| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0318164779429000 | Rp 254,856,000 | 85.2 | 91.22 | - | |
| 0011188190429000 | Rp 262,761,975 | 81.8 | 87.78 | - | |
| 0754367555426000 | Rp 291,153,000 | 95.7 | 97.51 | - | |
| 0916032477455000 | Rp 295,637,400 | 92.6 | 94.65 | - | |
| 0764494357438000 | Rp 298,245,900 | 76.4 | 80.96 | - | |
| 0017725292429000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0318242575429000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
Gagas Rancang Aksata | 05*5**1****18**0 | - | - | - | Nilai kualifikasi dibawah ambang batas = 65 |
| 0010611929003000 | - | - | - | Nilai Kualifikasi dibawah ambang batas = 65 | |
PT Kaula Utama Konsultan | 05*0**6****22**0 | - | - | - | Nilai kualifikasi dibawah ambang batas = 65 |
| 0026550533412000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0854846888426000 | - | - | - | - | |
| 0032360463009000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0012243085517000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0015555477429000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0750640534542000 | - | - | - | Tidak hadir dalam pembuktian kualifikasi | |
| 0012243556508000 | - | - | - | Tidak diundang Pembuktian Kualifikasi karena sudah mendapat 7 (tujuh) peserta dengan nilai kualifikasi tertinggi | |
| 0806778999426000 | - | - | - | - | |
| 0760587576424000 | - | - | - | - | |
| 0020913257404000 | - | - | - | - | |
CV Mahakarya Utama | 07*8**8****09**1 | - | - | - | - |
PEMERINTAH KABUPATEN CIREBON
DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN
Jalan Sunan Kalijaga No.10 Telp. (0231) 321495
SUMBER
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
SATKER/SKPD : DINAS PERDAGANGAN DAN PERINDUSTRIAN
PENGGUNA ANGGARAN : DADANG RAIMAN, S.Pd.
NAMA PPK : RODIYA, ST., MM
NAMA PPTK : ARDILES ALFA JATIWANTORO, ST., MT
PEKERJAAN : JASA KONSULTANSI GRAND DESIGN (DED)
PEMBANGUNAN PUSAT KULINER DAN
PRASARANA EXPO CENTRE
LOKASI : KELURAHAN WATUBELAH
KECAMATAN SUMBER KABUPATEN CIREBON
TAHUN ANGGARAN
2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Untuk
Pekerjaan :
JASA KONSULTANSI
GRAND DESIGN (DED) PEMBANGUNAN PUSAT KULINER
DAN PRASARANA EXPO CENTRE
KELURAHAN WATUBELAH KECAMATAN SUMBER KABUPATEN CIREBON
Ruang Lingkup
1. Lingkup : Secara garis besar lingkup tugas atau pendekatan/metodologi yang
Pekerjaan harus dilaksanakan oleh konsultan adalah berpedoman pada
ketentuan yang berlaku dengan mengadakan kegiatan-kegiatan yang
meliputi :
a. Tahap Conceptual Desain (bobot 20%), mencakup:
1) Mengumpulkan informasi tentang persyaratan pokok dan
segala aspek (termasuk aspek lingkungan) yang berhubungan
dengan proyek;
2) Survey peta kontur, data tanah, data jaringan utilitas
3) Mempelajari (review) dokumen-dokumen hasil survey
lapangan seperti peta kontur, data tanah, data jaringan
utilitas, gambar-gambar rencana dan rencana makro
sekelilingnya;
4) Membuat analisis atau rekomendasi terhadap kondisi
eksisting;
5) Menganalisa Kondisi site existing dan mengajukan rencana
Arsitektural yang berdampak dan mempengaruhi desain dan
pengatur fitur-fitur landscape;
6) Membuat Kriteria Perencanaan (Desain);
7) Menentukan ide desain landscape yang menunjukan karakter
desainya;
8) Memberikan usulan pemilihan tanaman (pohon,pohon aksen,
semak, dan penutup tanah) sesuai karakter, fungsi dan tujuan
penggunaannya;
9) Memberikan usulan desain hardscape dan jenis finishing
material hardscape;
10) Untuk mengkoordinasi apa yang diperlukan (Struktur,
Mekanikal, Elektrikal, dsb) pada perencanaan site dari
exterior space, layout, grading, drainase dan hardscape;
11) Aplikasi fitur landscape yang diusulkan akan ditentukan dari
kesempatan dan hambatan yang dihasilkan dari analisis site
eksisting;
12) Mengusulkan variasi feature yang disajikan dalam concept
plan;
13) Mempersiapkan pemrograman tapak berdasarkan kondisi
site eksisting dan preliminary landscape design;
14) Berkonsultasi dengan pemberi tugas untuk membuat
landscape program, parameter dan pertimbangan-
pertimbangan dasar sehubung dengan gambar umum yang
diinginkan untuk proyek dan karakter landscape..
15) Membuat skema desain, gambaran arah disain yang
disampaikan dalam bentuk layout concept, dengan image-
image dan view beberapa sudut yang dapat mewakili desain
disertai usulan tipe komposisi dan material finishing;
16) Menerbitkan electronic copy Draf Concept Plan untuk
preliminary review oleh pemberi Tugas;
17) Menerima komentar dan review serta mengolah 1 pilihan
alternatif saja dari Concept dan mengajukan presentasi dari
alternatif Concept Plan yang dipilih kepada Pemberi Tugas.
Persentasi akan mencakup hal-hal di bawah ini :
a. Zoning Plan
b. Image References/Ilustration Concept
18) Konsep hardscape dan softscape diterjemahkan ke dalam
gambar perspektif atau ilustrasi;
19) Menyiapkan gambar dasar untuk koordinasi dengan pemberi
tugas;
20) Menyiapkan gambar konseptual dan ilustrasi untuk
menunjukan konsep desain landscape untuk pertimbangan
Pemberi Tugas/Tim Proyek;
21) Menghadiri rapat koordinasi menurut jadwal yang
ditetapkan oleh pemberi tugas;
22) Berdasarkan design yang disetujui, mengembangkan bentuk
final dan karakter proyek. Perencanaan ini mencakup detail
design elemen landscape sesuai persetujuan pemberi tugas;
23) Membuat revis final arahan yang ditentukan;
24) Menerima tanda tangan approval Landscape Concept Design
dari Pemberi Tugas terdiri dari :
- Site plan
- Konsep hardscape
- Konsep softscape
- Prespektif pendukung (minimal 4 view)
b. Tahap Schematic Design (bobot 20%), mencakup:
1) Berdasarkan dokumen concept design menerjemahkan
konsep yang disetujui oleh Pemberi Tugas ke detail gambar-
gambar kerja sesuai dengan persetujuan Pemberi Tugas dan
pihak yang berkepentingan. Gambar-gambar tersebut antara
lain :
a. Siteplan : denah keseluruhan meliputi pola landscape
(hardscape dan softscape) dengan skala.
b. Denah partial untuk detail landscape plan (softcape dan
hardscape) dengan skala.
c. Potongan tampak untuk landscape (hardscape dan
softcape) yang bersifat prinsip, image/potongan pada
sudut-sudut yang penting dengan skala.
d. Lay out perletakan unsur hardscape (pool, plaza,
furniture tanaman dsb).
e. Layout softcape termasuk usulan sejenis pohon dan tipe
komposisi.
2) Menetapkan konsep grading;
3) Mendesain dan mengembangkan bentuk dan karakter taman-
taman;
4) Mengembangkan area-area aktif dan pasif;
5) Menggambarkan jalan setapak bangunan dan karakter
bangunan keseluruhan;
6) Menyiapkan desain kriteria dan menyusun dokumen rencana
kerja dan syarat-syarat pekerjaan (spesifikasi teknis) serta
engineering calculation;
7) Mengkoordinasikan rancangan (detail desain) dengan
pemberian tugas dan pihak perencana dari disiplin lain utama
aspek-aspek pekerjaan landscape yang berhubungan atau
berakibat pada pekerjaan konsultan lain;
8) Menghadiri rapat koordinasi menurut jadwal yang
ditetapkan oleh pemberi tugas;
9) Menyiapkan dan mereview rancangan (detail desain) sampai
disetujui pemberi tugas;
c. Tahap Design Development (bobot 30%), mencakup:
1) Memperoleh criteria lebih lanjut dari pemberi tugas jika
diperlukan;
2) Menyiapkan detail preliminary hardscape, potongan, elevasi
untuk menyiapkan paket tender utama;
3) Menyiapkan estimasi harga softcape untuk QS pemberi tugas
gunakan dalam perhitungan rencana costnya;
4) Tahap Design Development terdiri dari dan tidak terbatas
pada :
a. Menyiapkan rencana Preliminary Tahap Kontruksi yang
menunjukan layout dan elemen hardscape lain dalam
format Autocad
b. Menyiapkan material awal dan rencana akhir termasuk
tujuan area peruntukan dari semua detail akhir
hardscape dan waterscape dalam format Autocad
c. Menyiapkan Rencana Preliminary Landscape Grading
pada skala yang sesuai menunjukan elevansi kritis,
kontur dan leveling untuk dinding paving, jalan dan area
softscape dalam format Autocad
d. Menyiapkan elevansi awal atau potongan dari area kritis
dari desain dalam format Autocad
e. Menyiapkan detail landscape dari elemen-elemen
hardscape
f. Merinci desain tanaman termasuk rencana level tanaman
secara umum
g. Berkoordinasi dengan pemberi tugas untuk persyaratan
pemerintah, area-area yang bersinggungan dengan
tangungjawab desain, update informasi desain sebagai
rencana perkembangan dan ketinggian/elevansi
arsitektural. Hubungan yang tepat pada karakter dan
gambar pada fitur arsitektural landscape dimana elemen-
elemen tersebut terhubung pada landscape
h. Berkoordinasi dengan Engineer Struktur pada
input/masukan struktur yang diinginkan untuk
pembebanan tanah softcape dan elemen-elemen tersebut
hardscape (contohnya dekorasi kolam, air mancur,
teralis, jalan setapak, tangga, ram, dll)
d. Tahap Tender Documentation (bobot 30%), mencakup:
1) Menyusun gambar-gambar pelaksanaan sebagai gambar kerja
yang mudah dimengerti dan diikuti di proyek oleh semua
unsur yang terlibat di proyek (working drawing). Gambar-
gambar tersebut antara lain :
a. Final siteplan : siteplan final yang disusun berdasarkan
pengembangan desain yang telah didiskusikan dan
disetujui
b. Final denah partial plan hardscape dan softscape final
yang disusun berdasarkan pengembangan desain yang
telah didiskusikan dan disetujui
c. Final potongan/tampak gambar potongan atau tampak
yang telah final disiapkan sebagai gambar kerja
d. Setting out plan, granding plan, planting plan,hard
finishing plan termasuk perletakan unsur hardscape
(pond, plaza, furniture tanaman dsb)
e. Detail-detail
f. Image plan
g. Rencana titik lampu (sistem & instalasinya)
h. Rencana titik penyiraman (contohnya: Sprinkler sistem
atau elemen lain dan instalasinya)
2) Menyediakan lokasi rencana lampu dan tipe fixture untuk
efek landscape dan sirkuitnya.;
3) Meyiapkan detail akhir dan rencana material atau finishing
dan detail untuk memastikan informasi sesuai yang
diinginkan untuk kontruksi yang sesuai, instalasi dan
komponen finishing landscape proyek;
4) Menyiapkan rencana tanaman termasuk pohon-pohon, semak
dan lokasi bawah tanah dan grading softscape. Satu list
tanaman termasuk nama tanaman botanical dan umum dan
ukuran akan disiapkan;
5) Menyiapkan dan menyusun dokumen rencana kerja dan
syarat-syarat pekerjaan (spesifikasi teknis) termasuk
spesifikasi bahan serta metode pelaksanaan dan perawatan;
6) Menyiapkan Bill of Quantity;
7) Membantu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam
menyusun Harga Perhitungan Sendiri (HPS), serta
mencantumkan referensi harga (asal muasal harga) terkait
tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang digunakan;
8) Menyusun penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri
(TKDN) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 29
tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri dan Peraturan
Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan
Barang/Jasa Pemerintah Perubahan atas Peraturan Presiden
Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa
Pemerintah, terutama produk dalam negeri dengan
penjumlahan nilai TKDN dan BMP paling sedikit 40%;
9) Mendapatkan persetujuan pemberi tugas dan dokumen
tender;
10) Menyiapkan gambar-gambar, persyaratan umum, spesifikasi
teknis, dan syarat teknis pelaksanaan pekerjaan beserta
lampiran-lampiran yang diperlukan untuk dokumen kontrak;
2. Keluaran : Keluaran yang dihasilkan oleh konsultan perencana berdasarkan
Kerangka Acuan Kerja ini adalah meliputi :
1. Dokumen Pra-Rancangan antara lain :
a. Laporan hasil survey visual, survey topography, serta hasil
survey penyelidikan tanah pada Kawasan.
b. Laporan konsep berupa uraian konsep, layout konsep
Kawasan, dan 3D konsep Kawasan, zoning plan.
c. Gambaran rencana landscape yang telah disetujui oleh pemberi
tugas, terdiri dari :
(i) Skema disain
(ii) Layout concept
(iii) Landscape design
(iv) Gambaran perspektif/ilustrasi (minimal 2 view)
2. Dokumen Dok. Tender meliputi:
a. Laporan perencanaan arsitektur lansekap lengkap dengan
perhitungan-perhitungan yang bisa dipertanggungjawabkan.
b. Gambar-gambar rancangan teknis yang terdiri dari: rencana
lansekap (siteplan), rencana tata hijau (planting plan), detail
rancangan lansekap lainnya
c. Gambar DED terutama untuk menjelaskan softscape dan
hardscape, elemen arsitektural, infrastuktur dan utilitas (skala
1:200, 1:100, 1:50)
d. Visualisasi 3D bangunan minimal dari 2 (dua) sudut pandang
e. Dokumen lelang:
a. Rencana anggaran biaya (RAB/EE)
b. Rincian volume pekerjaan (BQ)
c. Rencana kerja dan syarat-syarat
3. Peralatan, : Data-data perencanaan bangunan yang ada, Pejabat Pembuat
Material, Komitmen hanya menyediakan fasilitas berupa informasi dan data
Personel dan untuk kelancaran kegiatan Perencanaan.
Fasilitas dari
Pejabat
Pembuat
Komitmen
4. Peralatan dan : Peralatan minimal yang harus dimiliki penyedia:
Material dari 1. Kendaraan operasional
Penyedia Jasa 2. Perangkat komputer
Konsultansi 3. Kamera
4. Meteran
5. Lingkup : a. Penyedia jasa konsultansi bertanggungjawab secara profesional
Kewenangan atas jasa perencanaan yang dilakukan sesuai ketentuan dan kode
Penyedia Jasa tata laku profesional yang berlaku.
b. Secara umum tanggungjawab Penyedia Jasa Konsultansi adalah
minimal sebagai berikut:
1. Dalam melaksanakan tugasnya Konsultan harus mengikuti
Kerangka Acuan Kerja yang telah ditentukan dan petunjuk-
petunjuk lainnya yang diberikan oleh Pejabat Pembuat
Komitmen.
2. Konsultan diwajibkan melakukan survei lokasi kegiatan dan
hasil survei tersebut harus dikonsultasikan serta mendapat
persetujuan Pejabat Pembuat Komitmen.
6. Jangka Waktu : Jangka waktu pelaksanaan Jasa Konsultansi Perencanaan ini selama
Penyelesaian
90 (Sembilan Puluh) hari kalender, terhitung sejak diterbitkannya
Pekerjaan
SPMK.
7. Kualifikasi : Kualifikasi Badan Usaha Kecil
Badan Usaha
Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan KBLI Aktivitas
Arsitektur (71101) dan Aktivitas Keinsinyuran dan Konsultasi
Teknis YBDI (71102) serta memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU)
: Klasifikasi Jasa Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung
Hunian dan Non Hunian (RK 001)
Memiliki Akte Pendirian dan Akte Perubahan (apabila ada
perubahan)
Memiliki pengalaman paling kurang 1 (satu) pekerjaan
pengawasan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir, baik
di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk
pengalaman subkontrak.
Melampirkan surat pernyataan perusahaan tidak
disewa/dipinjamkan
Nilai dan pengalaman pekerjaan perusahaan minimal sesuai
dengan paket tersebut.
Melampirkan Laporan Pajak Tahunan, Tahun 2023
8. Kebutuhan : Jumlah
Posisi Kualifikasi
Personel Orang Bulan
Minimal A. Tenaga Ahli
Team Leader Pendidikan S.1 Teknik 1 (satu)
(Arsitek) Arsitek bersertifikat Ahli orang
Madya Arsitek / STRA
dan berpengalaman kerja
minimal 7 Tahun dalam
bidangnya
Tenaga Ahli Pendidikan S.1 Teknik 1 (satu)
Arsitektur Arsitektur memiliki orang
Pengalaman kerja
minimal 3 Tahun dalam
bidangnya
Tenaga Ahli Pendidikan S.1 Teknik 1 (satu)
Lansekap Arsitektur/Sipil memiliki orang
Pengalaman kerja
minimal 3 Tahun dalam
bidangnya
Tenaga Ahli Pendidikan S.1 Teknik 1 (satu)
Struktur Sipil memiliki orang
Pengalaman kerja
minimal 3 Tahun dalam
bidangnya
Tenaga Ahli Pendidikan S1 Teknik 1 (satu)
Mekanikal Elektrikal Mesin/Teknik orang
Plumbing (MEP) Elektro/Teknik Sipil
berpengalaman kerja
minimal 3 Tahun dalam
bidangnya
B. Sub Tenaga Ahli
Drafter Pendidikan S.1 Teknik 1 (satu)
Arsitektur/Sipil yang orang
memiliki pengalaman
kerja minimal 2 Tahun
dalam bidangnya.
Administrator Minimal lulusan SMA 1 (satu)
Atau SMK yang memiliki orang
pengalaman kerja
minimal 2 Tahun dalam
bidangnya.
Uraian Tugas Personil
1) Team Leader
Tugas dan tanggung jawab Team leader adalah sebagai
berikut :
1. Memimpin seluruh kegiatan dan anggota tim dan
menyusun rencana kerja dan pembagian tugas kerja.
2. Mengkoordinasikan seluruh kegiatan dan anggota tim.
3. Memonitor seluruh kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang
dilakukan oleh tenaga ahli dan tenaga pendukungnya serta
melaporkan progres pekerjaan kepada pemberi kerja
secara berkala.
4. Merumuskan kerangka berpikir dan metodologi analisis
secara menyeluruh.
5. Memimpin pembahasan yang dilakukan bersama tim
teknis dan pihak terkait, termasuk dalam mengantisipasi
permasalahan / kendala penyelesaian pekerjaan.
6. Memfasilitasi dan berpatisipasi aktif dalam setiap diskusi,
rapat, maupun pertemuan dalam rangka pelaksanaan.
7. Merumuskan konsep dan strategi penyelesaian pekerjaan
dan penyelesaian pelaporan.
8. Bertanggung jawab atas kualitas produk perencanaan dan
penyelesaian seluruh pekerjaan dengan tepat waktu dan
sesuai yang diminta dalam KAK.
2) Ahli Arsitektur
Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Arsitek adalah
sebagai berikut :
1. Membuat kerangka umum/konsep rencana arsitektur, dan
pengembangan disainnya.
2. Melakukan analisa yang berkenaan dengan perencanaan
teknis (DED) arsitektur gedung / bangunan.
3. Melakukan koordinasi dengan tenaga ahli yang lain dan
tenaga pendukung yang ada.
4. Melakukan tahapan konsultasi dengan owner dan atau
instansi terkait dengan proyek.
5. Membuat / menyusun perencanaan dan prarancangan
(Schematic Design), dari awal sampai tahap penjabaran
TOR/Term of Reference atau KAK/Kerangka Acuan Kerja
pra desain sampai dengan detail pengembangan
perancangan.
6. Mampu dalam memecahkan permasalahan yang muncul
dalam tahap pelaksanaan akibat kesalahan perencanaan.
7. Pengembangan rancangan dan gambar kerja
8. Penyiapan dokumen pelaksanaan dan proses pengadaan
pelaksana konstruksi, serta pengawasan berkala
3) Ahli Lansekap
Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Lansekap adalah
sebagai berikut :
1. Melaksanakan SMK3-L
2. Mengumpulkan data
3. Membuat Rancangan Tanaman dan Bangunan Taman
Sederhana
4. Melakukan Pekerjaan Persiapan dan Pendahuluan
5. Membuat Bangunan Taman (Hardscape) Sederhana
6. Melakukan Pekerjaan Tanaman (Softscape)
7. Melakukan Pemeliharaan sebelum penyerahan (PSP)
8. Membuat Laporan Pekerjaan.
4) Ahli Struktur
Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Arsitek adalah
sebagai berikut :
1. Melakukan koordinasi dengan konsultan supervisi dalam
monitoring pelaksanaan konstruksi.
2. Mengadakan kunjungan berkala ke lokasi proyek.
3. Bertanggung jawab dalam memeriksa kemajuan dan
standar dari konstruksi serta memberikan bantuan teknis
bagi Pengawasan Konstruksi.
4. Bertanggung jawab terhadap pekerjaan struktur dan
pekerjaan infrastruktur serta mengkaji ulang detail
perencanaan struktur dan pengawasan.
5. Melakukan monitoring uji coba kekuatan struktur.
6. Bertugas memonitoring dan evaluasi desain yang ada.
7. Memberi nasehat teknik sesuai dengan persyaratan
spesifikasi teknik dan melakukan pengawasan serta
koordinasi dengan konsultan supervise dalam
mengevaluasi dan menganalisa pekerjaan konstruksi
8. Bertanggung jawab terhadap monitoring konstruksi
9. Merekomendasikan pembuatan shop drawing.
10. Menyiapkan dan membuat laporan serta rekomendasinya.
5) Ahli Mekanikal Elektrikal Plumbing (MEP)
Tugas dan tanggung jawab Tenaga Ahli Ahli Ahli Mekanikal
Elektrikal Plumbing (MEP) adalah sebagai berikut :
1. Merancang sistem-sistem MEP (aspek konstruksi
mencakup sistem perpipaan (plumbing), sistem mekanikal
(HVAC - Heating, Ventilation, and Air Conditioning), dan
sistem elektrikal dan elektronik bangunan), termasuk
pemilihan peralatan, perhitungan energi, dan pemilihan
material yang sesuai.
2. Menyediakan pandangan teknis yang mendalam dan
solusi yang efisien untuk proyek konstruksi.
3. Berkolaborasi dengan tim konstruksi dan kontraktor untuk
memastikan implementasi yang tepat.
4. Bertanggung jawab untuk pengujian dan penyetelan
sistem untuk memastikan kinerja yang optimal.
6) Drafter
Membuat design plans/rencana desain menggunakan
software CAD (Computer Aided Design)
Bekerja dari gambar mentahan/sketsa kasar berdasarkan
spesifikasi dan persyaratan yang dibuat oleh para arsitek atau
engineer.
Mendesain sebuah produk dengan teknik engineering dan
manufacturing
Menambahkan detail pada gambar desain untuk
mempermudah membaca gambar.
Menentukan dan menghitung letak, dimensi, berat, bahan dan
prosedur untuk barang yang akan dikerjakan.
Identifikasi potensi permasalahan dan mereview bersama tim
engineering.
Pastikan desain akhir mematuhi peraturan standar kualitas
Merevisi gambar kerja berdasarkan kebutuhan klien.
Bekerja dibawah pengawasan arsitek atau engineer
7) Administrator
Membantu Team Leader dalam semua tugas administratif.
Menjadwalkan pertemuan rutin dan mendokumentasikan
hasil pertemuan.
Memecah proyek menjadi tugas-tugas kecil yang dapat
dikerjakan dengan mudah dan menetapkan timeframe dan
goals.
Membuat dan memperbarui workflow.
Mendelegasikan tugas kepada Koordinator Proyek dan
anggota tim lainnya.
Melakukan analisis risiko.
Memantau kemajuan proyek dan mengatasi masalah
potensial.
Mempersiapkan dan memberikan dokumentasi kemajuan
kepada tim inter dan stakeholder.
Melacak pengeluaran dan memprediksi biaya di masa
mendatang.
Mengoordinasikan kontrol kualitas untuk memastikan hasil
kerja memenuhi standar.
Mengukur dan melaporkan kinerja proyek.
Bertindak sebagai titik kontak untuk semua peserta
9. Jadwal : Bulan
Tahapan
Tahapan
1 2 3
Pelaksanaan
Tahap Persiapan
Pekerjaan
Tahap Perencanaan
Tahap Pelaksanaan
Laporan Akhir