| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0014134456901000 | Rp 339,660,000 | 96.58 | 97.6 | - | |
| 0011120763904000 | Rp 341,847,322 | 98.3 | 98.62 | - | |
| 0835377276903000 | - | - | - | Peserta tidak lulus evaluasi kualifikasi karena nilai masing-masing unsur pengalaman perusahaan tidak melampaui ambang batas. | |
| 0708986195429000 | - | - | - | - | |
| 0030515597801000 | - | - | - | - | |
| 0019140052903000 | - | - | - | - | |
| 0838600625907000 | - | - | - | - | |
CV Kurnia Mandiri Kontruksi | 01*9**7****27**0 | - | - | - | - |
| 0022398564651000 | - | - | - | - | |
PT Karya Jaya Solusi | 08*9**5****15**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT
PEKERJAAN:
BELANJA JASA KONSULTANSI PERENCANAAN REKAYASA-JASA DESAIN REKAYASA UNTUK
PEKERJAAN TEKNIK SIPIL TRANSPORTASI, PENYUSUNAN DED PEMBANGUNAN JALAN PECATU -
LABUAN SAIT
Uraian Pendahuluan1
1. Latar Belakang Kabupaten Badung sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Bali
mempunyai wilayah serta akses relatif dekat dengan ibu kota provinsi Bali
memiliki perkembangan sosial ekonomi serta perkembangan industri
pariwisata yang cukup pesat sehingga timbul pula masalah-masalah yang
perlu dipecahkan sesuai dengan tingkat urgensi, prioritas serta peranannya
dalam pembangunan Kabupaten Badung pada khususnya serta Provinsi
Bali pada umumnya.
Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah semakin meningkatnya arus
lalu lintas pada ruas-ruas jalan sehingga terjadinya kepadatan volume
lulintas yang menyebabkan kemacetan pada ruas - ruas jalan tertentu
dengan lebar jalan existing yang kurang memenuhi lebar jalan standar dan
keterbatasan lahan untuk pelebaran jalan mengingat pesatnya pembangunan
sepanjang ruas jalan.
Pembangunan infrastruktur jalan baru dilaksanakan bertujuan untuk
mengurai kepadatan lalu lintas pada ruas - ruas jalan tertentu untuk
memberikan kenyamanan pada pengguna jalan, juga akan berdampak pada
peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.
Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang Kabupaten Badung pada Pemerintah Kabupaten Badung yang
mempunyai wewenang dan tanggung jawab dalam pembinaan sarana
transportasi jalan darat yang berstatus Kabupaten, melaksanakan Pekerjaan
Penyusunan DED Pembangunan Jalan Pecatu - Labuan Sait
2. Maksud dan Tujuan Maksud
Maksud kegiatan Pekerjaan Penyusunan DED Pembangunan Jalan Pecatu -
Labuan Sait adalah sebagai berikut :
• Membantu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten
Badung di dalam melakukan penyusunan DED terhadap pelaksanaan
Kegiatan Pekerjaan Penyusunan DED Pembangunan Jalan Pecatu -
Labuan Sait
• Meminimalkan kendala-kendala teknis yang sering dihadapi oleh
penyedia jasa agar dapat dihasilkan perencanaan yang memenuhi
persyaratan yang sesuai dengan Spesifikasi Teknis
Tujuan
Tujuan kegiatan ini adalah : melaksanakan Perencanaan Pekerjaan
Penyusunan DED Pembangunan Jalan Pecatu - Labuan Sait
3. Target/Sasaran Target/Sasaran yang ingin dicapai terkait dengan Pekerjaan Penyusunan
DED Pembangunan Jalan Pecatu - Labuan Sait adalah Penanganan Teknis
Jalan
1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.
4. Lokasi Kegiatan Lokasi kegiatan berada di Kecamatan Kuta Selatan.
5. Sumber Pendanaan a) Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan: APBD Perubahan
Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025
b) Total perkiraan biaya yang diperlukan untuk kegiatan ini adalah :
- Pagu Anggaran :Rp. 500.000.000,00
- HPS :Rp. 386.238.552,00
Ruang Lingkup
6. Lingkup Pekerjaan Lingkup pekerjaan yang tercakup dalam kerangka acuan ini adalah :
1. Persiapan perencanaan seperti mengumpulkan data dan informasi
lapangan yang ada termasuk melakukan pengukuran, dan membuat
interpretasi secara garis besar terhadap KAK.
Pokok-pokok kegiatan yang dilakukan pada tahap ini :
a. Persiapan administrasi
b. Mobilisasi personil
c. Pengumpuan data-data literatur terkait
d. Pengumpulan data awal
e. Penjadwalan rencana kerja dan penugasan personil
f. Persiapan survei dan pelaksanaan Pekerjaan Penyusunan DED
2. Tahap Pelaksanaan
Lingkup Pekerjaan Pada Pelaksanaan Penyusunan DED :
Melaksanakan survey lapangan untuk mengidentifikasi hal-hal
⚫
relevan yang diperlukan dalam desain.
Survei topogafi (Survei Pendahuluan, Topografi/Data Ukur)
⚫
Pengujian Dynamic Cone Penetrometer (DCP)
⚫
Pengujian Sondir
⚫
Pengujian Bor Inti untuk mengetahui jenis tanah dan daya
⚫
dukung tanah termasuk tes SPT
Survey volume lalu lintas untuk menentukan kondisi lalu lintas,
⚫
kecepatan rata-rata kendaraan serta sebagai masukan tentang
jumlah tiap jenis kendaraan yang melewati ruas jalan tertentu
pada satuan waktu tertentu, sehingga rata-rata lalu lintas sehari
dapat Dihitung.
Merencanakan desain struktur perkerasan dan permukaan jalan,
⚫
bila perlu termasuk perbaikan tanah dasar dan perencanaan
penutupan permukaan jalan tanah/ kerikil/ perkerasan lentur/
perkerasan kaku.
Melakukan analisis dan desain drainase permukaan, termasuk
⚫
wilayah curam dengan mempertimbangjan sifat-sifat material
permukaan untuk memilih jenis drainase, drainase bawah
permukaan, gorong-gorong dan lain-lain.
Penyediaan fasilitas pejalan kaki dengan mempertimbangkan
⚫
fasilitas khusus untuk memenuhi kebutuhan pengguna jalan
yang rentan (anak-anak, perempuan, orang tua, dan orang
berkebutuhan khusus).
Identifikasi dan Merencanakan Desain jenis dan struktur
⚫
bangunan jembatan
Perencanaan Teknis dan Penggambaran
⚫
Survey Harga
⚫
Perhitungan Engineer Estimate (EE)
⚫
Penyusunan Laporan pekerjaan
⚫
3. Aspek Teknis
a. Lalu Lintas
Analisa perkiraan pertumbuhan pergerakan dan lalu lintas
bertujuan untuk menentukan rute optimum yang dapat
dijadikan sebagai dasar bahan pertimbangan penentuan rute
terpilih. Analisa pertumbuhan lalu lintas berdasarkan trend
pertumbuhan ekonomi dan sosial, pertumbuhan penduduk,
pertumbuhan kepemilikan kendaraan, rencana tata ruang, dan
perkembangan wilayah dari wilayah studi yang ditinjau. Survei
pengumpulan data lalu lintas dilaksanakan untuk mengetahui
pola pergerakan, jenis moda kendaraan, dan jumlah lalu lintas
pada wilayah tinjauan. Pola pergerakan lalu lintas tersebut agar
dimodelkan melalui pemodelan transportasi 4 tahap sehingga
dapat diperoleh gambaran pola lalu lintas pada kondisi sebelum
dan setelah infrastruktur terwujud. Model lalu lintas juga dapat
dijadikan salah satu dasar perhitungan kelayakan ekonomi dari
infrastruktur yang akan dibangun terutama apabila terdapat
wacana pengembangan infrastruktur tersebut melalui tol.
b. Topografi dan Pengukuran
Survei topografi dan pengukuran diperlukan untuk memberikan
gambaran topografi pada wilayah studi dan sebagai data dasar
dalam proses pra rencana teknik. Survei topografi dan
pengukuran dilakukan menggunakan alat survey pengukuran
seperti total station atau GPS Geodetik RTK dan pemetaan
menggunakan drone (foto udara). Hasil survei topografi
dijadikan acuan dalam penentuan trase optimum dan dapat
dijadikan input dalam perencanaan rute optimum melalui
perangkat lunak (software) pemilihan rute.
c. Geometri
Geometri jalan dan jembatan didesain sesuai dengan standar
minimal jalan nasional mengikuti spesifikasi, standar dan
pedoman yang diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat. Perancangan geometri pada
persimpangan, baik sebidang, flyover , ataupun underpass agar
dapat mempertimbangkan perencanaan tapak hasil rekomendasi
urban design dan/ atau masterplan yang ada.
d. Geologi dan Geoteknik
Kondisi batuan dan tanah dasar perlu diselidiki sebelum desain
pembangunan jalan dan jembatan dapat dilaksanakan.
Penyelidikan batuan dan tanah dasar dilakukan secara
komprehensif meliputi pengambilan sampel lapangan,
pengujian laboratorium, serta analisa karakteristik jenis material
dan daya dukung tanah, termasuk adanya potensi tambang.
e. Perkerasan Jalan
Jenis perkerasan jalan yang akan digunakan perlu
mempertimbangkan kemudahan memperoleh material, rencana
beban lalu lintas, serta kemudahan pelaksanaan di lapangan.
Perkerasan jalan harus mampu memberikan kualitas dan
pelayanan sesuai dengan umur rencana jalan.
Pembangunan bertahap dari konstruksi perkerasan dapat
merupakan alternatif ekonomis, namun akan menyebabkan
elevasi permukaan jalan meninggi, sehingga hal tersebut perlu
diantisipasi mengingat terdapat keterkaitan dengan prasarana
sekelilingnya dan akan berubahnya ruang bebas di atas
permukaan jalan
f. Hidrologi dan Drainase
Survei hidrologi untuk menentukan curah hujan dan potensi
terjadinya limpasan air pada rencana lokasi pembangunan jalan
dan jembatan. Drainase yang didesain harus mampu
melimpahkan air dari badan jalan sehingga badan jalan tidak
tergenang. Selain itu, konstruksi jalan agar tidak mengganggu
Daerah Aliran Sungai (DAS).
g. Struktur Jembatan
Dari hasil pengumpulan data primer maupun sekunder,
konsultan melakukan perancangan struktur desain jembatan
yang memenuhi prinsip pokok perencanaan jembatan yaitu:
1) Kekuatan dan stabilitas struktur
2) Keawetan dan kelayakan jangka panjang
3) Kemudahan pemeriksaan
4) Kemudahan pemeliharaan
5) Kenyamanan bagi pengguna jembatan
6) Ekonomis
7) Kemudahan pelaksanaan
8) Estetika dan iconic
9) Dampak lingkungan pada tingkat yang wajar dan
cenderung minimal
h. Studi Terdahulu
Rekomendasi desain jalan dan jembatan yang telah disusun
dalam dokumen studi sebelumnya agar dipelajari kaidah
keteknikannya untuk memastikan seluruh komponen dalam
desain tersebut sudah sesuai dengan standar keteknikan
sehingga diharapkan hal tersebut dapat dijadikan masukan
untuk memperbaiki rencana desain awal untuk jalan dan
jembatan.
4. Hasil/produk yang dihasilkan dari Pekerjaan Penyusunan DED
Pembangunan Jalan Pecatu - Labuan Sait :
Laporan Pendahuluan
⚫
Laporan Antara
⚫
Laporan Akhir
⚫
Laporan Survei Topografi (Survei Pendahuluan, Topografi/Data
⚫
Ukur)
Laporan Survei dan Perhitungan LHR 24 jam weekday dan
⚫
weekend
Laporan Tes DCP dan Perhitungan
⚫
Hitungan Hidrologi
⚫
Laporan Perencanaan Teknis (perencanaan Geometrik Jalan,
⚫
Perkerasan Jalan, Drainase dan bangunan pelengkap), untuk
perkerasan jalan menggunakan hitungan MDP 2024
Gambar DED
⚫
Survey Harga
⚫
Perhitungan Engineer Estimate (EE)
⚫
Laporan K3
⚫
Mangupura, 08 September 2025
Pejabat Pembuat Komitmen
I Gusti Ngurah Made Suardika, S.T., M.T
Pembina
NIP. 19680315 199703 1 008