| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0018435479214000 | Rp 746,314,539 | Penyedia tidak dapat membuktikan pengalaman pada isian kualifikasi pada saat pembuktian kualifikasi dengan kontrak asli dan berita acara serah terima (BAST) pekerjaan | |
| 0947472205214000 | Rp 763,508,805 | Tidak hadir pembuktian kualifikasi sampai batas waktu yang telah ditentukan serta tidak memberikan konfirmasi apapun. | |
| 0316663483214000 | Rp 809,538,678 | - | |
| 0032803892101000 | Rp 719,851,563 | CV. OZA KARYA tidak mengupload Sertifikat Standar dimana hal ini tidak sesuai dengan Dokumen Pemilihan pada Lembar Data Kualifikasi (LDK) Angka 3 Huruf b | |
Harapan Tata Beton | 05*7**0****14**0 | Rp 719,851,563 | daftar personil majaerial yang ditawarkan/disampaikan tidak sesuai yang ditetapkan dalam Lembar Data Pemilihan (LDP) Dokumen pemilihan |
Surya Cipta Natuna | 0940306327214000 | Rp 719,938,265 | Rencana Keselamatan Konstruksi pada Tabel Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis) pada tabel no.5 dan 6 Alat Pelindung Diri yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan tidak terisi berdasarkan BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) Nomor 28.13 Evaluasi Administrasi huruf e) Evaluasi Teknis tidak diisi sesuai dengan Peserta dinyatakan memenuhi elemen angka (4). Peserta dinyatakan memenuhi elemen Operasi Keselamatan Konstruksi apabila menyampaikan penjelasan salah satu sub elemen dari elemen Operasi Keselamatan Konstruksi (isian tidak dievaluasi) atau tabel Analisis Keselamatan Pekerjaan (Job Safety Analysis) yang telah diisi (isian tidak dievaluasi); |
CV Muda Berjaya | 00*2**4****14**0 | - | - |
CV Karya Muda Jemaja | 0024044984214000 | - | - |
| 0029811247214000 | - | - | |
| 0016637266214000 | - | - | |
PT Marine Rajawali Group | 06*3**5****14**0 | - | - |
CV Kilang Stone Konsultan | 09*0**8****14**0 | - | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - |
URAIAN PEKERJAAN
PEMELIHARAAN MASJID AGUNG
PAKET PENGADAAN PEMELIHARAAN MASJID AGUNG
PPK EDI RIANTO, S.T
ID RUP 47375013
Dalam pekerjaan ini penyedia jasa harus menyediakan, membuat, memelihara
dan memperbaiki fasilitas pelayanan konstruksi yang diperlukan selama pekerjaan
berlangsung sesuai dalam Spesifikasi Teknik.
Lingkup pekerjaan adalah sebagai berikut:
A. SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA
I. PENYIAPAN DOKUMEN PENERAPAN SMKK
II. SOSIALISASI, PROMOSI DAN PELATIHAN
III. ALAT PELINDUNG KERJA DAN PELINDUNG DIRI
IV. ASURANSI DAN PERIZINAN TERKAIT KESELAMATAN KONSTRUKSI
V. PERSONIL KESELAMATAN KONTRUKSI
VI. FASILITAS SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN
VII. RAMBU-RAMBU YANG DIPERLUKAN
VIII. LAIN-LAIN TERKAIT PENGENDALIAN RESIKO KESELAMATAN KERJA
B. PEKERJAAN KONSTRUKSI
I. PEKERJAAN PENDAHULUAN
II. PEKERJAAN AREA MESJID AGUNG
III. PEKERJAAN AKHIR
I. PEKERJAAN PENDAHULUAN
1. Pekerjaan Pembuatan Papan Nama Proyek
Papan nama proyek adalah sebuah papan yang berisikan peringatan
atau pemberitahuan yang berfungsi untuk memberitahukan kepada
masyarakat yang melintas, jika di daerah atau lokasi tersebut sedang
berlangsung sebuah proyek. Papan nama proyek juga berfungsi sebagai
media pasif untuk melakukan ajang promosi, karena papan nama bisa
berinteraksi langsung dengan masyarakat yang melintas, jadi tanpa disengaja
mereka pasti akan membaca mengenai informasi yang tercantum di dalam
papan nama tersebut.
Papan nama proyek ukuran 80 cm X 100 cm dipasang di lokasi yang
mudah dilihat oleh masyarakat umum. Tiang papan nama proyek ditanam
kedalam tanah dengan perkuatan pondasi umpak dari beton. Tiang dibuat
dengan kayu yang kuat sehingga tidak mudah roboh terkena cuaca luar
(Tidak dibenarkan menempel papan proyek di pohon).
2. Sewa Scaffolding
Pekerjaan Sewa Scaffolding meliputi pengantaran dan pemasangan di lokasi
pekerjaan
3. Mobilisasi & Demobilisasi
Mobilisasi dan demobilisasi adalah kegiatan mendatangkan alat-alat ke lokasi
kerja (mobilisasi) dan mengembalikan (demobilisasi) alat-alat proyek sesuai
spesifikasi yang ditentukan dalam dokumen lelang dengan menggunakan alat
alat angkut air (ponton).
a. Material dan alat dibawa ke lokasi pembongkaran material dan alat.
b. Setelah pekerjaan selesai, alat-lat diangkut kembali (demobilisasi)
II. PEKERJAAN AREA MESJID
1. Pekerjaan Pemasangan Pelapis Kubah Kaca
Lingkup pekerjaan ini meliputi :
2. Pekerjaan Pemasangan Pelapis Kubah Kaca 1
3. Pekerjaan Pemasangan Pelapis Kubah Kaca 2
Pekerjaan dilaksanakan dengan cara / metode kerja yang menjamin para pekerja
dan tidak membahayakan.
Langkah kerja :
• Bersihkan permukaan Kubah yang akan di lapisi
• Bersihkan lapisan lama yang akan terkelupas
• Laukan lapisan pertama dengan cat anti bocor
• Kemudian beri lapisan fiber pada bagian yang sudah di cat
• Lapis Kembali dengan menggunakan cat anti bocor.
1. Pekerjaan Pemasangan Lapisan Adhesive Bonding
a. Berisihkan area yang akan diberi lapisan adhesive bonding dari lumut dan
material
b. Kikis permukaan beton lama dengan sikat kawat agar beton baru memiliki
daya rekat yang kuat
c. Lakukan pemberian lpisan adhesive bonding pada area yang akan dicor
dengan merata
d. Bersihkan area kerja dari sisa-sisa material pekerjaan.
2. Pekerjaan Peninggi Lantai Beton Mutu Fc' 10 Mpa
a. Untuk lantai kerja dibawah pondasi dibentuk dengan ketebalan sesuai
rencana.
b. Buat adukan untuk lantai kerja dengan adonan adukan 1PC : 2Psr : 5Krl
dengan cara manual.
c. Bersihkan lokasi yang akan dipasang lantai kerja dari sampah atau kotoran.
d. Pasang patok dan leveling lantai kerja yang diharapkan sebagai contoh
untuk memilih ketebalan. Bisa juga dengan terlebih dahulu dibentuk
kepalaan dengan jarak per 1 m untuk leveling lantai kerja.
e. uangkan adukan lantai kerja ke area melalui talang cor atau ember.
f. Adukan lantai kerja diratakan dengan memakai cangkul maupun sendok
adukan/raskam hingga ketinggian yang telah ditentukan dengan cara
melaksanakan tarikan benang dari patok level satu dengan yang lainnya.
3. Pekerjaan Plesteran Dak
a. Setelah dinding bata terpasang sampai atas, pekerjaan selanjutnya adalah
melakukan pelapisan penutup dinding bata dengan menggunakan semen
plasteran. Pelapisan semen ini dilakukan dengan diplester untuk dinding
bata bagian dalam dan luar. Sebaiknya saat memulai suatu pekerjaan
plesteran hendaknya dinding batu batako disiram terlebih dahulu dengan air
agar semen plesteran cepat menempel di dinding. Setelah seluruh dinding
diplester, diamkan 1 x 24 jam (tanpa membutuhkan waktu beberapa hari)
agar kadar airnya cepat hilang. Pekerjaan plester itu biasanya dilakukan
pada bidang dinding bata ringan dan pada bagian atas pondasi
(trasram/semenram). Pekerjaan trasram untuk mencegah agar kaki tembok
tidak mengisap lembab (air) dari tanah.
b. Tembok dinding batako yang akan diplester harus datar.
c. Sebelum memulai memplester tembok harus digaruk dengan sapu lidi dan
dibersihkan dengan air tawar (air minum).
d. Tebal lapis plester dengan semen hanya 10 mm – 15 mm
e. Adukan yang dipakai : semen , pasir dan air.
f. Tembok yang akan diplester dibagi dalam beberapa bagian (petakpetak)
yang menjadi acuan ketebalan dinding agar rata.
g. Pada keempat sudut petak tembok dipasang paku dengan kepala menonjol
.± 1,5 cm dari bidang tembok, untuk merentangkan benang.
h. Jarak benang dari sisi tembok 1,5 cm dan bila ada tembok yang menempel
pada benang, maka temboknya harus dipahat dulu supaya didapat plester
sama tebal dan rata.
i. Pertemuan kusen dan dinding dibuatkan tali air dengan ukuran 5mm.
j. Di tempat-tempat tertentu yaitu pada paku dan rentangan benang dibuat
plester utama yang berhimpit dengan benang-benang tadi, sebagai standar
tebal plester.
k. Plester utama yang vertikal ini dibuat tiap-tiap jarak 1,00 meter. Setelah ini
selesai, benang dapat dilepas.
l. Diantara 2 lajur plester utama di isi penuh dengan adukan, kemudian
diratakan dengan jidar aluminium hollow dengan ukuran 25 x 75 mm besar
dan lurus mulai dari bawah ke atas untuk memperoleh bidang yang rata.
m. Rusuk-rusuk dan sudut pertemuan plester tembok harus merupakan sudut
siku ( = 90°) dan ini harus diplester.
4. Pekerjaan Acian Dak
a. Acian dilaksanakan sesudah permukaan plesteran sudah kering (cukup
umur).
b. Permukaan plesteran sebelum di aci telebih dahulu disiram air. Untuk
memperoleh hasil acian yang halus, sesudah plesteran diberi lapisan acian
semen, permukaan acian sebelum mengering digosok dengan memakai
kertas gosok.
5. Pekerjaan Waterproofing Dak
a. dak yang akan dicat sudah diplester dan diaci dengan baik, dan telah
mengering dengan sempurna.
b. Setelah dibersihkan, lalu diberi lapisan waterproofing sampai benar-benar
rata.
c. Cara-cara pelapisan mengikuti petunjuk/ spesifikasi yang dikeluarkan oleh
pabrik waterproofing.
d. Aplikasi lapisan waterproofing, dilakukan oleh tenaga yang telah
berpengalaman dan telah mendapatkan rekomendasi dari Pengawas
6. Pekerjaan Pemasangan Serat Fiber
Pekerjaan dilaksanakan dengan cara / metode kerja yang menjamin para pekerja
dan tidak membahayakan.
Alat dan Tenaga yang digunakan :
Langkah kerja :
• Bersihkan permukaan DAK yang akan di lapisi dengan Fiber Glass.
• Lapisi permukaan DAK dengan campuran Katalis dan Resin untuk merekat
• Pasang fiber glass setelah campuran telah selesai di lapisi katalis dan resin
• Setelah mengeras berikan dinabolt untuk mencega fiber mengalami susut
saat mongering.
• Lapisan kedua permukaan DAK dengan campuran Katalis dan Resin untuk
merekat
• Pasang fiber glass setelah campuran telah selesai di lapisi katalis dan resin
• Setelah selesai melakukan pemasangan fiber glass di lapisi dengan pigmen
pewarna
PEKERJAAN PEMASANGAN TULISAN
7. Pekerjaan Pemasangan Tulisan Stainlees + LED
a. Lakukan pengecekan dan pengukuran dilapangan untuk ukuran tulisan yang
akan dipasang kusen tulisan bahan stainlees apakah sudah sesuai dengan
gambar kerja atau belum.
b. Tulisan bahan stainlis sudah dirakit dan dipasang LED dan dibawa lokasi
proyek
c. Pasang tulisan pada dudukan tuisan .
8. Pekerjaan Pemasangan Titik Lampu
• Setelah tulisan siap dipasang sambung aliran listrik tulisan ke bagian listrik
• Jalur kabel mengikuti bagian tepi dinding dan dipasang pelindung kabel
• Rapikan area pekerjaan dari sisa-sisa material
III. PEKERJAAN AKHIR
1. Pekerjaan Pembersihan Akhir
Pekerjaan pembersihan dilakukan untuk membersihkan area proyek dari hal-hal
yang tidak termasuk dalam pekerjaan atau barang yang sudah tidak terpakai.
Lokasi proyek harus sudah dalam keadaan bersih pada saat penyerahan pertama
maupun dalam waktu pemeliharaan sampai waktu penyerahan secara administratif
dari segala hal yang dapat mengganggu operasional bangunan.
Ranai, 15 Agustus 2024
Disusun dan ditetapkan oleh:
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
EDI RIANTO, ST
NIP. 19740122 200212 1 006