| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0612191833025000 | Rp 1,468,658,000 | - | |
| 0015484066424000 | Rp 1,515,653,259 | Berdasarkan hasil verifikasi, ditemukan bahwa Peserta PT. Kharisna Abadi Utama menyampaikan dokumen tidak benar. | |
| 0907161897015000 | - | - | |
| 0314938457423000 | - | - | |
| 0414518548023000 | - | - | |
PT Angkasa Rabbani Panen | 09*8**6****15**0 | - | - |
| 0013927744061000 | - | - | |
PT Multi Karya Abhitama | 10*0**0****77**2 | - | - |
URAIAN SINGKAT
PERAWATAN SARANA MILIK NEGARA
KEMENTERIAN PERHUBUNGAN
DIREKTORAT JENDERAL PERKERETAAPIAN
BALAI PENGELOLA KERETA API SULAWESI SELATAN
TAHUN ANGGARAN 2025
A. GAMBARAN UMUM
Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan memiliki berbagai jenis sarana
perkeretaapian milik negara yang dipergunakan untuk menunjang tugas dan fungsi
diantaranya Kereta Inspeksi, Kereta Ukur dan Kereta Penolong. Untuk mempertahankan
kehandalan sarana perkeretaapian milik negara agar tetap laik operasi serta menjamin
keselamatan dalam pengoperasian, perlu dilakukan perawatan terhadap semua sarana
perkeretaapian milik negara sesuai dengan buku petunjuk perawatan (Manual Maintenance
Instruction) yang dikeluarkan oleh pabrikan. Selain dari manual perawatan yang dikeluarkan
dari pabrikan, pemerintah sendiri sudah mengatur jenis perawatan yang harus dilakukan
terhadap sarana kereta api baik berdasarkan time based maupun berdasarkan KMb base.
Tidak semua orang dapat melakukan perawatan terhadap sarana kereta api sehingga
dibutuhkan keahlian khusus untuk melakukan perawatan sarana. Pelaksanaan perawatan
terhadap sarana yang dilakukan oleh orang yang memiliki kompetensi khusus sehingga hasil
perawatan yang dilakukan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Selain dilakukan oleh tenaga
perawat yang handal, kegiatan perawatan terhadap sarana kereta api juga perlu ditunjang oleh
peralatan yang sesuai, sparepart yang sesuai dengan spesifikasi serta fasilitas penunjangnya,
sehingga keseluruhan kegiatan perawatan yang dilakukan menghasilkan perawatan yang
diharapkan.
Setelah kegiatan perawatan dilakukan, sarana perkeretaapian milik negara harus
ditempatkan di lokasi yang sesuai peruntukannya dan aman dari tindakan vandalisme maupun
pencurian. Kegiatan penempatan dan pengamanan ini juga merupakan bagian dari kegiatan
pengelolaan aset negara yang harus dilakukan.
1. Maksud dan Tujuan
a. Maksud Kegiatan
Menjaga dan mempertahankan sarana dalam kondisi laik operasi dan handal
dalam pengoperasian.
b. Tujuan Kegiatan
Perawatan, pengamanan dan pengawasan terhadap sarana perkeretaapian milik
negara.
2. Ruang Lingkup Pekerjaan
Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan memiliki 4 (Unit) unit sarana Kereta Api
Milik Negara, yaitu:
No Jenis Sarana No Identitas Unit Tahun Pengadaan Sumber Pengadaan Aset
SI 3 17 01 1 Satker Pengembangan, Peningkatan
Kereta Inspeksi 2016 - 2017 dan Perawatan Prasarana
1
SI 3 17 02 1 Perkeretaapian
TOTAL 2
Satker Pengembangan, Peningkatan
Kereta Penolong SN 0 15 01 1 2015 dan Perawatan Prasarana
2 Balai Pengelola Kereta Api
Perkeretaapian
Sulawesi Selatan
TOTAL 1
Satker Pengembangan, Peningkatan
Kereta Ukur SU 3 17 01 1 2016 - 2017 dan Perawatan Prasarana
3
Perkeretaapian
TOTAL 1
TOTAL SEMUA ASET 4
Sarana tersebut di atas digunakan untuk menunjang tugas dan fungsi Balai Pengelola
Kereta Api Sulawesi Selatan. Agar sarana perkeretaapian milik negara selalu dalam
keadaan laik operasi dan handal dalam pengoperasian diperlukan pendanaan yang
digunakan untuk perawatan sarana tersebut.
B. PENERIMA MANFAAT
Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah Direktorat Jenderal Perkeretaapian,
Kementerian Perhubungan.
C. STRATEGI PENCAPAIAN KELUARAN
1. Metode Pelaksanaan
Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini akan dilaksanakan melalui kegiatan
pelelangan oleh Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Peralatan Perawatan
Fasilitas Pendukung Sarana Kereta Api pada Depo Maros yang berlokasi di
Kabupaten Maros Sulawesi Selatan.
Tempat pelaksanaan kegiatan perawatan sarana perkeretaapian milik negara
adalah di lokasi tempat sarana perkeretaapian milik negara stabling di wilayah Balai
Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan.
D. BIAYA YANG DIBUTUHKAN
Pembiayaan dalam pelaksanaan pekerjaan dibebankan pada DIPA TA 2025 Pejabat
Pembuat Komitmen Pengadaan Peralatan Perawatan Fasilitas Pendukung Sarana Kereta
Api pada Depo Maros sebesar Rp. 1.738.583.000,- (Satu Milyar Tujuh Ratus Tiga Puluh
Delapan Juta Lima Ratus Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah) dengan Rincian Anggaran
Biaya terlampir.
Maros, 5 Mei 2025
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
PENGADAAN PERALATAN PERAWATAN
FASILITAS PENDUKUNG SARANA KERETA API
PADA DEPO MAROS
Dony Chrisna Sanjaya
NIP. 19880903 201012 1 003| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 17 March 2023 | Perawatan Kereta Inspeksi, Kereta Ukur Dan Kereta Kedinasan Dan Kereta Penolong Milik Negara | Kementerian Perhubungan | Rp 6,479,790,000 |
| 16 January 2025 | Perawatan Kereta Inspeksi, Kereta Ukur Dan Kereta Kedinasan Milik Negara | Kementerian Perhubungan | Rp 6,000,000,000 |
| 17 January 2024 | Perawatan Kereta Inspeksi, Kereta Ukur, Kereta Kedinasan Dan Kereta Penolong Milik Negara | Kementerian Perhubungan | Rp 5,069,131,000 |
| 5 March 2024 | Perawatan Kereta Inspeksi Dan Kereta Ukur Milik Negara | Kementerian Perhubungan | Rp 767,810,000 |
| 5 March 2024 | Perawatan Forklift Dan Reach Stacker Milik Negara | Kementerian Perhubungan | Rp 236,358,000 |
| 5 August 2024 | Kalibrasi Peralatan Pengujian Jembatan Perkeretaapian | Kementerian Perhubungan | Rp 198,912,000 |