng) dengan kuat.
• Setelah pengeboran selesai dilakukan, diberikan sealent pada setiap
lubang yang telah dipasangkan mur tersebut sehingga mencegah
kebocoran pada saat hujan.
Pemotongan genteng spandek dilakukan pada bagian atas atau titik
pertemuan dengan nok agar lebih terlihat rapih.
Pekerjaan atap meliputi
- Pekerjaan pasang atap, atap yang digunakan adalah genteng metal
dimana ketebalannya disesuaikan dengan spek yang ada.
- Pekerjaan perabung dan jurai atap, perabung dan jurai atap
menggunakan bahan jenis metal dan disesuaikan dengan gambar
bestek/spek yang ada
Pekerjaan Nok/Bubungan Atap
- Pekerjaan Atap Genteng Metal Kontraktor wajib mengajukan contoh
semua bahan, brosur lengkap dan jaminan dari pabrik untuk disetujui
Pengawas. Contoh bahan yang digunakan harus diserahkan kepada
Pengawas sebanyak minimal 2 produk yang setara dari berbagai merk,
pemasangan nok harus tepat pada ukuran bidang serta dipastikan tidak
ada kebocoran.
Pek. Talang Datar/ Jurai
- Pekerjaan Talang Air memiliki lebar 60 cm Pemasangan talang berada
pada bagian jurai dalam dan pemasang harus memiliki overlap di bawah
bagian atap setidaknya sebangayak 20 cm
IV. PEKERJAAN RANGKA DAN PENUTUP ATAP
1. Pek. Daun Pintu Panel, Kayu Kelas I
Metode pelaksanaannya sebagai berikut :
• Ukur lebar dan tinggi kusen jendela, ukur lebar dan tinggi
daun jendela.
• Ukur dan potong daun jendela (bila terlalu lebar dan terlalu
tinggi). Masukkan/pasang daun jendela pada kusennya, stel
sampai masuk dengan toleransi kelonggaran 3 – 5 mm.
• Lepaskan daun jendela , pasang/ tanam engsel daun jendela
pada tiang daun jendela gunakan 2 engsel.
• Masukkan/pasang lagi daun jendela pada kusennya, stel
sampai baik kedudukannya, kemudian beri tanda pada tiang
kusen jendela tempat engsel yang sesuai dengan engsel pada
daun jendela .
• Pasang kembali daun jendela pada kusennya dengan
memasangkan engselnya, kemudian masukkan pennya
sampai pas, sehingga terpasanglah daun jendela pada kusen
jendela nya.
• Coba daun jendela dengan cara membuka dan menutup. Bila
masih dianggap kurang pas, lepaskan daun jendela dengan
cara melepaskan pen.
• Stel lagi sampai daun jendela dapat membuka dan menutup
dengan baik, rata dan lurus dengan kusen.
2. Pek. Daun Pintu Panel, Kayu Kelas I
Metode pelaksanaannya sebagai berikut :
• Ukur lebar dan tinggi kusen Pintu, ukur lebar dan tinggi daun
jendela.
• Ukur dan potong daun jendela (bila terlalu lebar dan terlalu
tinggi). Masukkan/pasang daun jendela pada kusennya, stel
sampai masuk dengan toleransi kelonggaran 3 – 5 mm.
• Lepaskan daun jendela , pasang/ tanam engsel daun jendela
pada tiang daun jendela gunakan 2 engsel.
• Masukkan/pasang lagi daun jendela pada kusennya, stel
sampai baik kedudukannya, kemudian beri tanda pada tiang
kusen jendela tempat engsel yang sesuai dengan engsel pada
daun jendela .
• Pasang kembali daun jendela pada kusennya dengan
memasangkan engselnya, kemudian masukkan pennya
sampai pas, sehingga terpasanglah daun jendela pada kusen
jendela nya.
• Coba daun jendela dengan cara membuka dan menutup. Bila
masih dianggap kurang pas, lepaskan daun jendela dengan
cara melepaskan pen.
• Stel lagi sampai daun jendela dapat membuka dan menutup
dengan baik, rata dan lurus dengan kusen.
3. Pek. Kaca Polos Tebal 5 mm
Kaca yang akan dipasang harus mempunyai permukaan rata dan
tidak bergelombang dengan ketebalan 5 mm. semua kaca harus
disimpan pada tempat yang bersih dan tidak lembab.
Penyelenggaraan Pekerjaan :
Semua pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk
gambar, uraian dan syarat pekerjaan dalam buku ini.
Pekerjaan ini memerlukan keahlian dan ketelitian. Semua
bahan yang telah terpasang harus disetujui oleh Konsultan
Pengawas.
Bahan yang terpasang harus dilindungi dari kerusakan dan
benturan, dan diberi tanda untuk mudah diketahui, tanda-
tanda tidak boleh menggunakan kapur.
Tanda-tanda harus dibuat dari potongan kertas yang
direkatkan dengan menggunakan lem kaca.
Pemotongan kaca harus rapi dan lurus, diharuskan
menggunakan alat-alat pemotong kaca khusus.
Pembersih akhir dari kaca harus menggunakan kain katun yang
lunak dengan menggunakan cairan pembersih kaca.
Harus diisi dengan lem silicon/ compound warna transparan
cara pemasangan pada pinggir kaca dan persiapan-persiapan
pemasangan harus mengikuti petunjuk yang dikeluarkan
pabrik.
Kaca harus terpasang rapi, sisi tepi harus lurus dan rata, tidak
diperkenankan retak/ pecah, dan bebas dari segala noda dan
bekas goresan.
4. Pek. Pengecatan Bidang Kayu Pintu dan Jendela
Metode Pelaksanaan
Permukaan Bidang yang mau di cat harus di haluskan
dengan alat penghalus dan terbebas dari kotoran.
Palaksanaan Pengecatan harus dalam keadaan cuaca panas
dan tidak boleh langsung terpapar langsung terik matahari
Bidang yang sudah dicat tidak boleh terkena air
5. Instalasi Listrik
1 titik Instalasi Listrik
2. Pas. Saklar Tunggal dan Saklar Ganda
3. Pas. Stop kontak
Rakitan dalam negeri yang tergabung dalam APPI
(Assosiasi Pembuat Panel Indonesia)
Model modul cubicle yang ditanahkan secara sempurna,
pasangan pada dinding
Jenis pasangan dalam (indoor type), kemudian komponen-
komponen peletakannya diatur dengan baik, terlindung,
mudah dioperasi- kan dan perawatan.
Terminal-terminal untuk kabel masuk atau keluar serta
kabel kontrol diatur sedemikian rupa sehingga kabel-kabel
tersebut tidak mengganggu komponen-komponen panel.
Jumlah dan jenis komponen panel ditunjukkan dalam
gambar.
Pekerjaan panel distribusi dengan menyiapkan gambar
rencana tata letak instalasi listrik yaitu letak sambungan,
jalur kabel dan posisi titik - titik lampu, saklar, stop kontak
dan sekring box. Selanjutnya dikerjakan pemasangan
instalasi dengan mengacu pada gambar rencana.
Pemasangan jaringan kabel dimasukkan di dalam pipa
yang ditanam dalam beton/dinding. Pipa yang ditanam
pada dinding diklem dengan kuat. Pemasangan jaringan
kabel diatas plafon dapat dengan cara terbuka (tanpa pipa).
Kabel - kabel daya yang menuju stop kontak atau sakelar
dilindingi dengan pipa khusus instalasi dan diklem.
Pekerjaan ini diawali dengan penyiapan saklar tunggal
yang akan dipasang. Selanjutnya dilakukan pemasangan
fitting dan lampu pada titik - titik yang telah terpasang
instalasi listriknya. Pemasangan ini dilakukan oleh tukang
listrik.
Metode pemasangannya
4. Pas. Lampu LED atau Tipe Lainnya • Pekerja menyiapkan
peralatan yang dibutuhkan
Material diangkut ke lokasi pekerjaan dan diletakkan dekat
lokasi pekerjaan untuk memudahkan pelaksanaan.
Buatlah lubang pada plafond sesuai dengan besaran lubang
lampu
Pasang Lampu Led pada titik yang telah terhubung dengan
instalasi listrik.
Pemasangan dilakukan oleh tukang listrik
A. PENUTUP
Untuk melaksanakan pekerjaan dalam butir tersebut diatas, berlaku dan
mengikat pula :
1. Gambar bestek yang dibuat Konsultan Perencana yang sudah disahkan oleh
Pemberi Tugas termasuk juga gambar – gambar detail yang diselesaikan oleh
Kontraktor dan sudah disahkan/disetujui oleh pengawas.
2. Rencana Kerja dan Syarat – Syarat ( RKS ).
3. Surat Perintah Kerja ( SPK ).
4. Surat Penawaran beserta lampiran – lampirannya.
5. Jadwal Pelaksanaan ( Tentative Time Schedule ).
6. Kontrak / Surat Perjanjian Pemborongan.
7. Instruksi – instruksi Direksi dan Pengawas.