TEMU KERJA REFLEKSI KINERJA DAN EVALUASI TIM PENDAMPING KELUARGA
(TPK)
SEMESTER 1 TAHUN 2025
I. Latar Belakang
Tim Pendamping Keluarga (TPK) memiliki peran strategis dalam mendampingi keluarga
berisiko stunting melalui kegiatan pendampingan, pemantauan, dan pemberian edukasi
terkait kesehatan reproduksi, gizi, dan pola asuh. Pada tahun 2025, upaya percepatan
penurunan stunting terus menjadi prioritas nasional dalam rangka mewujudkan keluarga
sehat dan berkualitas.
Dalam pelaksanaan pendampingan semester I tahun 2025, TPK telah melaksanakan
berbagai kegiatan yang berfokus pada identifikasi keluarga berisiko stunting, pelaksanaan
kunjungan rumah, edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), serta koordinasi lintas
sektor di tingkat desa dan kecamatan. Oleh karena itu, diperlukan forum refleksi untuk menilai
capaian, tantangan, dan praktik baik (best practice) dalam pelaksanaan pendampingan
tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para anggota TPK dapat memperbaiki strategi
pendampingan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta meningkatkan komitmen dalam
mendukung target penurunan stunting nasional.
Kegiatan Temu Kerja Refleksi Kinerja dan Evaluasi TPK ini juga menjadi sarana penting untuk
menyampaikan arah kebijakan terbaru melalui program Quick Win Genting (Gerakan Orang
Tua Asuh Cegah Stunting) sebagai langkah strategis dalam memperkuat partisipasi
Masyarakat dalam penurunan angka stunting.
II. Dasar Hukum
- Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan
dan Pembangunan Keluarga.
- Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan
Stunting.
- Peraturan BKKBN Nomor 12 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional
Percepatan Penurunan Stunting Indonesia (RAN PASTI).
III. Tujuan Kegiatan
- Melakukan refleksi terhadap pelaksanaan kinerja TPK pada semester I tahun
2025.
- Mengevaluasi hasil pendampingan kepada keluarga berisiko stunting di wilayah
kerja TPK.
- Mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan pendampingan
serta merumuskan solusi tindak lanjut.
- Meningkatkan kapasitas dan motivasi TPK dalam mendukung target penurunan
stunting di tingkat desa dan kecamatan.
IV. Hasil Yang Diharapkan
- Tersusunnya laporan refleksi dan evaluasi kinerja TPK semester I tahun 2025.
- Teridentifikasinya permasalahan dan solusi tindak lanjut dalam pendampingan
keluarga berisiko stunting.
- Tersosialisasinya kebijakan Quick Win Genting kepada seluruh peserta TPK.
- Meningkatnya pengetahuan, komitmen, dan koordinasi antar anggota TPK serta
pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.
V. Sasaran Peserta
Peserta kegiatan adalah 200 orang Tim Pendamping Keluarga (TPK) dari kabupaten/
kota, dengan komposisi:
• Kader PKK
• Kader KB
• Bidan atau tenaga Kesehatan
VI. Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
Waktu : Bulan November 2025
Tempat : Tentative
VII. Metode Pelaksanaan
Kegiatan dilaksanakan dengan metode:
• Paparan dan diskusi panel mengenai hasil kinerja TPK dan capaian
pendampingan.
• Motivator terkait penguatan peran TPK dalam percepatan penurunan
stunting.
VIII. Jadwal Pelaksanaan
No Provinsi Tanggal Kabupaten/Kota Keterangan
1 Banten 17 November 2025 Cilegon luring
2 Jawa Barat 20 November 2025 Sukabumi luring
IX. Susunan Acara
Waktu Kegiatan Penangung Jawab
08.00 – 09.00 Registrasi Peserta Panitia
09.00 – 09.15 Menyanyikan lagu MC
Indonesia Raya, Mars KB,
dan Doa
09.15 – 09.30 Sambutan selamat datang OPD Kab/Kota
sekaligus membuka
kegiatan
09.30 – 10.00 Keynote Speaker : Kepala Perwakilan
“Akselerasi Implementasi Mendukbangga/BKKBN
Program Kependudukan Provinsi
dan Pembangunan
Keluarga dan Stunting”
10.00 – 10.30 Paparan Refleksi Kinerja Direktorat Bina Institusi
Tim Pendamping Keluarga Masyarakat
Semester I Tahun 2025 Perdesaan/Perkotaan.
10.30 – 11.30 Diskusi dan Tanya Jawab Peserta/Panitia
11.30 – 13.00 ISHOMA -
13.00 – 15.00 Motivasi/Dedikasi/Games: Motivator
“Menguatkan Peran TPK
dalam Percepatan
Penurunan Stunting”
15.00 – 15.15 Penutupan dan sesi foto Panitia
bersama