| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0014827380424000 | Rp 253,461,840 | 87.25 | - | |
| 0764494357438000 | Rp 292,041,000 | 87.25 | - | |
| 0754367555426000 | Rp 294,233,250 | 89.75 | - | |
| 0011188190429000 | - | - | - | |
CV Shufrun Indonesia | 06*7**1****42**0 | - | - | SBU tidak sesuai dan tidak memiliki pengalaman pekerjaan sejenis sesuai SBU |
PT Tjipta Artha Wiratama | 06*6**8****29**0 | - | - | - |
CV Rayn | 04*0**5****55**0 | - | - | Tidak memiliki pengalaman sejenis sesuai dengan sub bidang klasifikasi/layanan SBU yang dibutuhkan (RK003/RE104) |
| 0916032477455000 | Rp 294,705,000 | 89.58 | - | |
| 0030475891211000 | - | - | Tidak hadir memenuhi undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0750676256445000 | - | - | Tidak hadir memenuhi undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0423929074652000 | - | - | - | |
| 0032688483444000 | - | - | - | |
| 0015555477429000 | - | - | - | |
| 0023905375429000 | - | - | - | |
| 0023331226441000 | - | - | - | |
| 0021083787429000 | - | - | - | |
| 0824174395421000 | - | - | - | |
| 0015484520429000 | - | - | - |
LINGKUP PEKERJAAN
a. Lingkup Kegiatan
Kegiatan Pengembangan dan Perbaikan Jalan Usaha Tani mencakup perencanaan teknis
pembangunan jalan usaha tani yang meliputi:
- Survei dan Investigasi
- Survei topografi
- Pembuatan desain
- Penyusunan Rencana Anggaran Biaya
b. Lingkup Pekerjaan
Lingkup pekerjaan kegiatan SID Jalan Usaha Tani adalah meliputi sebagai berikut:
- Survei
1) Melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan data terkait kondisi jalan usaha
tani, topografi wilayah, jenis tanah, drainase dan kebutuhan aksesibilitas.
2) Mengumpulkan data penunjang yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan, serta
keterkaitan antara suatu keluaran dengan keluaran lain.
3) Survei Sosial, Ekonomi, dan Kelembagaan Petani
Pengumpulan data ini dilakukan untuk mengidentifikasi sejauh mana kondisi jalan
usaha tani yang eksisting saat ini berpengaruh terhadap sosial dan ekonomi petani.
Selain itu, dilakukan pula wawancara dengan kelembagaan petani untuk menampung
aspirasi dalam pengembangan jalan usaha tani.
- Investigasi
1) Menganalisis data yang telah dikumpulkan untuk mengidentifikasi masalah, potensi,
dan kebutuhan yang perlu diakomodasi dalam desain jalan.
2) Melakukan investigasi terhadap calon petani dan lokasi yang sesuai dengan kriteria
jalan usaha tani.
3) Menentukan rute terbaik untuk jalan usaha tani dengan mempertimbangkan berbagai
faktor, seperti kemudahan akses, biaya kontruksi, dan dampak lingkungan.
- Desain
1) Membuat desain teknis sederhana untuk jalan usaha tani, termasuk dimensi,
kontruksi badan jalan, sisitem drainase, dan kontruksi pelengkap (gorong-gorong
atau jembatan).
2) Merencanakan pengerasan badan jalan menggunakan material seperti batu pecah,
kerikil, atau sirtu.
3) Merencanakan pembuatan atau perbaikan saluran drainase untuk mencegah
genangan air di badan jalan.
4) Memastikan desain jalan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sekitar,
serta terintegrasi dengan lahan pertanian yang ada.
Beberapa tahapan dalam pelaksanaan pekerjaan SID Jalan Usaha Tani yaitu sebagai berikut:
1) Tahap persiapan
- Penyiapan peta-peta dasar, bahan survey/investigasi lokasi pengembangan dan
perbaikan jalan usaha tani termasuk sarana pendukung.
- Mengumpulkan data yang diperlukan, seperti data potensi wilayah, data sosial
ekonomi, dan data teknis terkait lokasi jalan
- Pengumpulan data
a) Melakukan survei lapangan untuk mengumpulkan data topografi, hidrologi,
kondisi tanah, dan data lingkungan sekitar lokasi jalan.
b) Mengumpulkan data mengenai kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar
lokasi, termasuk kelompok tani yang akan terdampak dan mendapatkan manfaat
dari jalan tersebut.
c) Mengumpulkan data mengenai spesifikasi teknis jalan yang akan dibangun,
termasuk jenis kontruksi, bahan material yang dibutuhkan, dan perkiraan
volume pekerjaan.
- Persiapan peralatan/ bahan dan kesiapan personil untuk survey/investigasi ke
lapangan.
2) Tahap Pelaksanaan
Tahap pelaksanaan, meliputi kegiatan sebagai berikut:
- Survey Pendahuluan
Untuk mendapatkan gambaran utuh daerah perencanaan dan mengidentifikasi
karakteristik lapangan penting dilakukan survey pendahuluan yang bertujuan:
a) Peninjauan lapangan bertujuan untuk mendapatkan gambaran umum lingkup
pekerjaan dan mengetahui serta memahami lokasi pekerjaan.
b) Mengumpulkan data tentang jumlah petani yang akan menggunakan jalan usaha
tani, jenis komoditas pertanian yang diangkut, dan volume hasil panen.
c) Mengumpulkan data tentang jenis tanah, drainase, dan potensi masalah yang
mungkin muncul terkait kondisi lahan.
Hasil survey pendahuluan ini kemudian akan dituangkan dalam laporan
pendahuluan.
- Survey lapangan
Konsultan akan melaklukan survey lapangan untuk mendapatkan data primer yang
digunakan sebagai data dalam melakukan penyusunan rencana teknik detail dengan
kegiatan meliputi antara lain:
a) Identifikasi lokasi jalan usaha tani
• Penentuan koordinat beberapa titik kontrol (BM) Menentukan titik awal dan
akhir jalan usaha tani yang akan dibangun, menghubungkan area pertanian
dengan titik kumpul hasil panen atau akses jalan yang lebih besar.
• Melakukan pemetaan area yang akan dilalui Jalan Usaha Tani, termasuk lebar
area yang dibutuhkan dan kondisi tanah.
• Mencatat kendala-kendala yang mungkin muncul selama pembangunan,
seperti kondisi topografi, jenis tanah, dan keberadaan bangunan atau fasilitas
lain.
b) Pengukuran detail
• Melakukan pengukuran elevasi tanah untuk menentukan kemiringan jalan dan
kebutuhan pekerjaan cut and fill.
• Mengukur panjang dan lebar area yang akan dibangun jalan usaha tani,
termasuk memperhitungkan kebutuhan lebar bahu jalan dan talud.
• Menentukan titik-titik referensi untuk memudahkan pelaksanaan
pembangunan dan memastikan kesesuaian dengan rencana.
- Pembuatan gambar rancangan (desain)
Gambar desain memuat seluruh hasil dari perencanaan, lengkap dengan layout peta
kabupaten, layout lokasi perencanaan, gambar tata letak jalan usaha tani dengan
ukuran kertas A3.
- Membuat Rencana Anggaran Biaya
Perkiraan biaya kontruksi harus dihitung secara wajar untuk menyusun biaya proyek
yang realistik dan alokasi anggaran yang efektif. Perkiraan biaya kontruksi rinci
harus disiapkan untuk setiap tahapan kontruksi yang direncanakan, sesuai item
pekerjaan dan harga satuan. Kuantitas harus disertai dengan data pendukung
perhitungannya, sedangkan harga satuan harus merujuk pada analisa harga satuan
terbaru dan masih berlaku.
- Membuat Laporan
• Laporan Pendahuluan
• Laporan Antara
• Laporan Akhir
• Dokumen Perencanaan (Album Gambar, RAB dan BOQ, dan RKS)
Penjelasan tentang laporan diuaraikan lebih rinci pada point keluaran/hasil.
- Dokumentasi
Dokumentasi lapangan berupa gambar patok/cp dan foto kondisi eksisting serta
pelaksanaan SID di lapangan.